Tampilkan postingan dengan label Wisata Sampang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Sampang. Tampilkan semua postingan

6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah

5/29/2021 Add Comment
Wisata Madura mungkin nggak setenar Bali, Lombok dan lainnya. Padahal panorama alam yang ditawarkan Pulau Garam ini begitu cantik.Mulai dari wisata pantai, perbukitan, air terjun hingga tebing kapur ada di Madura. Letaknya pun tersebar, dari Sampang hingga Sumenep.

Menariknya lagi tiket masuk ke lokasi wisata ini anti bikin kantong teman-teman jebol. Jangan lupa, banyak spot foto menarik juga di sini. Penasaran dimana saja lokasinya? Kami sudah rangkum kan semuanya khusus untuk kalian semua. Yuk, simak ulasannya.


6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah


1. Gili Labak

Sebagian besar dari teman-teman mungkin sudah sering mendengar tentang Gili Labak. Pasalnya area ini memang cukup populer, utamanya bagi para backpacker. Keindahan hamparan pasir putih dan air lautnya yang jernih tentu menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan nggak kalah dari Gili yang ada di Lombok.

Lokasinya ada di Jalan Pulau Gili Labak, Kombang, Talango, Sumenep. Untuk bisa sampai ke area wisata, teman-teman perlu menyewa kapal PP dari Pelabuhan Kalianget dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan.


Harga sewanya pun sebesar 350 ribu rupiah per kapal, dimana setiap alat transportasi bisa memuat hingga 15 orang. Jadi biaya ini sangat terjangkau karena teman-teman bisa membaginya dengan penumpang lain.

Tarif ini juga sudah termasuk pulang dan pergi dari Pelabuhan Kalianget - Gili Labak, atau sebaliknya. Menariknya lagi harga sewa senilai 350 ribu rupiah ini masih bisa ditawar, lho. Teman-teman pun nggak perlu lagi membayar harga tiket masuk begitu tiba di Gili Labak. Sangat terjangkau kan?.

Apalagi berbagai aktivitas seru yang bisa teman-teman lakukan di sini selain menikmati keindahan pantai. Contohnya adalah snorkeling untuk menikmati keindahan terumbu karang maupun biota laut lainnya.

2. Bukit Kapur Jaddih

Bukit Jaddih sejatinya merupakan kawasan penambangan batu kapur putih. Meski begitu, pesona tempat wisata ini nggak kalah menarik. Selain bukit kapur dan goa kecil, ada pula danau berwarna biru yang begitu memesona di sini. Bahkan tentu saja banyak spot foto menarik di area wisata yang ada di Desa Jaddih, Bangkalan ini.

Kecuali goa-goa kecil, teman-teman bisa hunting foto di beberapa area di Bukit Jaddih. Hal ini demi keselamatan teman-teman, mengingat goa tersebut memiliki tekstur yang rapuh dan mungkin bisa runtuh kapan saja.


Untuk bisa ke lokasi wisata, teman-teman bisa kok menggunakan motor maupun mobil. Tapi sebaiknya tetap waspada selama perjalanan, karena jalan cukup terjal. Bagi pengendara motor, jalur alternatif melalui Jalan Raya Labang bisa dilewati. Sementara untuk teman-teman yang membawa mobil, jalur melalui Kota Bangkalah adalah satu-satunya akses.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai dua ribu rupiah per orang. Sementara parkir kendaraan sebesar lima ribu rupiah saja. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas menikmati panorama dan hunting foto di sini dari pukul 06.30-17.00 WIB.

3. Boekit Tinggi Daramista

Salah salah wisata Madura yang juga sayang untuk dilewatkan adalah Boekit Tinggi Daramista. Lokasinya ada di Desa Daramista, Lenteng, Sumenep. Bukan hanya panorama cantik di atas bukit saja yang bisa teman-teman lihat di sini. Beragam fasilitas untuk menunjang aktivitas hunting foto teman-teman makin berkesan pun ada.


Untuk bisa sampai ke wisata baru ini, teman-teman memang membutuhkan perjuangan keras. Jalur dengan tikungan tajam hingga tanjakan akan teman-teman lewati selama perjalanan. Namun hal itu akan terbayar begitu kamu sampai di Boekit Tinggi Daramista.

Apalagi selain pemandangan yang memanjakan indera penglihatanmu, hawa sejuk di sini juga akan kamu rasakan. teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai tiga ribu rupiah per orang. Dengan biaya ini, kamu bebas berkunjung mulai pukul 08.00-21.00 WIB.

4. Bukit Palelangan Arosbaya

Bukit Palelangan Arosbaya adalah salah satu objek wisata di Madura yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi di sini teman-teman bisa menemukan banyak spot foto keren. Teman-teman juga bisa melihat bukit bekas pahatan sisa penambangan kapur yang menghadirkan bentuk-bentuk unik di sini.

Warna area perbukitan ini pun merah merona, sehingga daya tariknya semakin bertambah. Lokasinya ada di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Akses untuk menuju ke objek wisata ini pun sangat mudah. Hal ini karena letaknya nggak jauh dari situs makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu". Teman-teman pun bisa menggunakan kendaraan pribadi.


Rutenya dimulai dari Kota Bangkalan menuju ke Kecamatan Arosbaya. Selanjutnya ikuti petunjuk jalan menuju ke situs religi makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu" atau Pesarean Aermata. Dari sini, teman-teman bisa masuk ke dalam jalan kecil di sebelah kanan Pesarean Aermata. Nggak lama setelahnya, objek wisata pun akan teman-teman temukan.

