Sejarah

Tradisi

Recent Posts

Meriahnya Festival Kesenian Pesisir Utara 2019 di Kabupaten Sampang

11/08/2019 Add Comment
Tretans, sudah tahu belum kalau tahun ini Kabupaten Sampang sukses menyelenggarakan Festival Kesenian Pesisir Utama yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut mulai dari tanggal 31 Oktober sampai 2 November 2019. Di mulai dengan pembukaan festival yang dihadiri oleh banyak Masyarakat mulai dari anak kecil hingga orang dewasa ikut menyaksikan pembukaan FKPU tersebut.


Berbagai penampilan menarik disuguhkan malam hari itu, di antaranya tari dari Sampang, kesenian hadra banjari dari Kabupaten Gresik hingga peragaan busana batik khas masing-masing daerah pesisir utara. Banyak masyarakat yang hadir menyaksikan Festival Kesenian Pesisir Utara Tahun 2019. Ada sekitar 3.500 orang yang ikut di festival ini.

Pembukaan berlangsung di lapangan Wijaya Kusuma Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (31/10/2019) malam dan festival ini bertema Dewi Cemara (Desa Wisata Cerdas Maju dan Sejahtera). Selama kurun waktu tiga hari kemarin Masyarakat akan disuguhi berbagai kesenian, pawai budaya, kerajinan seni ekonomi kreatif hingga kuliner dari masing-masing daerah di wilayah pesisir utara.


Ada 14 daerah yang masuk wilayah pesisir utara yaitu, Kabupaten Sampang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep dan Kota Surabaya.

Gelaran Festival Kesenian Pesisir Utara Tahun juga sekaligus memperingati Hari jadi Jawa Timur ke 76 dan Hari jadi Kabupaten Sampang ke 396. FKPU Tahun 2019 ini kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan yang bertindak sebagai tuan rumah Kabupaten Sampang.


FKPU ke XIII yang bertema Dewi Cemara atau Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni budaya daerah, kearifan lokal di wilayah pesisir pantai utara serta mengembangkan ekonomi kreatif berbasis seni budaya.

Festival itu dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan Alwi mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Peresmian ditandai dengan pemukulan rebana yang diikuti Kepala Bakorwil, Kepala Disbudpar Jatim, Bupati Sampang, dan Forpimda Sampang.


Dalam sambutannya, Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan terima kasih, karena Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempercayai Kabupaten Sampang sebagai tuan rumah FKPU 2019.  Menurutnya, daerah sebutan Kota Bahari ini selalu mendukung setiap langkah gerakan perubahan menuju kemajuan Jawa Timur.

Usai memberikan sambutan, Bupati Sampang menerima Pataka FKPU 2019 dan piagam penghargaan sebagai tuan rumah dari Pemprov Jatim yang diwakili Bakorwil Pamekasan Alwi. Ia kemudian menyampaikan surat tertulis Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim Sinarto, juga menyampaikan pagelaran festival di Sampang akan ada diskusi atau sarasehan dan menampilkan arak arakan budaya sebagai inovasi dari berbagi kelompok peserta.

Dengan adanya festival ini para Seniman tidak ingin selalu sentral di Surabaya. Ada impact perekonomian yang tidak harus selalu ada di Surabaya. Dengan adanya Festival Kesenian Pesisir Utara di Kabupaten Sampang ini, semoga menambah minat para wisatawan untuk datang berlibur ke Kabupaten Sampang

VIDEO RANGKAIAN FESTIVAL KESENIAN PESISIR UTARA KABUPATEN SAMPANG


Harga dan Fasilitas Hotel Odaita - Pamekasan

10/26/2019 Add Comment
Perjalanan untuk menjelajahi seluruh daerah atau Kabupaten di Madura memang sangat menyenangkan dan membutuhkan waktu dalam beberapa hari. Menginap dan bermalam di penginapan maupun hotel yang ada saat sedang melakukan perjalanan rasanya menambah syahdu cerita pengalaman di Madura.

Salah satunya ketika Tretans menginap di Hotel Odaita Pamekasan. Hotel bintang dua yang dijamin membuat pengalaman bermalam Tretans di Pemaksan Madura menjadi nyaman dan menyenangkan. Hotel sederhana yang terletak di Jalan Nasional Rute 21 ini berjarak 3 km dari Masjid Agung Ash-Shuhada Pamekasan.

