Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam Sumenep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam Sumenep. Tampilkan semua postingan

Harga Tiket, Lokasi dan Fasilitas Wisata Goa Soekarno - Sumenep

10/29/2021 Add Comment
Menyusuri panjangnya jalan pantai utara atau pantura mengawali perjalanan panjang kami di hari Sabtu pagi itu. Kali ini Kabupaten Sumenep menjadi tujuan liputan wisata setelah beberapa lama harus vakum karena masa pandemi. Goa Soekarno terpilih menjadi tempat wisata pertama Tim Gerbang Pulau Madura di Sumenep.

Perjalanan panjang menyusuri pantai utara Madura menghabiskan waktu sekitar 3 jam, memang cukup jauh bila dibandingkan melewati jalan pantai selatan. Meskipun jauh tapi pemandangan pantai utara Madura sungguh indah, sepanjang perjalanan kami disuguhi bermacam pantai yang ada di 4 Kabupaten di Madura yang saling terhubung.

harga tiket wisata goa soekarno sumenep


Mulai dari indahnya pantai Tlangoh di Bangkalan hingga pantai Lombang di Sumenep yang bisa teman-teman nikmati saat melewati jalur pantura Madura. Di beberapa titik teman-teman akan melewati perkampungan pinggir pantai, macetnya jalan karena ada pasaran sampai akhirnya tiba di Kabupaten Sumenep.
 

Goa Soekarno Destinasi Wisata Baru di Sumenep

Setelah menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih 3 jam akhirnya tim kami tiba di destinasi wisata pertama yakni Goa Soekarno. Letaknya di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Tempat wisata ini baru dibuka pada tanggal 8 Juni 2019 beberapa bulan sebelum masa pandemi hadir.

Selama berada di Goa Soekarno kami ditemani oleh salah satu pengurusnya. Waktu kami datang cuaca di Sumenep cukup panas, belum masuk ke dalam Goa rasanya sudah hampir tidak kuat menahan cuaca panasnya tapi ternyata saat kami masuk ke dalam Goa yang merupakan salah satu Goa terbesar di Indonesia ini keadaan malah sebaliknya.
 

Udara di dalam Goa lumayan sejuk, semilir angin yang masuk dari celah-celah batu membuat udara serasa dingin dan tidak membuat gerah. Menurut penjelasan dari pengurus Goa kalau saat ini wisatawan yang berkunjung berkurang drastis semua karena efek dari PPKM beberapa waktu lalu.

Jika sebelumnya setiap hari tempat wisata ini menerima ribuan tamu wisata yang datang, tapi sekarang pengunjung yang datang bisa dihitung dengan jari. Meskipun begitu pihak pengelola wisata tetap optimis kalau Goa Soekarno akan kembali dikunjungi oleh ribuan wisatawan baik dari dalam negeri hingga wisatawan luar negeri seperti biasanya.

Fasilitas Goa Soekarno di Sumenep

Keeksotisan stalagtit dan stalagmit semakin diperindah dengan lighting yang memukau ditambah dengan cahaya matahari yang masuk melalui lubang sedang diatap terowongan yang menyoroti seperti lampu panggung. Bagi yang suka foto-foto jangan sampaikan lewatkan menggunakan lorong Goa yang Instagramable.

Setelah lelah berkeliling Goa yang lumayan luas tersebut, pengunjung dan wisatawan yang datang bisa mencoba menikmati makanan dan minuman yang ada di kafe bawah tanah Goa Soekarno. Bukan hanya bisa menikmati sajian makanannya tapi ada juga live musik menemani, asyik kan?
 

Bagi pengunjung yang merokok, pihak pengelola juga sudah menyediakan rongga besar yang dijadikan area khusus untuk pengunjung yang ingin merokok. Agar bau asap tidak sampai terkurung dan mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya. Goa Soekarno buka dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00, goa ini tutup pada hari Jumat.
 

Sejarah Singkat Destinasi Wisata Goa Soekarno di Sumenep

Asal mula dinamakan Goa Soekarno bukan karena Presiden Soekarno yang pernah berkunjung atau menetap di Goa tersebut. Melainkan karena almarhum Soekardi, seorang musafir yang tinggal di goa ini dulunya adalah penggemar berat Presiden Soekarno. Sehingga terdapat banyak sekali foto Soekarno di dalam goa, oleh karena itu mereka menyebutnya dengan Goa Soekarno.
 

Bahkan kalau teman-teman berkesempatan untuk masuk ke dalam Goa ada patung Presiden Soekarno. Selain itu di dekat patung tepatnya di bagian belakang merupakan tempat menetapnya almarhum Soekardi. Tepat di celah Goa yang berukuran agak besar dan ditutupi dengan kain merah sebagai tirai.
 

Lokasi Destinasi Wisata Goa Soekarno di Sumenep

Penasaran ingin datang langsung ke Goa Soekarno? Tenang saja, semua orang bisa sampai ke tempat wisata ini baik dengan menggunakan sepeda motor, mobil maupun bus mini. Kebetulan untuk teman-teman dari luar kota atau dari luar Madura yang ingin ke sana kami sarankan untuk tidak menggunakan bus besar karena akses jalan masuk dari jalan besar ke dalam hanya bisa dilewati kendaraan selain bus besar.

Dari pusat kota Sumenep teman-teman membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk bisa tiba di Goa Soekarno. Bagi wisatawan yang berasal dari luar Kabupaten Sumenep jangan lewatkan untuk menggunakan jalur pantai utara Madura. Dari arah Suramadu tepatnya di Tangkel ambil arah kiri menuju Kota Bangkalan kemudian lanjut ke Arosbaya.

Jika mengambil arah kanan berarti melewati jalur pantai selatan Madura. Jangan kaget biasanya kalau berkunjung di akhir pekan kalian akan bertemu beberapa titik pasaran yang mungkin membuat jalan menjadi macet. Pastikan juga untuk selalu menggunakan Google Maps sebagai penujuk arah.
 

Tiket Masuk dan Parkir Kendaraan Destinasi Wisata Goa Soekarno di Sumenep

Karena pernah dikunjungi ribuan wisatawan per harinya, fasilitas di Goa ini cukup lengkap salah satunya lahan parkir yang luas baik bagi wisatawan yang menggunakan sepeda motor, mobil maupun bus mini. Biaya parkir untuk sepeda motor adalah Rp. 2000 dan untuk mobil maupun mini bus Rp. 5.000 saja.

Lalu, untuk tiket masuk Goa Soekarno per orang dikenakan biaya Rp. 15.000 saja. Harga yang sangat terjangkau untuk bisa masuk ke tempat wisata dengan pemandangan alam yang indah dan cerita sejarah yang mengagumkan. Pecinta Presiden Soekarno rasanya sayang sekali jika melewatkan tempat wisata yang satu ini.
 

Di dalam Goa teman-teman bisa bebas menikmati keindahan Goa, mulai dari ambil foto, rekam video, sampai sekadar duduk-duduk di kafe bawah tanah yang ada di dalam Goa. Tenang saja, buat yang tidak bisa jauh-jauh dari smartphone jaringan internet semua aktivitas kalian di media sosial tetap stabil dengan Smartfren.

Sinyal internet Smartfren selalu stabil dimanapun teman-teman berada, belum lagi yang membuat semakin betah menjadi pengguna Smartfren banyaknya promo dan hadiah yang diberikan. Bulain ini ada Program Mystery Box #OktoBERHADIAH dan untuk bisa ikut programnya teman-teman bisa dowload dulu aplikasi MySmartfren.



Setiap melakukan pembelian paket dan bermain gamenya kalian bisa mendapatkan smartpoin yang diberikan kepada pelanggan dalam bentuk poin yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan beragam pilihan hadiah menarik. Semakin aktif menggunakan Smartfren maka kesempatan untuk menukarkan hadiah semakin besar.