Untuk bisa masuk ke area wisata, teman-teman cukup menyediakan budget senilai lima ribu rupiah per orang. Ada pula biaya tambahan berupa parkir kendaraan, yakni tiga ribu rupiah (motor) dan dua puluh ribu rupiah (mobil). Cukup terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto dari pukul 09.00-17.00 WIB.

5. Gili Pandan

Pesona pasir putih dan birunya air laut juga bisa teman-teman temukan di Gili Pandan. Bahkan ada pula spot foto menarik berupa ayunan dengan latar pantai di sini. Gili Pandan terletak di Desa Banmaleng, Gili Genting, Sumenep. Untuk bisa sampai ke lokasi wisata, rute termudahnya adalah dari Pantai Talang Siring Pamekasan.


Dari sini, teman-teman bisa menyewa perahu dari masyarakat nelayan setempat. Tarifnya pun mulai dari dua puluh ribu rupiah per orang untuk pulang dan pergi. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa menikmati panorama cantik pantai yang hanya dihuni dua orang ini. Bahkan teman-teman bisa melakukan aktivitas seru lainnya di sin, yakni snorkeling.

6. Air Terjun Toroan Sampang

Bukan hanya pantai dan perbukitan, wisata air terjun pun ada di sini. Lokasinya ada di Desa Ketapang Jaya, Sampang. Dari Sampang, jaraknya pun hanya sekitar 4 kilometer. Aksesnya pun mudah dan teman-teman juga bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke Kecamatan Ketapang, dimana objek wisata berada.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan biaya untuk parkir kendaraan saja. Lima ribu rupiah untuk motor, sedangkan sepuluh ribu rupiah digunakan untuk membayar parkir mobil.


Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto di area air terjun yang ada di wilayah pantai ini. Bahkan kesegaran air terjun yang tingginya mencapai 20 meter ini bisa teman-teman rasakan. Tertarik untuk berkunjung?

Untuk bisa mengabadikan semua momen saat berwisata sekarang sudah ada paket GOKIL MAX dari Smartfren yang bisa dinikmati di Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep). Paket baru ini terdiri dari jaringan telekomunikasi Smartfren yang 100% 4G LTE dan kuota besar hingga 36 GB dari siang sampai malam. Dengan kecepatan penuh dan kuota besar kamu bisa bebas mencari banyak informasi mengenai tempat wisata dan tentunya mengabadikan momen seru selama berwisata.




Pengguna Smartfren bisa mendapatkan paket GOKIL MAX dalam bentuk voucher data, kartu perdana maupun paket data yang tersedia di aplikasi MySmartfren. Beberapa pilihan paket yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu, berikut ini :

  • GOKIL MAX Rp. 30.000 - Kuota 39 GB (Kuota Nasional 3 GB, Kuota Lokal 6 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 30 GB dan masa berlaku 30 hari).

  • GOKIL MAX Rp. 50.000 - Kuota 71 GB (Kuota Nasional 7 GB, Kuota Lokal 14 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 50 GB dan masa berlaku 30 hari).

  • GOKIL MAX Rp. 70.000 - Kuota 106 GB (Kuota Nasional 12 GB, Kuota Lokal 24 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 70 GB dan masa berlaku 30 hari).
Selain itu, kamu masih bisa berkesempatan mendapatkan bonus kuota 5 GB dengan install aplikasi (khusus untuk install pertama kali). Dengan install aplikasi MySmartfren kamu bisa ikut berburu harta karun dalam program rejeki WOW Treasure Hunt yang akan berakhir sebentar lagi 31 Mei 2021, buruan cari harta karunmu!

Nah, itulah beberapa wisata Madura yang bisa menjadi pilihan sebagai destinasi liburan teman-teman. Bukan hanya pantai, perbukitan hingga air terjun pun ada di wilayah ini. Menariknya lagi harga tiket masuknya sangat terjangkau, bahkan ada pula yang gratis. Dijamin puas saat liburan ke objek wisata Madura yang sudah kami rekomendasikan.

6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah

1/16/2019 Add Comment
Wisata Madura mungkin nggak setenar Bali, Lombok dan lainnya. Padahal panorama alam yang ditawarkan Pulau Garam ini begitu cantik.Mulai dari wisata pantai, perbukitan, air terjun hingga tebing kapur ada di Madura. Letaknya pun tersebar, dari Sampang hingga Sumenep.

Menariknya lagi tiket masuk ke lokasi wisata ini anti bikin kantong teman-teman jebol. Jangan lupa, banyak spot foto menarik juga di sini. Penasaran dimana saja lokasinya? Kami sudah rangkum kan semuanya khusus untuk kalian semua. Yuk, simak ulasannya.


6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah


1. Gili Labak

Sebagian besar dari teman-teman mungkin sudah sering mendengar tentang Gili Labak. Pasalnya area ini memang cukup populer, utamanya bagi para backpacker. Keindahan hamparan pasir putih dan air lautnya yang jernih tentu menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan nggak kalah dari Gili yang ada di Lombok.

Lokasinya ada di Jalan Pulau Gili Labak, Kombang, Talango, Sumenep. Untuk bisa sampai ke area wisata, teman-teman perlu menyewa kapal PP dari Pelabuhan Kalianget dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan.


Harga sewanya pun sebesar 350 ribu rupiah per kapal, dimana setiap alat transportasi bisa memuat hingga 15 orang. Jadi biaya ini sangat terjangkau karena teman-teman bisa membaginya dengan penumpang lain.

