Lokasi dan Fasilitas Cafe Wisata Kapal dan Dermaga Rindu di Bangkalan

3/10/2021

Di Bangkalan belum lama ini ada tempat wisata baru dengan konsep unik dan sangat menarik. Namanya wisata Dermaga Rindu, tempat wisata ini merupakan sebuah cafe dengan bangunan kapal kayu Bugis yang sangat menarik. Terbukti baru resmi dibuka pada awal bulan Desember tahun lalu namun tempat ini sudah banyak menarik perhatian pengunjung untuk datang ke sana.

cafe wisata kapan rindu bangkalan

Lokasinya berada di Desa Kesek, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan persis di pinggir selat madura dan berdekatan dengan Jembatan Suramadu. Kalau dari arah Surabaya jaraknya sekitar kurang dari 15 km saja. Sedangkan apabila berangkat dari arah Bangkalan kota jarak yang ditempuh sekitar 12 km. Akses jalan menuju kesana sudah baik dan bisa dilewati baik sepeda motor, mobil maupun bus pariwisata.

Awalnya tempat ini bernama Wisata Alam Kesek namun seiring waktu berubah menjadi Wisata Dermaga Rindu. Salah satu daya tarik tempat wisata ini ialah panorama jembatan Suramadu yang bisa dinikmati dari atas kapal. Untuk model wisata yang serupa di Bangkalan memang masih belum ada, jadi tempat wisata ini sangat unik dan berbeda dari lainnya.

dermaga rindu bangkalan

Sebelumnya, di Kabupaten Pamekasan sudah ada wisata sejenis yang bernama Kapal Jodoh yang masih satu pemilik dengan wisata Kapal Rindu. Menurut informasi dari salah satu karyawan di sana kalau sebentar lagi akan dibuka lagi cabang baru yang berdekatan dengan Kapal Rindu. Cabang baru ini letaknya lebih dekat dengan gerbang Jembatan Suramadu.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Wisata Kapal Rindu

Untuk bisa masuk ke dalam para wisatawan yang datang tidak dikenakan biaya masuk, namun sebagai gantinya diharuskan untuk memesan menu makanan dan minuman. Akses pintu masuknya dibuat hanya bisa dimasuki satu orang, jadi harus berjejer dan mengantri. Melewati pintu masuk tadi ada meja kasir sebagai tempat memesan menu sekaligus pengunjung diminta menggunakan hand sanitizer yang sudah disediakan selain wajib menggunakan masker.

Beragam menu yang disajikan mulai dari nasi ayam, pisang kejus, aneka jus buah sampai siomay pun tersedia. Harganya berkisar dari Rp 10.000,-  sampai Rp 40.000,- saja. Setelah selesai memesan dan membayar pesanan, pengunjung baru dibolehkan masuk ke area dermaga. Setelah melewati pintu masuk, ada musholla dan toilet yang terletak berdampingan yang bisa digunakan pengunjung selama berada di sana.

Kemudian turun melalui anak tangga, kamu bisa masuk ke area dermaga yang terbuat dari papan kayu yang kokoh. Ada pintu masuk dermaga dengan tulisan Dermaga Rindu yang biasa dijadikan spot foto oleh banyak pengunjung. Pengunjung akan menyeberangi jembatan kayu yang lebar dan memanjang, dipinggir jembatan diberi pembatas yang terbuat dari kayu serta tali kapal.

Panjang jembatan sekitar 10 meter di atas selat Madura, saat berada di atas jembatan kayu kamu bisa menyempatkan waktu untuk berfoto. Setelah melewati jembatan, akhirnya masuk ke area kapal. Di sebelah kiri terdapat beberapa meja dan kursi yang bisa digunakan untuk duduk dan menikmati menu yang sudah dipesan tadi dengan konsep outdoor. 

Meja dan kursi yang disediakan juga terbuat dari kayu dan jaraknya diatur rapi sehingga tidak berdempetan, jarak per mejanya sekitar 2 meter. Meskipun berkonsep outdoor, namun di bagian atas dipasang jaring penutup supaya cahaya matahari tidak langsung masuk. Lampu-lampu hias yang cantik digantung sebagai pemanis untuk menambah indahnya suasana.

Suasana dan Panorama Indah di Dua Lantai Kapal Rindu

Kapal Rindu sendiri memiliki dua lantai dan bagian bawah kapal disulap menjadi dapur serta tempat karyawan. Untuk bisa naik ke lantai pertama pengunjung harus melewati beberapa anak tangga. Di lantai pertama sebelah ujung depan terdapat alat nahkoda kapal, persis sekali seperti yang ada pada kapal Bugis, di tempat ini biasanya digunakan untuk berfoto dengan latar belakang Jembatan Suramadu dan tentunya pemandangan laut Madura.

Di bagian tengah hingga ujung belakang berjejer rapi meja dan kursi yang disediakan untuk pengunjung. Setiap meja berisi empat kursi, tidak lupa hiasan lampu-lampu bohlam dan daun-daun plastik yang terpasang rapi di atas atap menghiasi lantai pertama di Kapal Rindu. Suasan pinggir laut ditambah dengan pemandangan yang membuat tenang saat melihatnya akan membuat kamu betah berlama-lama berada di sana.

Belum puas dengan pemandangan di lantai satu? Kamu bisa naik ke lantai dua yakni lantai paling atas yang ada di Kapal Rindu. Dari atas lantai dua kamu bisa puas menikmati pemandangan indah Selat Madura, Jembatan Suramadu yang menjadi primadona dan suasana di lantai dua ini yang semakin syahdu.

Di lantai dua ini juga tersedia beberapa meja dan kursi yang bisa digunakan untuk duduk bersantai sambil menikmati menu makanan dan minuman yang sudah dipesan tadi. Hiasan lampu-lampu bohlam dengan hiasan daun-daun sekilas memberikan suasan seperti sedang berada di taman yang asri dekat dengan laut.

Di setiap lantai juga sudah disedikan tempat cuci tangan yang berada di bagian belakang kapal. Jadi, setiap kamu berkunjung kesana dipastikan terjaga kebersihannya terlebih di masa pandemi seperti sekarang. 



Tour Travel Pulau Madura

Sebarkan

Komentar Facebook

Artikel Terkait

Previous
Next Post »