Pihak pengelola Goa sendiri memberikan aturan protokol kesehatan yang ketat bagi semua pengunjung yang mau masuk ke dalam Goa. Mulai dari cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan memastikan pengunjung dan pengelola sudah mendapatkan vaksin. Semua dilakukan demi kebaikan dan kenyamanan bersama di masa pandemi ini.

Jadi, buat teman-teman yang ingin datang ke Goa Soekarno segera atur jadwal bersama sanak saudara, sahabat maupun pasangan. Pastikan untuk selalu berlaku dan berpakaian sopan serta perhatikan kebersihan lingkungan sekitar Goa supaya Goa tetap terjaga keasriannya sampai anak cucu nanti.

Obyek Wisata Pantai Lombang Sumenep

8/14/2021 Add Comment

Kalau bicara destinasi wisata bahari di Sumenep, maka pikiran sebagian besar orang akan langsung tertuju ke pantai Lombang. Ya, pantai ini rasa-rasanya adalah yang paling terkenal di antara pantai-pantai lainnya di Sumenep. Dan sejauh ini adalah yang paling banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun asing.

Jika kita menyebut pantai Lombang, maka mula-mula yang terbersit dalam kepala adalah Pohon Cemara Udang. Pantai ini memang terkenal dengan hamparan cemara udangnya yang menghiasi hampir keseluruhan tepi pantai. Tidak banyak pantai dengan karakter demikian, sehingga pantai Lombang memiliki ciri khas tersendiri.

Ihwal hikayat atau sejarah keberadaan cemara udang tersebut, konon ia berasal dari Tiongkok. Cemara udang termasuk tanaman yang langka. Banyak orang menyebut tanaman ini hanya tumbuh di Tiongkok dan Indonesia. Keberadaannya di Sumenep karena ekspedisi yang dilakukan oleh Jenderal The Ho (Sampo Thai Kam) ke nusantara pada abad ke 15.

Tinggi pohon cemara udang sekitar 4 meteran. Bentuknya tidak lurus ke atas alias membungkuk seperti udang. Karena itulah jenis pohon cemara ini disebut cemara udang.

Letak Lokasi Wisata Pantai Lombang - Indonesia

Secara administratif, pantai Lombang merupakan bagian dari Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dari pusat kota Sumenep jaraknya sekitar 27,8 Km ke arah timur laut. Perjalanan sekitar satu jam-an. Jika ditempuh dari Suramadu, jaraknya sekitar 182 Km. Sekitar 4-5 jam perjalanan dengan mobil pribadi. Berikut adalah alamat Pantai Lombang Sumenep via Google Maps

Destinasi Wisata yang Ditawarkan di Pantai Lombang

Berbeda dengan Wisata Pantai Slopeng, Pantai Lombang memiliki lanskap yang bagus. Bagi penyuka fotografi, ini merupakan satu keunikan tersendiri. Bibir pantai yang ditumbuhi cemara udang membuat pantai ini terlihat eksotis. Selain itu, pasir halus berwarna putih yang terhampar juga menambah kecantikan pantai ini.

Cemara udang yang rimbun sangat cocok dengan karkater suhu yang panas di tepi pantai. TreTan bisa berteduh di bawahnya sambil menikmati keindahan pantai saat matahari sudah berada di atas kepala. Di bawah rimbun cemara tersebut juga sudah dibangun gazebo dan kursi permanen yang bisa diduduki untuk bersantai. Bisa juga TreTan membawa alas sendiri dari rumah, terutama jika berwisata bersama keluarga besar.

Jika matahari sedang tidak terik, kegiatan yang cukup menarik dilakukan adalah mandi di laut dan bermain pasir di pantai. Sebagian besar waisatawan melakukan itu karena di pantai Lombang airnya jernih dan pantainya berpasir halus, sehingga tidak perlu takut kena karang.


Destinasi Pantai Lombang - Indonesia (lulusandika.blogspot.com)


Wisatawan juga bisa menikmati destinasi laut dengan menyewa perahu yang disediakan oleh para nelayan setempat. TreTan akan melihat pemandangan indah cemara udang dari permukaan laut. Juga, selfie dari atas perahu dengan backgraound jejeran cemara udang.


Jika tidak tertarik bermain air, TreTan bisa menikmati wisata menunggang kuda. Di situ ada beberapa warga yang menyediakan jasa tunggangan kuda. Dengan membayar tarif tertentu, TreTan sudah bisa menikmati sensasi menunggang kuda ala prajurit zaman kuno.

Oya, bagi TreTan yang menggemari tanaman bonsai, tak salah kiranya jika menyiapkan duit yang banyak untuk berburu bonsai-bonsai cantik di sekitar pantai Lombang. Warga daerah tersebut banyak yang merawat cemara udang menjadi bonsai dan dijual kepada wisatawan yang berkunjung ke sana. Harganya variatif, mulai yang nilainya ratusan hingga jutaan.

Tips Berwisata ke Pantai Lombang - Madura - Jawa Timur

Beberapa tips yang bisa kami bagikan kepada TreTan jika ingin berkunjung ke pantai Lombang adalah sebagai berikut:

1. Siapkan peralatan wisata ke pantai, semisal sunblock, alat perekam, dan kebutuhan lainnya. Sunblock dibuthkan untuk melindungi kulit TreTan dari cahaya matahari.

2. Bagi wisatawan luar Madura, sebaiknya menyewa kendaraan khusus. Selain lebih praktis, angkutan umum ke pantai Lombang belum banyak. Jika tidak membawa kendaraan dari rumah, TreTan bisa menyewa di Sumenep Kota. Di situ sudah banyak jasa rental mobil.

3. Jika mau bermalam di pantai, sebaiknya bawa tenda dari rumah. Di situ belum ada penginapan yang dikomersialkan seara umum. Memang tersedia rumah-rumah dari kayu di sekitar pantai, tapi itu biasanya diperuntukkan bagi wisatawan eksklusif atau wisatawan untuk program pemerintah daerah.

4. Jangan khawatir kelaparan. Di situ sudah banyak orang berjualan. Tinggal bawa banyak duit.

5. Bagi TreTan yang baru selesai mandi di laut, di situ sudah disediakan kamar mandi dengan air tawar. Dengan uang Rp. 2.000, TreTan sudah bisa mandi dengan nyaman.

6. Jangan lupa, untuk masuk ke kawasan pantai Lombang, TreTan diharuskan membayar karcis masuk sebesar Rp. 5.000,-.

Tertarik untuk berlibur di wisata pantai Lombang Sumenep? Jangan lupa untuk berwisata tanpa merusak alam.

Obyek Wisata Instagramable di Gua Soekarno - Sumenep

6/07/2019 Add Comment
Semakin terbukti kalau Madura memiliki banyak sekali destinasi wisata alam yang cocok untuk disinggahi. Salah satu objek wisata di, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, adalah Gua Soekarno. Letaknya di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. Jaraknya hanya sekitar 40-45 menit dari pusat kota Sumenep.

 

Berbagai Fasilitas Menarik Wisata Gua Soekarno

Bila berwisata di sana dijamin bakal membius teman-teman. Gua Soekarno merupakan gua alami yang selama ini terbengkalai, kini menjadi objek wisata cantik tanpa mengurangi kealamian gua. Wisatawan yang datang akan diajak masuk ke lorong kecil sebelum akhirnya tembus ke ruangan gua pertama yang sangat luas dengan lubang di bagian atas yang membuat ruangan lebih terang.

Gua ini terbilang sangat luas, sekitar 3.000 meter persegi. Jelajahi pelan-pelan, nikmati keindahan yang pasti membuat tangan ingin menjepretkan kamera. Setiap ruangan dihubungan dengan lorong-lorong kecil. Stalagmit dan stalagtitnya masih terjaga. Beberapa lubang di atap gua membuat ruangan terang, dan pada jam tertentu sinar matahari menerobos membuat pemandangan kian mempesona.

