Tampilkan postingan dengan label Pulau Gili Labak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pulau Gili Labak. Tampilkan semua postingan

Info dan Tips Seputar Wisata Pulau Gili Labak - Madura

1/10/2016 9 Comments
Malam tahun baru merupakan malam yang paling ditunggu – tunggu oleh kebanyakan orang. Biasanya tahun baru dihabiskan untuk berlibur bersama keluarga, teman juga kerabat. Banyak objek wisata yang mempersiapkan tempat wisata mereka untuk menyambut kedatangan para wisatawan. Tak terkecuali dengan Pulau Madura, liburan kali ini tim Gerbang Pulau Madura memilih destinasi Gili Labak untuk menghabiskan malam tahun baru dan memantau arus liburan disana.

Gili Labak merupakan pulau kecil yang menyimpan surga tersembunyi di dalamnya. Termasuk dalam kumpulan gili yang berada di kepulauan Sumenep selain Gili Iyang dan Pulau kecil lainnya. Kita berangkat menuju Gili Labak di pagi hari dengan menggunakan bus umum yang sudah tersedia. Pukul 6 pagi kita start dari Tangkel pertigaan Suramadu antara Bangkalan dan Sampang.

Sunset di Pulau Gili Labak - Kabupaten Sumenep - Madura

Dengan bus umum ini perjalanan bisa kita lalui selama sekitar 3,5 jam jika tidak sedang macet. Melewati 4 kabupaten di Madura sambil menikmati pemandangan alam yang indah juga sejuk, sesekali kita akan melewati pusat kota dari keempat kabupaten. Akses jalan yang bagus dan arus perjalanan yang tidak macet membut lancar perjalanan kita waktu itu.

Setelah sampai di Terminal Sumenep perjalanan kembali dilanjutkan menuju Pelabuhan Kalianget yang berjarak sekitar 5 Km dari terminal menggunakan angkutan umum. Liburan tim PulauMadura kali ini bekerjasama dengan sebuah komunitas anak muda Sumenep yang peduli pada pariwisata lokal, yakni TOLOS (Traveller Explore Local Sumenep)

TOLOS Sumenep

Bagi teman – teman yang ingin ke Pantai Gili Labak dan berasal dari luar Madura, bisa langsung menuju terminal Bungurasih Surabaya. Dari sana teman – teman bisa ikut bus Patas atau Akas untuk ke terminal Sumenep jadi sudah tidak perlu repot lagi. Kemudian kembali melnajutkan perjalanan menuju Pelabuhan Kalianget.

Pelabuhan Kalianget ternyata bukan satu – satunya akses untuk menyeberang ke Gili Labak, karena arus penyeberangan yang lumayan padat pada liburan tahun baru kemarin. Kita pun memilih menyeberang melalui pelabuhan Gersik Putih yang terletak di Kalianget Barat atau berjarak sekitar 2 Km dari pelabuhan Kalianget.

Bersama Komunitas TOLOS ada sekitar 100 peserta menyeberang menuju Gili Labak, dua perahu besar sudah disediakan oleh panitia. Lalu perjalanan menyeberangi laut pun kita mulai, menghabiskan waktu di atas perahu selama 2,5 jam menyeberang laut. Kebetulan pada waktu itu tidak ada ombak, air laut cukup tenang hanya saja angin yang bertiup sedikit kencang. Mengisi waktu luang sambil bernyanyi, mengobrol, naik ke atas perahu sambil melihat pemandangan dan ada juga yang menghabiskan waktu dengan beristirahat.

Antusias para peserta dan wisatawan lainnya semakin menjadi ketika perahu mendarat di Gili Labak, surga tersembunyi di Pulau Madura. Menurut pantauan aparat keamanan setempat diperkiran sudah ada sekitar 2500 wisatawan yang datang berlibur di Gili Labak selama masa liburan tahun baru kali ini. Tidak terbayangkan begitu ramainya pulau kecil ini, para wisatawan yang datang terpikat akan keindahan pantai Gili Labak yang begitu mempesona.

Turun dari perahu kemudian menjejakkan kaki di atas hamparan pasir putih pantai Gili Labak, menikmati beningnya air laut yang menembus alam bawah lautnya, sepoi angin yang ramah menambha rasa nyaman kita untuk pertama kalinya. Momen – momen hadirnya senja juga tidak kita lewati begitu saja, tidak berapa lama setelah sampai disini kita langsung disajikan senja yang begitu eksotis menghiasi langit Gili Labak menjelang malam.

Banyak wisatawan yang langsung bermain air di tepi pantai, berselfie, mendirikan tenda untuk bermalam, membuat api unggun, bermain bola voli dan kegiatan seru lainnya. Setiap sudut di pulau ini dipenuhi para wisatawan yang siap menghabiskan malam tahun baru dengan berkumpul bersama dan pesta kembang api.

