Sejarah

Tradisi

Recent Posts

Menikmati Hidden Paradise Bangkalan Dengan Traveloka Xperience

10/10/2019 Add Comment
Tretans, sudah tahu kah kalau setiap bulan Oktober Kabupaten Bangkalan merayakan hari kelahirannya yang tepat jatuh pada tanggal 24 nanti. Tentu seperti pada tahun-tahun sebelumnya perayaan hari jadi Kabupaten Bangkalan akan diwarnai dengan berbagai macam kegiatan yang menarik.

Berbicara tentang Bangkalan kami yakin Tretans sudah tahu tentang Kota yang ada di ujung barat Pulau Madura ini. Namun, sudah tahu belum kalau Bangkalan mempunyai beberapa surga tersembunyi yang sangat kami rekomendasikan untuk Tretans kunjungi. Bulan Oktober menjadi waktu yang tepat bagi Tretans untuk berkunjung ke Bangkalan. Mengapa?.

Alasan yang pertama adalah Bertahun-tahun digelar di Pamekasan, akhirnya karapan sapi Piala Presiden digelar di Bangkalan. Tentu, ini kabar menggembirakan bagi wisatawan. Bangkalan sangat dekat dengan Surabaya, yang bisa dijangkau melalui Jembatan Suramadu hanya dalam waktu 30 menit.


Karapan sapi Piala Presiden yang digelar pada Minggu (6/10) kemarin itu merupakan sport tourism yang rutin digelar setiap Oktober. Ya, Ini merupakan kali pertama, Bangkalan menjadi tuan rumah pelaksanaan karapan sapi Piala Presiden RI. Itu sebabnya kami menyarankan untuk mengunjungi Bangkalan pada bulan Oktober.

Sebagai tambahan informasi kalau Penetapan Bangkalan sebagai tuan rumah dilatari karapan sapi merupakan budaya masyarakat Madura. Dengan demikian, tiga kabupaten lainnya juga berhak menjadi tuan rumah. Sehingga suatu saat, Pamekasan juga bisa kembali mendapat giliran.

Puluhan ribu penonton sudah sejak pagi buta mempadati Stadion H. Moh. Noer tempat Karapan Sapi diadakan. Hal tersebut juga sekaligus mempromosikan pariwisata di Pulau Madura. Nah, atraksi adu lari cepat sapi itu, bisa menjadi pelengkap perjalanan Tretans ke Madura.

Bila kemarin Tretans tidak berkesempatan melihat langsung Karapan sapi Piala Presiden , tidak perlu kecewa karena ada dua Hidden Paradise yang bisa Tretans nikmati di Bangkalan yakni Bukit Kapur Pelalangan dan Bukit Kapur Jaddih. Dua bukit fenomenal yang ada di Bangkalan yang menjadi prioritas para wisatawan untuk dikunjungi saat ke Bangkalan.


Tebing-tebing kapur di Bukit Pelalangan yang dipahat untuk keperluan pertambangan, ternyata mencipatakan suasana epik. Bebatuan kapur itu menjadi kanvas besar berisi lukisan dan pahatan. Pemandangan yang indah itu membuat juru foto dan penggemar swafoto berdatangan dari berbagai kota di Jawa Timur.

Senada dengan Bukit Pelalangan yang ada di Arosbaya, Bukit Kapur di Jaddih menjanjikan hal yang sama. Bedanya, Jaddih memiliki danau yang berwarna hijau dan terjadang menjadi biru tua. Penambangan kapur di bukit itu meninggalkan cekungan yang kemudian terisi hujan, dan menjadi danau kecil.


Tretans dapat menjelajahi bukit kapur Arosbaya yang indah, dan kemudian menikmati hidangan makan siang dari Bebek Sinjay, sebuah restoran lokal favorit. Lengkapilah perjalanan Tretans dengan berkunjung ke pusat souvenir untuk berbelanja batik, sebelum menjelajahi bukit kapur Jaddih!.

Tertarik? semua itu bisa Tretans dapatkan dengan memesan paket Hidden Paradise Bangkalan - Tur 1 Hari di Traveloka Xperience. Kemudahan fasilitas dan pelayanan yang membuat Tretans hanya duduk santai dan menikmati dua keindahan bukit di Bangkalan. Di sini sudah dilengkapi dengan informasi rencana perjalanannya (tour itinerary), pickup point atau meeting point, dan segala informasi lainnya.



Semudah itu untuk bisa menikmati dua surga tersembunyi yang ada di Bangkalan, sambil mencicipi salah satu kulinernya yang selalu berhasil membuat kota kecil seperti Bangkalan penuh dengan mobil saat akhir pekan bahkan setiap harinya. Dimana lagi kalau bukan di Bebek Sinjay, Tretans harus coba #XperienceSeru di Bangkalan.

Mumpung masih awal bulan Oktober jadi jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati berbagai macam wisata budaya, dan festival yang ada di Bangkalan. Nikmati pengalaman paling seru dengan Traveloka Xperience. Cari waktu yang tepat dan pesan paketnya segera, nikmati semua kemudahan dan fasilitas dari Traveloka Xperience.

