Sejarah

Tradisi

Recent Posts

Obyek Wisata Instagramable di Gua Soekarno - Sumenep

6/07/2019 Add Comment
Semakin terbukti kalau Madura memiliki banyak sekali destinasi wisata alam yang cocok untuk disinggahi. Salah satu objek wisata di, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, adalah Gua Soekarno. Letaknya di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. Jaraknya hanya sekitar 40-45 menit dari pusat kota Sumenep.

 

Berbagai Fasilitas Menarik Wisata Gua Soekarno

Bila berwisata di sana dijamin bakal membius teman-teman. Gua Soekarno merupakan gua alami yang selama ini terbengkalai, kini menjadi objek wisata cantik tanpa mengurangi kealamian gua. Wisatawan yang datang akan diajak masuk ke lorong kecil sebelum akhirnya tembus ke ruangan gua pertama yang sangat luas dengan lubang di bagian atas yang membuat ruangan lebih terang.

Gua ini terbilang sangat luas, sekitar 3.000 meter persegi. Jelajahi pelan-pelan, nikmati keindahan yang pasti membuat tangan ingin menjepretkan kamera. Setiap ruangan dihubungan dengan lorong-lorong kecil. Stalagmit dan stalagtitnya masih terjaga. Beberapa lubang di atap gua membuat ruangan terang, dan pada jam tertentu sinar matahari menerobos membuat pemandangan kian mempesona.

Fasilitas umum yang bisa teman-teman temui di sekitar Gua Soekarno seperti kamar mandi umum, Musholla, spot untuk selfie dan yang paling menarik di dalam Gua terdapat sebuah kafe. Kafe yang berada di dalam Gua buka dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam, keunikan dari Gua Soekarno menjadi daya tarik bagi para pengunjung kafe.


Syaiful Anwar pengelola Gua Soekarno bercerita bahwa, dulu gua tersebut pernah jadi rumah sepasang suami isteri pengagum presiden pertama Indonesia, Soekarno. Namun, setelah suami isteri meninggal, guanya kosong. Akhirnya kamu lakukan pembenahan supaya layak menjadi objek wisata dan bisa membantu mensejahterakan masyarakat sekitar.

Baca juga: Obyek Wisata Gua Kuning - Kangean

Banyak poster-poster Soekarno yang bisa teman-teman temukan saat memasuki Gua Soekarno ini. Salah satu ruang di dalam Gua  akan dibangun perpustakaan yang nantinya bisa digunakan sebagai salah satu sarana edukasi untuk pengunjung dan anak-anak sekitar. Di areal luar gua yang luasnya sekitar 2.000 meter persegi, dibangun lapangan parkir dan tempat di mana penduduk sekitar bisa ikut membuka kios makanan dan suvenir.

Spot Instragamable yang menarik di Gua Soekarno - Sumenep

Sebagai tambahan informasi untuk teman-teman, Gua Soekarno ini akan menggelar soft launching hari sabtu 8 Juni 2019 besok. Jadi, bagi teman-teman yang berada di Sumenep maupun teman-teman yang akan pergi ke Sumenep  jangan lupa untuk menyempatkan waktu datang berkunjung ke Gua Soekarno.


Satu info lagi yang tidak kalah penting, Obyek wisata ini banyak memiliki spot instagramable siap menjadi objek foto terindah untuk teman-teman unggah di media sosial masing-masing bahkan bisa juga untuk foto prawedding disana dengan memanfaatkan berbagai sudut gua yang cukup menarik.

Seperti biasa kami berpesan untuk tetap jaga kebersihan dan kesopanan selama berwisata. Mari bersama menikmati sekaligus menjaga salah satu wisata alam, supaya Gua Soekarno juga bisa dinikmati oleh generasi selanjutnya.

Selamat berwisata.

Kriteria Apartemen yang Disukai Milenial, Cek Di Sini!

5/11/2019 Add Comment
Tinggal di apartemen kini memang seakan sudah menjadi pilihan bagi banyak orang. Didukung oleh faktor mahalnya harga rumah tapak dalam beberapa tahun terakhir, plus penyebaran proyek pembangunan landed house yang makin menunjukkan kecenderungan ke arah pinggir kota membuat banyak orang terutama milenial merasa jauh lebih praktis dan dinamis dengan bermukim di unit hunian vertikal.