Di Gili Labak sendiri sudah banyak fasilitas – fasilitas umum yang dibangun, seperti penginapan, kamar mandi, musholla, toko ataupun warung makanan minuman dan gazebo untuk duduk bersantai. Acara malam tahun baru dipersiapkan dengan begitu semarak oleh komunitas TOLOS ini, ada live music, pelepasan Lampion dan malam puncaknya yakni pesta kembang api.

Untuk jaringan sinyal di Gili Labak teman – teman tidak perlu khawatir akan kehabisan sinyal terutama bagi kalian pengguna Telkomsel. Walaupun berada di pulau yang sedikit terpencil teman – teman masih bisa berinteraksi dengan media sosial masing – masing. Apalagi seperti kita Tim PulauMadura yang setiap menitnya mengabarkan langsung keadaan di Gili Labak di media sosial.

Berikut adalah Info dan Tips Seputar Wisata di Pulau Gili Labak


1. Pilihan tempat penginapan di Pulau Gili Labak berupa rumah warga setempat yang disulap menjadi penginapan mendadak. Biasanya hanya beralaskan tikar atau karpet, ada juga yang memilih untuk tidur di gazebo sekitar pantai yang terbuat dari dipan kayu dan bambu. Jangan lupa membawa selimut dan matras supaya teman – teman semakin merasa nyaman bermalam disana.

Penginapan di Pulau Gili Labak


2. Air di Gili Labak ini asin jadi teman – teman jangan heran ketika hendak mandi, air untuk bilasannya terasa asin. Tapi disana juga sudah dijual air tawar per galonnya seharga Rp. 10.000.

Toilet Gili Labak


3. Listrik di Gili Labak hanya menyala pada malam hari saja itupun dengan bantuan mesin diesel. Sangat disarankan untuk membawa senter, head lamp, dan alat penerangan lainnya.

4. Bagi teman – teman yang tidak ingin kehilangan koneksi dengan media sosial juga internet selama di Gili Labak, harap untuk membawa colokan dan tentunya Power Bank yang sudah berdaya full.

5. Persewaan alat Snorkeling juga sudah tersedia disana sekitar Rp. 25.000, teman – teman juga bisa membawa kamera underwater untuk bisa mengabadikan keindahan biota bawah laut Gili Labak. Jangan lupa juga membawa pakaian renang yang aman karena terumbu karang disana tajam khawatir bisa melukai teman – teman ketika sedang Snorkeling ataupun Diving.

6. Catatan penting ketika sedang melakukan snorkeling atau diving agar berenang tidak terlalu dekat dengan terumbu karang. Masih banyak terumbu karang yang berusia muda sehingga dikhawatirkan terinjak dan membuat terumbu karang yang baru tumbuh tersebut patah. Selain itu tetap jaga keseimbangan tubuh agar TIDAK PANIK, karena ketika kita panik kaki bisa saja tergores karang atau tertusuk bulu babi / landak laut. Jika ketika sedang berada di dalam air teman - teman ingin berdiri harap mencari tempat yang kosong yang tidak ditumbuhi terumbu karang.

7. Bagi teman – teman yang tidak menggunakan jasa travel ketika berlibur di Gili Labak bisa mendaftar sendiri biaya serta harga persewaan perahu yang harus dibayar. Menurut pantauan tim PulauMadura, tarif ongkos bus umum dari Bungurasih Surabaya menuju Terminal Arya Wiraraja Sumenep bervariasi, teman – teman dari luar Madura bisa ikut bus umum seperti Akas ataupun Patas dengan tarif sekitar Rp. 70.000.

8. Di Gili Labak sudah ada warung yang menyediakan berbagai jenis kebutuhan seperi makanan dan minuman. Walaupun jumlah warung yang ada disana hanya tiga tapi cukup untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan yang berkunjung. Teman - teman juga bisa membawa kebutuhan lainnya yang dirasa perlu untuk jaga - jaga saja khawatir tidak dijual di warung sana.

Warung Kebutuhan di Pulau Gili Labak

Lalu bagi teman – teman yang berasal dari luar Kabupaten Sumenep tapi berada dalam wilayah Madura, jika dari Bangkalan atau pertigaan Tangkel naik bus umum membayar ongkos sebesar Rp. 30.000 sampai ke terminal Sumenep. Setelah tiba di Sumenep melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Kalianget menggunakan angkutan umum dengan tarif ongkos sekitar Rp. 10.000.