Tarif ini juga sudah termasuk pulang dan pergi dari Pelabuhan Kalianget - Gili Labak, atau sebaliknya. Menariknya lagi harga sewa senilai 350 ribu rupiah ini masih bisa ditawar, lho. Teman-teman pun nggak perlu lagi membayar harga tiket masuk begitu tiba di Gili Labak. Sangat terjangkau kan?.

Apalagi berbagai aktivitas seru yang bisa teman-teman lakukan di sini selain menikmati keindahan pantai. Contohnya adalah snorkeling untuk menikmati keindahan terumbu karang maupun biota laut lainnya.

2. Bukit Kapur Jaddih

Bukit Jaddih sejatinya merupakan kawasan penambangan batu kapur putih. Meski begitu, pesona tempat wisata ini nggak kalah menarik. Selain bukit kapur dan goa kecil, ada pula danau berwarna biru yang begitu memesona di sini. Bahkan tentu saja banyak spot foto menarik di area wisata yang ada di Desa Jaddih, Bangkalan ini.

Kecuali goa-goa kecil, teman-teman bisa hunting foto di beberapa area di Bukit Jaddih. Hal ini demi keselamatan teman-teman, mengingat goa tersebut memiliki tekstur yang rapuh dan mungkin bisa runtuh kapan saja.


Untuk bisa ke lokasi wisata, teman-teman bisa kok menggunakan motor maupun mobil. Tapi sebaiknya tetap waspada selama perjalanan, karena jalan cukup terjal. Bagi pengendara motor, jalur alternatif melalui Jalan Raya Labang bisa dilewati. Sementara untuk teman-teman yang membawa mobil, jalur melalui Kota Bangkalah adalah satu-satunya akses.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai dua ribu rupiah per orang. Sementara parkir kendaraan sebesar lima ribu rupiah saja. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas menikmati panorama dan hunting foto di sini dari pukul 06.30-17.00 WIB.

3. Boekit Tinggi Daramista

Salah salah wisata Madura yang juga sayang untuk dilewatkan adalah Boekit Tinggi Daramista. Lokasinya ada di Desa Daramista, Lenteng, Sumenep. Bukan hanya panorama cantik di atas bukit saja yang bisa teman-teman lihat di sini. Beragam fasilitas untuk menunjang aktivitas hunting foto teman-teman makin berkesan pun ada.


Untuk bisa sampai ke wisata baru ini, teman-teman memang membutuhkan perjuangan keras. Jalur dengan tikungan tajam hingga tanjakan akan teman-teman lewati selama perjalanan. Namun hal itu akan terbayar begitu kamu sampai di Boekit Tinggi Daramista.

Apalagi selain pemandangan yang memanjakan indera penglihatanmu, hawa sejuk di sini juga akan kamu rasakan. teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai tiga ribu rupiah per orang. Dengan biaya ini, kamu bebas berkunjung mulai pukul 08.00-21.00 WIB.

4. Bukit Palelangan Arosbaya

Bukit Palelangan Arosbaya adalah salah satu objek wisata di Madura yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi di sini teman-teman bisa menemukan banyak spot foto keren. Teman-teman juga bisa melihat bukit bekas pahatan sisa penambangan kapur yang menghadirkan bentuk-bentuk unik di sini.

Warna area perbukitan ini pun merah merona, sehingga daya tariknya semakin bertambah. Lokasinya ada di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Akses untuk menuju ke objek wisata ini pun sangat mudah. Hal ini karena letaknya nggak jauh dari situs makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu". Teman-teman pun bisa menggunakan kendaraan pribadi.


Rutenya dimulai dari Kota Bangkalan menuju ke Kecamatan Arosbaya. Selanjutnya ikuti petunjuk jalan menuju ke situs religi makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu" atau Pesarean Aermata. Dari sini, teman-teman bisa masuk ke dalam jalan kecil di sebelah kanan Pesarean Aermata. Nggak lama setelahnya, objek wisata pun akan teman-teman temukan.

Untuk bisa masuk ke area wisata, teman-teman cukup menyediakan budget senilai lima ribu rupiah per orang. Ada pula biaya tambahan berupa parkir kendaraan, yakni tiga ribu rupiah (motor) dan dua puluh ribu rupiah (mobil). Cukup terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto dari pukul 09.00-17.00 WIB.

5. Gili Pandan

Pesona pasir putih dan birunya air laut juga bisa teman-teman temukan di Gili Pandan. Bahkan ada pula spot foto menarik berupa ayunan dengan latar pantai di sini. Gili Pandan terletak di Desa Banmaleng, Gili Genting, Sumenep. Untuk bisa sampai ke lokasi wisata, rute termudahnya adalah dari Pantai Talang Siring Pamekasan.


Dari sini, teman-teman bisa menyewa perahu dari masyarakat nelayan setempat. Tarifnya pun mulai dari dua puluh ribu rupiah per orang untuk pulang dan pergi. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa menikmati panorama cantik pantai yang hanya dihuni dua orang ini. Bahkan teman-teman bisa melakukan aktivitas seru lainnya di sin, yakni snorkeling.

6. Air Terjun Toroan Sampang

Bukan hanya pantai dan perbukitan, wisata air terjun pun ada di sini. Lokasinya ada di Desa Ketapang Jaya, Sampang. Dari Sampang, jaraknya pun hanya sekitar 4 kilometer. Aksesnya pun mudah dan teman-teman juga bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke Kecamatan Ketapang, dimana objek wisata berada.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan biaya untuk parkir kendaraan saja. Lima ribu rupiah untuk motor, sedangkan sepuluh ribu rupiah digunakan untuk membayar parkir mobil.


Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto di area air terjun yang ada di wilayah pantai ini. Bahkan kesegaran air terjun yang tingginya mencapai 20 meter ini bisa teman-teman rasakan. Tertarik untuk berkunjung?.

Nah, itulah beberapa wisata Madura yang bisa menjadi pilihan sebagai destinasi liburan teman-teman. Bukan hanya pantai, perbukitan hingga air terjun pun ada di wilayah ini. Menariknya lagi harga tiket masuknya sangat terjangkau, bahkan ada pula yang gratis. Dijamin puas saat liburan ke objek wisata Madura yang sudah kami rekomendasikan.

Festival Sapi Sonok se Madura Tahun 2018 di Kabupaten Sampang

7/01/2018 Add Comment
Kalau ditanya, apa yang kalian paling ingat dan ketahui dari Pulau Madura? Jawabannya pasti tidak akan jauh dari Sate dan Kerapan Sapi. Betul kan?. Iya, Pulau Madura memang terkenal sekali akan kedua hal tersebut, bahkan keduanya menjadi icon dari Madura. Selain Kerapan Sapi yang sering sekali dipertandingkan di berbagai daerah di Madura ternyata ada juga kontes sapi lainnya lho.


Yakni Festival Sapi Sonok, sudah pernah dengar? Atau ada yang masih asing dengan festival tahunan ini?. Hari sabtu, 30 Juni 2018 festival Sapi Sonok kembali digelar tepatnya di Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang Madura. Kali ini bukan lomba adu kecepatan sapi saat berlari melainkan ajang festival memamerkan kecantikan para sapi betina.

Festival sapi sonok ini mirip dengan kontes peragawati. Sepasang sapi sonok pun tampak berlenggang mengikuti alunan musik group saronen, musik tradisional khas Madura. Festival sapi sonok tahun ini lebih menyedot perhatian peternak sapi ras Madura. Tidak kurang 40 pasang sapi sonok se-Madura unjuk kebolehan di arena sepanjang 30 meter. Setiap tampil, ada 3 pasang sapi sonok yang melenggang di atas arena rumput. 


Event tahunan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sampang, Bapak Drs. Aji Waluyo, M.Si, Camat Sokobanah, FORKOPIMCAM Sokobanah, Ketua Paguyuban Sapi Sonok se-Madura, SKPD terkait se-Kabupaten Sampang dan Kepala Desa serta tokoh masyarakat pantura wilayah Kabupaten Sampang.

Dalam sambutannya Sabtu pagi Kepala Dinas Pariwisata menjelaskan,
“Dengan adanya festival tahunan sapi sonok, diharapkan akan semakin membuat banyak wisatawan datang ke Kabupaten Sampang serta mengangkat perekonomian Masyarakat Sampang.”
Ajang festival Sapi Sonok tahun ini memang sengaja memilih tempat di daerah Pantura (Pantai Utara) Madura. Bukan tanpa alasan lho pemilihan tempat ini. Pemilihan daerah Pantura Kabupaten Sampang untuk memperkenalkan Keindahan Alam terutama Pantai di 4 Kabupaten yang ada di Madura yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Menghias Sapi Sonok


Sebelum tampil di arena, sepasang sapi sonok dihias terlebih dahulu. Badan sapi sonok diberi "Baju Kebesaran". Baju berbahan kulit yang dililit ke leher sapi. Baju berhias pernak-pernik manik-manik. Kepala sapi juga diberi mahkota. Tandukpun diberi selongsong hiasan emas. Aneka hiasan tampak pula dipasang melilit leher sapi.


Hiasan yang menjuntai hingga mata kaki ini, kelihatan mewah. Beberapa pemilik sapi sonok, malah membelikan kalung berbahan emas seharga puluhan juta rupiah. Saat tampil di arena, sepasang sapi sonok diiringi grup musik saronen khas Madura. Grup musik tradisional dengan sembilan orang penabuh alat musik itu, terus mengiringi setiap langkah sapi.

Baca juga: Sejarah, Tradisi dan Kontes Sapi Sonok Madura

Setiap penabuh alat musik tampak ikut menari di arena sepanjang 30 meter. Sedangkan pemegang tali kekang sapi, tampak memimpin grup saronen. Sembari mengendalikan sapinya, pemegang tali kekang ikut menari. Gerakannya mirip kembangan jurus silat. Secara keseluruhan, tampilan sapi sonok menjadi tontonan menarik.

Sebuah tontonan khas tradisi yang tak dimiliki daerah lain di Indonesia. Yang menarik dari kontes sapi sonok. Utamanya berkaitan dengan harga sapi. Jika sapi sonok tampil memukau dan mendapat penghargaan dari panitia, maka harganya akan berlipat-lipat. Betapa tidak. Sapi sonok yang berhasil memboyong tropi, maka harganya akan dipatok sekitar Rp 30 juta.


Artinya, sepasang sapi sonok akan dihargai Rp 60 juta. Itu kenapa festival sapi sonok ini selalu dinantikan oleh para peternak sapi betina dan tentunya semua wisatawan yang ingin datang ke Madura untuk berlibur. 

