Sejarah

Tradisi

Recent Posts

6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah

1/16/2019 Add Comment
Wisata Madura mungkin nggak setenar Bali, Lombok dan lainnya. Padahal panorama alam yang ditawarkan Pulau Garam ini begitu cantik.Mulai dari wisata pantai, perbukitan, air terjun hingga tebing kapur ada di Madura. Letaknya pun tersebar, dari Sampang hingga Sumenep.

Menariknya lagi tiket masuk ke lokasi wisata ini anti bikin kantong teman-teman jebol. Jangan lupa, banyak spot foto menarik juga di sini. Penasaran dimana saja lokasinya? Kami sudah rangkum kan semuanya khusus untuk kalian semua. Yuk, simak ulasannya.


6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah


1. Gili Labak

Sebagian besar dari teman-teman mungkin sudah sering mendengar tentang Gili Labak. Pasalnya area ini memang cukup populer, utamanya bagi para backpacker. Keindahan hamparan pasir putih dan air lautnya yang jernih tentu menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan nggak kalah dari Gili yang ada di Lombok.

Lokasinya ada di Jalan Pulau Gili Labak, Kombang, Talango, Sumenep. Untuk bisa sampai ke area wisata, teman-teman perlu menyewa kapal PP dari Pelabuhan Kalianget dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan.


Harga sewanya pun sebesar 350 ribu rupiah per kapal, dimana setiap alat transportasi bisa memuat hingga 15 orang. Jadi biaya ini sangat terjangkau karena teman-teman bisa membaginya dengan penumpang lain.

Tarif ini juga sudah termasuk pulang dan pergi dari Pelabuhan Kalianget - Gili Labak, atau sebaliknya. Menariknya lagi harga sewa senilai 350 ribu rupiah ini masih bisa ditawar, lho. Teman-teman pun nggak perlu lagi membayar harga tiket masuk begitu tiba di Gili Labak. Sangat terjangkau kan?.

Apalagi berbagai aktivitas seru yang bisa teman-teman lakukan di sini selain menikmati keindahan pantai. Contohnya adalah snorkeling untuk menikmati keindahan terumbu karang maupun biota laut lainnya.

2. Bukit Kapur Jaddih

Bukit Jaddih sejatinya merupakan kawasan penambangan batu kapur putih. Meski begitu, pesona tempat wisata ini nggak kalah menarik. Selain bukit kapur dan goa kecil, ada pula danau berwarna biru yang begitu memesona di sini. Bahkan tentu saja banyak spot foto menarik di area wisata yang ada di Desa Jaddih, Bangkalan ini.

Kecuali goa-goa kecil, teman-teman bisa hunting foto di beberapa area di Bukit Jaddih. Hal ini demi keselamatan teman-teman, mengingat goa tersebut memiliki tekstur yang rapuh dan mungkin bisa runtuh kapan saja.


Untuk bisa ke lokasi wisata, teman-teman bisa kok menggunakan motor maupun mobil. Tapi sebaiknya tetap waspada selama perjalanan, karena jalan cukup terjal. Bagi pengendara motor, jalur alternatif melalui Jalan Raya Labang bisa dilewati. Sementara untuk teman-teman yang membawa mobil, jalur melalui Kota Bangkalah adalah satu-satunya akses.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai dua ribu rupiah per orang. Sementara parkir kendaraan sebesar lima ribu rupiah saja. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas menikmati panorama dan hunting foto di sini dari pukul 06.30-17.00 WIB.

3. Boekit Tinggi Daramista

Salah salah wisata Madura yang juga sayang untuk dilewatkan adalah Boekit Tinggi Daramista. Lokasinya ada di Desa Daramista, Lenteng, Sumenep. Bukan hanya panorama cantik di atas bukit saja yang bisa teman-teman lihat di sini. Beragam fasilitas untuk menunjang aktivitas hunting foto teman-teman makin berkesan pun ada.


