Tampilkan postingan dengan label Bangkalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangkalan. Tampilkan semua postingan

Daftar Menu dan Harga Mie Gacoan Cabang Bangkalan

10/18/2024 Add Comment

Mie Gacoan akan buka cabang di Bangkalan, Madura. Teman-teman pasti sudah tahu kan kalau mie viral yang nggak pernah sepi pembeli ini akan buka cabang di kota Bangkalan. Sekarang sudah nggak perlu repot-repot pergi ke Surabaya atau ke Pamekasan untuk bisa menikmati Mie Gacoan. 

Bahkan proses pembangunan gedungnya sudah dimulai, dari beberapa info yang terpercaya menyebutkan jika tidak ada kendala tempat makan ini akan resmi dibuka pada bulan Desember 2024. Letaknya berada di Kota Bangkalan, di Jalan Trunojoyo atau lebih tepatnya di depan Indomaret Trunojoyo.

Antusiasme warga Bangkalan dengan hadirnya Mie Gacoan ini dibuktikan dengan membludaknya orang-orang yang berbondong-bondong untuk bisa menjadi karyawan Mie Gacoan. Terlebih kalau sudah resmi dibuka nanti pasti jauh lebih ramai, apalagi tempatnya yang ngehits dan menunya enak juga murah meriah.


Kenalan Lebih Dekat Dengan Mie Gacoan 

Sebelum puas menikmati berbagai menu yang disajikan, ada baiknya teman-teman tahu lebih banyak tentang Mie Gacoan. Resmi buka pertama kali di Kota Malang pada tahun 2016 Mie Gacoan sendiri merupakan anak Perusahaan PT. Pesta Pora Abadi. Dari sejak pertama dibuka sudah konsisten menyajikan menu utama mereka yakni aneka olahan mie.

Mie Gacoan juga diklaim menjadi restoran mie pertama di Indonesia yang menyajikan menu mie pedas. Dengan mengusung konsep modern dan minimalis tempat makan ini juga terkenal dengan beraneka menu yang memiliki harga terjangkau bagi semua kalangan dan level rasa pedas yang bisa diantur. 

Sehingga nggak heran kalau saat ini semua gerai restoran Mie Gacoan yang tersebar di Pulau Jawa dan Bali melayani puluhan ribu pelanggan setiap bulannya. Nama “Mie Gacoan” sendiri berasal dari kata “Gaco” yang dalam Bahasa Jawa berarti Jagoan atau andalan. Terbukti, saat ini menjadi andalan banyak orang disaat lapar atau sekadar ingin kumpul-kumpul bersama.

Daftar Menu dan Harga Mie Gacoan di Bangkalan

Daftar menu Mie Gacoan sangat beragam dengan rasa yang enak dan harga ekonomis. Menu per-mie-an bisa dipesan sesuai selera mau yang super pedas bisa bahkan tidak pedas-a sama sekali juga bisa. Agar tidak bingung saat memilih menu makanan dan minuman, berikut ini daftar menu makanan dan minuman yang bisa kamu ketahui terlebih dulu.

Menu dan Harga Makanan Mie Gacoan Bangkalan

Mie Hompimpa Level 1-4: Rp9.500

Mie Hompimpa Level 6-8: Rp10.500

Mie Suit: Rp9.500

Mie Gacoan Level 0-4: Rp9.500

Mie Gacoan Level 6-8: Rp10.500

Udang Rambutan: Rp8.600

Siomay: Rp8.600

Udang Keju: Rp8.600

Pangsit Goreng: Rp9.500

Lumpia Udang: Rp8.600

Menu dan Harga Minuman Mie Gacoan Bangkalan

Es Teklek: Rp5.900

Es Gobak Sodor: Rp9.100

Es Sluku Bathok: Rp5.900

Es Tea: Rp4.100

Es Petak Umpet: Rp9.100

Orange: Rp5.000

Mineral: Rp4.100

Lemon Tea: Rp5.900

Milo: Rp8.200

Vanilla Latte: Rp8.200

Teh Tarik: Rp6.400

*Harga belum termasuk pajak dan dapat berubah sewaktu-waktu.

6 Rekomendasi Menu Best Seller Mie Gacoan di Bangkalan 

Tempat yang nyaman, daftar menu yang beragam dan harga yang ekonomis pasti membuat teman-teman bingung dan tentu tidak sabar untuk mencoba langsung Mie Gacoan di Bangkalan yang sebentar lagi akna resmi dibuka ini. Berikut ini 6 rekomendasi menu best seller yang bisa dipesan saat berkunjung.

1. Mie Gacoan

Olahan mie dengan rasa manis sedikit gurih ini cocok untuk kamu pecinta makanan manis. Tingkat level kepedasan bisa kamu sesuaikan dengan lidahmu, tersedia dari level 0 – 8. Mie Gacoan dari tampilannya sudah terlihat menggoda sekali, ditambah topping daun bawang, taburan pangsit goreng dan ada 2 buah pangsit ayam yang kriuk diluar tapi juicy di dalam.

2. Mie Hompimpa

Kamu pecinta olahan mie dengan rasa gurih wajib mencoba Mie Hompimpa ini. Rasa gurih dipadukan dengan rasa pedas rasanya bisa memanjakan lidahmu. Tersedia dari level 1 – 8 kamu bisa atur sendiri level pedas yang diinginkan. Taburan daun bawang, kulit pangsit goreng dan pangsit goreng dengan isian daging ayam di dalamnya semakin melengkapi sajian Mie Hompimpa.

3. Mie Suit

Tidak jauh berbeda dengan Mie Hompimpa, Mie Suit memiliki rasa gurih dan asin yang pas di mulut. Khusus untuk Mie Suit sepertinya diperuntukkan bagi kamu yang anti pedas. Atau jika teman-teman datang bersama anak-anak bisa dipesankan Mie Suit. Tampilannya masih sama dengan mie lainnya, taburan daun bawang, kulit pangsit goreng dan pangsit goreng isi daging ayam.

4. Udang Keju

Makan di Mie Gacoan memang paling lengkap kalau sudah pesan menu per-disum-an yang tersedia. Salah satu menu dimsum yang best seller yakni Udang Keju. Campuran udang dan daging ayam yang dihaluskan kemudian diberi bumbu perasa yang di dalamnya diisi keju lumer lalu digoreng, membuat menu yang satu ini wajib dipesan setiap kali ke Mie Gacoan.

5. Udang Rambutan

Menu dimsum yang satu ini pasti cocok untuk teman-teman yang ingin makan sesuatu yang kriuk dan juicy di dalam. Udang Rambutan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Udang Keju, olahan daging ayam yang lembut di mulut kemudian di balut dengan potongan kulit pangsit yang saat digoreng akan berubah menjadi kriuk banget.

6. Es Gobak Sodor

Setelah menu makanan yang best seller, yang terakhir ada satu menu minuman best seller di Mie Gacoan yang wajib dipesan yakni Es Gobak Sodor. Dengan harga cuma 9 ribuan temna-teman sudah bisa mendapatkan es dengan ukuran cukup besar yang isinya melimpah, Beragam potongan buah dan jelly yang dipadukan dengan rasa manis sirup segar juga manis.

Daftar Menu Mie Gacoan di Bangkalan terbaru 2024 bisa kamu pesan saat sudah resmi dibuka dalam waktu beberapa bulan lagi. Teman-teman juga bisa menikmati langsung ditempat atau Dine In dan bisa juga dinikmati di tempat lain seperti rumah, kantor atau Take Away. 

Astana Aermata Rato Ebhu Syarifah Ambami Buduran - Arosbaya

3/06/2024 Add Comment

 


Makam Ratu Ibu Syarifah Ambami di Arosbaya Bangkalan ini adalah komplek makam Adipati Tjakraningrat, Letak makam ini berada di atas bukit berundak, seperti lazimnya punden berundak di Indonesia. Awalnya makam ini adalah makam Ratu Ibu yaitu permaisuri Cakraningrat I pada akhir bertapanya. Cakraningrat adalah penguasa Madura pada awal Mataram menguasai Madura, pemerintahannya berada di Sampang.

Tjakraningrat adalah Adipati pertama, menurut sejarah Madura, Tjakraningrat adalah salah satu keturunan Majapahit hasil perkawinan dengan putri Cempa, yaitu Lembu Peteng. 

Istilah Lembu Peteng banyak dijumpai dibeberapa tempat dan literatur. Beberapa ahli memperkirakan Lembu Peteng adalah keturunan adipati dari bukan permaisuri. Garis keturunan ini mengukuhkan dan menegaskan bahwa Cakraningrat adalah keturunan dari kerajaan besar yaitu Majapahit. Pada komplek makam ini terdapat tujuh keturunan Tjakraningrat yang menjabat sebagai adipati di Madura barat yaitu Sampang dan Bangkalan.

