Sejarah

Tradisi

Recent Posts

6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah

5/29/2021 Add Comment
Wisata Madura mungkin nggak setenar Bali, Lombok dan lainnya. Padahal panorama alam yang ditawarkan Pulau Garam ini begitu cantik.Mulai dari wisata pantai, perbukitan, air terjun hingga tebing kapur ada di Madura. Letaknya pun tersebar, dari Sampang hingga Sumenep.

Menariknya lagi tiket masuk ke lokasi wisata ini anti bikin kantong teman-teman jebol. Jangan lupa, banyak spot foto menarik juga di sini. Penasaran dimana saja lokasinya? Kami sudah rangkum kan semuanya khusus untuk kalian semua. Yuk, simak ulasannya.


6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah


1. Gili Labak

Sebagian besar dari teman-teman mungkin sudah sering mendengar tentang Gili Labak. Pasalnya area ini memang cukup populer, utamanya bagi para backpacker. Keindahan hamparan pasir putih dan air lautnya yang jernih tentu menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan nggak kalah dari Gili yang ada di Lombok.

Lokasinya ada di Jalan Pulau Gili Labak, Kombang, Talango, Sumenep. Untuk bisa sampai ke area wisata, teman-teman perlu menyewa kapal PP dari Pelabuhan Kalianget dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan.


Harga sewanya pun sebesar 350 ribu rupiah per kapal, dimana setiap alat transportasi bisa memuat hingga 15 orang. Jadi biaya ini sangat terjangkau karena teman-teman bisa membaginya dengan penumpang lain.

Tarif ini juga sudah termasuk pulang dan pergi dari Pelabuhan Kalianget - Gili Labak, atau sebaliknya. Menariknya lagi harga sewa senilai 350 ribu rupiah ini masih bisa ditawar, lho. Teman-teman pun nggak perlu lagi membayar harga tiket masuk begitu tiba di Gili Labak. Sangat terjangkau kan?.

Apalagi berbagai aktivitas seru yang bisa teman-teman lakukan di sini selain menikmati keindahan pantai. Contohnya adalah snorkeling untuk menikmati keindahan terumbu karang maupun biota laut lainnya.

2. Bukit Kapur Jaddih

Bukit Jaddih sejatinya merupakan kawasan penambangan batu kapur putih. Meski begitu, pesona tempat wisata ini nggak kalah menarik. Selain bukit kapur dan goa kecil, ada pula danau berwarna biru yang begitu memesona di sini. Bahkan tentu saja banyak spot foto menarik di area wisata yang ada di Desa Jaddih, Bangkalan ini.

Kecuali goa-goa kecil, teman-teman bisa hunting foto di beberapa area di Bukit Jaddih. Hal ini demi keselamatan teman-teman, mengingat goa tersebut memiliki tekstur yang rapuh dan mungkin bisa runtuh kapan saja.


Untuk bisa ke lokasi wisata, teman-teman bisa kok menggunakan motor maupun mobil. Tapi sebaiknya tetap waspada selama perjalanan, karena jalan cukup terjal. Bagi pengendara motor, jalur alternatif melalui Jalan Raya Labang bisa dilewati. Sementara untuk teman-teman yang membawa mobil, jalur melalui Kota Bangkalah adalah satu-satunya akses.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai dua ribu rupiah per orang. Sementara parkir kendaraan sebesar lima ribu rupiah saja. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas menikmati panorama dan hunting foto di sini dari pukul 06.30-17.00 WIB.

3. Boekit Tinggi Daramista

Salah salah wisata Madura yang juga sayang untuk dilewatkan adalah Boekit Tinggi Daramista. Lokasinya ada di Desa Daramista, Lenteng, Sumenep. Bukan hanya panorama cantik di atas bukit saja yang bisa teman-teman lihat di sini. Beragam fasilitas untuk menunjang aktivitas hunting foto teman-teman makin berkesan pun ada.


Untuk bisa sampai ke wisata baru ini, teman-teman memang membutuhkan perjuangan keras. Jalur dengan tikungan tajam hingga tanjakan akan teman-teman lewati selama perjalanan. Namun hal itu akan terbayar begitu kamu sampai di Boekit Tinggi Daramista.