Untuk bisa sampai ke wisata baru ini, teman-teman memang membutuhkan perjuangan keras. Jalur dengan tikungan tajam hingga tanjakan akan teman-teman lewati selama perjalanan. Namun hal itu akan terbayar begitu kamu sampai di Boekit Tinggi Daramista.

Apalagi selain pemandangan yang memanjakan indera penglihatanmu, hawa sejuk di sini juga akan kamu rasakan. teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai tiga ribu rupiah per orang. Dengan biaya ini, kamu bebas berkunjung mulai pukul 08.00-21.00 WIB.

4. Bukit Palelangan Arosbaya

Bukit Palelangan Arosbaya adalah salah satu objek wisata di Madura yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi di sini teman-teman bisa menemukan banyak spot foto keren. Teman-teman juga bisa melihat bukit bekas pahatan sisa penambangan kapur yang menghadirkan bentuk-bentuk unik di sini.

Warna area perbukitan ini pun merah merona, sehingga daya tariknya semakin bertambah. Lokasinya ada di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Akses untuk menuju ke objek wisata ini pun sangat mudah. Hal ini karena letaknya nggak jauh dari situs makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu". Teman-teman pun bisa menggunakan kendaraan pribadi.


Rutenya dimulai dari Kota Bangkalan menuju ke Kecamatan Arosbaya. Selanjutnya ikuti petunjuk jalan menuju ke situs religi makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu" atau Pesarean Aermata. Dari sini, teman-teman bisa masuk ke dalam jalan kecil di sebelah kanan Pesarean Aermata. Nggak lama setelahnya, objek wisata pun akan teman-teman temukan.

Untuk bisa masuk ke area wisata, teman-teman cukup menyediakan budget senilai lima ribu rupiah per orang. Ada pula biaya tambahan berupa parkir kendaraan, yakni tiga ribu rupiah (motor) dan dua puluh ribu rupiah (mobil). Cukup terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto dari pukul 09.00-17.00 WIB.

5. Gili Pandan

Pesona pasir putih dan birunya air laut juga bisa teman-teman temukan di Gili Pandan. Bahkan ada pula spot foto menarik berupa ayunan dengan latar pantai di sini. Gili Pandan terletak di Desa Banmaleng, Gili Genting, Sumenep. Untuk bisa sampai ke lokasi wisata, rute termudahnya adalah dari Pantai Talang Siring Pamekasan.


Dari sini, teman-teman bisa menyewa perahu dari masyarakat nelayan setempat. Tarifnya pun mulai dari dua puluh ribu rupiah per orang untuk pulang dan pergi. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa menikmati panorama cantik pantai yang hanya dihuni dua orang ini. Bahkan teman-teman bisa melakukan aktivitas seru lainnya di sin, yakni snorkeling.

6. Air Terjun Toroan Sampang

Bukan hanya pantai dan perbukitan, wisata air terjun pun ada di sini. Lokasinya ada di Desa Ketapang Jaya, Sampang. Dari Sampang, jaraknya pun hanya sekitar 4 kilometer. Aksesnya pun mudah dan teman-teman juga bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke Kecamatan Ketapang, dimana objek wisata berada.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan biaya untuk parkir kendaraan saja. Lima ribu rupiah untuk motor, sedangkan sepuluh ribu rupiah digunakan untuk membayar parkir mobil.


Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto di area air terjun yang ada di wilayah pantai ini. Bahkan kesegaran air terjun yang tingginya mencapai 20 meter ini bisa teman-teman rasakan. Tertarik untuk berkunjung?.

Nah, itulah beberapa wisata Madura yang bisa menjadi pilihan sebagai destinasi liburan teman-teman. Bukan hanya pantai, perbukitan hingga air terjun pun ada di wilayah ini. Menariknya lagi harga tiket masuknya sangat terjangkau, bahkan ada pula yang gratis. Dijamin puas saat liburan ke objek wisata Madura yang sudah kami rekomendasikan.