𝙇𝙖𝙮𝙤𝙪𝙩 𝙈𝙖𝙠𝙖𝙢

Karena makam ini berada di atas puncak bukit batu putih. Memiliki orientasi makam seperti makam Islam pada umumnya yaitu berorientasi utara-selatan. Bagian utara adalah yang tertinggi, memiliki sifat paling suci yaitu makam utama Ratu Ibu Syarifah Ambami/Permaisuri Tjakraningrat I. Ratu Ibu adalah permaisuri Tjakraningrat I yang meninggal di tempat tersebut karena selama hidupnya hanya dipakai untuk bertapa dalam kesedihan sampai air matanya membasahi sekelilingnya, sehingga makam ini juga dikenal dengan makam Aer Mata. Sedangkan Tjakraningrat I sendiri dimakamkan di Imogiri Jogjakarta. Untuk mencapai puncak makam harus dicapai dengan menaiki sejumlah anak tangga. Disamping kanan atau sisi barat makam terdapat sebuah masjid dan sebuah mata air. Serta beberapa makam orang yang berjasa terhadap keluarga Tjakraningrat.

Makam ini terdiri dari ruang-ruang yang tersusun sebagai berikut, halaman luar, halaman tengah, dan halaman dalam atau utama. Halaman luar adalah halaman pertama dari komplek makan ini. Halaman ini memiliki dua bangunan utama yaitu bangunan yang tertutup dan bangunan yang terbuka. Bangunan tertutup ini adalah bangunan dengan atap joglo dan dikelilingi tembok, sedangkan bangunan terbuka berupa 

pendopo beratap joglo, yang terletak tepat di depan pintu masuk ke halaman berikutnya. Untuk memasuki halaman luar ini, harus melewati sebuah pintu gerbang bata plester, berhiaskan stilasi tanaman dan bentuk geometris.

Masuk ke halaman berikutnya harus melewati pintu gerbang berbentuk paduraksa dengan gaya Majapahit yang sederhana, tanpa ornamen dan dibuat dari bahan batu putih. Di halaman berikutnya juga terdapat dua bangunan. Bangunan yang lain adalah bangunan pendopo terbuka, saat ini dipakai untuk penerima tamu bagi petugas makam.

Halaman utama adalah makam adipati-adipati Madura barat, yang awalnya berpusat di Sampang, selanjutnya pusat pemerintahan di Arosbaya Bangkalan yaitu dinasti Cakraningrat. Memasuki halaman ini terdapat satu pintu gerbang yang sangat mirip dengan pintu gerbang kedua, dengan gaya Majapahit, tanpa ornamen dan terbuat dari bahan batu putih juga. Area ini memiliki kelompok makam yang terdiri dari 3 cungkup utama. 

Pada area tertinggi terdapat cungkup dengan makam utama yaitu permaisuri Tjakraningrat I. Dalam cerita masyarakat, beliau dikenal dengan sebutan Ratu Ibu. Syarifah Ambami Makam Ratu Ibu ini mudah dikenali karena ditandai dengan hadirnya gunungan yang terbuat dari batu putih yang disebut batu olet. Batu ini diambil di sekitar pegunungan tidak jauh dari makam ini. Karakter yang dimiliki batu ini adalah ulet, sangat kuat dan keras. Di luar gunungan ini terdapat makam-makam lain yang tidak menggunakan gunungan. 

Cungkup berikutnya adalah cungkup makam Tjakraningrat II dengan keturunanannya. Memiliki gunungan yang sangat panjang dan menyatu menjadi satu dengan ragam yang sangat kaya. Material gunungan terbuat dari batu olet juga. Serta pada bagian ini memiliki gunungan utama yang terdiri dari 5 gunungan, disamping kiri dan kanannya terdapat masing masing² 2 gunungan yang berukir dan tidak berukir.

Dibagian paling bawah dari halaman utama ini terdapat cungkup makam adipati penerus Tjakraningrat I. Pada cungkup ini terdapat gunungan yang menyatu dan berjumlah 9 gunungan, dengan bentuk ragam hias yang lebih sederhana dibanding dengan gunungan makam Tjakraningrat di atasnya. Material yang digunakan tidak berbeda dengan makam sebelumnya. Yang membedakan dengan gunungan sebelumnya adalah ragam hias yang dipakai. Ragam hiasnya berbentuk stilasi sulur tumbuhan, dengan pahatan yang besar-besar. Bentuk gunungannya lebih mendekati kepada bentuk gunungan wayang. 

Yang spesifik dari makam ini adalah setiap jirat makam memiliki ragam yang merupakan simbol dinasti Cakraningrat, berbentuk cakra dan bentuknya sangat dekat dengan simbol Surya Majapahit, simbol keagungan kerajaan Majapahit. 

Dari nama dan pola susunan makam tersebut sebenarnya sangat jelas bahwa makam yang utama adalah makam perempuan yaitu Ratu Ibu. Peran perempuan pada masyarakat madura adalah sangat penting.

Hal ini sesuai dengan prinsip pandangan primordial masyarakatnya, yang menempatkan perempuan sebagai bagian yang sangat penting.

Cungkup Ketiga bersemanyam Presiden Negara Madura RAA Soerjowinoto Tjakraningrat sekalipun cuma 2 tahun masanya 1948-1951 kembali ke NKRI.

𝘽𝙚𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙍𝙖𝙜𝙖𝙢 𝙃𝙞𝙖𝙨 𝙂𝙪𝙣𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙈𝙖𝙠𝙖𝙢 𝙍𝙖𝙩𝙪 𝙄𝙗𝙪 𝘼𝙧𝙤𝙨𝙗𝙖𝙮𝙖.

Bentuk gunungan makam ini memiliki bentuk segitiga yang bersambung satu dengan yang lain dan ada pula yang terpisah, atau berdiri satu satu. Bahan yang digunakan terbuat dari batu olet. Ragam yang digunakan juga sangat variatif, mulai dari flora, fauna, maupun mahkluk mitologi. Ragam flora didominasi ragam teratai, juga pandan dan beberapa pohon buah buahan. Binatang mitologi hadir seperti kepala gajah, kemamang, air dan lain-lain. 

Ragam hias bunga teratai yang menjadi ciri ragam Majapahit, hadir dalam panel panel gunungan makam tersebut. Berbagai bentuk ragam hias kemamang terdapat pada peralihan gunungan. Ragam hias sulur gelung, terdapat pada pertemuan antara dua gunungan, dan pinggiran gunungan. Ragam hias bunga teratai, pandan, kepala gajah, kolam air, batu karang, dan disebelah kanan terlihat stilasi naga Cina. Ragam ini sangat banyak variasinya dan terdapat didalam gunungan itu sendiri. 

Pada contoh ragam hias diatas sangat jelas diketahui bahwa pengembangan stilasi flora dari bunga teratai sangat sangat menonjol. Baik pengembangan dari bunga teratai menjadi ragam yang geometris, sampai kepada ragam hias yang sangat natural. Tampak pula stilasi kepala gajah yang berbelalai dan bentuk naga Cina. Selain itu kala makara atau juga disebut kemamang memiliki ragam yang sangat banyak.

Ragam hias burung natural hanya ditemui satu buah saja, tetapi bentukan sayap banyak ditemui di tempat tempat lain. Ragam lain yang hadir adalah kolam air, bukit batu yang terkomposisi tiga-tiga. Secara keseluruhan ragam flora hadir lebih dominan. 

Bentuk segitiga yang demikian sangat dekat dengan pohon kehidupan khususnya dengan kekayon wayang. Bentuk segitiga ini sangat dekat dengan prinsip primordial masyarakatnya. Artinya ekspresi bentuk tiga sebagai manifestasi gunung, atau tempat bersemayam roh-roh suci

sangat terekspresi disini. Jadi meskipun secara garis keturunan unsur Cina seperti Putri Cempa dan Putri Cina adalah leluhur mereka, tatapi pengaruh Majapahit sangat sangat menonjol.

Pada contoh ragam hias di atas sangat jelas diketahui bahwa pengembangan stilasi flora dari bunga teratai sangat sangat menonjol. Baik pengembangan dari bunga teratai menjadi ragam yang geometris sampai kepada ragam hias yang sangat natural. Tampak pula stilasi kepala gajah, bentuk sepasang naga Cina Selain itu kala makara atau juga disebut kemamang memiliki ragam yang sangat banyak Ragam Hias burung natural hanya ditemui satu buah saja, tetapi bentukan sayap banyak ditemui di tempat-tempat lain. Ragam lain yang hadir adalah kolam air, bukit batu yang terkomposisi tiga-tiga. Secara keseluruhan ragam flora hadir lebih dominan Dari data yang ada ini jelas sekali bahwa unsur ragam yang hadir adalah ragam Majapahit.

Perbedaan yang sangat menonjol adalah pada panel terakhir dimana pada panel ini hanya hadir ragam sulur gelung saja, sedangkan ragam lain tidak hadir disini. Ditinjau dari ragam hiasnya, terlihat perbedaan sangat mencolok karena ragam di panel sebelumnya stilasi ragam masih mendekati kepada sifat natual, sementara ragam terakhir sudah sangat stilasi.

Apabila diamati lebih lanjut perbedaan sangat jelas bahwa semakin baru ragam itu dibuat maka semakin sederhana pula stilasi yang tampil pada gunungan tersebut. Ada satu indikasi menarik dengan hadirnya ragam kaligrafi Arab pada jirat maupun pada hiasan lain, sangat jelas menunjukkan bahwa semakin kuat pengaruh Islam di tempat tersebut, maka semakin sederhanalah ragam yang digunakan. 