Apalagi selain pemandangan yang memanjakan indera penglihatanmu, hawa sejuk di sini juga akan kamu rasakan. teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai tiga ribu rupiah per orang. Dengan biaya ini, kamu bebas berkunjung mulai pukul 08.00-21.00 WIB.

4. Bukit Palelangan Arosbaya

Bukit Palelangan Arosbaya adalah salah satu objek wisata di Madura yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi di sini teman-teman bisa menemukan banyak spot foto keren. Teman-teman juga bisa melihat bukit bekas pahatan sisa penambangan kapur yang menghadirkan bentuk-bentuk unik di sini.

Warna area perbukitan ini pun merah merona, sehingga daya tariknya semakin bertambah. Lokasinya ada di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Akses untuk menuju ke objek wisata ini pun sangat mudah. Hal ini karena letaknya nggak jauh dari situs makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu". Teman-teman pun bisa menggunakan kendaraan pribadi.


Rutenya dimulai dari Kota Bangkalan menuju ke Kecamatan Arosbaya. Selanjutnya ikuti petunjuk jalan menuju ke situs religi makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu" atau Pesarean Aermata. Dari sini, teman-teman bisa masuk ke dalam jalan kecil di sebelah kanan Pesarean Aermata. Nggak lama setelahnya, objek wisata pun akan teman-teman temukan.

Untuk bisa masuk ke area wisata, teman-teman cukup menyediakan budget senilai lima ribu rupiah per orang. Ada pula biaya tambahan berupa parkir kendaraan, yakni tiga ribu rupiah (motor) dan dua puluh ribu rupiah (mobil). Cukup terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto dari pukul 09.00-17.00 WIB.

5. Gili Pandan

Pesona pasir putih dan birunya air laut juga bisa teman-teman temukan di Gili Pandan. Bahkan ada pula spot foto menarik berupa ayunan dengan latar pantai di sini. Gili Pandan terletak di Desa Banmaleng, Gili Genting, Sumenep. Untuk bisa sampai ke lokasi wisata, rute termudahnya adalah dari Pantai Talang Siring Pamekasan.


Dari sini, teman-teman bisa menyewa perahu dari masyarakat nelayan setempat. Tarifnya pun mulai dari dua puluh ribu rupiah per orang untuk pulang dan pergi. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa menikmati panorama cantik pantai yang hanya dihuni dua orang ini. Bahkan teman-teman bisa melakukan aktivitas seru lainnya di sin, yakni snorkeling.

6. Air Terjun Toroan Sampang

Bukan hanya pantai dan perbukitan, wisata air terjun pun ada di sini. Lokasinya ada di Desa Ketapang Jaya, Sampang. Dari Sampang, jaraknya pun hanya sekitar 4 kilometer. Aksesnya pun mudah dan teman-teman juga bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke Kecamatan Ketapang, dimana objek wisata berada.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan biaya untuk parkir kendaraan saja. Lima ribu rupiah untuk motor, sedangkan sepuluh ribu rupiah digunakan untuk membayar parkir mobil.


Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto di area air terjun yang ada di wilayah pantai ini. Bahkan kesegaran air terjun yang tingginya mencapai 20 meter ini bisa teman-teman rasakan. Tertarik untuk berkunjung?

Untuk bisa mengabadikan semua momen saat berwisata sekarang sudah ada paket GOKIL MAX dari Smartfren yang bisa dinikmati di Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep). Paket baru ini terdiri dari jaringan telekomunikasi Smartfren yang 100% 4G LTE dan kuota besar hingga 36 GB dari siang sampai malam. Dengan kecepatan penuh dan kuota besar kamu bisa bebas mencari banyak informasi mengenai tempat wisata dan tentunya mengabadikan momen seru selama berwisata.




Pengguna Smartfren bisa mendapatkan paket GOKIL MAX dalam bentuk voucher data, kartu perdana maupun paket data yang tersedia di aplikasi MySmartfren. Beberapa pilihan paket yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu, berikut ini :

  • GOKIL MAX Rp. 30.000 - Kuota 39 GB (Kuota Nasional 3 GB, Kuota Lokal 6 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 30 GB dan masa berlaku 30 hari).