Fasilitas umum yang bisa teman-teman temui di sekitar Gua Soekarno seperti kamar mandi umum, Musholla, spot untuk selfie dan yang paling menarik di dalam Gua terdapat sebuah kafe. Kafe yang berada di dalam Gua buka dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam, keunikan dari Gua Soekarno menjadi daya tarik bagi para pengunjung kafe.


Syaiful Anwar pengelola Gua Soekarno bercerita bahwa, dulu gua tersebut pernah jadi rumah sepasang suami isteri pengagum presiden pertama Indonesia, Soekarno. Namun, setelah suami isteri meninggal, guanya kosong. Akhirnya kamu lakukan pembenahan supaya layak menjadi objek wisata dan bisa membantu mensejahterakan masyarakat sekitar.

Baca juga: Obyek Wisata Gua Kuning - Kangean

Banyak poster-poster Soekarno yang bisa teman-teman temukan saat memasuki Gua Soekarno ini. Salah satu ruang di dalam Gua  akan dibangun perpustakaan yang nantinya bisa digunakan sebagai salah satu sarana edukasi untuk pengunjung dan anak-anak sekitar. Di areal luar gua yang luasnya sekitar 2.000 meter persegi, dibangun lapangan parkir dan tempat di mana penduduk sekitar bisa ikut membuka kios makanan dan suvenir.

Spot Instragamable yang menarik di Gua Soekarno - Sumenep

Sebagai tambahan informasi untuk teman-teman, Gua Soekarno ini akan menggelar soft launching hari sabtu 8 Juni 2019 besok. Jadi, bagi teman-teman yang berada di Sumenep maupun teman-teman yang akan pergi ke Sumenep  jangan lupa untuk menyempatkan waktu datang berkunjung ke Gua Soekarno.


Satu info lagi yang tidak kalah penting, Obyek wisata ini banyak memiliki spot instagramable siap menjadi objek foto terindah untuk teman-teman unggah di media sosial masing-masing bahkan bisa juga untuk foto prawedding disana dengan memanfaatkan berbagai sudut gua yang cukup menarik.

Seperti biasa kami berpesan untuk tetap jaga kebersihan dan kesopanan selama berwisata. Mari bersama menikmati sekaligus menjaga salah satu wisata alam, supaya Gua Soekarno juga bisa dinikmati oleh generasi selanjutnya.

Selamat berwisata.

Obyek Wisata Pantai Sapo'ong Desa Pajanangger Kangean

9/13/2018 Add Comment
Kabupaten Sumenep terdiri dari beberapa gugusan kepulauan yang diam-diam menyimpan pemandangan alam yang indah dan masih asri. Tak hanya pemandangan Alam, disitu juga terdapat berbagai potensi seperti Budaya, Kuliner dan lain sebagainya yang cukup membuat mata terpesona memandangnya serta sangat pas untuk diabadikan melalui kamera.



Salah satu Wisata Alam yang ada di Pulau Kangean adalah Pantai dan namanya adalah Pantai Teluk Sapo'ong yang terletak di Desa Pajanangger. Pantai Sapo'ong sendiri tidak terlalu lama dikenal dan sekarang telah disulap menjadi tempat wisata yang begitu menarik dan patut dimasukkan dalam agenda wisata teman teman yang kebetulan berkunjung ke Pulau Kangean.

Bagi teman-teman yang akan pergi ke Pantai Sapoong kalian akan disuguhi dengan pemandangan alam yang cukup indah, pasir pantainya putih, air laut yang cukup jernih serta pepohonan yang tumbuh rindang di sekitar pantai. Destinasi wisata yang bisa dijadikan pilihan saat berkunjung ke Pulau Kangean.

Untuk bisa masuk ke dalam pantai teman-teman cukup membayar karcis masuk sekitar Rp. 5.000,- saja sudah bisa menikmati indahnya Pantai Sapo'ong dan berbagai fasilitas lainnya dan yang tidak kalah menarik adalah tersedianya Perahu Motor / Kapal Boat yang siap mengantar para pengunjung berkeliling disekitar Pantai Sapo'ong dengan hanya membayar Rp.10.000,- / orang.

Kapal Boat yang berjumlah kurang lebih 5 buah

Di sana juga sudah ada beberapa fasilitas umum yang menunjang seperti tempat duduk di sekitar pantai, ada rumah pohon, bangunan yang terbuat dari kayu yang letaknya di pinggir pantai, jembatan dari kayu sehingga teman-teman bisa lebih dekat ke tengah pantai, toilet umum, musholla serta warung makan.

Musholla

Sapo’ong mempunyai keunikan tersendiri di antaranya hamparan pasir putih, tebaran pohon cemara udang dengan manjanya melambai dan berderu laksana paduan suara lebah apabila sedang tertiup angin, juga pohon santegi yang sekarang merupakan pohon langka

Wisata Pantai Telok Sapo'ong yang dikelola pihak Desa Pajanangger bersama POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) setempat kini menjadi destinasi wisata baru untuk wisatawan lokal di Kepulauan Kangean. Wisata Pantai Teluk Sapoong ini cukup menjanjikan dan bisa menjadi sumber penghasilan untuk Desa. Dengan di bukanya Wisata Sapo’ong bisa membuka pemberdayaan masyarakat sekitar, sehingga nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pantai Teluk Sapo'ong

Desa yang lain di Kepulauan Kangean juga harus terus membenahi diri dan mengembangkan potensi yang ada untuk kemajuan desa. Selama empat hari berada di Pulau Kangean, admin Gerbang Pulau Madura sudah menjelajahi beberapa tempat wisata di sana. Dan memang betul kalau Pulau Kangen menyimpan potensi alam yang indah untuk dikunjungi.

Obyek Wisata Gua Kuning di Kepulauan Kangean - Sumenep

3/25/2018 Add Comment
Wisata alam di Pulau Madura seakan tidak ada habisnya untuk disinggahi para wisatawan. Setelah beberapa waktu yang lalu Madura sempat heboh dengan membludaknya wisatawan yang ingin berkunjung ke Bukit Putih Jaddih dan Bukit Pelalangan Arosbaya sekarang ada tempat wisata alam baru yang siap untuk dikunjungi wisatawan.

Namanya Gua Koneng atau dalam Bahasa Indonesia berarti Gua Kuning. Wisata alam Gua Kuning ini terletak di Dusun Nyamplo Ondung desa Kalikatak Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean Sumenep. Jarak Gua Koneng dari Arjasa yakni kurang lebih sekitar 5 km sehingga sangat nyaman dan dekat untuk liburan keluarga pada saat berwisata ke kepulauan Kangean.

Wisata Gua Kuning merupakan salah satu Gua yang berada di Kepulauan Kangean yang memiliki keindahan dan ciri khas di dalamnya. Gua ini terdapat batu bintang dan beberapa Jalan kecil jalan rahasia untuk bisa keluar di Gua tersebut, dulu Gua ini sebagai tempat semedi atau persembuyian masyarakat kangean dari penjajah.
Di dalam Goa Koneng ini teman-teman bisa melihat beragam stalaktit dan stalagmit yang berukuran besar maupun yang berukuran kecil, bentuknya juga banyak yang unik. Selain itu ada yang berbentuk seperti sebuah penjara namun jarak antara pilarnya tidak rapat sehingga bisa dimasuki. Sebagai perhatian teman-teman harus berhati-hati jika masuk ke dalam goa ini, karena ada sebagian rutenya yang berupa turunan, dan ada juga beberapa lubang yang meski tidak besar namun di pastikan cukup dalam.

Sekarang Gua Kuning sudah indah dan terdapat beberapa spot indah untuk foto yang kekinian untuk dinikmati. Potensi pariwisata Kangean tidak hanya wisata bahari, wisata alam dan Gua juga sangat indah. Seperti yang teman-teman ketahui kalau Pulau Kangean ini terkenal sekali dengan wisata lautnya yang sangat indah dan eksotis.