𝙔𝙖𝙮𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙆𝙤𝙚𝙣𝙖 

Terbentuknya Yayasan Koena adalah untuk membantu Keluarga Trah Tjakraningrat dalam menginventarisir  barang² Peninggalan Kraton dan Keluarga terutama barang² bawaan  milik GKR Pembayun dari Kraton Surakarta Hadiningrat, yang menikah dengan RAA Mr Moh. Sis Tjakraningrat sebagai Bupati Bangkalan ke IV tahun 1948 - 1956.

Yayasan Koena terbentuknya sekitar tahun 1960an untuk menginventarisir dan mendata barang² tersebut diletakkan di Museum Aermata Buduran Arosbaya kemudian pada tahun 1980 Bupati ke VIII J. Soedjaki yang memerintah Kabupaten Bangkalan tahu 1971 - 1982 memindahkan barang² tersebut ke Kompleks Rumah Bupati Pendopo Agung Bangkalan, dan menjadi Museum Pemerintah Kabupaten Bangkalan. 

Selanjutnya pada tahun 1981 untuk melanjutkan keberadaan Yayasan Koena maka dibentuk Yayasan Asta Aermata Rato Ebhu Syarifah Ambami Buduran Arosbaya sampai sekarang yang Ketuanya adalah Robi Ilahi sebagai pengganti dari Ketua sebelumnya H. Moch. Zuhri. (Hidrochin Sabarudin)

Khayangan Bersholawat Dalam Rangka Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW

2/10/2023 Add Comment

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW berlangsung meriah di Masjid Baitussalam Khayangan Residence Bangkalan Rabu malam 8 Februari 2023. Dalam acara tersebut dipimpin langsung oleh RKH. Muhammad Karor Abdulloh bersama Sollu Community yang juga dimeriahkan dengan pambacaan sholawat bersama.

Ratusan masyarakat sekitar baik laki-laki maupun perempuan dating meramaikan acara malam tadi. Isra Mi’raj adalah salah satu peristiwa penting bagi umat Islam. Sebab, Nabi Muhammad SAW memperoleh perintah untuk pertama kalinya menjalankan salat lima waktu. Isra Miraj biasanya diperingati atau rayakan setiap 27 Rajab yang merupakan bulan ke-7 dalam kalender Islam.

Isra Mi'raj ini juga menjadi perjalanan spiritual Rasulullah SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha. Kemudian, Rasulullah SAW naik ke surga untuk memperoleh perintah salat lima waktu oleh Allah SWT. Oleh karenanya, Isra Mi’raj menjadi satu di antara peristiwa yang dimuliakan.


RKH. Muhammad Karor Abdulloh  atau yang akrab dikenal dengan panggilan Ra Karor menyampaikan  tentang kisah perjalanan Isra Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha. Sedangkan Mi’raj merupakan kisah perjalanan Nabi dari bumi naik ke langit ketujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha (akhir penggapaian) untuk menerima perintah Allah SWT menjalankan salat lima waktu dalam sehari semalam dan shalat  wajib hukumnya.

Shalat lima waktu yang dikerjakan secara berjamaah selain membangun hubungan dengan sang Khalik, juga memiliki dimensi sosial yakni membangun hubungan interaksi dengan sesama manusia. Shalat secara berjamaah dan tepat waktu yang dilaksanakan oleh setiap muslim dengan penuh Istiqomah, akan melahirkan peribadi yang terhindar dari kemungkaran, disiplin dan terjaga hubungan silaturahmi antar sesama muslim.

Semoga bisa mendapatkan kesempurnaan iman dan Islam dengan mengambil hikmah dari kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa serta dilanjutkan menuju Sidratil Muntaha dalam semalam bisa mengingatkan kita kembali pada kuasa dan kebesaran Allah SWT.

Semoga momen Isra Mi’raj dapat semakin memperkuat amalan ibadah kita. Jadikan makna atas peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Bukan sekedar mengucapkan selamat memperingati Isra Mi'raj Rasulullah SAW. Namun maknai sebagai motivasi diri sendiri untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, Allah SWT.

VIDEO DOKUMENTASI KHAYANGAN BERSHOLAWAT



Restoran Terbaik di Bangkalan Rumah Makan Tera' Bulan

7/24/2022 Add Comment
Terkenal dengan kuliner bebeknya ternyata di Bangkalan Madura ada satu rumah makan yang wajib dikunjungi dan menu yang disajikan bukan cuma bebek. Rumah Makan Tera' Bulan yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia Tera' Bulan atau Bulan purnama. Rumah makan ini diam-diam berhasil menjadi rujukan rumah makan favorit banyak orang saat datang berkunjung ke Bangkalan.

Terbukti, pengunjungnya pun beragam mulai dari masyarakat biasa, artis, turis lokal, ulama, turis mancanegara bahkan Presiden pun pernah datang berkunjung menikmati beragam menunya yang terbilang unik dan variatif. Pada daftar menu terdapat beberapa nama menu yang menarik dan bisa bikin penasaran salah satunya Gurami Tera' Bulan.
 

Pemilik rumah makan yakni HM. Gunawan Wibisono merupakan pecinta kuliner yang bisa dibilang sudah hafal dengan beragam jenis makanan. Beliau juga turun tangan langsung dalam mengurus semua hal tentang menu yang disajikan, mulai dari menyiapkan resep, mengolah makanan hingga saat memilih koki yang handal dalam menyajikan setiap hidangan di rumah makannya. 
 
Bagi masyarakat Bangkalan, Tera' Bulan sudah sangat dikenal karena bisa dibilang rumah makan ini merupakan salah satu rumah makan kelas premium yang ada di Bangkalan. Terletak di Jalan Raya Ketengan no. 69 Bangkalan dan masih satu arah dengan beberapa tempat kuliner terkenal salah satunya adalah Bebek Sinjay.
 

Menikmati Beragam Kuliner Enak di Rumah Makan Tera' Bulan Bangkalan

Meskipun dikepung dengan bermacam rumah makan yang menyajikan menu kuliner bebek namun nyatanya, Tera' Bulan tidak pernah kalah pamor dan tetap menjadi salah satu tujuan wisata kuliner para wisatatawan yang berkunjung ke Bangkalan. Banyaknya foto bersama orang penting yang terpajang di dalam rumah makan Tera' Bulan sudah menandakan kalau tempat kuliner yang satu ini tidak boleh dilewatkan begitu saja.
 

Resmi dibuka pada 27 September 2010 sampai sekarang menjadi bukti eksistensi rumah makan yang terkenal dengan ragam menu ikan guraminya yang enak sekali. Bagi kamu pecinta kuliner seafood terutama ikan gurami wajib mencoba menu Gurami Tera' Bulan yang selalu menjadi primadona karena sering dipesan.
 
Bukan cuma Gurami Tera' Bulan saja tapi juga ada menu Gurami Mayonaise, Gurami Telur Asin, Sate Gurami, Sup Gurami dan yang paling unik adalah Steak Gurami yang empuk. Disana juga tersedia menu Bebek Bengal, Bebek Goreng, Sate Bebek, Sate Jamur, Sate Kerapan, Sate Sakera, Tumis Kangkung, dan Cah Baby Kailan.
 


Untuk menu minumannya juga beragam mulai dari Es Degan, Es Cincau, Aneka jus buah seperti alpukat, jambu merah, apel, dan masih banyak lagi. Untuk dessertnya sendiri ada Coconut Jelly dan Fruit Cocktail Puding. Tentunya masih banyak jenis menu makanan dan minuman yang tersedia dengan harga yang terbilang bersahabat di kantong.
 
Di Tera' Bulan kamu juga akan menemukan beberapa menu khas makanan Bangkalan yakni Topa' Ladeh dan Soto Madura yang kuahnya merah dan dari daging. Topa' Ladeh merupakan makanan khas yang disajikan orang Bnagkalan setiap ada perayaan besar seperti hari Raya Idul Fitri, Lebaran Ketupat sampai acara resmi dan sakral.
 
Menurut Bapak Gunawan, menu Topa' Ladeh ini kerap dicari dan dipesan pelanggan yang asli orang Bangkalan namun sudah lama tinggal di luar Bangkalan karena rindu masakan khas Bangkalan. Jadi, bisa dibilang Tera' Bulan bukan hanya menyajikan menu makanan nusantara tapi menu khas Bangkalan juga tersedia.
 
Topa' Ladeh sendiri terdiri dari irisan ketupat janur yang disiram dengan kuah berwarna merah kecoklatan yang teksturnya kental terasa sekali aroma kelapa karena bahan dasarnya memang terbuat dari kelapa. Di kuahnya terdapat irisan daging, empal sampai usus. Untuk sayurnya sendiri ada kacang panjang dan potongan buah manisa atau pepaya muda.
 
Kalau beruntung, kamu bisa mencoba menu Topa' Ladeh ini rasanya gurih dan cocok sekali untuk yang suka makanan berkuah. Disantap saat waktu sarapan ataupun makan siang juga bisa. Di rumah makan Tera' Bulan, kamu akan dimanjakan dengan beragam menu yang unik, variatif dan pastinya enak untuk disantap.
 

