Sejarah

Tradisi

Recent Posts

Belajar Bahasa Madura Edisi Tubuh Bagian Bawah

8/08/2019 Add Comment
Melengkapi artikel sebelumnya tentang Tubuh Manusia dalam Bahasa Madura yakni Kepala serta Tubuh Bagian Atas maka saat ini adalah Artikel Tubuh Bagian Bawah. Tentunya yang menulis dalam Bahasa Madura adalah Pak Adrian Pawitra yang beliau merupakan penyusun Kamus Bahasa Madura - Indonesia yang sudah banyak beredar di Toko Online. Berikut adalah Artikel Belajar Bahasa Madura Edisi Tubuh Bagian Bawah.


1. Perut bagian bawah = Bu-rabuwân
2. Kemaluan (Alat kelamin) = Kamalowan (enjâ’-iyâ), Katoḍusân (èngghi-bhunten)
3. Kemaluan pria (Penis) = Pala’ (enjâ’-iyâ), Palanangan (Emmas) (èngghi-bhunten)
4. Pelir = Pellèr
5. Frenulum (batas tengah antara kepala dan batang penis) = Ghâṭèng
6. Testis (biji pelir) = Bâi’na pellèr
7. Mons pubis (Punuk kemaluan wanita) = Tampo’
8. Kemaluan wanita (Vagina) = Pokè(h) (enjâ’-iyâ), Bâdhunan, Farji’ (èngghi-bhunten)
9. Kelentit (Klitoris) = Jhelli’ (enjâ’-iyâ), Ènten (èngghi-bhunten)
10. Rahim (Peranakan) = Bâlânadhân
11. Paha = Pokang
12. Selangkangan = Kang-pèkang
13. Lutut = To’ot
14. Betis = Bettès (enjâ’-iyâ), Poḍhâk (èngghi-bhunten)
15. Tulang betis (Tulang kering) = Tolang addhu
16. Kaki = Soko(h) (enjâ’-iyâ), Padhâ(h) (èngghi-bhunten)
17. Tumit (Tungkak) = Tombet (Tongka’)
18. Urat tumit = Sè’-bisè’ (Ora’na tombet, Ora’na tongka’)
19. Mata kaki (Pergelangan kaki) = Tolang komèrè (Tolang ṭèl-canṭèlan)
20. Jari kaki = Ghârighi’na soko
21. Jempol kaki = Pol-empolla soko
22. Telapak kaki = Pa’-dhâpa’na soko


Sumber :
1. Adrian Pawitra, “Kamus Lengkap Bahasa Madura – Indonesia”, Penerbit PT. Dian Rakyat Jakarta, Th 2009.
2. Kramer Sr. A.L.N, Kamus Indonesia (Indonesisch-Nederlands en Nederlands-Indonesisch), Gravenhage 1951 – Djakarta, G.B Van Goor Zonens Uitgevermaatschaapp N.V.
3 P. Penninga & Hendriks H. “Practish Madurees-Nederlands, WOORDENBOEK”, G.C.T. van Dorp & Co.N.V. Semarang – Deen Haag 1913.
4. P. Penninga & Hendriks H. “Practish Nederlands - Madurees, WOORDENBOEK”, G.C.T. van Dorp & Co.N.V. Semarang – Deen Haag 1913.

Belajar Bahasa Madura Edisi Tubuh Bagian Atas

8/07/2019 Add Comment
Melanjutkan artikel sebelumnya yakni Belajar Bahasa Madura Edisi Tubuh Manusia Bagian Kepala, sekarang kami akan memposting artikel tentang Tubuh Manusia Bagian Atas dalam Bahasa Madura. Artikel ini berlanjut setelah Pak Adrian Pawitra selaku orang yang sangat paham tentang Bahasa Madura menulis status di Facebook dan menjelaskan kembali tentang bahasan tersebut.

Gambar oleh Pexels.com

1. Leher = Lè’èr (enjâ’-iyâ), Ghulu(h) (èngghi-bhunten)
2. Bahu = Bhâu(h) (enjâ’-iyâ), Tèmbhângan (èngghi-bhunten)
3. Dada = Ḍâḍâ(h) (enjâ’-iyâ)
4. Lesung payudara = Talempo’ânna atè (enjâ’-iyâ), Panaghennan atè (èngghi-bhunten)
5. Payudara (buah dada) = Soso(h) (enjâ’-iyâ), Bhâjem (èngghi-bhunten)
6. Puting = Penṭèl (konco’na soso)
7. Tengkuk (Kuduk) = Gul-onggulân
8. Punggung = Blâkang
9. Pundak belakang (Belikat) = Bhâng-ghibhâng (blikat)
10. Tulang belakang = Gherdhung
11. Punggung bawah = Bârughuk (Bughik)
12. Tulang ekor = Monteng (Sombi, Tolang kata’)
13. Pinggang = Tèng-entèngan (Tèng-kentèngan, Tèng-keltèngan, Tengnga)
14. Pinggul = Bângkong (Tongghing, Tongkèng)
15. Pantat = Buri’ (enjâ’-iyâ), Jhubhur (èngghi-bhunten)
16. Perut = Tabu’ (enjâ’-iyâ), Paḍhâ’ârân (èngghi-bhunten)
17. Pusar (Pusat) = Bujhel (enjâ’-iyâ), Poser (èngghi-bhunten)
18. Ketiak = Kalèncabhân (Kalèmongan)
19. Lengan = Lengngen (enjâ’-iyâ), Ghulungan (èngghi-bhunten)
20. Lengan atas = Lengngen attas
21. Siku (sikut) = Cèngkol
22. Lengan bawah = Lengngen bâbâ
23. Pergelagan tangan atas = Paghellângan
24. Pergelangan tangan = Ogellân
25. Tangan = Tanang (enjâ’-iyâ), Asta (èngghi-bhunten)
26. Tonjolan pergelangan = Kancèngan
27. Telapak tangan = Pa’-dhâpa’na tanang (Tabu’na tanang)
28. Jantung tangan (Buah tangan) = Asemman
29. Jari = Ghârighi’ (enjâ’-iyâ), Tonjhu’ (Rajhungan) (èngghi-bhunten)
30. Kuku = Koko(h) (enjâ’-iyâ), Kenaka (èngghi-bhunten)
31. Jempol (Ibu jari) = Tonjhu’ empol (Jhu’ empol, Pol-empolan)
32. Telunjuk = Tonjhu’ dhuddhing (Jhu’ dhuddhing)
33. Jari tengah = Tonjhu’ tengnga (Jhu’ tengnga)
34. Jari manis = Tonjhu’ manès (Jhu’ manès)
35. Jari kelingking = Tonjhu’ enṭèk (Jhu’ enṭèk, Ṭèk-enṭèghân)
36. Pangkal jari = Bhungkèlla ghârighi’
37. Ruas jari = Bukona ghârighi’