Tarif Karcis Masuk ke Wisata Gua Kuning


Siapa sangka kalau di Kangean ada juga wisata alam yang indah seperti Gua Koneng ini. Tarif masuk ke wisata alam Gua Koneng ini adalah Rp. 3.000 per orangnya. Disana sudah disediakan fasilitas umum seperti toilet karena Gua Koneng sudah dikelola resmi oleh pengurus desa setempat. Gua Kuning juga sering didatangi para wisatawan muda dari kelompok pecinta alam.


Jadi, kapan teman-teman akan berwisata ke Gua Kuning di Kepulauan Kangean ini?. Pastikan untuk selalu berhati-hati ya. Agar perjalanan lebih seru lagi jangan lupa ajak teman dan keluarga berwisata ke Gua Kuning ini. Jika tidak ingin repot mengurus segala kebutuhan dan transportasi menuju Gua Kuning teman-teman bisa menghubungi salah satu Tour Travel kami yakni Polo Great. Selamat jalan-jalan.

Obyek Wisata Pantai Kahuripan di Pulau Gili Genting - Sumenep

4/18/2017 Add Comment
Kabupaten Sumenep memang tidak diragukan lagi keragaman wisata alamnya, salah satunya ada banyak pilihan pantai indah yang bisa menjadi rujukan untuk berwisata. Kali ini Tim Gerbang Pulau Madura akan memperkenalkan salah satu pantai yang masih bisa dibilang cukup alami di Kabupaten Sumenep namanya Pantai Kahuripan.

Mungkin bagi sebagian orang dan para travelling nama Pantai Kahuripan belum begitu dikenal. Ya, pantai indah ini memang masih jarang diketahui oleh banyak orang. Walau begitu keindahan sebuah pantai, akan dirasakan ketika dikunjungi dan dinikmati lokasi dimana pantai berada. Dibanding pantai yang ada di Sumenep, seperti Pantai Slopeng dan Pantai Lombang.

Pantai Kahuripan - Pulau Gili Genting

Pantai Kahuripan jauh lebih alami, dan bahkan hampir tidak terjamah sebagai kegiatan wisata, kecuali masyarakat setempat untuk sekedar jalan-jalan menikmati alam laut itu. Siapapun yang berkunjung ketempat ini akan disuguhi dengan bebatuan yang unik di bibir pantai, hamparan pasir yang putih dan kesejukan alamnya serta terdapat kuburan zaman penjajahan Belanda, sehingga menarik untuk berfoto selfie, dan melepas kepenatan dari aktifitas sehari-hari.

LOKASI PANTAI KAHURIPAN


Pantai Kahuripan ini terletak di Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep. Bagi teman-teman yang ingin berlibur untuk menikmati keindahan alam Pantai Kahuripan, dapat ditempuh dari Pelabuhan Tanjung, Saronggi, Sumenep. Dari pelabuhan rakyat ini akan dibawa oleh perahu layar motor dengan jarak tempuh 45 menit dalam kondisi cuaca normal.

Tarif perahu juga sangat terjangkau, bila teman-teman ikut yang reguler hanya cukup membayar sewa sebesar Rp. 10.000 per orang sekali berlayar. Ada dua pelabuhan rakyat di pulau yang terletak di sebelah tenggara Pulau Madura ini, yakni Pelabuhan Aeng Anyar dan Pelabuhan Bringsang, Giligenting.


Jika teman-teman memilih turun di Pelabuhan Aeng Anyar, teman-teman sudah ditunggu oleh paguyuban ojek yang siap mengantar ke Pantai Kahuripan tersebut. Jasa ojek hanya kisaran Rp. 20.000. Namun, bila perahu kebetulan merapat di Pelabuhan Bringsang, kalian bisa mencari motor pada warga setempat. Teman-teman juga akan diantar ke Pantai Kahuripan, mudah bukan?.

Wisata Pulau Gili Genting - Pantai Kahuripan

Para nelayan di Pantai Kahuripan ini senang bila ada pengunjung. Harapannya, semoga ada yang menyewa perahunya bila ingin berkeliling di pantai tersebut. Mereka mematok harga Rp. 50.000 dengan kapasitas perahu antara 10 sampai 15 orang.

Konon kabarnya disana terdapat sebuah  gua dan  lorong gua tersebut bila ditelusuri akan akan menuju ke gua Tanjung Seronggi, yaitu gua yang menghubungkan antara kedua wilayah tersebut. Dengan kata lain lorong gua tersebut melintas dibawah laut kedua wilayah. Bagaimana, teman-teman penasaran bukan?.

Ayo, segera agendakan waktu untuk berkunjung ke Obyek Wisata Pantai Kahuripan ini.


VIDEO WISATA PULAU GILI GENTING - SUMENEP



Wisata Pantai Sembilan di Pulau Gili Genting - Sumenep

12/08/2016 Add Comment
Kepulauan yang berada dalam wilayah Kabupaten Sumenep selalu berhasil membuat para wisatawan berdecak kagum melihat keindahannya. Setelah beberapa tahun terakhir Pantai Pulau Gili Labak menjadi perhatian hampir semua masyarakat Indonesia sekarang teman-teman akan kembali dibuat terkejut dengan salah satu pulau yang lainnya.

Pulau Gili Genting termasuk dalam daftar kepulauan yang ada di Sumenep, lalu ada apa saja di Pulau Gili Genting ini ?. Buat teman-teman yang suka sekali dengan pantai dan ingin berwisata ke pantai yang memiliki panorama sangat indah kalian harus datang ke Pantai Sembilan yang ada di Pulau Gili Genting Kabupaten Sumenep.


Pantai Sembilan terletak di Desa Bringsang Kecamatan Kepulauan Gili Genting Kabupaten Sumenep. Untuk bisa sampai di Gili Genting teman-teman harus menyeberang dari pelabuhan Saronggi dengan menggunakan perahu layar bermotor. Bagi kalian yang baru pertama kali menyeberang ke Gili Genting jangan khawatir karena perahu motor ini aman digunakan.

Perjalanan menyeberangi laut akan ditempuh waktu sekitar 45 menit dari Pelabuhan Saronggi. Selain itu biaya menyeberang menggunakan motor cukup terjangkau yakni Rp. 10.000,- per orangnya. Di atas perahu kita juga bisa menikmati keindahan laut yang mengelilingi Kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep. Perahu motor yang menyeberang menuju Gili Genting juga selalu ada setiap harinya dari pagi sampai sore hari.

Pantai Sembilan, Surga Tersembunyi di Gili Genting 


Laut yang biru, air pantai yang bening, pasirnya yang putih dengan hembusan angin sepoi-sepoi merupakan paduan yang sangat pas bagi teman-teman yang memimpikan liburan dengan suasana tenang. Panorama keindahan pantai Sembilan bukan hanya bisa kalian nikmati dari atas saja lho, tapi teman-teman bisa terjun langsung menikmati pantai dari bawah.

Ayunan menikmati di Pulau Gili Genting

Sebagai catatan saja, bahwa panorama bawah pantai Sembilan berbeda dengan yang ada di Gili Labak. Apa yang membedakan ? di pantai Sembilan ini jarang ditumbuhi oleh terumbu karang bahkan hampir tidak ada. Jadi, selama melakukan snorkeling teman-teman tidak perlu takut menginjak terumbu karang maupun terluka.
Lalu, kenapa disebut dengan Pantai Sembilan ? Jika dilihat dari atas ketinggian pinggiran pantai ini akan membentuk angka sembilan. Namanya yang unik memudahkan kita untuk mengingatnya, selain panorama keindahan yang ada disana.