Tarif sewa perahu untuk dapat menyeberang ke Gili Labak juga bervariasi tergantung banyaknya penumpang, semakin banyak penumpang maka tarif sewa bisa semakin murah.Teman – teman tidak perlu bingung lagi untuk bisa berwisata ke Gili Labak karena sekarang sudah banyak jasa Tour Travel yang bisa teman – teman sewa. Paket Lengkap mulai dari Surabaya. sudah termasuk (Transport PP Surabaya-Sumenep dengan menggunakan minibus Full AC & Entertain, Sewa Perahu Motor, Peralatan Snorkeling, Makan, Snack, Coffee break, Tour Guide+Instruktur Snorkeling, Dokumentasi profesional Underwater).

Itulah beberapa Info dan Tips sebelum teman teman para pelancong maupun backpaker datang untuk wisata ke Pulau Gili Labak di Kabupaten Sumenep - Madura. Jadi, pilihan ada di teman – teman mau pilih berlibur menggunakan jasa tour travel atau tidak. Selamat berlibur, selamat menikmati indahnya Gili Labak jaga bersama kelestarian dan kebersihan Gili Labak.

VIDEO LIPUTAN PANTAI PULAU GILI LABAK


Obyek Wisata Pulau Gili Labak di Sumenep - Pulau Madura

8/30/2015 Add Comment

Wisata Pulau Gili Labak 

 

Tidak banyak orang yang tau bahwa Pulau Madura tepatnya Kabupaten Sumenep memiliki sebuah pulau kecil nan cantik. Pulau Gili Labak termasuk dalam gugusan Pulau Madura yang terletak di daerah paling ujung timur. Pulau tersebut merupakan objek wisata alam yang bisa anda masukan dalam daftar favorit destinasi wisata anda selanjutnya setelah mengunjungi Pulau Gili Iyang dengan kadar oksigen tertinggi

Untuk bisa mencapai kesana anda mungkin harus sedikit bersabar karena jarak tempuh yang cukup jauh membuat waktu perjalanan yang lumayan lama serta perjalanan yang mengharuskan anda menyeberangi laut. Namun, anda tidak perlu khawatir meskipun jarak perjalanan yang ditempuh cukup jauh dan melelahkan, akses jalan menuju Kabupaten Sumenep sampai pelabuhan Kalianget sangat nyaman dan aman untuk dilalui kendaraan. Baik menggunakan kendaraan pribadi terlebih lagi menggunakan kendaraan umum karena sudah banyak kendaraan umum yang bisa mengantar anda ke tempat tujuan.

Obyek Wisata Pulau Gili Labak di Sumenep - Pulau Madura
Obyek Wisata Pulau Gili Labak - Kabupaten Sumenep

Bagi anda yang berasal dari luar Pulau Madura yang menggunakan kendaraan umum, anda bisa menyeberang melalui Pelabuhan Kamal. Dari Pelabuhan Kamal anda bisa menumpang bus mini menuju Kabupaten Sumenep yang berjarak sekitar 150 km. Namun sebelum sampai di Kabupaten Sumenep perjalanan anda mungkin akan sedikit terganggu karena anda harus turun berganti bus mini di Kabupaten Pamekasan. Setelah itu anda bisa kembali melanjutkan perjalanan dengan membayar tarif sekitar Rp. 25.000 sudah termasuk ganti bus mini dua kali.

Untuk anda yang ingin melalui Jembatan Suramadu dari Terminal Bungurasih Surabaya, anda bisa menumpang bus Patas dan menuju langsung ke Kalianget Kabupaten Sumenep tanpa harus berganti bus lagi. Tarif bus yang biasa dikenakan sekitar Rp. 45.000. Setelah sampai di pelabuhan Kalianget barulah anda mencari sewa perahu yang menuju Pulau Gili Labak.

Tidak ada kapal besar ataupun kapal Ferry seperti yang ada di pelabuhan pada umumnya. Anda hanya akan menggunakan perahu motor dengan ukuran yang cukup lebar dengan maksimal penumpangnya 30 orang saja. Tidak setiap waktu ada perahu motor yang siap mengantar anda, namun dengan seiring berjalan waktu apalagi sekarang Pulau Gili Labak semakin terkenal, ketersediaaan perahu motor untuk para wisatawan juga akan semakin ada. Waktu yang dibutuhkan selama penyeberangan sekitar 2 jam dengan tarif penyewaan perahu motor berkisar Rp. 400.000 - Rp. 500.000 itupun juga tergantung bagaimana anda pandai menawar harga sewa perahu.