Fasilitas dan Pelayanan di Rumah Makan Tera' Bulan Bangkalan

Untuk jam buka rumah makan Tera' Bulan mulai buka dari pukul 9 pagi dan tutup pukul 10 malam. Setiap hari selalu buka dan tidak ada hari libur, jadi kalian bisa sesuka hati datang untuk menikmati berbagai hidangan menu makanan dan minuman yang tersedia di sana selama rumah makan masih buka.

Kalau dilihat dari luar bangunan rumah makan ini seperti bangunan rumah yang direnovasi menjadi tempat makan yang nyaman untuk disinggahi. Tidak terlalu mewah tapi fasilitas yang tersedia di dalamnya lengkap dan pastinya bersih. Ruang makan dengan ukuran besar modern dan berAC.
 
 
Yang paling khas dan unik adalah koleksi lukisan yang dipanjang di hampir setiap dindingnya. Konon, semua lukisan yang dipajang merupakan hasil karya dari salah seorang seniman Bangkalan dengan nilai seni yang tinggi. Kebetulan Bapak Gunawan selaku pemilik rumah makan dikenal pecinta kesenian Madura.
 
Di dalam juga terdapat ruangan khusus untuk merokok yang terletak di sebalah kiri bangunan. Ada ruang untuk meeting, ruang VIP, Mushola dan toilet yang semuanya bersih serta sangat nyaman. Area parkir di depan rumah makan bisa digunakan untuk sepeda motor, mobil bahkan bus juga bisa.
 

Untuk para wisatawan dari luar Bangkalan juga bisa sekalian membeli oleh-oleh khas Bangkalan seperti aneka macam kerupuk, petis Madura dan aneka jajanan riangan untuk dijadikan bekal saat perjalanan pulang. Bahkan Batik Madura juga tersedia di rumah makan Tera' Bulan. 
 
Sehingga tidak heran kalau pada tahun 2015 Presiden Joko Widodo pernah mampir di restoran terbaik di Bangkalan yakni Tera' Bulan. Bahkan disana juga menjadi rujukan tempat makan bagi para petinggi negara saat mengadakan acara di Bangkalan. Kalau ingin mengadakan acara tau sewa ruangan di Tera' Bulan juga bisa, tinggal reservasi saja.
 
 
Rumah makan Tera' Bulan benar-benar menggambarkan rumah makan dengan suasana Madura Bangkalan namun dikemas lebih modern. Untuk pelayanannya sangat juara, mulai dari penyambutan pelanggan di pintu masuk, saat memesan menu, penyajian hidangan, sampai pelanggan keluar dari pintu rumah makan semuanya terbaik.
 
Mungkin ini salah satu rahasia yang membuat rumah makan ini tetap dikenal dan menjadi favorit sampai belasan tahun.Semua pelanggan yang datang dilayani dengan sangat baik dan sepenuh hati oleh para karyawan. Bahkan pelanggan yang datang jika beruntung bisa disapa dan disambut langsung oleh pemiliknya. 
 
Suasana yang nyaman dan tenang, seperti sedang makan di rumah sendiri. Karyawannya juga tidak segan untuk datang saat dipanggil maupun sigap saat melayani pelanggan yang membutuhkan bantuan. Itu kenapa rumah makan Tera' Bulan ini dibilang rumah makan premium yang ada di Bangkalan, kamu tidak akan rugi saat berkunjung kesana.

Lokasi Restoran Terbaik di Bangkalan RM. Tera' Bulan

 
Nah bagi kamu yang ingin mencoba berbagai makanan khas dan unik didalamnya, langsung saja datang ke Jl. Raya Ketengan No. 69 atau klik tautan dibawah ini via Google Maps dan segera rasakan sensasi masakan yang beda dari biasanya.


Daftar Murid atau Santri Syaikhona Kholil Bangkalan

10/09/2021 Add Comment

Sosok seorang Syaikhona Mohammad Kholil tak lekang oleh waktu, meskipun beliau telah tiada namun pengaruh atau wibawanya tetap terjaga hingga saat ini. Cerita turun temurun tentang kisah hidup Beliau yang sudah banyak beredar di masyarakat, buku bahkan internet semakin menambah kecintaan kepada Beliau meskipun kita tidak pernah melihat secara langsung diri seorang Kyai Haji Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan.

Makam Beliau yang berada di Desa Mertajesah, tepatnya Masjid Syaichona Cholil tiap hari selalu ramai didatangi oleh para pengunjung untuk ziarah maupun melakukan ritual Ibadah. Peziarah datang tidak hanya dari dalam kota melainkan dari luar kota Bangkalan semisal sampang, pamekasan, sumenep dari Pulau Jawa bahkan luar Indonesia seperti Malaysia dan lain sebagainya.

Beberapa Murid dan Santri Syaikhona Kholil

Sungguh beruntung mereka yang pernah menjadi Murid atau Santri seorang Syaikhona Kholil yang tidak lagi diragukan Keilmuan dibidang Agama, tentu banyak hal akan didapatkan oleh Ahlinya dan ini terbukti dari sekian banyak Murid dan Santri rata-rata menjadi orang besar atau pemimpin Pondok Pesantren terkenal di Indonesia, beberapa Santri Syaikhona Kholil diantaranya adalah:

DAFTAR MURID SYAIKHONA KHOLIL BANGKALAN

  1. KH. Hasyim Asy’ari : Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. Beliau juga dikenal sebagai pendiri Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) Bahkan beliau tercatat sebagai Pahlawan Nasional, banyak kisah hidup Beliau yang ikut membantu melawan belanda dan jepang
     
  2. KHR. As’ad Syamsul Arifin : Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo Asembagus, Situbondo. Pesantren ini sekarang memiliki belasan ribu orang santri sekaligus sebagai pesantren rujukan di Jawa Timur.
     
  3.  KH. Wahab Hasbullah: Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tambak Beras Jombang. Beliau pernah menjabat sebagai Rais Aam NU (1947 – 1971).
     
  4. KH. Bisri Syamsuri: Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar, Jombang.
     
  5. KH. Maksum : Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Rembang, Jawa Tengah
     
  6. KH. Bisri Mustofa : Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Rembang, Beliau juga dikenal sebagai mufassir Al Quran. Kitab tafsirnya dapat dibaca sampai sekarang, berjudul “Al-Ibriz” sebanyak 3 jilid tebal berhuruf jawa pegon.
     
  7. KH. Muhammad Siddiq : Pendiri sekaligus Pengasuh Pesantren Siddiqiyah, Jember.
     
  8. KH. Muhammad Hasan Genggong : Pendiri, Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong. Pesantren ini memiliki ribuan santri dari seluruh penjuru Indonesia.
     
  9. KH. Zaini Mun’im: Pendiri, Pengasuh Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Pesantren ini juga tergolong besar, memiliki ribuan santri dan sebuah Universitas yang cukup megah.
     
  10. KH. Abdullah Mubarok: Pendiri, Pengasuh Pondok , kini dikenal juga menampung pengobatan para morphinis.
     
  11. KH. Asy’ari: Pendiri, pengasuh pondok Pesantren Darut Tholabah, Wonosari Bondowoso.
     
  12. KH. Abi Sujak : Pendiri, pengasuh pondok Pesantren  Astatinggi, Kebun Agung, Sumenep.
     
  13. KH. Ali Wafa : Pendiri, pengasuh Pondok Pesantren Temporejo, Jember. Pesantren ini mempunyai ciri khas yang tersendiri, yaitu keahliannya tentang ilmu nahwu dan sharaf.
     
  14. KH. Toha : Pendiri, pengasuh Pondok Pesantren Bata-bata, Pamekasan.
     
  15. KH. Mustofa : Pendiri, pengasuh Pondok Pesantren Macan Putih, Blambangan
     
  16. KH Usmuni : Pendiri, pengasuh Pondok Pesantren Pandean Sumenep.
     
  17. KH. Karimullah : Pendiri, pengasuh Pondok Pesantren Curah Damai, Bondowoso.
     
  18. KH. Manaf Abdul Karim : Pendiri, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.
     
  19. KH. Munawwir : Pendiri, pengasuh Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta.
     
  20. KH. Khozin : Pendiri, pengasuh pondok Pesantren Buduran, Sidoarjo.
     
  21. KH. Nawawi : Pendiri, pengasuh pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Pesantren ini sangat berwibawa. Selain karena prinsip salaf tetap dipegang teguh, juga sangat hati-hati dalam menerima sumbangan. Sering kali menolak sumbangan kalau patut diduga terdapat subhat.
     
  22. KH. Abdul Hadi : Lamongan.
     
  23. KH. Zainudin : Nganjuk
     
  24. KH. Maksum : Lasem
     
  25. KH. Abdul Fatah : Pendiri, pengasuh Pondok Pesantren Al Fattah, Tulungagung
     
  26. KH. Zainul Abidin : Kraksan Probolinggo.
     
  27. KH. Munajad : Kertosono
     
  28. KH. Romli Tamim : Rejoso jombang
     
  29. KH. Muhammad Anwar : Pacul Bawang, Jombang
     
  30. KH. Abdul Madjid : Bata-bata, Pamekasan, Madura
     
  31. KH. Abdul Hamid bin Itsbat, Banyuwangi
     
  32. KH. Muhammad Thohir jamaluddin : Sumber Gayam, Madura.
     
  33. KH. Zainur Rasyid : Kironggo, Bondowoso
     
  34. KH. Hasan Mustofa : Garut Jawa Barat
     
  35. KH. Raden Fakih Maskumambang: Gresik
     
  36. KH. Sayyid Ali Bafaqih : Pendiri, pengasuh Pesantren Loloan Barat, Negara, Bali.”

Itulah beberapa Murid atau Santri dari Syaikhona Kholil Bangkalan yang cukup terkenal, wibawa dan memiliki pondok pesantren yang berdiri hingga saat ini, tentunya mereka adalah santri pilihan sehingga bisa menjadi Ulama besar.