Pada Festival Sapi Sonok di Kabupaten Sampang, Endah Nur Siskawati, SST.Par, selaku Kasie Pariwisata Disporabudpar Sampang berharap:

“Gelaran Festival Sapi Sonok di Kabupaten Sampang ini sekaligus melestarikan Budaya Asli Madura dan diharap mampu menarik kunjungan wisata Lokal maupun dari luar Pulau Madura.”

Memang sebaiknya kita sebagai orang madura, terlebih lagi generasi muda wajib untuk ikut serta menjaga berbagai budaya dan tradisi yang ada di Madura agar tidak mudah tergerus oleh perubahan zaman dari waktu ke waktu.

Obyek Wisata Pantai Camplong di Kabupaten Sampang

9/20/2016 Add Comment
Berbicara tentang objek wisata alam yang ada di Pulau Madura rasanya memang sudah tidak akan ada habisnya. Salah satunya objek wisata alam Pantai Camplong yang terletak di salah satu kawasan yang berada di Kabupaten Sampang. Pantai Camplong sendiri bukan termasuk dalam objek wisata alam yang baru, tempat wisata ini sudah banyak dikenal oleh banyak wisatawan yang berasal dari dalam maupun luar Kabupaten Sampang.

Sama seperti pantai yang ada di tempat lainnya, Pantai Camplong diam-diam menyimpan keindahan alam yang luar biasa mulai dari pasirnya yang putih, ombaknya yang tidak terlalu tinggi, deburan ombak dan hembusan angin yang akan mampu memanjakan pikiran teman-teman saat berkunjung kesana.

Kawasan wisata alam ini terletak di Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, dengan jarak kurang lebih 9 km dari pusat kota. Untuk mencapai kawasan ini sangat mudah karena dilalui jalur arteri lintas kota Pulau Madura Bangkalan - Sampang - Pamekasan – Sumenep dengan kondisi jalan yang baik.


Menikmati Indahnya Pantai Camplong di Sampang

Untuk bisa masuk menikmati keindahan Pantai yang dikelola oleh pemerintah daerah Kabupaten Sampang ini teman-teman cukup membayar tiket masuk yang telah ditetapkan oleh pihak pengelola. Tarif parkir Wisata Pantai Camplong khusus kendaraan roda dua, kini menembus Rp 5.000 dari sebelumnya Rp 3.000 dan roda empat Rp 10.000 dari sebelumnya Rp 5.000. Sedangkan tiket masuk orang dewasa Rp 10.000 dari sebelumnya Rp 5.000, untuk anak-anak Rp 5.000 dari sebelumnya Rp 2.000.

Kondisi Wisata Pantai Camplong sendiri sudah dikelola dengan baik dan profesional dimana sudah terdapat sarana penunjang pariwisata berupa: tempat penginapan berupa hotel resort bintang satu, restoran. Cafe, warung makanan, pasar wisata, tempat parkir yang memadai, fasilitas tempat ibadah seperti Masjid, Taman bermain, MCK, gardu pandang dan fasilitas umum lainnya.


Bagi teman-teman yang suka maupun penasaran untuk bisa menikmati rujak Madura, disekitar Pantai Camplong ada beberapa penjual rujak. Sambil menikmati keindahan pantai teman-teman juga bisa menyantap rujak khas Madura ditambah dengan Es Kelapa Muda. Bukan hanya itu saja, di Pantai Camplong biasa dijadikan tempat beberapa festival rakyat yang jika teman-teman sedang beruntung bisa melihat langsung.

Beberapa atraksi wisata yang dapat dijumpai wisatawan di pantai camplong diantaranya “Wisata Semalam di Pantai Camplong” berupa pertunjukan seni dan hiburan rakyat, Kerapan Sapi Pantai, Wisata Budaya Rokat Tase' (upacara petik laut setiap satu tahun sekali pada bulan Maulid), Pertunjukan Sapi Sono', pertunjukan hiburan rakyat pada hari hari tertentu dsb.

Lokasi Wisata Pantai Camplong

Ada banyak akses jalan yang bisa dilalui untuk menuju pantai ini. Apabila teman-teman menggunakan kendaraan pribadi ataupun sewaan, teman-teman bisa langsung menuju Madura melalui Tol Suramadu. Tidak hanya kendaraan roda empat, bagi para pengendara roda dua juga tetap bisa melewati jalur ini. Teman-teman akan menempuh perjalanan sekitar 100 kilometer atau menghabiskan waktu sekitar 3 jam perjalanan.


Untuk akses jalur lainnya, teman-teman bisa menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Ujung - Kamal di Kabupaten Bangkalan. Untuk moda transportasi umum, teman-teman bisa menggunakkan bis dari Terminal Bungurasih, Surabaya menuju Sampang. Teman-teman bisa memilih bus AC untuk lebih nyamannya dengan ongkos sekitar Rp 25.000) per orang. Untuk lebih murahnya, teman-teman bisa memilih menggunakkan bis ekonomi.

Jadi, tidak sulit untuk bisa sampai ke Objek Wisata Pantai Camplong ini akses jalan yang mudah dilalui dan fasilitas angkutan umum yang ada. Selain itu sebagai tambahan informasi disana ada sebuah hotel yang bernama sama yakni Hotel Camplong. Dengan adanya penginapan seperti hotel, teman-teman akan semakin puas berada di Pantai Camplong tanpa khawatir memikirkan penginapan.

Obyek Wisata Monumen Trunojoyo di Kabupaten Sampang

7/18/2016 Add Comment
Adanya bangunan monumen menjadi salah satu kebanggan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten maupun Kota. Sama halnya dengan Kabupaten lainnya di Pulau Madura, Sampang memiliki sebuah monumen yang berdiri megah dan menjulang tinggi. Monumen Trunojoyo merupakan satu-satunya monumen kabanggaan masyarakat Sampang.