  • GOKIL MAX Rp. 50.000 - Kuota 71 GB (Kuota Nasional 7 GB, Kuota Lokal 14 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 50 GB dan masa berlaku 30 hari).

  • GOKIL MAX Rp. 70.000 - Kuota 106 GB (Kuota Nasional 12 GB, Kuota Lokal 24 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 70 GB dan masa berlaku 30 hari).
Selain itu, kamu masih bisa berkesempatan mendapatkan bonus kuota 5 GB dengan install aplikasi (khusus untuk install pertama kali). Dengan install aplikasi MySmartfren kamu bisa ikut berburu harta karun dalam program rejeki WOW Treasure Hunt yang akan berakhir sebentar lagi 31 Mei 2021, buruan cari harta karunmu!

Nah, itulah beberapa wisata Madura yang bisa menjadi pilihan sebagai destinasi liburan teman-teman. Bukan hanya pantai, perbukitan hingga air terjun pun ada di wilayah ini. Menariknya lagi harga tiket masuknya sangat terjangkau, bahkan ada pula yang gratis. Dijamin puas saat liburan ke objek wisata Madura yang sudah kami rekomendasikan.

DAFTAR NAMA PENYAKIT ATAU SAKIT DALAM BAHASA MADURA

5/02/2021 Add Comment

Suku Madura merupakan salah satu dari berbagai ragam suku yang berada di Indonesia dan tersebar dimana-mana tidak hanya di Pulau Madura saja seperti Tulungagung, Bondowoso, Surabaya dan lain sebagainya. Bahasa Komunikasi sehari-hari yang mereka gunakan adalah Bahasa Madura yang berbeda dari bahasa umum lainnya dan tidak semua orang luar madura bisa paham atau pandai berbicara bahasa madura karna diperlukan tehnik khusus ketika mengucapkannya.

Tulisan saat ini lebih spesifik tentang Nama Penyakit dalam Bahasa Madura, ini perlu diketahui oleh semua orang terutama para Jasa Kesehatan seperti Suster, Dokter atau Juru Rawat karna kadang orang madura tidak bisa menjelaskan penyakitnya dalam bahasa indonesia atau bahasa medis jadi mereka menggunakan istilah bahasa madura yang sudah ada untuk menunjukkan penyakit yang diderita.

Baca juga: Belajar Bahasa Madura dalam Kehidupan sehari-hari

Mungkin sebagian dari kita tidak banyak tau tentang berbagai macam nama penyakit, semoga dengan tulisan ini akan menambah perbendaharaan kata dan mudah mengerti ketika ada seseorang yang mengeluhkan sakit dalam bahasa madura.