Berbicara tentang panorama alam yang ada di sekitar Pantai Sembilan juga tidak kalah mengagumkan. Pohon yang rindang dan masih terbilang sangat asri, banyak orang yang bilang kalau Pantai Sembilan ini Hawainya Sumenep. Bisa dipastikan disana teman-teman akan merasa sangat nyaman dan ingin kembali lagi.

Tempat berteduh di Pantai Sembilan - Gili Genting

Untuk fasilitas umum yang ada di Pantai Sembilan sampai saat ini masih belum tersedia Home Stay maupun penginapan untuk wisatawan. Jadi, jika ingin berlibur ke Pantai Sembilan tidak disarankan untuk bermalam disana kecuali teman-teman membawa tenda untuk didirikan di sekitar pantai bersama keluarga maupun sahabat.

LETAK PANTAI SEMBILAN DI PULAU GILI GENTING


Mungkin teman teman banyak yang bertanya seputar lokasi atau letak Pantai Sembilan ini, seperti judul diatas bahwa pantai ini terletak di Kabupaten Sumenep dan untuk bisa mencapai kesana bisa sewa mobil Surabaya silahkan transit dulu di Pelabuhan Tanjung menggunakan transportasi perahu karna jaraknya yang cukup dekat dengan Gili Genting dan hanya membutuhkan waktu tidak sampai 1 jam saja.

Lalu, apalagi yang bisa kami ceritakan untuk teman-teman kecuali saran agar kalian segera luangkan waktu untuk langsung datang ke Wisata Pantai Sembilan. Pastikan juga kalau rencana liburan kalian sudah terisi jadwal mengunjungi Pantai Sembilan ya. Selamat berlibur dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan kesopanan selama berlibur.

VIDEO WISATA PULAU GILI GENTING - SUMENEP


INFO TRAVEL GUIDE PULAU GILI GENTING

087850035899 via WhatsApp | MaduraIndahWisata@gmail.com

Info dan Tips Seputar Wisata Pulau Gili Labak - Madura

1/10/2016 9 Comments
Malam tahun baru merupakan malam yang paling ditunggu – tunggu oleh kebanyakan orang. Biasanya tahun baru dihabiskan untuk berlibur bersama keluarga, teman juga kerabat. Banyak objek wisata yang mempersiapkan tempat wisata mereka untuk menyambut kedatangan para wisatawan. Tak terkecuali dengan Pulau Madura, liburan kali ini tim Gerbang Pulau Madura memilih destinasi Gili Labak untuk menghabiskan malam tahun baru dan memantau arus liburan disana.

Gili Labak merupakan pulau kecil yang menyimpan surga tersembunyi di dalamnya. Termasuk dalam kumpulan gili yang berada di kepulauan Sumenep selain Gili Iyang dan Pulau kecil lainnya. Kita berangkat menuju Gili Labak di pagi hari dengan menggunakan bus umum yang sudah tersedia. Pukul 6 pagi kita start dari Tangkel pertigaan Suramadu antara Bangkalan dan Sampang.

Sunset di Pulau Gili Labak - Kabupaten Sumenep - Madura

Dengan bus umum ini perjalanan bisa kita lalui selama sekitar 3,5 jam jika tidak sedang macet. Melewati 4 kabupaten di Madura sambil menikmati pemandangan alam yang indah juga sejuk, sesekali kita akan melewati pusat kota dari keempat kabupaten. Akses jalan yang bagus dan arus perjalanan yang tidak macet membut lancar perjalanan kita waktu itu.

Setelah sampai di Terminal Sumenep perjalanan kembali dilanjutkan menuju Pelabuhan Kalianget yang berjarak sekitar 5 Km dari terminal menggunakan angkutan umum. Liburan tim PulauMadura kali ini bekerjasama dengan sebuah komunitas anak muda Sumenep yang peduli pada pariwisata lokal, yakni TOLOS (Traveller Explore Local Sumenep)

TOLOS Sumenep

Bagi teman – teman yang ingin ke Pantai Gili Labak dan berasal dari luar Madura, bisa langsung menuju terminal Bungurasih Surabaya. Dari sana teman – teman bisa ikut bus Patas atau Akas untuk ke terminal Sumenep jadi sudah tidak perlu repot lagi. Kemudian kembali melnajutkan perjalanan menuju Pelabuhan Kalianget.

Pelabuhan Kalianget ternyata bukan satu – satunya akses untuk menyeberang ke Gili Labak, karena arus penyeberangan yang lumayan padat pada liburan tahun baru kemarin. Kita pun memilih menyeberang melalui pelabuhan Gersik Putih yang terletak di Kalianget Barat atau berjarak sekitar 2 Km dari pelabuhan Kalianget.

Bersama Komunitas TOLOS ada sekitar 100 peserta menyeberang menuju Gili Labak, dua perahu besar sudah disediakan oleh panitia. Lalu perjalanan menyeberangi laut pun kita mulai, menghabiskan waktu di atas perahu selama 2,5 jam menyeberang laut. Kebetulan pada waktu itu tidak ada ombak, air laut cukup tenang hanya saja angin yang bertiup sedikit kencang. Mengisi waktu luang sambil bernyanyi, mengobrol, naik ke atas perahu sambil melihat pemandangan dan ada juga yang menghabiskan waktu dengan beristirahat.

Antusias para peserta dan wisatawan lainnya semakin menjadi ketika perahu mendarat di Gili Labak, surga tersembunyi di Pulau Madura. Menurut pantauan aparat keamanan setempat diperkiran sudah ada sekitar 2500 wisatawan yang datang berlibur di Gili Labak selama masa liburan tahun baru kali ini. Tidak terbayangkan begitu ramainya pulau kecil ini, para wisatawan yang datang terpikat akan keindahan pantai Gili Labak yang begitu mempesona.

Turun dari perahu kemudian menjejakkan kaki di atas hamparan pasir putih pantai Gili Labak, menikmati beningnya air laut yang menembus alam bawah lautnya, sepoi angin yang ramah menambha rasa nyaman kita untuk pertama kalinya. Momen – momen hadirnya senja juga tidak kita lewati begitu saja, tidak berapa lama setelah sampai disini kita langsung disajikan senja yang begitu eksotis menghiasi langit Gili Labak menjelang malam.

Banyak wisatawan yang langsung bermain air di tepi pantai, berselfie, mendirikan tenda untuk bermalam, membuat api unggun, bermain bola voli dan kegiatan seru lainnya. Setiap sudut di pulau ini dipenuhi para wisatawan yang siap menghabiskan malam tahun baru dengan berkumpul bersama dan pesta kembang api.

Di Gili Labak sendiri sudah banyak fasilitas – fasilitas umum yang dibangun, seperti penginapan, kamar mandi, musholla, toko ataupun warung makanan minuman dan gazebo untuk duduk bersantai. Acara malam tahun baru dipersiapkan dengan begitu semarak oleh komunitas TOLOS ini, ada live music, pelepasan Lampion dan malam puncaknya yakni pesta kembang api.

Untuk jaringan sinyal di Gili Labak teman – teman tidak perlu khawatir akan kehabisan sinyal terutama bagi kalian pengguna Telkomsel. Walaupun berada di pulau yang sedikit terpencil teman – teman masih bisa berinteraksi dengan media sosial masing – masing. Apalagi seperti kita Tim PulauMadura yang setiap menitnya mengabarkan langsung keadaan di Gili Labak di media sosial.

Berikut adalah Info dan Tips Seputar Wisata di Pulau Gili Labak


1. Pilihan tempat penginapan di Pulau Gili Labak berupa rumah warga setempat yang disulap menjadi penginapan mendadak. Biasanya hanya beralaskan tikar atau karpet, ada juga yang memilih untuk tidur di gazebo sekitar pantai yang terbuat dari dipan kayu dan bambu. Jangan lupa membawa selimut dan matras supaya teman – teman semakin merasa nyaman bermalam disana.