Sumber;
MaduraCorner.com
 

Silsilah Nasab dan Istri Syaikhona Kholil Bangkalan Madura

9/30/2021 Add Comment
Siapa yang tidak kenal dengan Syaikhona Muhammad Kholil yang namanya sangat masyhur di telinga orang-orang dengan segala cerita kehebatan Beliau dalam mensyiarkan Agama Islam di bumi Madura, bahkan Pesarean atau Makam Beliau hingga saat ini tidak pernah sepi dari pengunjung lokal maupun luar madura bahkan tidak sedikit juga peziarah yang datangnya dari luar indonesia seperti misal Malaysia.
 
Kurang lengkap rasanya jika kita tidak mengenal siapa Syaikhona Kholil yang dimulai dari Silsilah Nasab Beliau dan ketika sudah membaca atau tau tentang itu terkuaklah jika Beliau memang keturunan para Kyai yang sangat Alim, terhubung dari Wali Songo hingga Rasulullah SAW.
 

Sekedar untuk pemberitahuan bahwa Kami tidak menampilkan Foto Syaikhona Kholil yang banyak tersebar di internet maupun media sosial karna kami meyakini hingga saat ini foto Beliau memang belum ditemukan bahkan salah satu Tim kami sempat mencari keberadaan Foto hingga ke Museum Belanda namun tetap saja belum ditemukan.
 
Kami menyimpulkan jika Beliau memang mempunyai Kelebihan atau sengaja melakukan itu yakni tidak bisa diabadikan lewat foto sebagaimana beberapa kisah para Wali yang wajahnya tidak bisa difoto. Wallahu A'lam Bishawab.
 

SILSILAH NASAB SYAIKHONA KHOLIL JALUR SUNAN KUDUS

  1. Syaikhona Kholil Bangkalan.
  2. Kyai Abdul Lathif. Dimakamkan di Bangkalan.
  3. Kyai Hamim. Dimakamkan di Tаnјυng Porah, Lomaer, Bangkalan.
  4. Kyai Abdul Karim.
  5. Kyai Muharram. Dimakamkan di Banyuajuh, Bangkalan.
  6. Kyai Abdul Azhim. Dimakamkan di Tаmbаk Agung, Sukolilo, Labang, Bangkalan.
  7. Kyai Sulasi. Dimakamkan ԁі Petapan, Tragah, Bangkalan.
  8. Kyai Martalaksana. Dimakamkan di banyubunih, Galis, Bangkalan.
  9.  Kyai Badrul Budur. Dimakamkan di Rabesan, Dhuwwek Buter, Kwanyar, Bangkalan.
  10.  Kyai Abdur Rahman (Bhujuk Lek-Palek). Dimakamkan di kwanyar, Bangkalan.
  11.  Kyai khatib. Ada уаng mеnυӏіѕnуа “ratib”. Dimakamkan ԁі pranggan, sumenep.
  12.  Sayyid ahmad baidhawi (pangeran ketandar bangkal). Dimakamkan di sumenep.
  13.  Sayyid shaleh (paneSyaikhonaan pakaos). Dimakamkan di ampel surabaya.
  14.  Sayyid ja’far shadiq (sυnаn kudus). Dimakamkan ԁі kυԁυѕ.
  15.  Sayyid utsman haji (sυnаn ngudung). Dimakamkan ԁі kudus.
  16.  Sayyid fadhal aӏі аӏ-murtadha (raden santri /raja pandita). Dimakamkan di gresik.
  17.  Sayyid ibrahim (asmoro). Dimakamkan di tuban.
  18.  Sayyid husain jamaluddin. Dimakamkan di bugis.
  19.  Sayyid ahmad sуаһ jalaluddin. Dimakamkan ԁі naseradab, india.
  20.  Sayyid abdullah. Dimakamkan di naserabad, india.
  21.  Sayyid abdul mаӏіk azmatkhan. Dimakamkan di naserabad, india.
  22.  Sayyid alawi ‘ammil faqih. Dimakamkan di tarim, hadramaut, yaman.
  23.  Sayyid muhammad shahib mirbath. Dimakamkan di zhifar, hadramaut, yaman.
  24.  Sayyid aӏі khali’ qasam. Dimakamkan ԁі tarim, hadramaut, yaman.
  25.  Sayyid alawi. Dimakamkan di bait jabir, hadramaut, yaman.
  26.  Sayyid muhammad. Dimakamkan ԁі ьаіt jabir, hadramaut, yaman.
  27.  Sayyid alawi. Dimakamkan di sahal, yaman.
  28.  Sayyid abdullah/ubaidillah. Dimakamkan ԁі hadramaut, yaman.
  29.  Al-іmаm ahmad аӏ-muhajir . Dimakamkan ԁі аӏ-husayyisah, hadramaut, yaman.
  30.  Sayyid isa an-naqib. Dimakamkan ԁі bashrah, iraq.
  31.  Sayyid mυһаmmаԁ аnnaqib. Dimakamkan ԁі bashrah, iraq.
  32.  Al-imam ali al-uradhi. Dimakamkan ԁі аӏ-madinah аӏ-munawwarah.
  33.  Al-іmаm ja’far ash-shadiq. Dimakamkan di al-madinah аӏ-munawwarah.
  34.  Al-іmаm muhammad al-baqir. Dimakamkan di al-madinah аӏ-munawwarah.
  35.  Al-іmаm ali zainal abidin. Dimakamkan di аӏ-madinah al-munawwarah.
  36.  Sayyidina husain ьіn ali ьіn abi thalib. Dimakamkan ԁі karbala, iraq.
  37.  Sayyidatina fathimah az-zahra’ binti sayyidina muhammad rasulullah. Dimakamkan di madinah аӏ-munawwarah
Mаkа, dari jalur sunan kudus, Syaikhona Kholil adalah generasi ke-37 dari rasulullah saw.
 

SILSILAH NASAB SYAIKHONA KHOLIL JALUR SUNAN  AMPEL

  1.  Syaikhona Kholil (syeikh muhammad Kholil) Bangkalan.
  2.  Kyai abdul lathif. Dimakamkan di Bangkalan.
  3.  Kyai hamim. Dimakamkan ԁі tаnјung porah, lomaer, Bangkalan.
  4.  Kyai abdul karim.
  5.  Kyai muharram. Dimakamkan di banyo ajuh, Bangkalan.
  6.  Kyai abdul azhim. Dimakamkan ԁі tаmьаk аgυng, sukalela, labeng, Bangkalan.
  7.  Nyai tері sulasi (іѕtгі kyai sulasi). Dimakamkan di petapan, trageh, Bangkalan.
  8.  Nуаі komala. Dimakamkan ԁі kuanyar, Bangkalan.
  9.  Sayyid zainal abidin (sunаn cendana). Dimakamkan di kuanyar, Bangkalan.
  10.  Sayyid muhammad khathib (raden bandardayo). Dimakamkan ԁі sedayu gresik.
  11.  Sayyid muѕа (sunan pakuan). Dimakamkan di dekat gυnung muria kυԁυѕ. Ԁаӏаm sebagian catatan nаmа musa іnі tidak tегtuӏіѕ.
  12.  Sayyid qasim (sυnаn drajat). Dimakamkan di drajat, paciran lamongan.
  13.  Sayyid ahmad rahmatullah (sunаn ampel). Dimakamkan di ampel, surabaya.
  14.  Sayyid ibrahim asmoro tuban. Ԁіsіnі Nasab nуаі sulasi ԁаn kyai sulasi bertemu.
Mаkа, melalui jalur sunan ampel, Syaikhona Kholil adalah generasi kе-34 ԁагі rasulullah ѕаw.