Daftar nama penyakit dalam bahasa madura

DAFTAR NAMA PENYAKIT DALAM BAHASA MADURA

1. Nyo Ngeronyo = Linu Linu

2. Mènjhen = Disentri / Wasir / Ambeien

3. Juk Onjuk En = Mual Mual

4. Ngota = Muntah

5. Kè' Tengnga = Sakit Pinggang

6. Plengen = Pusing

7. Bhere = Bengkak

8. Sekèlen = Konstipasi

9. Ke' Talampo'na Ateh = Nyeri Ulu Hati

10. Komigil / Ghumèghil = Menggigil (Sakit Panas Dingin)

11. Tasbebe = Muntaber

12. Salèr = Hernia

13. Tombung Ngolpa = Ambeien

14. Ghresghes = Demam, Meriang, Masuk angin.

15. Sakè' Abu = Sakit Cacar

16. Sakè' Jân-ajânan = Sakit Ayan (Epilepsi)

17. Sakè' Cetag = Sakit Kepala

18. Sakè' Nyo' Nyo' Tolang = Sakit linu linu pada Tulang (reumatik)

19. Sakè' Cacengan = Sakit Cacingan

20. Sakè' Mengnge = Sakit Bengek Asma (Sesak Nafas)

21. Sakè' Anto' = Sakit bengak pada kelenjar

22. Sakè' Bârâ'ân = Sakit Busung (Busung Air)

23. Sakè' Bâto' = Sakit Batuk

24. Sakè' Bâto' Dârâ = Sakit Batuk Darah

25. Sakè' Bâto' Lanjhâng = Sakit Batuk Rejan (Batuk yang keras, terutama menyerang anak kecil)

26. Sakè' Bâto' Kerreng = Sakit Batuk Kering (batuk yang tidak berdahak karena sakit tuberkolosis, dsb)

27. Sakè' Ghighi = Sakit Gigi

28. Sakè' Ghighi Gherrem = Sakit Gigi Geraham

29. Sakè' Rung-gherrungan = Sakit Tenggorokan (kerongkongan)

30. Sakè' bughik = Sakit Tulang Pinggang

31. Sakè' Bhujel = Sakit bisul di pusar (biasanya pada bayi)

32. Sakè' Tèng-rotèngan = Sakit Cacar Air

33. Sakè' Bu-rabuân = Sakit pada perut bagian bawah

34. Sakè' Bhusong = Sakit busung (perut kembung)

35. Sakè' Bu-tombuâan = Sakit puru yang bernanah, bisa menular (penyakit kulit)

36. Sakè' ḍusḍus (tostos) = Sakit bintil-bintil merah pada lidah

37. Sakè' Pon-èmpon = Sakit Lumpuh, tidak bisa berdiri

38. Sakè' Gheddhel = Sakit Lepra

39. Sakè' Gherring = Sakit kurus kering

40. Sakè' Ghringgingan = Sakit Kesemutan pada kaki atau tangan

41. Sake' Gherru' = Sakit Benjol Benjol

42. Sake' Ghuḍḍhu = Kusta

43. Sake' Ghunḍhung / Rèsa = Gondok

44. Sake' kaattas kabâbâ = Sakit lekas marah / tekanan darah tinggi

45. Sake' Kolèra / Morbhis / Sesalat = Kolera

46. Sake' Kalesma / Klesma = Sakit Flu / Pilek / Influenza

47. Sake' Kepaḍângan = Diare

48. Sake' Kamatos = Sakit Batuk Kering

49. Sake' Kancèngan = Sakit Kerongkongan

50. Sake' Kol Bikol = Sakit bintik bintik gatal pada kulit.

5 Ide Mengisi Waktu Untuk Ramadan Extra Faedah

4/20/2021 Add Comment

Tretans, tidak terasa ya sudah seminggu lebih umat muslim di dunia ini menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Seperti yang kita tahu kalau puasa tahun ini sedikit berbeda dari beberapa tahun sebelumnya karena kita masih berada di tengah pandemi. Anjuran social distancing dan physical distancing masih harus terus kita terapkan dalam keseharian.

Nah, coba tretans runut lagi, rutinitas Ramadan apa saja yang harus kita hindari untuk sementara waktu? Mulai dari shalat tarawih berjamaah di masjid, berbuka puasa bersama teman dan saudara, mudik lebaran, bahkan sampai ngabuburit jajan takjil pun sepertinya belum bisa kita lakukan, padahal semua kegiatan itu sangat ditunggu saat bulan Ramadan ya.

Meskipun begitu bukan berarti menghalangi tretans untuk melakukan kegiatan sehari-hari atau dijadikan alasan untuk bermalas-malasan dan tidur seharian. Memang betul kalau tidur saat melakukan puasa adalah ibadah. Namun harus tretans ingat bahwa sesuatu yang berlebihan juga tidak baik.

Banyak aktivitas bermanfaat dan mengasyikkan yang dapat tretans lakukan untuk mengisi waktu luang saat berpuasa. Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk kamu mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya dan menghabiskan waktu bersama keluarga meskipun di dalam rumah saja, lho.




Tetap di Rumah Tapi Ramadan Extra Faedah? Bisa Banget Kok!