Beberapa Hal Tentang Karimunjawa

9/29/2019 Add Comment
Karimunjawa. Sudahkah Tretans semua pergi menikmati keindahan Kepualauan Karimunjawa?. Sama seperti Kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep seperti Gili Labak, Gili Iyang maupun Gili Genting, Kepulauan Karimunjawa bahkan lebih dulu sudah terkenal dengan wisata alamnya yang begitu mempesona.

Kepulauan Karimunjawa yang berada di utara Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, selalu menjadi magnet bagi wisawatan. Bukan hanya turis lokal, pelancong mancanegara pun kerap mengunungi pulau-pulau tersebut. Maklum, Karimunjawa memang indah. Di sini para pelancong disajikan keindahan alam, mulai dari hamparan bukit nan hijau hingga terumbu karang di bawah laut.


Karimunjawa di lepas pantai Jepara, Jateng memiliki hamparan pasir putih dan lautan yang eksotis. Senjanya juga sangat memukau lho, Tretans. Karimunjawa sendiri merupakan kepulauan yang terdiri dari 27 pulau. Tidak akan Tretans sangka Pulau Karimunjawa memang benar-benar menyimpan keindahan perairan laut Jawa.

Sehingga tidak heran Karimunjawa layak disebut sebagai The Carribbean of Java karena pasir putihnya, perairannya yang bening, tenang, dan keindahannya yang eksotis. Bukan hanya itu saja lho, ada beberapa hal yang perlu Tretans ketahui mengenai Karimunjawa ini. Berikut hal apa saja yang harus diperhatikan saat berkunjung ke sana.

1. Cek website BMKG

Cek terlebih dulu perkiraan BMKG sebelum berangkat karena jika ketinggian gelombang lebih dari 3.0 meter, jadwal keberangkatan akan dibatalkan. Jadi, retans masih harus menunggu 1-2 hari agar dapat berangkat menyeberang. Cek website BMKG merupakan salah satu hal penting sebelum berkunjung ke Karimunjawa.

2. Jangan Datang di Waktu yang Salah

Hal penting yang kedua adalah menentukan tanggal yang tepat karena pemilihan tanggal mempengaruhi jenis dan waktu tempuh transportasi yang akan digunakan untuk menyeberang ke Karimunjawa. Jika Tretans ingin berangkat dari Semarang, lebih baik pergi di hari Sabtu atau Kamis.

Itu karena hanya terdapat 1 kapal yang berangkat dari Semarang (KMC Kartini yang berangkat hanya di hari Sabtu dan Kamis). Selain itu ada juga pesawat cesna yang berangkat dari Semarang di hari Kamis dan Jumat. Namun, jika ternyata berhalangan berangkat di hari itu, terpaksa harus ke Kabupaten Jepara terlebih dulu.

Di sana ada 2 kapal jenis feri, yaitu Express Bahari dan Siginjai. Keduanya hanya memiliki 1 jadwal keberangkatan tiap harinya. Jadi kalau semisal Tretans ketinggalan kapal, terpaksa menunggu keesokan harinya. Jangan sampai ketinggalan ya!.

3. Rencanakan Kunjungan

Sebisa mungkin sebelum berangkat Tretans sudah matang-matang membuat rancangan perjalanan, bahkan minimal seminggu sebelum keberangkatan (terutama jika kalian datang di puncak masa liburan pada bulan Juni-Agustus). Hotel atau homestay juga cepat sekali penuh jadi harus gerak cepat jika ingin mendapat penginapan yang Tretans incar.

Terlebih lagi jika Tretans ingin berbulan madu bersama pasangan di Karimunjawa, ada baiknya lho kalian cek paket honeymoon Karimunjawa. Supaya rencana bulan madu Tretans di Karimunjawa terasa sangat menyenangkan dan nyaman bersama pasangan.

4. Gunakan Pemandu Wisata

Supaya liburan di Karimunjawa lebih menyenangkan dan mudah Tretans bisa juga menggunakan pemandu wisata. Tarif pemandu wisata di Kepulauan Karimunjawa juga relatif murah. Sekitar500 ribu untuk dua hari. Harga tersebut sudah termasuk mobil yang akan anda gunakan untuk berkeliling pulau.

Tretans juga bisa saja berkeliling tanpa pemandu. Namun banyak spot menarik di pulau ini yang mungkin Tretans lewatkan. Sebab daratan Karimunjawa memiliki luas daratan 1.500 hektare plus perairan mencapai 110.000 hektare.

5. Taman Nasional Karimunjawa

Lalu apa yang bisa ditelusuri di Karimunjawa? Banyak. Di sini, misalnya, tretans bisa menjelajahi Taman Nasional Karimunjawa. Ada ragam hewan liar macam rusa, kucing hutan dan yang paling ikonik ialah pohon Dewandaru. Kayu pohon Dewandaru ini konon jenis kayu yang selama ini dipakai sebagai bahan pembuat tongkat komando para panglima TNI atau Polri karena dianggap memiliki daya magis yang kuat.