SILSILAH NASAB SYAIKHONA KHOLIL JALUR SUNAN GIRI

  1.  Syaikhona Kholil (syeikh muhammad Kholil) Bangkalan.
  2.  Kyai abdul lathif. Dimakamkan ԁі Bangkalan.
  3.  Kyai hamim. Dimakamkan di tаnјυng porah, lomaer, Bangkalan.
  4.  Kyai abdul karim.
  5.  Kyai muharram. Dimakamkan di banyo ajuh, Bangkalan.
  6.  Kyai abdul azhim. Dimakamkan di tambak аgυng, sukalela, labeng, Bangkalan.
  7.  Nyai tepi sulasi (istri kyai sulasi). Dimakamkan ԁі petapan, trageh, Bangkalan.
  8.  Nуаі komala. Dimakamkan di kuanyar, Bangkalan.
  9.  Sayyid zainal abidin (sυnаn cendana). Dimakamkan ԁі kuanyar, Bangkalan.
  10.  Nyai gеԁе kedaton (istri sayyid mυһаmmаԁ khathib). Dimakamkan ԁі giri, gresik.
  11.  PaneSyaikhonaan kulon. Dimakamkan ԁі giri, gresik.
  12.  Sayyid muhammad ainul yaqin (sunan giri). Dimakamkan di giri, gresik.
  13.  Maulana ishaq. Dimakamkan di pasai.
  14.  Sayyid ibrahim asmoro tuban. Di sini Nasab nуаі gеԁе kedaton dan sayyid muhammad khathib bertemu.
Mаkа, mеӏаӏuі jalur sυnаn giri, Syaikhona Kholil adalah generasi ke-34 ԁагі rasulullah saw

SILSILAH NASAB SYAIKHONA KHOLIL JALUR SUNAN GUNUNG JATI

  1.  Syaikhona Kholil (syeikh muhammad Kholil) Bangkalan.
  2.  Kyai abdul lathif. Dimakamkan di Bangkalan.
  3.  Nyai khadijah (istri kyai hamim). Dimakamkan ԁі Bangkalan.
  4.  Kyai asror karomah.
  5.  Sayyid abdullah.
  6.  Sayyid ali al-akbаг.
  7.  Sayyid sulaiman. Dimakamkan di mojo аgυng, jombang.
  8.  Syarifah khadijah.
  9.  Maulana hasanuddin. Dimakamkan di banten.
  10.  Syarif hidayatullah (sυnаn gυnυng јаtі). Dimakamkan ԁі cirebon.
  11.  Sayyid abdullah umdatuddin.
  12.  Sayyid ali nuruddin/nurul аlаm.
  13.  Sayyid husain jamaluddin bugis. Ԁі ѕіnі Nasab nyai khadijah dan kyai hamim Kholil bertemu.
Mаkа, melalui jalur sυnаn gunung jati, Syaikhona Kholil adalah generasi ke-32 ԁагі rasulullah ѕаw.

SILSILAH NASAB SYAIKHONA KHOLIL JALUR BASYAIBAN

  1.  Syaikhona Kholil (syeikh mυһаmmаԁ Kholil) Bangkalan.
  2.  Kyai abdul lathif. Dimakamkan di Bangkalan.
  3.  Nуаі khadijah (istri kyai hamim). Dimakamkan di Bangkalan.
  4.  Kyai asror karomah.
  5.  Sayyid abdullah.
  6.  Sayyid aӏі al-akbar.
  7.  Sayyid sυӏаіmаn. Dimakamkan ԁі mojo аgυng, јоmьаng.
  8.  Sayyid abdurrahman (sυаmі syarifah khadijah ьіntі hasanuddin).
  9.  Sayyid umar.
  10.  Sayyid muhammad.
  11.  Sayyid abdul wahhab.
  12.  Sayyid abu ьаkаг basyaiban.
  13.  Sayyid mυһаmmаԁ
  14.  Sayyid hasan at-turabi
  15.  Sayyid aӏі.
  16.  Al-іmаm mυһаmmаԁ al-faqih al-muqaddam.
  17.  Sayyid aӏі.
  18.  Sayyid mυһаmmаԁ shahib mirbat. Di sini Nasab kеӏυагgа azmatkhan ԁаn basyaiban bertemu.

Mаkа, melalui jalur Sayyid Abdurrahman Basyaiban, Syaikhona Kholil аԁаӏаһ generasi kе-32 dari Rasulullah saw.
 

Dеmіkіаnӏаһ Silsilah Nasab Syaikhona Kholil ԁеngаn berbagaі јаӏuг уаng ѕауа ԁараtkаn sampai saat іnі, bisa јаԁі suatu hari nаntі kіtа menemukan nаmа-nаmа ьагυ daripada istri-istri јаӏυг ӏаkі-ӏаkі уаng аԁа іtυ.

Dаӏаm hal pencatatan Nasab, ada satu hal уаng сυkυр membanggakan bаgі Kyai-Kyai Jаwа dan Madura.

Bегkаt gabungan аntага adat arab dalam mеnјаgа Silsilah ԁаn adat jawa/madura yang tіԁаk membeda-bedakan garis ӏаkі-laki dan регеmрυаn, akhirnya kyai-kyai jawa/madura banyak yang memiliki silsilah ӏеngkар dari ьегьаgаі jalur.

Hаӏ іnі pernah ԁіtυnјυkkаn kepada seorang syeikh ԁагі yaman, ьеӏіаυ mегаѕа kаgυm kагеnа ьаnуаk јаӏυг perempuan уаng juga dicatat ԁаӏаm Silsilah itu sеӏаіn јаӏυг ӏаkі-ӏаkі, karena pada umumnya, orang arab tіԁаk tahu nаmа-nama kаkеk-buyutnya уаng ԁагі јаӏuг ibu atau јаӏυг nеnеk, mereka hanya mеngеnаӏ уаng jalur ayah ke atas ԁеngаn gагіѕ laki-ӏаkі.
 

ISTRI-ISTRI SYAIKHONA MUHAMMAD KHOLIL

Ada sembilan wanita yang tercatat sebagai istri Syekh Kholil, beberapa diantara mereka beliau nikahi setelah beberapa istri sebelumnya meninggal dunia. Hal itu sangatlan wajar, karena Syekh Kholil itu berumur panjang, bahkan ada yang mengatakan bahwa beliau berumur lebih dari seratus tahun, maka beliaupun beberapa kali kedahuluan meninggal oleh istri dan beberapa kali menikah lagi. Itulah sebabnya Syekh Kholil memiliki istri yang banyak. Mereka adalah:

1.       Nyai Raden Ayu Assek binti Ludrapati.
2.       Nyai Ummu Rahma.
3.       Nyai Raden Ayu Arbi’ah.
4.       Seorang wanita dari Telaga Biru, Bangkalan. Belum diketahui namanya.
5.       Seorang wanita dari Sabrah Sepulu, Bangkalan. Belum diketahui namanya.
6.       Nyai Kuttab.
7.       Nyai Raden Ayu Nur Jati.
8.       Nyai Mesi.
9.       Nyai Sailah.

Dari sembilan istri itu, hanya empat orang yang menurunkan keturunan Syekh Kholil. Mereka adalah: Nyai Assek, Nyai Ummu Rahmah, Nyai Arbi’ah dan Nyai Mesi.
 

Referensi:

- Buku "Dari Kanjeng Sunan sampai Romo Kyai - Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan - Telaah Sejarah dan Riwayat Hidup" oleh KH. Ali bin Badri Azmatkhan
- MaduraCity.com
- MaduraCorner.com 

Xotus Cafe Unik Dekat Kampus Universitas Trunojoyo Madura

9/28/2021 Add Comment
Nggak bisa dimungkiri, café dijadikan salah satu tempat untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman, apalagi untuk anak zaman sekarang ini. Awalnya memang hanya untuk tempat makan dan minum, tapi sekarang sudah beralih fungsi menjadi tempat nongkrong. Semakin keren tempatnya, akan semakin diminati banyak orang.

Yup, sekarang bukan hanya makanan dan minumannya saja yang dilihat, tapi konsep cafenya juga nggak kalah penting. Kalau café tersebut mempunyai konsep yang Instagramable dan banyak spot-spot foto. Siap-siap saja untuk mengantri. Seperti salah satu cafe baru yang ada di Bangkalan ini.

Namanya Cerita Kopi Xotus yang terletak di Jalan Raya Telang, Perumahan Telang Indah, Telang, Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Cafe Xotus ini letaknya dekat dengan Universitas Negeri Trunojoyo jadi tidak heran kalau sebagian besar pelanggan yang datang dan nongkrong di Xotus anak-anak kampus.



Akhirnya Mencoba Nongkrong di Cerita Kopi Xotus Dekat Kampus Universitas Trunojoyo Madura


Awalnya cafe Xotus ini pernah viral melalui salah satu video fyp di Tiktok. Sejak saat itu cafe yang memiliki konsep semi outdoor dan lesehan ini menjadi perhatian banyak kalangan muda mudi di Bangkalan. Apalagi ada banyak spot foto bagus untuk bisa digunakan foto-foto dan mengambil video.

Berangkat dari pukul 10.00 pagi menjelang siang dari Bangkalan akhirnya kami pun sampai di Xotus, perjalanan sekitar 30 menit dengan menggunakan sepeda motor kalau teman-teman mau pakai mobil juga bisa. Kalau dari arah kota Bangkalan kalian bisa melewati jalan poros Kamal Raya, yang dari arah Jembatan Suramadu bis mengambil jalan menuju Universitas Negeri Trunojoyo.



Setibanya di depan cafe hari sudah mulai terik, apalagi saat ini cuaca di Bangkalan sedang panas-panasnya meskipun sesekali turun hujan. Di depan cafe sudah berjejer beberapa sepeda motor yang sepertinya milik anak-anak kampus. Setelah memarkirkan kendaraan kami pun masuk ke dalam, cafenya memang bagus dengan bangunan semi outdoor didominasi warna putih dan coklat susu.

Bangunan Cafe Super Unik A La Santorini di Yunani


First impression kami saat melihat cafe Xotus ini mirip-mirip desain bangunan di Santorini. Ya meskipun kami belum pernah pergi kesana tapi coba-coba datang di cafe Xotus yang mirip dengan di Santorini cukup bikin happy. Di bagian depan cafe terdapat gerbang pintu masuk berwarna putih bertuliskan Xotus.