Obyek Wisata Alam Bukit Anjhir di Desa Kamoneng, Tragah - Bangkalan

1/15/2019 Add Comment
Ternyata di Kabupaten Bangkalan ada potensi wisata alam yang masih baru dan tentu jarang diketahui oleh orang banyak. Namanya adalah Bukit Anjhir yang terletak di Desa Sabunter Kamoneng, Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan. Sesuai dengan namanya Bukit Anjhir ini masih sangat alami dan jauh dari polusi udara.

Kata "Anjhir" sendiri memiliki arti, menurut Adrian Pawitra salah satu ahli Bahasa Madura, Anjhir berarti Panchang atau Rambu. Sesuai dengan namanya bukit ini diharapkan agar para wisatawan yang datang tetap menaati peraturan yang ada. Semisal saja dengan menjaga norma kesopanan yang ada.


MENELUSURI INDAHNYA WISATA BUKIT ANJHIR


Tempatnya yang cukup pedalaman menjadi nilai tambah sendiri. Jalan menuju ke Bukit Anjhir ini harus melewati rumah-rumah penduduk sekitar. Pagi kemarin (13/01) Tim Gerbang Pulau Madura bersama teman-teman dari komunitas My Trip My Adventure (MTMA) Bangkalan berkesempatan untuk melihat langsung pemandangan indah di Bukit Anjhir.

Kebetulan sekali cuaca kemarin cerah sehingga pemandangan alam di sekitar Bukit Anjhir bisa kami nikmati bersama. Untuk bisa naik ke atas bukit teman-teman bisa menggunakan mobil atau sejenis pick up tapi disarankan untuk menggunakan sepeda motor supaya lebih mudah untuk dilewati karena akses jalannya tidak terlalu lebar.


Meskipun begitu akses jalan ke sana cukup bagus dan mulus, jadi teman-teman tidak perlu khawatir untuk akses jalannya. Karena Bukit Anjhir ini masih sangat baru dan belum dikelola oeh Pemerintahan Kabupaten Bangkalan maka teman-teman tidak perlu membeli tiket untuk bisa masuk menikmati Bukit Anjhir alias gratis.

Naik ke atas Bukit Anjhir kita akan disuguhi dengan pemandangan alam yang masih sangat asri, pepohonan yang hijau, udara yang masih sejuk dan suasan pedesaan yang pasti akan kalian rindukan jika datang ke sana. Bukit ini juga cocok untuk kegiatan camping dan kegiatan yang berhubungan dengan alam lainnya.

Potensi Wisata Alam Bukit Anjhir untuk Wisatawan


Di bawah Bukit Anjhir kami melihat ada beberapa lubang yang berbentuk seperti gua, di sekitar gua tersebut ternyata ada aktivitas menambang batu lebih tepatnya masyarakat sekitar yang mengumpulkan batu kerikil. Di atas Bukit Anjhir terdapat tempat yang disediakan untuk foto selfie.

Walaupun masih terbilang sepi tapi pemandangan alam yang ada di sana patut untuk dikagumi lho. Buktinya setiap sore Bukit Anjhir ini banyak dikunjungi oleh masayarakat sekitar yang sekadar ingin menikmati pemandangan dari atas bukit. Karena masih minim dan hampir belum ada fasilitas umum maka untuk mendapatkan makanan, camilan juga minum teman-teman harus membeli di warung milik penduduk yang terletak di bawah bukit.


Kalau dibandingkan dengan Bukit Kapur Putih Jaddih dan Bukit Pelalangan Arosbaya yang ada di kecamatan Arosbaya, Bukit Anjhir ini memiliki keunikan tersendiri. Jika teman-teman ingin pergi ke sana kami sarankan untuk pergi bersama rombongan supaya perjalanan kalian terasa lebih menyenangkan.

Untuk masjid sendiri bisa teman-teman temukan di sekitar rumah penduduk. Bukit Anjhir ini merupakan wisata alam yang masih baru dan harus kita jaga serta rawat bersama. Jangan dikotori dengan membuang sampah sembarangan juga melakukan tindakan atau kegiatan yang negatif.