Selain taman nasional, Karimunjawa juga memiliki ‘Bukit Cinta’. Disebut demikian karena di atasnya ada tulisan besar 'Love' lengkap dengan rumah pohon berbentuk hati. Banyak turis yang berselfie di sini. Selain itu, dari puncak bukit ini, Tretans juga akan dimanjakan oleh pesona alam yang mantap: gugusan pulau kecil tampak menyembul dari kejauhan.

6. Snorkling di Karimunjawa

Aktivitas lain yang bisa Tretans lakukan di Karimunjawa adalah snorkling. Untuk yang satu ini, Tretans bisa menghubungi biro perjalanan lokal yang menawarkan snorkling dengan tarif Rp 20-30 ribu. Cukup murah, bukan?. Pemandu wisata pasti akan mengarahkan ke spot-spot menarik yang terdapat biota lautnya. Tapi ingat, jangan menginjak terumbu karang.

Terumbu karang di sini memang jadi aset penting bagi Karimunjawa. Tretans bisa menyaksikan ikan-ikan menyembul keluar serta bersentuhan dan ‘menyapa’ aneka biota laut. Setelah puas menikmati panorama bawah laut, Tretans juga bisa berbaring sejenak di bibir pantai sambil menikmati sunset.

Jadi, bagaimana?. Sudah siap untuk pergi berlibur ke Karimunjawa?. Pastikan beberapa hal penting sudah Tretans siapkan supaya rencana liburan di sana menjadi lebih menyenangkan dan terkesan. Singkirkan semua alat elektronik, just breathe in the fresh air and enjoy the beauty of Karimunjawa!.

Kuliner Unik Soto Mata Sapi di Bangkalan

9/15/2019 Add Comment
Teman-teman, suka kuliner ekstrem? kalau iya jangan sampai kelewatan mencoba kuliner Soto Mata Sapi yang ada di Bangkalan. Sekilas tampilannya tidak berbeda dengan kuliner serupa. Berkuah kuning dengan berbagai isian. Begitu teman-teman mengaduk akan muncul bagian mata sapi yang masih berbalut daging dan tulang.


Soto Mata Sapi ini terletak di desa Pancar, Kecamatan Burneh, Bangkalan Madura. Tempatnya sangat sederhana, tapi jangan salah meski demikian tempat ini sangat bersih dan higienis. Makan di tempat ini kalian tidak akan duduk di kursi bahkan kalian tidak akan menjumpai meja. Tetapi di tempat ini disediakan kursi anyaman yang sangat lebar untuk duduk bersila di atasnya.

Baca juga: Soto Merah Daging Khas Bangkalan

Soto Mata Sapi ini di buat dengan bumbu rahasia dan di sajikan dengan kuah soto dan juga di beri irisan daging sapi. Meskipun kelihatannya aneh dan mengerikan, namun rasanya enak dan nikmat sekali. Soto Mata Sapi sangat lezat di santap dalam keadaan masih hangat dengan sambal yang pedas, jangan lupa perasan jeruk nipisnya.


SAJIAN PELENGKAP SOTO MATA SAPI

Soto ini berwarna merah karena menggunakan cabe merah halus dan bumbu khas Soto Bangkalan sebagai bumbunya dan tanpa menggunakan kunyit seperti soto pada umumnya. Bahan yang dibuat soto adalah mata sapi, daging sapi, dan usus sapi. Semua bahan dasar Soto Mata Sapi direbus sampai lima jam, sehingga menghasilkan kuah yang kental dan pekat.

Mata sapi yang digunakan tidak diiris kecil-kecil tetapi masih terutama bola matanya tetapi bila teman-teman menginginkannya untuk diiris  bisa langsung meminta ke penjualnya. Namun, jika teman-teman tidak berani untuk memakan mata sapi, teman-teman bisa menikmati soto tanpa mata sapi.


Sebagai bahan pelengkap soto biasanya ditambahkan ketupat atau topak. Topak seperti lontong tapi tidak dibungkus dengan daun pisang melainkan daun kelapa. Topak diiris menjadi beberapa bagian dan ditambah kecambah, kacang, jagung, bawang goreng, irisan cabe rawit dan air perasan jeruk.

Selain itu teman-teman juga bisa mencoba menyantap soto mata sapi dengan tambahan bumbu rujak, dijamin rasanya semakin nikmat. Satu porsi Soto Mata Sapi adalah Rp. 25.000 dan untuk Soto Daging Rp. 15.000, cukup membayar seribu rupiah jika ingin makan dengan ketupat atau topak.


Warung Soto Mata Sapi yang ada di desa Pancar ini mulai buka dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Jadi, sudah siap menikmati kuliner ekstrem Soto Mata Sapi?.



VIDEO KULINER SOTO MATA SAPI BANGKALAN



Bangkalan

Pamekasan

Sampang

Sumenep