Kamar santai dan beberapa kamar dengan mural berpenuh warna, menawarkan Wi-Fi gratis dan TV layar datar. Kamar di kelas yang lebih tinggi memiliki teras pribadi. Kamar keluarga tersedia. Parkir tersedia gratis. Ada juga restoran yang santai dengan lantai kayu. Fasilitas sarapan ditawarkan.


“Be Your Second Home” menjadi tanda bahwa Hotel Odaita menyajikan area menginap yang nyaman dengan konsep etnik modern dengan sentuhan budaya setempat di interiornya sehingga memberikan kesan yang lebih nyaman dan serasa berada di tempat yang unik. Lokasi dari hotel ini adalah di Jalan Raya Sumenep No.88, Buddagan, Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Meski hanya berbintang dua, namun hotel ini dilengkapi dengan kamar luas dan tempat tidur super nyaman. Per malamnya, Odaita Hotel ini hanya memasang tarif kisaran Rp300 ribuan. Fasilitasnya pun cukup lengkap, termasuk teko untuk membuat teh dan kopi di kamar. Selain itu untuk type kamar Hotel Odaita menawarkan kamar dengan tipe Executive room, Royal deluxe, Deluxe room, dan Standart room.


Berikut adalah daftar harga dan fasilitas menurut tipe kamar yang ada di Hotel Odaita Pamekasan.

1. Standart Room

Harga per malam dikenakan Rp. 400.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 32 inch

- Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- Twin bed

2. Superior Room

Harga per malam dikenakan Rp. 500.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 32 inch

- Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- Twin bed

3. Deluxe Room

Harga per malam dikenakan Rp. 650.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 32 inch

- Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- King size dan Twin bed

4. Royal Deluxe Room

Harga per malam dikenakan Rp. 775.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 42 inch

- Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- King size bed

5. Executive Room

Harga per malam dikenakan Rp. 975.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 42 inch

- Bathub dan Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- King size bed

- Teras untuk bersantai

Pada setiap kamar bebas dari asap rokok, dapat dijangkau pengguna kursi roda atau tamu difabel, memiliki layanan kebersihan harian, dan layanan kamar 24 jam. Anak anak diperbolehkan menginap dengan biaya tambahan sesuai umurnya.


Setiap kamar memiliki fasilitas kamar berupa full AC, WiFi, TV, area pemandangan taman atau kota, key card, minibar, kamar mandi dalam dengan shower atau bathub dengan alat mandi gratis, dan tipe kamar tertentu memiliki balkon atau teras pribadi, ketel listrik, kulkas kecil, serta ruang tamu mini.

Lalu untuk luas kamarnya sendiri ialah 9,6 m² sd 34 m² yang berbeda beda sesuai tipe. Hotel ini benar-benar memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi tamunya dengan adanya fasilitas hiburan dan wisata yang lengkap yakni layanan laundry, penitipan bagasi, bantuan binatu, spa dan pijat badan, area fitness, area taman untuk berjemur, kolam renang, dan penyewaan mobil serta layanan antar jemput untuk wisata lengkap dengan harga rental mobil.


Setiap tamu hotel juga bisa menikmati area pusat bisnis untuk perjamuan atau pesta yang dapat disewa tamu kapan saja. Pilihan hidangan sendiri disajikan di 1 Restaurant area hotel dengan menu khas Indonesia dan Internasional yakni sarapan prasmanan, makan siang, makan malam, buah buahan, makanan ringan, minuman segar, dan beragam kue.

Jadi, bagaimana? kira-kira Tretans mau berapa hari menghabiskan malam di Hotel Odaita sambil menikmati keindahan Madura terutama kuliner Kota Pamekasan?. Istirahat lebih nyaman dengan semua fasilitas dan pelayanan yang diberikan. Selamat Berlibur.