Sumber :
1. Adrian Pawitra, “Kamus Lengkap Bahasa Madura – Indonesia”, Penerbit PT. Dian Rakyat Jakarta, Th 2009.
2. Kramer Sr. A.L.N, Kamus Indonesia (Indonesisch-Nederlands en Nederlands-Indonesisch), Gravenhage 1951 – Djakarta, G.B Van Goor Zonens Uitgevermaatschaapp N.V.
3 P. Penninga & Hendriks H. “Practish Madurees-Nederlands, WOORDENBOEK”, G.C.T. van Dorp & Co.N.V. Semarang – Deen Haag 1913.
4. P. Penninga & Hendriks H. “Practish Nederlands - Madurees, WOORDENBOEK”, G.C.T. van Dorp & Co.N.V. Semarang – Deen Haag 1913.

DAFTAR HARGA DAN FASILITAS HOTEL NINGRAT BANGKALAN

7/26/2019 Add Comment
Berkunjung ke Madura rasanya tidak lengkap kalau tidak menginap dan bermalam. Ya, Madura itu luas dengan banyak wisata alam, wisata budaya, wisata religi dan tentu bermacam kulinernya yang patut untuk teman-teman coba. Jadi, kalau ke Madura tanpa bermalam pasti teman-teman tidak bisa puas menikmati keindahan alam, budaya dan lezatnya makanannya.


Bicara soal bermalam di Madura kali ini kami akan mengajak teman-teman untuk berkenalan dan mengetahui salah satu penginapan atau hotel pertama yang ada di Bangkalan. Jika pada postingan sebelumnya ada Hotel Rose Bangkalan dan Hotel Prima Sejahtera sekarang kita akan membahas sedikit mengenai Hotel Ningrat Bangkalan.

Mendengar kata Ningrat mungkin dibenak teman-teman terlintas tempat atau kediaman seperti kraton raja. Hotel Ningrat berada tepat di tengah pusat kota Bangkalan ini memang bukan hotel berbintang dengan fasilitas mewah. Namun di Hotel Ningrat teman-teman akan merasakan pelayanan tradisional khas Madura.

Selain itu menurut sejarah konon, Hotel Ningrat sebelumnya adalah sebuah kediaman pemilik perkebunan yang ada sejak zaman penjajahan Belanda. Hal tersebut terlihat sekali dari ciri-ciri bangunan yang memiliki atap langit yang tinggi, tembok tebal, adanya jarak antara bagian rumah dan beberapa perabotan kuno yang masih tersimpan serta terawat rapi.


Di Hotel Ningrat teman-teman bisa merasakan betul hawa-hawa Kraton Bangkalan zaman dahulu. Karena sudah lama tidak digunakan lagi akhirnya bangunan rumah tua tersebut dijadikan hotel dengan merenovasi dan menambah beberapa ruangan yang ada tanpa mengurangi sedikitpun ciri khas sebelumnya.

Memiliki letak strategis di tengah kota Bangkalan sehingga Hotel Ningrat mudah sekali ditemukan oleh siapa saja dan berikut ini adalah Daftar Harga serta Fasilitas di Hotel Ningrat Bangkalan.

 1. SUPERIOR ROOM



HARGA DAN FASILITAS: 

- IDR. 350K / MALAM
- AC
- TV
- KAMAR MANDI
- BREAKFAST


2. VIP ROOM


(SINGLE BED)

(DOUBLE BED)

HARGA DAN FASILITAS: 

- IDR. 425K
- AC
- TV
- KAMAR MANDI
- AIR PANAS
- BREAKFAST


3. SUITE ROOM (GUEST HOUSE)


TAMPILAN DEPAN

RUANG TAMU

KAMAR TIDUR

KAMAR MANDI

HARGA DAN FASILITAS:

- IDR. 750K
- AC
- TV
- KULKAS
- AIR PANAS
- BREAKFAST


4. RUANG RAPAT


HARGA SEWA:

IDR. 950K / 4 JAM


5. SEWA AULA NIKAHAN


HARGA SEWA:

- PAGI: IDR. 3.000K
- MALAM: IDR. 4000K 


Itulah beberapa Harga dan Fasilitas Hotel Ningrat di Bangkalan, sekarang sudah tidak perlu bingung lagi mau menginap dan bermalam dimana bila teman-teman sedang berada di Bangkalan. Hotel Ningrat Bangkalan menjadi pilihan yang tepat untuk bermalam dengan nyaman bersama keluarga maupun rekan sambil menikmati arsitektur bangunan Kraton Bangkalan.


Bangkalan

Pamekasan

Sampang

Sumenep