Penginapan di Pulau Gili Labak


2. Air di Gili Labak ini asin jadi teman – teman jangan heran ketika hendak mandi, air untuk bilasannya terasa asin. Tapi disana juga sudah dijual air tawar per galonnya seharga Rp. 10.000.

Toilet Gili Labak


3. Listrik di Gili Labak hanya menyala pada malam hari saja itupun dengan bantuan mesin diesel. Sangat disarankan untuk membawa senter, head lamp, dan alat penerangan lainnya.

4. Bagi teman – teman yang tidak ingin kehilangan koneksi dengan media sosial juga internet selama di Gili Labak, harap untuk membawa colokan dan tentunya Power Bank yang sudah berdaya full.

5. Persewaan alat Snorkeling juga sudah tersedia disana sekitar Rp. 25.000, teman – teman juga bisa membawa kamera underwater untuk bisa mengabadikan keindahan biota bawah laut Gili Labak. Jangan lupa juga membawa pakaian renang yang aman karena terumbu karang disana tajam khawatir bisa melukai teman – teman ketika sedang Snorkeling ataupun Diving.

6. Catatan penting ketika sedang melakukan snorkeling atau diving agar berenang tidak terlalu dekat dengan terumbu karang. Masih banyak terumbu karang yang berusia muda sehingga dikhawatirkan terinjak dan membuat terumbu karang yang baru tumbuh tersebut patah. Selain itu tetap jaga keseimbangan tubuh agar TIDAK PANIK, karena ketika kita panik kaki bisa saja tergores karang atau tertusuk bulu babi / landak laut. Jika ketika sedang berada di dalam air teman - teman ingin berdiri harap mencari tempat yang kosong yang tidak ditumbuhi terumbu karang.

7. Bagi teman – teman yang tidak menggunakan jasa travel ketika berlibur di Gili Labak bisa mendaftar sendiri biaya serta harga persewaan perahu yang harus dibayar. Menurut pantauan tim PulauMadura, tarif ongkos bus umum dari Bungurasih Surabaya menuju Terminal Arya Wiraraja Sumenep bervariasi, teman – teman dari luar Madura bisa ikut bus umum seperti Akas ataupun Patas dengan tarif sekitar Rp. 70.000.

8. Di Gili Labak sudah ada warung yang menyediakan berbagai jenis kebutuhan seperi makanan dan minuman. Walaupun jumlah warung yang ada disana hanya tiga tapi cukup untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan yang berkunjung. Teman - teman juga bisa membawa kebutuhan lainnya yang dirasa perlu untuk jaga - jaga saja khawatir tidak dijual di warung sana.

Warung Kebutuhan di Pulau Gili Labak

Lalu bagi teman – teman yang berasal dari luar Kabupaten Sumenep tapi berada dalam wilayah Madura, jika dari Bangkalan atau pertigaan Tangkel naik bus umum membayar ongkos sebesar Rp. 30.000 sampai ke terminal Sumenep. Setelah tiba di Sumenep melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Kalianget menggunakan angkutan umum dengan tarif ongkos sekitar Rp. 10.000.

Tarif sewa perahu untuk dapat menyeberang ke Gili Labak juga bervariasi tergantung banyaknya penumpang, semakin banyak penumpang maka tarif sewa bisa semakin murah.Teman – teman tidak perlu bingung lagi untuk bisa berwisata ke Gili Labak karena sekarang sudah banyak jasa Tour Travel yang bisa teman – teman sewa. Paket Lengkap mulai dari Surabaya. sudah termasuk (Transport PP Surabaya-Sumenep dengan menggunakan minibus Full AC & Entertain, Sewa Perahu Motor, Peralatan Snorkeling, Makan, Snack, Coffee break, Tour Guide+Instruktur Snorkeling, Dokumentasi profesional Underwater).

Itulah beberapa Info dan Tips sebelum teman teman para pelancong maupun backpaker datang untuk wisata ke Pulau Gili Labak di Kabupaten Sumenep - Madura. Jadi, pilihan ada di teman – teman mau pilih berlibur menggunakan jasa tour travel atau tidak. Selamat berlibur, selamat menikmati indahnya Gili Labak jaga bersama kelestarian dan kebersihan Gili Labak.

VIDEO LIPUTAN PANTAI PULAU GILI LABAK


Obyek Wisata Bukit Tinggi Daramista di Kabupaten Sumenep

1/02/2016 2 Comments
Setelah beberapa waktu yang lalu Pulau Madura menjadi pusat perhatian dengan adanya Bukit Pelalangan Arosbaya dan Bukit Kapur Jaddih. Sekarang kembali kita akan disuguhi indahnya pemandangan bukit yang terletak di Kabupaten Sumenep. Sebuah bukit yang syarat sekali dengan nuansa alam dan sangat udaranya yang sangat sejuk.


Bukit Tinggi Daramista merupakan salah satu objek wisata alam yang bisa dikatakan masih baru di Kabupaten Sumenep. Berada di sebuah desa bernama desa Daramista, untuk bisa sampai disana kita harus menempuh perjalanan selama 30 menit dari pusat kota Sumenep. Meskipun baru diresmikan pada bulan september lalu dan masih dalam tahap proses penyelesaian bukit ini sudah mampu menarik banyak sekali pengunjung.

Bagi teman – teman yang berencana untuk pergi kesana tranportasi yang bisa digunakan sementara ini masih sepeda motor saja. Akses jalan menuju bukit ini menanjak dan berbatu, selain itu akan ada beberapa tikungan yang harus dilewati. Bila malam tiba akses jalan kesana masih gelap karena kurangnya fasilitas penerangan.

Bukit Tinggi Daramista di Malam hari

Walaupun begitu, hal tersebut tidak menyurutkan langkah pengunjung untuk bisa sampai ke atas bukit. Selama perjalanan menuju bukit kita bisa menikmati pemandangan yang luar biasa menakjubkan. Dari puncak Bukit Tinggi Daramista ini kita bisa dengan langsung melihat kota Sumenep yang begitu indah dan luas.

Setelah tiba di puncak bukit kita akan melewati pos penjaga keamanan disana kita bisa menitipkan sepeda motor dengan membayar biaya 2 ribu. Tidak perlu khawatir, pengamanan di sekitar bukit cukup aman untuk kita tinggalkan. Bukit Tinggi Daramista ini merupakan objek wisata alam yang dikelola sangat profesional oleh pemerintah setempat.

Wisata Bukit Tinggi Daramista - Lenteng - Sumenep

Terbukti dengan adanya proses penggarapan fasilitas yang ada di bukit. Di Bukit Tinggi Daramista ini sudah ada beberapa gubuk kecil dari bambu yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai menikmati pemandangan bukit bersama keluarga juga teman. Ada jalan setapak yang sengaja dibuat untuk bisa dilewati pengunjung karena bentuk bukit yang bertingkat.

Disekitar gubuk kecil ada sebuh kolam ikan yang masih bernuansa bambu dan cukup menarik perhatian pengunjung. Dari puncak bukit kita juga bisa menikmati senja sore, banyak pengunjung yang memang sengaja datang ke bukit menjelang sore berakhir agar tidak ketinggalan senja yang sangat indah.

Ada banyak sekali spot yang bagus untuk bisa teman – teman jadikan tempat hunting fotografi bersama ataupun selfie. Bagi yang suka sekali memotret bukit ini adalah pilihan yang sangat tepat untuk dikunjungi. Rasanya sekali saja tidak cukup untuk berkunjung kesana, pemandangan yang sangat indah dan sejuknya udara dari atas bukit mampu membuat kita rindu untuk berkunjung kembali.

Selain memiliki pemandangan yang sangat indah Bukit Tinggi Daramista ini juga bisa dikatakan bukit romantis. Ketika malam datang di sekitar bukit ada rangkain lampu kecil berwarna – warni yang digantung di pohon. Banyak pasangan muda mudi yang berkunjung ke bukit untuk menikmati romantisnya Bukit Tinggi Daramista di malam hari.