Jika dibandingkan dengan rumah tapak, memang jual beli apartemen banyak yang jauh lebih murah karena dengan lahan kecil terbatas bisa menampung lebih banyak orang. Letak jual apartemen pun hampir seluruhnya berada di titik potensial dan strategis tengah kota di mana akses kendaraan super mudah. Itulah sebabnya dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan jual apartemen dirasa cukup drastis juga signifikan.

Tetapi diantara banyaknya opsi jual beli apartemen, ada beberapa gedung yang penjualannya flop alias tidak berhasil memenuhi target tentunya dikarenakan oleh berbagai macam faktor. Oleh sebab itu, penting bagi pengembang apartemen dijual untuk paham dan mengerti apa saja kriteria jual beli apartemen yang disukai orang terutama milenial sebab persentase milenial paling besar dalam hal pembeli unit hunian vertikal.

Dan inilah 3 hal yang menjadi kriteria para milenial dalam memilih apartemen.

Harga Terjangkau

Hal ini sudah pasti menjadi pertimbangan utama. Sebab, biar bagaimana pun orang pasti mencari hunian berkualitas dengan harga terjangkau. Apalagi untuk pembelian unit jual apartemen studio.

Jika pengembang jual apartemen di angka 300 juta Rupiah sementara pasaran harga jual apartemen studio di satu kota berkisar di angka 200 jutaan, sudah hampir bisa dipastikan produknya tak akan laku kecuali memiliki segudang fasilitas mewah lain yang benar-benar tidak dimiliki oleh pesaing seperti club house super mewah kelas atas atau club house bintang lima.

Desain Modern

Tentu saja, seiring waktu tren desain eksterior dan interior bakal terus berubah. Gaya lama seperti eksterior grande ala Eropa sudah mulai ditinggalkan kemudian berganti dengan gaya modern minimalis.

Pemanfaatan ruang pun semakin dimaksimalkan. Seperti tersedianya rooftop garden sebagai pemanfaatan maksimal penghijauan. Serta contoh lain misalnya penggunaan kaca yang maksimal pada bagian eksterior untuk membuat sinar matahari langsung bisa mengakses ruang dan meminimalisir penggunaan lampu serta listrik pada pagi hingga siang hari.

Lokasi Strategis

Karena memang sebagian besar orang memilih unit hunian vertikal adalah karena faktor lokasi, maka sudah pasti faktor ini sangat penting. Banyak orang malas memilih rumah tapak sebab letaknya jauh di antah berantah dan membutuhkan waktu lebih banyak buat menjangkau tengah kota sementara sebagian besar kegiatan seperti bekerja atau bersekolah dilakukan di tengah kota.

Waktu serta jarak tempuh lebih panjang ditambah keadaan jalan yang macet bisa menimbulkan stres lalu berdampak panjang pada kesehatan terutama kesehatan mental. Itulah mengapa lokasi strategis plus akses kendaraan umum yang mudah menjadi concern bagi calon pembeli unit apartemen.

Wisata Kuliner Cake Khas Kabupaten Sumenep

4/25/2019 Add Comment
Ketika sedang malas masak di rumah biasanya teman-teman pasti memilih untuk membeli makanan di luar, baik di warung maupun restoran. Kebiasaan tersebut juga kami lakukan saat sedang pergi liputan, contohnya saja saat kami sedang berkunjung ke ujung timur Pulau Madura yakni Kabupaten Sumenep.

Seperti biasa, para Tim ingin wisata kuliner yang khas dan belum pernah dicoba sebelumnya. Sampai akhirnya salah satu teman dari Sumenep dengan baik hati mengantarkan kami ke salah satu restoran yang memiliki menu unik dan sangat terkenal di Sumenep. Waktu itu kami berkesempatan mencoba Cap Jay khas dari Sumenep.