Sama seperti bangunan monumen lainnya, Monumen Sampang ini terletak tepat di pusat kota. Letak geografisnya dianggap sebagai titik nol dari Kabupaten yang berada di sebelah timur Kabupaten Bangkalan ini. Meskipun memiliki luas geografis yang tidak terlalu besar, Kabupaten Sampang cukup memberikan peranan objek wisata bagi para wisatawan yang akan datang berkunjung ke Pulau Madura ini.


Salah satunya adalah Monumen Trunojoyo Sampang ini, memiliki bangunan yang menjulang tinggi yang terbuat dari logam berwarna kuning pekat. Disekitar berdirinya bangunan monumen terdapat taman kota yang berukuran tidak terlalu lebar. Karena letaknya yang dikelilingi oleh taman kota, monumen ini sering kali dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat Sampang dan juga para pedagang kaki lima.

Seperti yang sudah kita jelaskan tadi bahwa Monumen Trunojoyo Sampang juga termasuk sebagai salah satu objek wisata. Banyak masyarakat yang menghabiskan waktu bersantai mereka disana, ditambah lagi dengan fasilitas umum yang memang sudah disediakan. Seperti taman bermain, jaringan internet (WiFi), ponten umum yang khusus dibuka selama 24 jam, penjual makanan dan yang paling menarik adalah tempat bermain untuk anak-anak.

Teman-teman bisa menghabiskan banyak waktu disana, seperti berkumpul bersama, menikmati jajanan pedagang kaki lima maupun mengadakan sebuah kegiatan. Karena letaknya yang sangat strategis tidak jarang juga banyak komunitas yang berada di Sampang mengadakan kegiatan disana. Seperti penggalangan dana, pembagian brosur dan kegiatan sosial lainnya.

Tempat tersebut tidak pernah sepi dari kunjungan masyarakat sekitar selain memang letaknya yang dekat dengan lampu lalu lintas utama kota Sampang. Secara otomatis Monumen Trunojoyo Sampang banyak dilewati oleh masyarakat maupun pengguna jalan lainnya yang berasal dari luar. Disebelah utara terdapat Masjid Agung Kota Sampang, jadi teman-teman tidak akan merasa kesulitan untuk mencari tempat sholat ketika sedang berkunjung ke monumen.

Jaraknya pun tidak jauh, teman-teman cukup berjalan kaki sejauh 500 meter untuk bisa sampai. Selain itu akses jalan menuju Masjid Agung juga sama dengan akses jalan menuju salah satu objek wisata alam milik Kabupaten Sampang yang sangat terkenal yakni Gua Lebar.


Disekitar Monumen Sampang terdapat beberapa lokasi yang perlu diketahui bagi orang yang mengunjungi kota Sampang, disebelah timur bagian utara terdapat Kantor Pos dan Kantor Telkom, bagian selatan terdapat Pegadaian Cabang Sampang. Sebelah barat terdapat warung kaldu “Setuju” dan swalayan milik swasta.


Biasanya aktivitas para pedagang kaki lima yang berada di sekitar Monumen Trunojoyo Sampang ini dimulai dari pukul 4 sore sampai pukul 12 malam. Bukan hanya jajanan tapi juga makanan serta minuman disediakan seperti Jagung bakar, Sosis goreng, Bakso, Soto, Nasi campur dan lain sebagianya.

Untuk kategori hiburan, teman-teman bisa menyewa "Mocin" Mobil cinta. Mocin ini adalah salah satu fasilitas hiburan yang telah disediakan oleh Pemkab setempat, modifikasi dari sebuah sepeda yg berbentuk mobil. Ada juga odong-odong yang selalu siap mengantarkan para pengunjung berputar-putar mengelilingi kota yang memiliki slogan Bahari ini.

Jadi, tunggu apalagi? Ayo datang ke Madura dan sisihkan waktu untuk bermain-main disekitar Obyek Wisata Monumen Trunojoyo Sampang ini. 

Obyek Wisata Air Terjun Toroan - Kabupaten Sampang

9/05/2015 Add Comment
Objek wisata air terjun rasanya sudah tidak asing lagi bagi anda semua. Air terjun menjadi salah satu pilihan destinasi untuk berwisata favorit selain pantai dan pegunungan. Pulau Madura yang dikenal sebagai pulau yang gersang sepertinya opini itu terbantahkan karena ternyata di Pulau Madura terdapat sebuah air terjun yang begitu indah.

Obyek Wisata Air Terjun Toroan - Kabupaten Sampang

Kawasan objek wisata air terjun ini terletak di Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang. Masih menjadi satu kawasan dengan objek wisata Pantai Nepa dan Hutan Kera Nepa atau sekitar 5 km perjalanan saja. Anda juga tidak perlu khawatir dengan akses jalan menuju kawasan air terjun Toroan. Karena akses jalannya yang cukup bagus walaupun sesekali anda harus berhadapan dengan truck Fuso di kawasan Pantura. Ada dua pilihan akses jalan yang bisa anda pilih untuk bisa sampai menuju air terjun toroan.

Pertama anda bisa memilih melewati arah Pantura (Pantai Utara) di kabupaten Bangkalan dan pilihan yang kedua anda bisa memutar arah melewati tengah kota Sampang. Jika anda menggunakan kapal yang ada di pelabuhan Kamal kami sarankan untuk melewati arah Pantura karena jarak tempuhnya lebih dekat. Jika anda menggunakan Tol Suramadu anda tetap bisa melewati jalan Pantura juga bisa berputar melewati tengah kota Sampang kemudian menuju ke kecamatan Ketapang.