Di atas puncak bukit juga telah disediakan sebuah warung kecil yang berjualan makanan, minuman dan kebutuhan lainnya. Untuk jaringan sinyal dan koneksi internet teman – teman tidak perlu khawatir karena jangkauannya cukup baik. Jadi, setelah memotret atau selfie kita bisa langsung upload di media sosial.


Ketika berkunjung ke Bukit Tinggi Daramista ada beberapa catatan saran yang sudah kita rangkum khusus untuk teman – teman.

1. Pastikan sepeda motor yang kita gunakan ke bukit dalam kondisi bagus, terutama ban sepeda motor karena akses jalannya yang masih berbatu.

2. Bagi teman – teman perempuan kita sarankan untuk tidak menggunaka heels karena bukit yang masih mengalami proses penyelesaian.

3. Jika berkunjung ke bukit di malam hari diharapkan untuk tidak sendirian agar lebih aman saja.

4. Jaga barang bawaan terutama barang berharga teman – teman selama disana karena banyak pengunjung yang datang.

5. Jika ingin selfie atau memotret kita sarankan untuk tidak melakukannya di spot yang berbahaya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan

Selamat berlibur dan selamat menikmati indah dan mempesonanya bukit romantis di desa Daramista ini. Tetap jaga kelestarian dan kesopanan kita selama ada di Obyek Wisata Bukit Tinggi Daramista agar selalu terjaga keindahannya sampai seterusnya.

VIDEO WAWANCARA PENGELOLA WISATA BUKIT TINGGI



Wisata Pulau Gili Iyang bareng Blogger Jawa Timur dan Disbudpar Sumenep

12/21/2015 1 Comment
Mendapatkan kesempatan untuk kembali mengeksplor keindahan panorama Pulau Gili Iyang merupakan suatu kesempatan yang tidak boleh disia - siakan. Ketika Tim PulauMadura dan beberapa rekan Blogger dari Komunitas Blogger Madura (Plat-M.com) dan Blogger Jawa Timur dipilih dan dipercaya oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Sumenep untuk menyusuri salah satu Pulau kecil atau Gili yang termasuk dalam barisan kepulauan Kabupaten Sumenep.

Sudah tidak asing lagi kalau Pulau Madura juga memiliki banyak sekali pulau – pulau kecil atau yang juga dikenal dengan sebutan Gili yang keindahannya tidak kalah dengan Gili yang ada di daerah Lombok sana. Walapun masih belum begitu terkenal seperti Wisata Pantai Pulau Gili Labak namun Gili Iyang memiliki panorama bawah laut yang juga tidak kalah luar biasa indahnya.

Sama seperti Gili Labak, Gili Iyang juga memiliki keindahan alam bawah laut yang menjadi surga bagi teman – teman pecinta snorkeling dan diving. Ekosistem bawah laut Gili Iyang masih sangat terjaga dan tidak banyak tersentuh oleh tangan manusia. Terutama terumbu karangnya yang berwarna - warni dan sangat eksotis ditambah lagi beberapa jenis ikan yang berenang disekitar terumbu karang.


Gili Iyang sendiri terletak di Kecamatan Dungkek Desa Dungkek atau sekitar 30 km dari pusat Kabupaten Sumenep melalui perjalanan darat. Setelah tiba di Kecamatan Dungkek, kita harus menyeberang laut menggunakan perahu motor yang ada di Pelabuhan Dungkek. Teman – teman tidak perlu merasa khawatir, perahu motor yang akan kita tumpangi berukuran cukup besar dengan kapasitas penumpang sekitar 25 orang.

Snorkling di Pantai Ropet Pulau Gili Iyang - Sumenep

Untuk menyeberang ke Gili Iyang membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan. Bila dibandingkan dengan Gili Labak yang harus menyeberang laut lebih lama sekitar 2 jam. Selama menyeberang laut kita disuguhi pemandangan laut biru yang memukau dengan sunrise yang sangat cantik. Air lautnya juga biru dan masih sangat alami, dari kejauhan kita sudah bisa melihat jejeran pulau – pulau kecil yang salah satunya adalah Gili Iyang.

Pelabuhan Dungkek - Kecamatan Dungkek - Kabupaten Sumenep

Setibanya di salah satu tepi pantai Gili Iyang pada saat itu perahu yang kita tumpangi tidak bisa bersandar dekat tepi pantai dikarenakan air laut yang sedang surut. Satu hal yang membedakan Gili Iyang dengan Gili Labak ini adalah, Gili Iyang merupakan sebuah pulau yang banyak sekali memiliki terumbu karang. Beda dengan Gili Labak yang hampir didominasi dengan pasir pantainya yang putih juga lembut.

Kondisi air laut yang sedang surut ditambah dengan banyaknya karang yang mempersulit perahu yang kita tumpangi untuk bersandar lebih dekat ke tepi pantai. Meskipun begitu teman – teman tidak perlu bingung karena disana juga telah disediakan sampan yang bisa mengangkut kita untuk tiba di tepi pantai. Jadi, kita tidak perlu lagi basah kuyup karena harus berjalan ke tepian pantai, belum lagi karangnya yang cukup tajam.

Tiba di tepi pantai Gili Iyang sudah terlihat jelas kalau Gili yang satu ini sangat terjaga kealamiannya. Kemudian kita melanjutkan perjalanan menyusuri Gili Iyang dengan menyewa dua buah dorkas. Dengan menaiki kendaraan dorkas ini kita akan mengelilingi Gili Iyang sejauh 10 km yang telah diagendakan sebelumnya.

Sewa Dorkas - Spot Oksigen Pulau Giliyang

Selama perjalanan kita bisa mengetahui bahwa Gili Iyang adalah pulau yang masih sangat tenang dan jauh dari polusi. Dikenal sebagai pulau yang memiliki kadar oksigen tertinggi nomer dua di dunia membuat tempat ini sangat alami. Udara yang dihasilkan dan yang dihirup disana sangat sejuk serta menyehatkan bagi sistem pernafasan.


Terbukti dengan usia penduduk Gili Iyang yang berkisar di angka 85 – 175 tahun, bahkan sampai sekarang pun masih ada penduduk yang sudah berusia sangat lanjut. Selain itu masih banyak pohon rindang dan rimbun terutama yang banyak dilihat adalah pohon Siwalan. Banyaknya pohon Siwalan ini tidak didiamkan begitu saja oleh penduduk setempat.

Para penduduk sekitar mengambil air Nira atau yang lebih dikenal dengan air Legen yang dihasilkan oleh pohon Siwalan. Tetesan – tetesan air Nira ini ditempatkan pada sebuah ember kecil yang digantung pada tangkai pohon. Setelah ember terisi penuh maka akan diturunkan kemudian air Nira didiamkan beberapa saat untuk langsung diminum. Pada saat itu kita sedang beruntung karena berkesempatan mencicipi air Nira yang baru diturunkan dari pohonnya.

Selain dijadikan sebagai minuman tetesan – tetesan air Nira yang dikumpulkan tadi diolah lagi menjadi gula merah oleh sebagian penduduk. Tangkai pohon Siwalan juga tidak dibuang begitu saja, melainkan dikeringkan dan dijadikan bahan bakar untuk memasak Gula Merah. Gula Merah yang telah matang dan di cetak kemudian dijual ke kota Sumenep.

Penduduk Pulau Gili Iyang meskipun hidup didaerah yang cukup terpencil dan jauh dari jangkauan kota ternyata sangat keratif serta produktif. Dalam mengisi waktu luang selain berprofesi sebagi nelayan para kaum ibu membuat kerajinan tangan berupa gelang cantik yang berwarna – warni. Kemudian gelang – gelang ini dipasarkan ke Pulau Dewata Bali. Teman – teman bisa menemukan sekumpulan kaum ibu kreatif ini sebelum menuju ke Gua Mahakarya.