Hotel Odaita Pamekasan


Jl. Raya Sumenep no 88 Pamekasan, Madura
No telp: 0324 329 329

Transportasi Maju Dukung Pariwisata dan Perekonomian

10/19/2019 Add Comment
Indonesia sangat kaya dengan segudang keberagaman wisata baik wisata alam maupun wisata budaya serta wisata kuliner dari berbagai daerah di indonesia yang bercitarasa tinggi. Kekayaan wisata tersebut menjadikan indonesia sebagai salah satu negara tujuan wisata yang populer. Dalam arti lain negara Indonesia menjadai salah satu negara tujuan para wisatawan untuk berlibur menikmati pariwisata yang ada di Indonesia.

Salah satu hal terpenting yakni keberadaan infrastruktur transportasi yang handal, baik berupa jalan, rel, pelabuhan, dan bandara sebagai penunjang pariwisata itu disadari oleh semua pihak. Industri pariwisata hanya dapat berkembang pada daerah yang memiliki infrastruktur transportasinya bagus. Faktanya aktivitas kepariwisataan banyak tergantung pada transportasi dan komunikasi.


Faktor jarak dan waktu sangat mem¬pengaruhi keinginan orang untuk melakukan perjalanan wisata. Saat ini transportasi menyebabkan pertumbuhan pariwisata yang sangat pesat sekali. Tentu ke depan, pembangunan infrastruktur diharapkan bisa mengoptimalkan potensi daerah, terutama sektor pariwisata dan pengembangan ekonomi wilayah.

Dalam kepariwisataan kita mengenal tiga macam transportasi yang biasa digunakan oleh wisatawan, yaitu: 1. Transportasi Udara (International Flight, Domestic Flight). 2. Transportasi Laut (Regular Lines, Charter Lines Cruiser). 3. Transportasi Darat (Sepeda, Dokar atau Delman, Sepeda Motor, Mobil penumpang, Kereta Api).

Seperti contoh, wisatawan mancanegara yang akan mengunjungi pulau komodo, mereka harus terbang menggunakan pesawat menuju bandara Soekarno - Hatta, kemudian terbang menuju Bandara Ngurah Rai, Bali dan dilanjutkan ke Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo. Perjalanan tidak berhenti sampai situ.

Wisatawan harus naik ojek atau taksi ke pelabuhan Labuan Bajo, kemudian dilanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal untuk menuju Pulau Komodo selama 4 jam. Sehingga estimasi total dari perjalanan wisatawan menuju labuan bajo adalah 2 – 3 hari, menggunakan transportasi darat, laut dan udara.

Dalam pemakaian transportasi untuk keperluan kepariwisataan jarang yang hanya menggunakan satu macam angkutan saja, ham¬pir selalu merupakan kombinasi yang banyak tergantung pada kondisi tempat atau daerah tujuan wisata. Jadi ada macam-macam kombinasi pengangkutan yang digunakan di daerah tujuan wisata, tergantung bagaimana penga¬turan Tour Operator yang merencanakan sesuai dengan "tour itinerary" yang mereka susun.

Contoh tersebut menggambarkan untuk menikmati destinasi wisata Indonesia perlu transportasi yang beragam, transportasi yang bisa diandalkan demi kemajuan pariwisata Indonesia. Selama dalam kurun waktu lima tahun ini pemerintah sedang berupaya keras untuk bisa membangun infrastruktur yang dapat menciptakan transportasi yang bisa diandalkan dan demi kemajuan perekonomian daerah wisata.

Pembangunan infrastruktur telah mendorong peningkatkan kapasitas produksi perekonomian, menghubungkan kutub-kutub pertumbuhan atau aglomerasi ekonomi. Selain itu, program Infrastruktur telah mendorong peningkatan akses bekerja bagi penduduk kota atau pedesaan dan peningkatan akses perdagangan bagi penduduk kota dan pedesaan.

Kelancaran transportasi penduduk serta arus barang dan jasa merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan. Dengan meningkatnya produksi sektor transportasi udara, berarti transportasi penduduk serta arus barang dan jasa juga semakin lancar. Hal tersebut mempunyai kontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian nasional serta pariwisata karena bertambah banyaknya wisatawan asing yang datang ke Indonesia.

Website kemenhub: http://dephub.go.id

Twitter: https://twitter.com/kemenhub151

Facebook: https://www.facebook.com/kemenhub151

Instagram: https://instagram.com/kemenhub151

Bangkalan

Pamekasan

Sampang

Sumenep