Masuk ke dalam sudah ada beberapa tempat duduk dari kayu dengan warna senada yakni putih dan coklat. Tidak lupa ada payung besar berwarna putih supaya tidak kepanasan saat siang hari meskipun sebenarnya tetap panas juga, tapi paling tidak terlihat estetik. Apalagi di Bangkalan sepertinya baru ada satu cafe ini saja yang punya konsep bangunan unik.



Di tengahnya diberi tanaman hijau yang membuat mata menjadi segar melihatnya, sambil menikmati bangunan dan tentu makanannya nanti. Lanjut ke dalam, pas di bagian tengah bangunan ada ruangan indoor tempat para pelanggan bisa memesan makanan, minuman maupun bila ingin duduk ngadem di dalam juga biasa asal belum penuh ya.

Kemudian kita keluar untuk menuju bagian belakang bangunan cafe, nantinya teman-teman akan melewati jalan seperti lorong di samping tempat untuk memesan makanan tadi. Buat yang masih mau duduk dengan suasana semi outdoor supaya nggak terlalu panas kalau siang hari bisa nih dicoba.

Pada bagian belakang cafe terasa lebih luas dan jangan kaget kalau siang hari hawa panasnya terasa padahal sudah disedikan dua kipas angin besar yang digantung dibagian atas. Tempatnya melingkar dan lumayan luas, di sisi sebelah kanan pojok ada spot foto yang bagus banget dengan tema pedesaan dengan setuhan alami.

Yang paling menarik adalah jika teman-teman memilih duduk di bagian belakang kalian bisa melihat langsung proses pembuatan dan penyajian makanan juga minuman di cafe Xotus ini. Lumayan kan sambil menunggu pesanan datang bisa intip-intip proses pembuatannya, lagi-lagi yang seperti ini kayaknya belum ada di cafe lain di Bangkalan.



Setelah puas melihat-lihat lantai bawah cafe sekarang saatnya untuk mengintip suasana di lantai atas cafe Xotus ini. Untuk bisa naik ke lantai atas kita akan melewati tangga yang terletak disebelah kiri bangunan tepat berhadapan dengan gerbang pintu masuk. Tangga cukup tinggi dan pada beberapa bagian kosong tepat disebelah anak tangga diberi tempat duduk yang bisa digunakan oleh pelanggan yang datang.

Di lantai atas didesain menggunakan gaya full outdoor sambil duduk lesehan dengan diberi beberapa meja, di atas sini juga disediakan layar untuk bisa menonton film. Kebayang kan pas malam hari menikmati suasana malam sambil menonton film dengan teman, pasangan maupun keluarga. Suasananya mirip-mirip di cafe Dermaga Rindu dekat pelabuhan Kamal.

Mencoba Menu Makanan dan Minuman di Xotus Cerita Kopi Bangkalan


Setelah puas mengelilingin seluruh bagian bangunan cafe tiba saatnya untuk menikmati makanan dan minuman yang sudah dipesan. Ada empat macam menu yang sudah dipesan seperti Xotus Curry, Potato Wedges, Mango Yakult dan Taro Latte. Semua harga di Xotus sangat terjangkau berkisar dari 15 K sampai 20 K saja cocok untuk kantong mahasiswa.

Xotus Curry sendiri ini merupakan daging ayam fillet yang digoreng dengan tepung dan diberi saos curry dengan rasa manis kecut tapi seger. Disajikan diatas piring ditambah nasi hangat yang pulen dan dihias dengan daun selada yang segar. Teman-teman bisa request menggunakan tambahan telur ceplok dengan tambahan harga 5 K saja.



Potato Wedges, siapa sih yang tidak suka pesan kentang goreng saat di cafe? Camilan ringan yang satu ini memang paling cocok dipesan saat nongkrong di cafe. Nah, di Xotus menu Potato Wedges ini merupakan kentang goreng yang dipotong tipis dan melebar digoreng dengan tepung lalu yang paling menarik adalah saos tomatnya yang manis, kecut pokoknya seger deh.

Untuk minumannya ada Mango Yakult dan Taro Latte yang sudah kami pesan siang itu. Mango Yakultnya segar dan tidak terlalu kecut, kalau diminum saat dingin paling enak apalagi di siang hari. Untuk Taro Lattenya agak sedikit berbeda dengan Taro Latte di tempat lain, rasanya lebih manis dan terasa campuran susunya, enak.



Xotus Cafe ini memang paham banget kalau kebanyakan pelanggannya merupakan anak muda terutama mahasiswa sekitar yang jarang sekali pegang uang cash. Jadi semua aktivitas pembayaran bisa menggunakan dompet digital yang jauh lebih praktis untuk pelanggan. Bicara soal pembayaran zaman digital begini semua urusan menjadi lebih mudah apalagi urusan mengelola keuangan tinggal pakai software akutansi semua beres.

Seperti yang kita ketahui saat sebuah cafe mulai berjalan, memastikan manajemen keuangan berjalan lancar adalah hal penting. Dengan adanya manajemen keuangan yang baik, tentunya akan bisa diketahui seberapa besar kekuatan keuangan yang dimiliki oleh cafe tersebut. Sehingga dengan pengelolaan uang yang benar maka berpengaruh dengan fasilitas dan pelayanan yang disediakan pihak cafe.

Well, buat teman-teman yang penasaran untuk mencoba suasana nongkrong yang nyaman dan unik bersama pasangan, teman dan keluarga dengan banyak spot foto bagus tidak ada salahnya untuk datang ke Cerita Kopi Xotus. Pastikan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan ya untuk kenyaman dan keamanan bersama.

Benteng Modung Bangkalan - Pertahanan Pantai Terkuat di Pulau Jawa

9/12/2021 Add Comment
Tidak banyak orang yang mengetahui tentang adanya Benteng Modung (Fort Modoeng) yang berada di desa Tolbuk, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan ini, hanya segelintir saja yang tau itupun biasanya para sesepuh desa yang dengar dari cerita turun temurun ataupun sebagai saksi hidup ketika benteng tersebut masih ada lengkap dengan persenjataannya.
 
Kami mengetahui tentang keberadaan benteng ini dari sahabat sejarah asal surabaya yakni Mas Ahmad Zaki Yamani yang memposting tentang keberadaaan benteng ini lengkap dengan foto dan jenis persenjataan yang berada di benteng sebagai sarana pertahanan laut maupun udara kala itu. untuk lebih jelasnya berikut adalah tulisan dari Beliau mengenai Benteng Modung:
 

 

Benteng Modung "The Mighty of Fort Modung"

Pertahanan pantai terkuat dipulau Jawa yang berada didataran rendah serta berawa dilengkapi dengan pertahanan yang baik, memiliki konstruksi yang kuat dengan jumlah bahan bangunan terakumulasi sempurna. Benteng ini menunjukkan suatu perencanaan yang stategis dari suatu sistem perbentengan yang terkamuflase dengan sangat baik.

Sebagai pertahanan pantai yang saling terintegrasi maka posisi Benteng Modung menghadap ke laut Jawa dengan tujuan utama melindungi dan menjaga pangkalan serta lapangan terbang yang berada di Surabaya.

Di Benteng Modung yang berada di Tanjung Modung Bangkalan Madura diperkuat dengan persenjataan sbb:
 
3 Meriam 180 mm
1 Meriam 150 mm laras ganda
5 Meriam 150 mm
3 Meriam 120 mm
12 Meriam 75 mm
2 Meriam Pertahanan Udara 40 mm
2 Meriam Pertahanan Udara 20 mm
2 Senapan Pertahanan Udara 12,7 mm
2 Coastal Search Light ( Lampu sorot besar )

Semua senjata ini dalam kondisi sempurna. Di Benteng Modung dipasang penanda target gelombang pendek semacam radar penjejak sasaran, yang tampaknya dioperasikan oleh Perwira Inggris dengan beberapa crew, saat Tentara Jepang menguasai Benteng Modung pada Maret 1942 mereka ditawan.

Bagaimana nasib Benteng Modung saat ini ? Ya, musnah, nyaris tak tampak sama sekali termasuk kemana persenjataan yang luar biasa itu berada.
 

Itulah sedikit kisah mengenai keberadaan Benteng Modung ini, seandainya masih ada tentu kita bisa melihat dengan jelas keberadaan benteng dan bernostalgia sambil mengingat kisahnya seakan pernah ada pada zaman dimana benteng itu masih digunakan.

Sebagaimana masih berdirinya Benteng Erfprins yang berada di tengah kota Bangkalan, tetap berdiri kokoh meski kurang terawat dan semoga saja suatu saat bisa dirawat dan dijadikan wisata sejarah sebagai salah satu saksi hidup perjalanan Bangkalan dari masa ke masa.

KISAH HEROIK TERTEMBAKNYA PESAWAT BELANDA DI SOCAH - BANGKALAN

8/25/2021 Add Comment

Fairey Firefly Tertembak Jatuh Di Socah


Kompi I Pimpinan Kapten R.P Abdul Fatah dari Batalyon IV bertugas di desa Buluh/Pedeng Kec Socah Bangkalan. Seksi I pimpinan Letnan Djamaluddin berada di Dusun Pedeng Desa Bulu Socah sebelah kanan jalan besar dari Kamal ke Bangkalan, menghadap ke Selatan [arah Surabaya] dengan persenjataan:

- 2 Pucuk Pompom double loop kaliber 20 mm
- 1 pucuk mitraliur 12,7 mm

Dengan maksud menahan serangan udara dan menghambat serangan lawan apabila melalui jalur darat jalan besar Kamal di Pedeng terus ke Bangkalan.