Iya, ternyata Sumenep punya kuliner yang kami bilang mirip dengan Cap Jay namanya Cake (dibaca sesuai ejaan ya). Menurut informasi yang saya peroleh Cake ini adalah salah satu makanan favorit masyarakat Sumenep dan sering dijadikan hidangan di acara pernikahan, lho. Wah, beruntung sekali saya dan suami bisa menikmati Cake tanpa tunggu undangan pernikahan dulu, hehehe.


Menikmati Cake Kuliner Sumenep yang Unik


Sore itu kami Tim Gerbang Pulau Madura memesan dua porsi Cake dan tidak membutuhkan waktu lama, Cake pun hadir dihadapin kami dan siap untuk dinikmati. Cake atau ada yang menyebutnya Nasi Pae, sepintas makanan ini mirip dengan cap cay makahan khas negeri Tiongkok. Namun sebenarnya kalau diperhatikan lagi tidak sama persis sih.

Ternyata makanan khas Sumenap ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Dahulu Cake hanya dihadirkan pada saat-saat penting saja misalnya pernikahan atau acara Maulidan. Dan konon hanya kalangan tertentu saja yang bisa menikmati sajian lezat ini. Wow, sampai begitu favorit dan istimewanya ya si Cake ini.

Cake terdiri dari irisan kentang yang sudah digoreng, bakwan udang, kacang polong, brokoli, seledri, irisan ayam kampung dan daging yang dipotong segi empat menyerupai dadu. Semua bahan di atas kemudian disiram kuah santan yang gurih dan sedikit asam. Bagi teman-teman yang suka pedas jangan khawatir, Cake akan ditambahkan cabai rebus yang harus kita giling dulu kalau ingin mencicipinya.

Hidangan ini sangat pas apabila menyantapnya ditambahkan dengan lontong, jadi mirip lontong sayur namun dengan rasa yang berbeda. Rasanya gurih, nikmat, ada sedikit manis dan disisi lain ketika mencicipi potongan itu berubah jadi gurih renyah dan bikin ketagihan. Semua kelezatan ini hanya membutuhkan Rp. 17.500 saja per piring, jadi jangan sampai terlewatkan kalau teman-teman ke Sumenep untuk mencicipi hidangan yang gurih ini.


Ada berbagai tempat wisata yang tidak boleh dilupakan bagi para wisatawan jika kebetulan sedang berkunjung ke kota Sumekar. Selain Profil kotanya yang sangat luar biasa, teman-teman bisa menikmati keindahan panorama yang tiada tara. Baik keindahan pemandangan, maupun fasilitas wisata yang dipersiapkan.

Kabupaten Sumenep bukan hanya terkenal dan kaya dengan keindahan wisata alam dan budayanya. Wisata kulinernya pun juga tidak kalah menariknya, seperti kuliner Rujak Selingkuh dan ada juga makanan tradisional masyarakat Sumenep yakni Gettas. Untuk kuliner tradisional Sumenep yang terbilang langka juga bisa coba Kue Olet, lho.

Kalau teman-teman dari luar Pulau Madura sedang berencana pergi ke Sumenep, sekarang sudah bisa cek info bus & travel Surabaya Denpasar terbaru. Seperti yang kita ketahui bersama kalau Kabupaten Sumenep terletak diujung timur Pulau Madura. Dan untuk bisa sampai ke Sumenep salah satu caranya bisa melalui jalur darat yang pastinya sangat seru.

Mulai dari menggunakan angkutan umum seperti bus, atau juga dengan menggunakan transportasi pribadi seperti mobil maupun sepeda motor. Akses jalur darat menuju Kabupaten Sumenep juga terbagi dua, melalui arah timur Kabupaten Bangkalan atau teman-teman juga bisa melintasi jalur Pantura.

Untuk teman-teman yang penasaran dengan alam Pulau Madura terutama pantai, kami sarankan untuk melintas melalui jalur Pantura. Perjalanan dari Bangkalan ke Sumenep membutuhkan waktu sekitar 4 jam saja. Pergi wisata ke Madura sudah tidak sulit lagi, ada banyak tranportasi umum yang disediakan. Yuk, ke Madura dan selamat berwisata kuliner Cake.

Bangkalan

Pamekasan

Sampang

Sumenep