Sebagai generasi muda Madura sudah menjadi tugas kita untuk menjaga dan merawat Bukit Anjhir. Berharap semoga ke depannya Bukit Anjhir ini bisa lebih dikenal oleh wisatawan luar Madura sama seperti objek wisata alam lainnya yang sudah ada. Selamat menikmati keindahan pemandangan alam Desa Kemoneng, Kecamatan Tragah dari atas Bukit Anjhir,


Oleh Oleh Khas Madura Rumah UMKM Jokotole Collection

12/18/2018 Add Comment
Berlibur di Madura memang sangat menyenangkan, wisata alam, wisata kuliner, wisata sejarah sampai wisata religi yang ada di Madura begitu pantas untuk dikunjungi. Semakin berkembangnya zaman berkembang pula fasilitas umum yang ada di setiap tempat wisata. Hal tersebut tentu saja membuat para wisatawan yang datang berkunjung menjadi semakin sennag dan puas.

Sepulang berlibur biasanya agenda selanjutnya adalah pergi membei buah tangan atau yang sering disebut dengan oleh-oleh. Nah, kalau di Madura teman-teman tidak perlu khawatir mencari tempat oleh-oleh yang khas Madura. Terutama yang ada di Kabupaten Bangkalan, ada banyak tempat oleh-oleh yang yang bisa kalian kunjungi sebelum meninggalkan Madura.


Rumah UMKM Madura Jokotole Collection


Dari beberapa tempat oleh-oleh yang ada salah satunya adalah Galeri Jokotole yang baru-baru ini resmi dibuka. Apa sih kelebihan dari Galeri Jokotole dibandingkan dengan tempat oleh-oleh yang lainnya?. Sebenarnya hampir sama, meskipun kami yakin setiap tempat memiliki servis dan fasilitas yang berbeda.

Namun di Galeri Jokotole ini teman-teman akan disuguhi bermacam jenis produk unggulan dari Madura yang berasal dari tangan asli para pekerja UMKM. Di sana menawarkan berbagai fasilitas kepada para wirausaha baru, insan kreatif, serta pelaku UKM yang ingin naik kelas. Itulah konsep yang ditawarkan Rumah UMKM Madura Jokotole Collection (JC).


Uswatun Hasanah  adalah otak dibalik berdirinya JC. Yang awalnya hanya berbisnis batik, kini telah merambah ke camilan, minuman, merchandise, serta asesoris. Kepedulian Uswatun pada pelaku UKM dibuktikan dengan status baru JC sebagai Rumah UMKM Madura. Lokasi JC yang berada di jalan akses menuju Pasarean (makam) Syaichona Cholil tergolong strategis.

Meski bukan tergolong jalan utama, namun hampir setiap hari dilewati bus yang membawa rombongan peziarah. Acara Grand Opening Rumah UMKM Madura Jokotole Collection ini resmi dibuka oleh Uswatun Hasanah, dosen Universitas Trunojoyo Madura sekaligu motor penggerak Galeri Jokotole. Acara dibuka dengan pemukulan gong sebanyak tujuh kali oleh Kepala Bank Indonesia KPW Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah.


Acara yang dilangsungkan di Jalan Kinibalu, Martajesah, Bangkalan, Madura, ini terkesan sederhana, namun sarat muatan yang bertujuan pada pengembangan potensi sumber daya masyarakat, utamanya di Bangkalan. Berbagai macam jenis oleh-oleh khas Madura tersedi seperti kain Batik Madura, baju Batik Madura, camilan Madura, Jamu Madura, Tongkos, Kopi khas Madura dan lain sebagainya. 

Rumah UMKM Madura Jokotole Collection ini bukan sekadar tempat oleh-oleh tapi sekaligus sebagai wadah bagi para UMKM untuk menjual hasil produksinya. Tentu saja dengan teman-teman membeli oleh-oleh di sana otomatis akan membantu kemajuan para pelaku UMKM di Madura.


Jadi, jika teman-teman sedang berlibur ke Pulau Madura jangan lupa sempatkan waktu untuk membeli oleh-oleh Khas Madura di Rumah UMKM Madura Jokotole Collection ya.

Bangkalan

Pamekasan

Sampang

Sumenep