Pada tanggal 04 Agustus 1947 kurang lebih jam 06:00, 2 pesawat tempur Belanda jenis Fairey Firefly Mk1 mengadakan observasi udara ke kota Bangkalan dan sekitarnya. Setelah berputar-putar kurang lebih 30 menit lamanya, lalu akan kembali ke pangkalannya di Morokrembangan melalui Jaddih ke selatan dan melewati diatas pertahanan udara Seksi I di Pedeng Buluh Socah.
 
Sebelumnya [saat ke dua pesawat tersebut observasi diatas kota Bangkalan] Seksi I pimpinan Letnan Djamaluddin telah mensiagakan persenjataan tersebut diatas, begitu 2 pesawat Fairey Firefly melintas dalam jarak tembak pertahanan udara Seksi I maka komando “Tembak!!” diberikan oleh saudara Ruslan sebagai wakil komandan seksi. Rentetan panjang 20 mm dan,, 💥Byaaar!!!💥,,
 

Satu pesawat belanda tertembak dan jatuh berantakan, kurang lebih 300 meter di muka pertahanan Seksi I, sedangkan pesawat satunya terus menuju ke lapangan terbang di Morokrembangan Surabaya.

Pesawat pengintai tempur Fairey Firefly FR Mk 1 register 11-27 dari Squadron 860 Penerbangan Angkatan Laut Kerajaan Belanda tertembak jatuh dan menewaskan Pilotnya, dengan data sebagai berikut:
 
- Nama :  Gerhard Henricus Verberne.
- NRP : 18965.
- Pangkat : Sergeant-Vlieger (Sersan Penerbang).
- Kesatuan : Squadron 860 MLD
- Lahir : 29 Januari 1918 di Den Haag Belanda.
- Alamat : Juliana van Stolberglaan 274 Den Haag
- Pekerjaan sebelum Militer : Teknisi laborat.
- Dimakamkan di Kembang Kuning Surabaya register KDH-B-34.
 

Fairey Firefly FR Mk 1 Dibuat Fairey Aviation Company Limited Inggris pertama kali bertugas pada Maret 1943, Fairey Firefly dijual ke Marine Luchtvaartdienst (MLD) (Angkatan Laut Kerajaan Belanda) dan diserahkan di HMS Vulture, RNAS St. Merryn, Padstow, Cornwall pada 20 Juni 1946. 

"Kunang kunang" ini selanjutnya berdinas untuk Skuadron Udara 860 Marine Luchtvaartdienst (MLD/Penerbangan Angkatan Laut). Firefly memberikan dukungan kekuatan udara di Hindia Belanda selama Agresi Militer Belanda ke 1 pada 21 Juli 1947 hingga 4 Agustus 1947, tercatat tiga Fairy Firefly 11-22, 11-24 dan 11-27 tertembak jatuh selama digunakan berdinas di MLD.

Lokasi dan Fasilitas Cafe Wisata Kapal dan Dermaga Rindu di Bangkalan

3/10/2021 Add Comment

Di Bangkalan belum lama ini ada tempat wisata baru dengan konsep unik dan sangat menarik. Namanya wisata Dermaga Rindu, tempat wisata ini merupakan sebuah cafe dengan bangunan kapal kayu Bugis yang sangat menarik. Terbukti baru resmi dibuka pada awal bulan Desember tahun lalu namun tempat ini sudah banyak menarik perhatian pengunjung untuk datang ke sana.

cafe wisata kapan rindu bangkalan

Lokasinya berada di Desa Kesek, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan persis di pinggir selat madura dan berdekatan dengan Jembatan Suramadu. Kalau dari arah Surabaya jaraknya sekitar kurang dari 15 km saja. Sedangkan apabila berangkat dari arah Bangkalan kota jarak yang ditempuh sekitar 12 km. Akses jalan menuju kesana sudah baik dan bisa dilewati baik sepeda motor, mobil maupun bus pariwisata.

Awalnya tempat ini bernama Wisata Alam Kesek namun seiring waktu berubah menjadi Wisata Dermaga Rindu. Salah satu daya tarik tempat wisata ini ialah panorama jembatan Suramadu yang bisa dinikmati dari atas kapal. Untuk model wisata yang serupa di Bangkalan memang masih belum ada, jadi tempat wisata ini sangat unik dan berbeda dari lainnya.

dermaga rindu bangkalan

Sebelumnya, di Kabupaten Pamekasan sudah ada wisata sejenis yang bernama Kapal Jodoh yang masih satu pemilik dengan wisata Kapal Rindu. Menurut informasi dari salah satu karyawan di sana kalau sebentar lagi akan dibuka lagi cabang baru yang berdekatan dengan Kapal Rindu. Cabang baru ini letaknya lebih dekat dengan gerbang Jembatan Suramadu.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Wisata Kapal Rindu

Untuk bisa masuk ke dalam para wisatawan yang datang tidak dikenakan biaya masuk, namun sebagai gantinya diharuskan untuk memesan menu makanan dan minuman. Akses pintu masuknya dibuat hanya bisa dimasuki satu orang, jadi harus berjejer dan mengantri. Melewati pintu masuk tadi ada meja kasir sebagai tempat memesan menu sekaligus pengunjung diminta menggunakan hand sanitizer yang sudah disediakan selain wajib menggunakan masker.

Beragam menu yang disajikan mulai dari nasi ayam, pisang kejus, aneka jus buah sampai siomay pun tersedia. Harganya berkisar dari Rp 10.000,-  sampai Rp 40.000,- saja. Setelah selesai memesan dan membayar pesanan, pengunjung baru dibolehkan masuk ke area dermaga. Setelah melewati pintu masuk, ada musholla dan toilet yang terletak berdampingan yang bisa digunakan pengunjung selama berada di sana.

Kemudian turun melalui anak tangga, kamu bisa masuk ke area dermaga yang terbuat dari papan kayu yang kokoh. Ada pintu masuk dermaga dengan tulisan Dermaga Rindu yang biasa dijadikan spot foto oleh banyak pengunjung. Pengunjung akan menyeberangi jembatan kayu yang lebar dan memanjang, dipinggir jembatan diberi pembatas yang terbuat dari kayu serta tali kapal.

Panjang jembatan sekitar 10 meter di atas selat Madura, saat berada di atas jembatan kayu kamu bisa menyempatkan waktu untuk berfoto. Setelah melewati jembatan, akhirnya masuk ke area kapal. Di sebelah kiri terdapat beberapa meja dan kursi yang bisa digunakan untuk duduk dan menikmati menu yang sudah dipesan tadi dengan konsep outdoor. 

Meja dan kursi yang disediakan juga terbuat dari kayu dan jaraknya diatur rapi sehingga tidak berdempetan, jarak per mejanya sekitar 2 meter. Meskipun berkonsep outdoor, namun di bagian atas dipasang jaring penutup supaya cahaya matahari tidak langsung masuk. Lampu-lampu hias yang cantik digantung sebagai pemanis untuk menambah indahnya suasana.

Suasana dan Panorama Indah di Dua Lantai Kapal Rindu

Kapal Rindu sendiri memiliki dua lantai dan bagian bawah kapal disulap menjadi dapur serta tempat karyawan. Untuk bisa naik ke lantai pertama pengunjung harus melewati beberapa anak tangga. Di lantai pertama sebelah ujung depan terdapat alat nahkoda kapal, persis sekali seperti yang ada pada kapal Bugis, di tempat ini biasanya digunakan untuk berfoto dengan latar belakang Jembatan Suramadu dan tentunya pemandangan laut Madura.

Di bagian tengah hingga ujung belakang berjejer rapi meja dan kursi yang disediakan untuk pengunjung. Setiap meja berisi empat kursi, tidak lupa hiasan lampu-lampu bohlam dan daun-daun plastik yang terpasang rapi di atas atap menghiasi lantai pertama di Kapal Rindu. Suasan pinggir laut ditambah dengan pemandangan yang membuat tenang saat melihatnya akan membuat kamu betah berlama-lama berada di sana.

Belum puas dengan pemandangan di lantai satu? Kamu bisa naik ke lantai dua yakni lantai paling atas yang ada di Kapal Rindu. Dari atas lantai dua kamu bisa puas menikmati pemandangan indah Selat Madura, Jembatan Suramadu yang menjadi primadona dan suasana di lantai dua ini yang semakin syahdu.

Di lantai dua ini juga tersedia beberapa meja dan kursi yang bisa digunakan untuk duduk bersantai sambil menikmati menu makanan dan minuman yang sudah dipesan tadi. Hiasan lampu-lampu bohlam dengan hiasan daun-daun sekilas memberikan suasan seperti sedang berada di taman yang asri dekat dengan laut.

Di setiap lantai juga sudah disedikan tempat cuci tangan yang berada di bagian belakang kapal. Jadi, setiap kamu berkunjung kesana dipastikan terjaga kebersihannya terlebih di masa pandemi seperti sekarang.