Bagi anda yang menggunakan kendaraan umum, dari pelabuhan Kamal anda bisa menumpang mobil L 300 menuju kecamatan Ketapang dengan ongkos sebesar Rp. 20.000. Begitu pula bagi anda yang memilih menggunakan Tol Suramadu, dari Terminal Bungurasih Surabaya anda bisa memilih bus akas yang menuju kabupaten Sampang. Setelah sampai di kota Sampang anda bisa turun di kawasan Barisan dan melanjutkan perjalanan dengan mobil L 300 menuju kecamatan Ketapang, ongkosnya sebesar Rp. 10.000.

Anda juga tidak akan dikenakan tarif masuk menuju objek wisata air Terjun Toroan ini, hanya saja anda harus membayar tarif parkir kendaraan sebesar Rp. 5.000 saja. Bagi anda yang datang menggunakan mobil tarif parkir yang harus anda bayar sekitar Rp. 10.000.

Obyek Wisata Air Terjun Toroan


Sebelum benar – benar sampai di air Terjun anda harus berjalan kaki sedikit saja melewati pesisir pantai yang berbatu. Saat itu anda akan melihat dan mungkin berpapasan dengan kaum ibu juga bapak yang sedang memikul pasir. Pasir yang mereka ambil dari dasar pantai kemudian dibawa menuju tempat yang lebih tinggi.

Air terjun Toroan biasa masyarakat sekitar menyebutnya ini tidak hanya memiliki keindahan dan kealamian yang masih terjaga. Sama seperti beberapa kawasan objek wisata yang ada di Pulau Madura lainnya, air terjun Toroan masih sangat alami dan sederhana. Nampaknya pemerintah setempat belum berminat untuk mengembangkan objek wisata ini secara serius dan profesional.

Namun, anda tidak perlu merasa khawatir akan kecewa dengan pemandangan yang ada disana. Disekitar air terjun Toroan ini ditumbuhi banyak sekali pepohonan sehingga siklus udara begitu sejuk dan sangat rindang. Jika biasanya air terjun hanya ada di kawasan pegunungan atau perbukitan maka lain halnya dengan air terjun Toroan ini. Tidak ada gunung maupun bukit disekitar air terjun dan yang semakin membuat takjub adalah air terjun Toroan berhadapan langsung dengan laut lepas karena letaknya yang berada di pesisir pantai.

Tempat ini juga sangat bagus untuk dijadikan spot fotografi ataupun lokasi pre wedding untuk sepasang kekasih yang akan melakukan persiapan resepsi tentunya dengan didukung oleh para ahli fotografi yang cukup handal.

Aliran air yang berasal dari ketinggian 20 meter ini langsung mengalir menuju muara laut, ditambah dengan sempurnanya pemandangan serta bebatuan yang berada di kawasan bawah air terjun. Bagi anda yang bisa berenang silahkan mencoba sensasi berenang di bawah air terjun yang cukup dalam sekitar 2 meter. Namun sayangnya masih belum ada kamar mandi umum, tempat ruang ganti pakaian atau fasilitas umum lainnya.

Biasanya menikmati sunset di dekat air terjun sambil mendengar deburan ombak di laut bukan hal yang tidak mungkin. Dengan datang ke objek wisata air terjun Toroan ini hal itu semua bisa anda dapatkan dengan mudah. Dan pesan dari kami adalah untuk ikut menjaga kebersihan dengan minimal membuat sampah pada tempatnya serta tidak merusak ekosistem yang sudah ada.


VIDEO LIPUTAN OBYEK WISATA AIR TERJUN TOROAN - KABUPATEN SAMPANG


Obyek Wisata Pantai Nepa di Kabupaten Sampang

8/19/2015 Add Comment
Sulit dibayangkan bahwa Pulau Madura diam – diam menyimpan sebuah pantai yang begitu indah. Pantai ini memiliki keindahan hampir sama dengan keindahan pantai Kuta yang berada di Pulau Dewata sana. Terletak di Kabupaten Sampang, tepatnya di desa Batioh Kecamatan Ketapang. Meskipun letaknya sedikit terpecil namun anda tidak perlu khawatir dengan akses jalan menuju arah pantai. Apalagi setelah anda membutikan sendiri keindahan Pantai ini.

Pantai Nepa biasa masyarakat sekitar menyebutnya, Pantai Nepa menjadi satu kawasan dengan Objek Wisata Hutan Kera Nepa. Untuk bisa sampai ke Pantai Nepa ada dua pilihan akses jalan yang bisa anda pilih, terutama bagi anda yang berasal dari luar Pulau Madura.

Obyek Wisata Pantai Nepa di Kabupaten Sampang
Wisata Alam Pantai Nepa Sampang

Membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan dengan jarak sekitar 90 km bagi anda yang menggunakan Tol Suramadu, dengan memutar melewati Kota Sampang. Untuk jarak yang lebih dekat dan waktu yang tidak lama anda bisa melewati Kota Bangkalan lalu menuju arah Pantura dan jarak yang harus ditempuh sekitar 70 km dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Angkutan umum pun sudah banyak tersedia sepanjang akses perjalanan menuju objek wisata Pantai Nepa. Dengan membayar sekitar Rp. 15.000 tentunya tarif harga bisa berubah sewaktu waktu. Untuk angkutan umum yang akan anda tumpangi sudah tersedia bus mini, bus patas atau kendaraan sejenis L 300 yang bisa anda pilih.