Sebagian dari tretans pasti masih bekerja atau menjalani perkuliahan seperti biasa kan meski dari rumah? Nah, tentu saja ini adalah pilihan kegiatan utama untuk mengisi waktu saat puasa Ramadan. Karena tidak bisa jajan, tidak perlu memasak atau membeli makan untuk makan siang, tretans bis kok fokus ke beberapa kegiatan lainnya dan tanpa terasa masuk waktu maghrib.

1. Memperbanyak ibadah

Saat bulan Ramadan tiba, waktunya untuk meningkatkan ibadah. Jangan sampai ibadah wajib ketinggalan dan akan lebih baik juga jika bisa menjalankan ibadah sunnah selama di rumah saja. Momen saperti saat ini adalah momen yang paling tepat untuk lebih dekat dengan Tuhan. Jadi daripada waktu terbuang sia-sia, lebih baik beribadah kan agar bisa menumpuk pahala di bulan suci.

2. Membaca Buku

Tretans bisa mengisi kegiatan di bulan Ramadan dengan kegiatan positif seperti membaca buku. Tentunya membaca buku dengan tema yang kalian sukai ataupun buku-buku tema religi untuk memperdalam ilmu agama. Dengan membaca buku, pastinya akan menambah wawasan baru dan bisa bermanfaat untuk mengisi waktu luang.

3. Belajar Hal Baru

Satu lagi yang bisa kamu lakukan selama bulan Ramadan adalah mempelajari hal baru yang menarik minatmu, seperti memasak makanan untuk buka puasa ataupun kue kering untuk lebaran, belajar bahasa baru dan masih banyak lagi yang bisa kamu lakukan agar keahlian kalian semakin meningkat. Jangan lupa untuk terus konsisten dalam belajar yah agar hasilnya bisa semaksimal mungkin.

4. Membersihkan Rumah

Kebersihan adalah sebagian dari iman, jadi saat kalian di rumah bisa juga untuk selalu membersihkan rumah agar nampak bersih, rapi dan betah di rumah. Membersihkan rumah merupakan salah satu kegiatan positif yang bisa kalian coba untuk mengisi waktu selama bulan Ramadan karena dengan rumah yang bersih, hati kita juga akan lebih tenang kan.

5. Membuat Konten Berfaedah

Ide mengisi waktu selama bulan Ramadan yang terakhir ini cocok sekali untuk kalian yang suka menonton atau menikmati konten video maupun foto yang ada di internet. Nah, kalau sebelumnya cuma bisa menikmati karya orang lain sekarang tidak ada salahnya untuk menciptakan konten sendiri yang bermanfaat untuk orang lain.

Ngomongin soal membuat konten tentu berhubungan dengan penggunaan internet yang dibutuhkan untuk mengunggah karya ke internet. Nah, Smartfren menghadirkan lagi Extra Unlimited Malam Full Speed untuk mendukung berbagai kegiatan positif dan penuh faedah saat sahur di Bulan Ramadan 1422 H.

Supaya Ramadan lebih faedah, Smartfren juga hadirkan rangkaian kegiatan bernama #RamadanExtraFaedah, dengan manfaatkan teknologi untuk sebarkan konten berfaedah dan inspirasi kebaikan. Manfaat dan inisiatif itu bisa dukung generasi muda dan para kreator Indonesia untuk wujudkan Ramadhan yang lebih berfaedah, positif, dan buka peluang bagi masyarakat sekitar.




Smartfren bareng Arief Muhammad dan Anya Geraldine juga ajak anak-anak muda untuk sebarkan kebaikan dengan ciptakan konten-konten berfaedah di media sosial, serta ikut dukung kokreasi dengan seniman visual, Hana Madness, dan produsen fesyen lokal, Koolastuffa, yang produksi merchandise khusus Ramadhan berupa kemeja koko dan scarf.

Hasilnya akan disalurkan lewat Yayasan Benih Baik Indonesia dan akan dipakai untuk dukung UMKM milik para penyandang disabilitas, berikan peralatan pendukung penyandang disabilitas, serta dukung pembangunan rumah baca.Pelanggan Smartfren juga berkesempatan untuk dapatkan banyak hadiah lewat program Rejeki WOW Treasure Hunt.