Selain itu, untuk semakin memudahkan dan membuat perjalanan anda menuju Pulau Gili Labak terasa nyaman, anda bisa menggunakan jasa travel dengan fasilitas dan paket wisata yang ditawarkan oleh pihak travel. Saat ini juga sudah banyak jasa tour travel yang bisa anda pilih dengan penawaran harga yang sangat menarik tanpa harus merasa kebingungan lagi selama perjalanan dan tentunya jauh lebih praktis serta efisien waktu.
Selama dalam perjalanan menyeberang laut dari pelabuhan Kalianget menuju Pulau Gili Labak anda akan disuguhi oleh pemandangan laut biru, hembusan angin yang cukup kencang dan ombak laut yang menghempas perahu. Ada hal yang perlu kami ingatkan jika anda berencana untuk datang berkunjung ke Pulau Gili Labak, sebaiknya anda tidak berkunjung pada saat ombak sedang tinggi seperti pada bulan Agustus supaya perjalanan anda terasa aman juga nyaman.

Dengan luas wilayah hanya sebesar 5 hektar ini ternyata menyimpan pesona pemandangan yang sangat indah. Dengan besar pulau yang tidak terlalu luas ini pulau tersebut hanya ditinggali oleh sekitar 40 kepala keluarga. Anda pun bisa mengelilingi pulau ini cukup dengan waktu 30 menit saja apabila anda merasa penasaran dan tertarik.

Letaknya yang sedikit terpencil dan berada di paling ujung timur Pulau Madura ini mungkin akan membuat anda kesulitan menemukan sinyal handphone. Untuk bisa menemukan sinyal anda harus berdiri di tepian pantai.Walaupun begitu hal tersebut juga tidak menjamin anda bisa menemukan sinyal, sisi positifnya anda akan semakin fokus untuk menikmati keindahan Pulau Gili Labak tentunya.


Selain itu masih ada beberapa keterbatasan yang akan anda rasakan selain sulitnya menemukan sinyal handphone disini. Diantaranya adalah terbatasnya sumber mata air dan listrik di Pulau Gili Labak yang hanya menyala pada malam hari saja. Serta masih terbatasnya fasilitas – fasilitas umum yang ada seperti toilet umum, kamar mandi, ruang ganti dan penginapan.

Bagi anda yang ingin menginap, anda bisa memilih mendirikan tenda atau jika anda beruntung bisa menumpang menginap di salah satu rumah warga setempat. Di Pulau Gili Labak sampai saat ini hanya ada satu warung saja yang menjual makanan, makanan kecil dan minuman. Untuk lebih nyaman lagi anda bisa membawa bekal kebutuhan makanan dan minuman pribadi yang dibutuhkan selama menginap.

Pemandangan yang cantik nan jelita serta bentangan pasir putih, dan lautan biru yang landai mampu menyihir anda untuk tinggal berlama – lama di pulau kecil ini walaupun dengan segala keterbatasannya. Sekitar 50 meter sebelum berlabuh di bibir pantai, anda akan disuguhi dengan beningnya air laut dan gugusan terumbu karang yang sangat indah.

TOUR GUIDE WISATA PULAU GILI LABAK

Bagi anda para wisatawan yang memiliki hobi Snorkeling dan Diving menjadi pilihan Destinasi Objek Wisata Pulau Gili Labak yang sangat tepat. Ternyata pihak pengelola sudah menyediakan beberapa alat yang disewakan untuk bisa memuaskan hobi Snorkeling anda. Seperti Masker, Snorkel dan Fin, bagi anda yang tidak bisa berenang juga tidak perlu khawatir anda pun masih bisa menyewa alat pelampung atau Life Vest.

Anda harus mencoba kegiatan Snorkeling dan Diving ini selama anda berada di Pulau Gili Labak. Dengan begitu anda akan semakin merasa puas menikmati keindahan alam Pulau Gili Labak khususnya laut biru nan beningnya dengan sempurna. Beraneka ragam biota laut dan banyaknya titik terumbu karang di bawah laut menunggu untuk anda segera temui. Selama melakukan Snorkeling dan Diving diharapkan untuk berhati hati agar tidak menginjak maupun menyentuh terumbu karang agar tetap terjaga kelestariannya serta waspada terhadap binatang ubur-ubur, babi laut dan binatang berbahaya lainnya.

Letaknya yang berada di paling ujung timur dengan luas pulau yang tidak begitu besar ini menjadikan Gili Labak sebelumnya disebut dengan Pulau Tikus. Pulau indah nan cantik ini memang dipenuhi oleh tikus penyebabnya mungkin kala itu masih jarang orang yang bermukim disana. Hingga pada akhirnya pulau ini berganti nama dengan menjadi Gili Labak karena kecantikannya yang luar biasa melebihi nama sebelumnya, yakni Pulau Tikus.

Suasana pesisir pantai yang masih sangat alami lengkap dengan beraneka ragam kecantikan dan keindahan di Pulau Gili Labak ini sangat cocok bagi anda yang ingin merasakan sensasi Pulau pribadi. Selamat mencoba dan jangan lupa untuk menjaga kelestarian alam.

VIDEO LIPUTAN WISATA PULAU GILI LABAK - KABUPATEN SUMENEP