Di Gili Iyang sendiri belum ada transportasi seperti mobil hal ini menyebabkan disana sangat tenang dan jauh dari keramaian dan padatnya kendaraan bermotor. Listrik pun masih belum menjamah Gili Iyang, penduduk disana menggunakan tenaga surya yang disimpan di sebuah aki. Aki ini cukup menampung kebutuhan listrik penduduk selama beberapa jam saja. Jika malam tiba penerangan disana masih jarang sekali, penduduk menggunakan lampu dari minyak.

Baca Disini: Ekspedisi Oksigen Tertinggi di Pulau Gili Iyang

Meskipun begitu teman – teman tidak perlu kecewa karena Gili Iyang menyediakan panorama sunrise dan sunset yang sangat indah dengan bebatuan karang dimana sinar matahari meyelinap masuk membetuk siluet yang sungguh sempurna. Hal ini tidak boleh dilewatkan begitu saja tanpa diabadikan dalam kamera.

Jangkauan internet juga sudah bisa ditemukan di Gili Iyang, bagi teman – teman pengguna kartu Telkomsel tidak perlu khawatir mencari sinyal internet. Sekali lagi rupanya Gili Iyang ini merupakan tempat tinggal yang cocok dan nyaman bagi pecinta susana tenang dan alami. Berwisata disana tidak hanya sekedar berwisata mengunjungi beberapa titik spot yang indah melainkan juga berwisata sehat.

Empat titik spot yang kita kunjungi pada waktu itu seperti, Spot Oksigen dan Batu Sponge, Gua Mahakarya, Pantai Ropet dan Betoh Cangge. Semuanya masih alami dan semuanya masih sangat indah mempesona. Membuat kita tidak henti – hentinya berdecak kagum menikmati setiap tempat indah di Gili Iyang ini.

Adanya Jembatan Suramadu semakin memudahkan teman – teman dari luar Pulau Madura untuk bisa berwisata disini. Berwisata ke Pulau Gili Iyang tidak cukup bila hanya sehari saja karena ada banyak objek wisata yang harus teman – teman lihat. Diperlukan kondisi tubuh yang benar – benar fit untuk itu teman – teman bisa menginap di beberapa penginapan dan hotel yang berada di Kabupaten Sumenep.

Di Pulau Gili Iyang sendiri sebenarnya sudah ada sebuah penginapan atau Home Stay tapi hanya satu saja. Jika beruntung dan masih ada kamar yang kosong teman – teman bisa menginap di Home Stay tersebut. Bila berniat untuk bermalam disana tidak perlu takut bila kehabisan makanan, minuman atau yang lainnya karena sudah banyak toko atau warung kecil yang menjual banyak kebutuhan sehari – hari.

Surga kecil itu tersembunyi di sebuah tempat di Pulau Madura yakni, Gili Iyang. Pengalaman menakjubkan menjelajahi Gili Iyang tidak terlepas dari tawaran serta dukungan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep untuk terus mempromosikan Wisata Alam disana. Perjalanan kita selama disana terasa semakin aman dan nyaman berkat bantuan dari Kapolres Sumenep beserta staffnya atas pengamanan dan penginapannya.


Perjalanan semakin seru dan menyenangkan berkat hadirnya teman – teman blogger Jawa Timur dan sambutan baik dari penduduk Pulau Gili Iyang yang telah menemani kita menjelajahi beberapa objek wisata disana.

Obyek Wisata Betoh Cangge - Pulau Gili Iyang - Sumenep

12/16/2015 Add Comment
Pulau Gili Iyang sepertinya tidak habis – habisnya membuat para wisatawan merasa betah berada berlama – lama disana. Setelah puas menikmati sejuknya Spot Oksigen di Batu Sponge, Eksotisnya Gua Mahakarya dan pemandangan indah dari Pantai Ropet, kita dari Tim PulauMadura masih dimanjakan dengan salah satu destinasi terakhir yakni Betoh Cangge.

Kita melanjutkan perjalanan menuju Betoh Cangge dengan kendaraan yang sama, dorkas. Ternyata di Gili Iyang ini sama sekali tidak ada transportasi seperti mobil yang ada hanya sepeda motor dan dorkas. Padahal jalan yang kita telusuri di Gili Iyang cukup panjang sekitar 10 km, walaupun belum semua tempat bisa kita datangi.


Dengan dipandu warga sekitar akhirnya sampailah di sebuah jalan yang akan mengantarkan kita pada tujuan sesungguhnya. Melewati jalan yang juga banyak ditanami pohon Jati serta udara yang cukup panas. Setelah tiba di ujung jalan kita masih harus sedikit turun dengan melewati beberapa anak tangga yang dibuat dari bambu.

Tebing Betoh Cangge di Pulau Gili Iyang

Betoh Cangge merupakan sebuah tebing dekat lautan yang sangat indah dan mempesona. Walaupun sedikit curam dan extrim tetap saja tidak sedikitpun menyurutkan langkah kita untuk bisa menyusurinya. Deburan ombak yang menghantam bebatuan, semilir angin dan kicauan burung yang berterbangan di lautan lepas seakan menghipnotis semua wisatawan yang datang kesana.

Dari atas tebing Betoh Cangge ini kita bisa dengan sangat puas memandangi hamparan lautan yang begitu mengagumkan. Laut biru yang menghempas perahu nelayan membuat suasana disana sulit untuk bisa dilupakan. Inilah salah satu surga tersembunyi yang ada di Pulau Madura, Madura tak lagi dikenal sebagai daerah panas nan gersang melainkan sebuah Pulau yang menyimpan begitu banyak surga dunia.


Bagi teman – teman yang menyukai wisata extrim datang saja ke Betoh cangge. Untuk bisa menyusuri semua spot di Betoh Cangge ini kita juga harus berjalan merambat sambil berpegangan ke batu yang berlubang. Kalau yang masih takut jangan melihat ke arah bawah terus saja fokus untuk bisa melewatinya dan tentu saja harus extra hati – hati.

Salah – salah memilih pijakan kaki dan pegangan tangan kita bisa terpelosok jatuh. Meskipun wisata kali ini sedikit membahayakan tapi sungguh keindahan yang akan kita dapatkan tidak bisa diganti dengan yang lainnya. Tidak semua wisatawan yang datang bisa melewati beberapa spot extrim disini. Jadi, persiapkan mental teman – teman sebelum datang menyusuri Betoh Cangge.

Tebing Curam wisata Betoh Cangge - Pulau Gili Iyang

Seperti biasa, ada beberapa saran yang akan kita berikan untuk teman – teman jika ingin berwisata di Betoh Cangge.

1. Persiapkan kondisi tubuh yang fit karena spot di Betoh Cangge sangat menantang.

2. Gunakan pakaian yang mampu menutupi tubuh secara baik, sinar matahari ketika musim panas sungguh sedikit tidak bersahabat.

3. Perhatikan jenis alas kaki yang seperti apa yang akan digunakan kesana, utamakan yang kuat dan aman. Jangan memakai alas kaki yang dasarnya berbahan licin.

4. Bawa barang – barang yang dibutuhkan saja agar tidak membuat kita merasa kerepotan ketika memanjat dan turun ke tebing.

5. Jaga secara betul kamera mapupun handphone atau benda berharga kita saat sedang berada di tebing.

6. Karena masih belum berpagar jangan terlalu dekat dengan tepian tebing.

Setiap spot di Betoh Cangge ini memang extrim tapi tidak boleh membuat teman – teman takut untuk melewatinya. Selalu fokus dan berhati – hati, jaga kesopanan serta kelestarian Objek Wisata Betoh Cangge ini. Selamat berwisata dan selamat bersenang – senang, jangan lupa juga untuk selfie dengan spot terbaik disana.