Bukan cuma itu saja lho, Smartfren sangat mengerti kebutuhan pelanggan setianya di bulan Ramadan kali ini, di mana sahur adalah momen paling ditunggu saat mulai puasa. Dengan menghadirkan Extra Unlimited Malam Full Speed untuk bikin aktivitas sahur semakin Extra dan berfaedah.

Semua pelanggan Smartfren paket Unlimited dan Kuota Nonstop bisa menikmati manfaat ini setiap hari mulai dari jam 01.00-05.00 WIB. Extra Unlimited Malam Full Speed ini didapatkan secara gratis, sekaligus menambah manfaat yang sudah didapatkan sebelumnya, yaitu bisa dipakai untuk internetan 24 jam di semua aplikasi, di mana saja dan kapan saja di jaringan 100% 4G LTE.




Mantap kan? Masih ada kejutan dari Smartfren untuk kita semua. Semua berkesempatan menangkan hadiah menarik setiap minggunya, seperti Sepeda Limited Edition, Sony Playstation 5, iPhone 12, kamera mirrorless, laptop, dan masih banyak lagi. Info lengkapnya bisa dicek di www.smartfren.com/extrafaedah.

Caranya sangat mudah yaitu dengan membuat konten berfaedah, baik dalam bentuk video maupun foto, dan mengunggahnya ke media sosial dengan mention @smartfrenworld, tag dua teman, dan cantumkan tanda pagar #RamadanExtraFaedah dan #UnlimitedBisaSemua. Yuk, tunggu apalagi segera action dnegan membuat konten berfaedah supaya Ramadanmu extra faedah.

Nama Bulan dalam Kalender Hijriyah versi Bahasa Madura

3/29/2021 Add Comment

Penanggalan Islami atau yang disebut dengan Hijriyah merupakan sistem penanggalan yang dihitung berdasarkan peredaran bulan. Artinya, pergantian hari dari rotasi Bulan sehingga terjadi saat waktu Maghrib ketika bulan baru muncul. Selain itu pergantian tahun dilihat dari revolusi Bulan sehingga jumlah harinya lebih sedikit yaitu 354 hari. 

Inilah penyebab terjadinya selisih hari raya dalam islam selalu bergerak maju 11 hari dari kalender masehi. Hidup di Madura membuat masyarakatnya terbiasa dengan penggunaan penanggalan Hijriyah dengan penyebutan menggunakan bahasa Madura yang dikenal dengan Bulen Madhureh (bulan Madura). 

Meskipun standar kalender yang digunakan saat ini adalah sistem Masehi yang terdapat 12 bulan dimulai dari bulan Januari sampai Desember, namun kebanyakan masyarakat Madura masih berpegang teguh dengan hitungan kalender Islam Madura. Seperti menghitung hari kelahiran, hari kematian, membangun rumah, tanggal pernikahan dan kegiatan skaral lainnya.

Pada dasarnya nama-nama bulan yang ada dalam penanggalan Madhureh sebagian menggunakan penanggalan Hijriah dengan nama-nama menggunakan bahasa Arab, namun sebagian menggunakan bahasa Sanskerta seperti pasa dan sura. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai nama-nama bulan Madhureh.

Kalender ritual yang bernafaskan kultural dapat dilihat dari penamaan sekaligus pemaknaan / nama bulan dalam Kalender Hijriyah versi Bahasa Madura, seperti : 


1. BULAN SORA 
bermakna suci sebagai simbol manusia itu dibekal fitrah kesucian atau potensi manusia untuk berbuat baik.  Untuk itu, bulan tersebut disimbolisasi dengan warna putih, yang diformulasi dengan pembuatan bubur putih atau Tajin Sora.


2. BULAN SAPPAR
sebagai kelanjutan bulan yang pertama, yaitu walaupun manusia memiliki fitrah suci, akan tatapi manusia berpotensi berbuat jelek, karena itu perlu dikendalikan dengan simbolisasi warna merah, yang diformulasi dengan pembuatan Tajin Sappar yakni Tajin warna putih dan merah. 


3. BULAN MOLOD
bermakna bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, karena itu masyarakat Madura memperingatinya dengan bermacam kegiatan seperti dibâ’ân. 


4. BULAN RASOL 
Artinya adalah masa kembalinya kaum pria yang merantau ke rumah masing-masing dan menetap, Bulan ini juga termasuk bulan yang istimewa karena pada bulan inilah, diangkat menjadi Rasul, melakukan hijrah, dan wafat.


5. BULAN JUMADIL AWAL
Berasal dari kata "Jumadi" (kering) dan "Awal" (pertama). Hal ini karena pada bulan Jumadil Awal atau Jumadil Ula merupakan awal dari musim kemarau dan mulai terjadi kekeringan. Dilihat dari kejadian tersebut sulit untuk bertanam dan beternak.


6. BULAN JUMADIL AKHER
Artinya adalah masa penghujung musim kemarau dalam bahasa Madhurâna kasebbut "NèmorKara" dan terbebasnya dari masa kekeringan dalam bulan ini. Nama lain dari bulan ini yaitu Jumadil Tsaniyah. 


7. BULAN RAJAB
Kurang mendapat perhatian khusus masyarakat Madura, sehingga pada bulan-bulan tersebut diyakini sebagai bulan yang bebas melakukan aktifitas apapun termasuk tasyakuran, perayaan dan lain-lain. 


8. BULAN REBBA
yang berarti memberikan sadaqah kepada orang lain.


9. BULAN PASA
bermakna menahan untuk tidak makan dan minum mulai terbit fajar sampai terbenam matahari dengan dibumbuhi bacaan al-qur’an, maupun amalan-amalan sunnah lainnya. 


10. BULAN SAWWAL ATAU SABAL
bermakna bulan saling maaf-memaafkan sebagai penyempurna dan memperbaiki hubungan antar manusia.
 

11. BULAN TAKEPE'
bermakna bulan sempit atau tidak luas karena berada diantara bulan Sawâl/Sabel dan #Dzulhijjah.
 

12. BULAN RERAJA
bulan pengorbanan dan harapan. 


Sedangkan nama kalender Islam yang dikenal oleh masyarakat Arab (arabisme) seperti bulan :

1. Muḥarram   مُحَرَّمٌ 
diartikan Haram (haram berperang).


2. Safar صَفَرٌ  
diartikan Perjalanan (musim para kabilah berdagang keluar daerah).


3. Rabi' al-awwal رَبِيْعُ اْلأَوَّلِ 
diartikan awal Musim Semi.


4. Rabi' al-akhir/Robiuts Tsani  رَبِيْعُ الثّانِي 
 diartikan akhir Musim Semi.


5. Jumadal Awal  جُمَادَى اْلأُوْلَى
diartikan awal Musim Kering/mati (tumbuhan).


6. Jumadal Akhir  جُمَادَى اْلآخِرَةِ 
diartikan akhir Musim kering/mati (tumbuhan).


7. Rajab  رَجَبٌ
diartikan Menghormati persiapan bekal (fisik & mental) menuju Ramadhan).


8. Sya'ban   شَعْبَانٌ
diartikan Berpencar (berpencar mencari mata air).


9. Ramadhan  رَمَضَانُ
diartikan bulan diturunkanNYA ayat-ayat al-Qur'an.


10. Syawal   شَوَّالٌ
diartikan Membawa (musim hewan berkembang biak betina membawa isi).


11. Dzu al-Qa'idah  ذُواْلقَعْدَةِ 
diartikan pemilik sikap duduk/tidak berdiri (masa tenang, tidak berperang).
 
12. Dzu al-Hijjah  ذُو اْلحِجَّةِ 
diartikan pemilik masa Hajj/Haji (musim Haji).


Dengan demikian, dari penamaan dan pemaknaan dua kalender tersebut menemukan istilah dan makna yang berbeda, walaupun sebenarnya dalam kalender Madura sudah banyak mengalami inkulturasi dengan tradisi setempat masyarakat yang dipengaruhi oleh kalender Jawa Islam.

oleh: Hidrochin Sabarudin

Bangkalan

Pamekasan

Sampang

Sumenep