Letaknya yang termasuk dalam kawasan Pantura menambah daya tarik tersendiri bagi Pantai Nepa ini. Selama diperjalanan anda akan disuguhi jejeran pantai dan laut lepas, laut Jawa. Setelah tiba di tempat lokasi anda masih harus berjalan lagi sekitar satu km dari arah pintu gerbang wisata Hutan Kera dan Pantai Nepa ini.

Jalan yang akan anda lewati memang sedikit agak berlubang juga dipenuhi oleh bebatuan kecil. Namun setelah itu anda akan disuguhi pemandangan eksotis dari aliran sungai yang di kelilingi oleh hutan bakau. Aliran sungai yang berkelok masih begitu indah, begitu sejuk dan sangat alami, sensasi yang ditawarkan hampir mirip seperti di Green Canyon.

Pantai Nepa ini sungguh sangat indah, masih sangat alami karena jarang tersentuh oleh jamahan tangan orang. Hamparan pasirnya sangat nyaman di pandang mata, deburan ombak membuat perasaan menjadi tenang dan ditambah hembusan angin serta udara sejuk dari pepohonan yang berasal dari Hutan Kera Nepa yang terletak tepat bersebelahan dengan Pantai Nepa. Anda juga bisa bermain air atau berenang di tepi pantai.

Selain itu anda juga bisa bermain – main dengan sekumpulan monyet yang berada di dalam kawasan Hutan Nepa. Bisa juga sekedar duduk santai dibawah pepohonan yang rindang sambil bersabar menunggu untuk bia menikmati senja di sore hari. Semakin menjelang sore hari pemandangan yang bisa anda nikmati semakin indah juga mempesona. Bagi anda para wisatawan yang suka dengan ketenangan sepertinya pantai Nepa menjadi salah satu destinasi objek wisata yang cocok untuk bisa anda pilih.

Selain itu anda juga tidak diminta tarif ketika memasuki kawasan Pantai Nepa ini, anda hanya cukup membayar tarif parkir sebesar Rp. 3.000 saja per kendaraan. Pantai Nepa ini bisa menjadi pilihan destinasi objek wisata yang begitu mempesona bagi anda yang berkunjung ke Pulau Madura selain Pantai Cemara atau Pantai Lombang di Sumenep tentunya.

Kami juga tidak lupa mengingatkan anda untuk selalu bisa berperilaku baik dan menjaga keasrian kawasan Hutan Kera dan Pantai Nepa bersama setidaknya dengan membuang sampah pada tempatnya.

VIDEO LIPUTAN WISATA PANTAI NEPA DI KABUPATEN SAMPANG - PULAU MADURA



Obyek Wisata Hutan Kera Nepa di Sampang

7/29/2015 Add Comment
Bagaimana rasanya bila anda di tawari pemandangan alam serta pantai lepas, menikmati terbitnya matahari, menyusuri panjangnya sungai lengkap dengan suasana alam hutan Mangrove yang begitu kental atau melihat langsung kera di habitatnya ?. Belum lagi di tambah dengan adanya perpaduan sungai air tawar yang bersebelahan langsung dengan laut menciptakan sebuah pemandangan alam yang sangat sempurna. Tentu kalian semua pasti penasaran bukan ?. Semua keindahan yang tadi kita sebutkan bisa langsung kalian dapatkan di salah satu obyek wisata alam yang di miliki oleh kabupaten Sampang, Pulau Madura.

Wisata hutan kera Nepa jawabannya. Sebuah wisata alam sekaligus tempat habitat kera – kera yang memiliki luas tempat cukup besar sekitar 10 meter persegi ini terletak di desa Nepa kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang. Sekitar kurang lebih 50 km dari kota Sampang dengan memilih jalur utara menuju kecamatan Banyuates kemudian di lanjut dengan menempuh jarak 1 km lagi untuk bisa benar – benar sampai di Hutan Kera Nepa ini.


Indahnya Wisata Alam Hutan Kera Nepa


Sebenarnya di Kabupaten Sampang sendiri bukan hanya wisata Hutan Kera Nepa yang bisa dijadikan tempat wisata. Tapi masih ada banyak lagi objek wisata alam disana seperti Pantai NepaAir Terjun Toroan, Pantai Camplong, Gua Lebar dan masih banyak lagi.

Nama Nepa yang di pilih untuk wisata hutan kera ini juga bukan tanpa alasan. Masyarakat memilih nama Nepa karena pada jaman dahulu kala di sekitar hutan ini banyak di tumbuhi pohon kelapa kecil atau sejenis pohon Aren. Jika kembali di perhatikan sekilas wisata Hutan Kera Nepa yang terletak di kabupaten Sampang ini memang hampir mirip dengan wisata hutan monyet Sangeh yang ada di pulau Dewata sana.

Lokasi Wisata Hutan Kera Nepa ini memang bisa di katakan cukup pedalaman dan terpencil, memang agak sedikit sulit untuk bisa sampai. Namun selain itu anda tidak perlu merasa khawatir tentang masalah transportasi menuju kesana, karena telah ada angkutan umum sejenis L 300 yang siap mengantarkan anda berkunjung.

Sesampainya di tempat anda akan langsung di suguhi pemandangan seru dari gerombolan kera – kera yang bisa di pastikan sudah jinak dan ramah. Untuk bisa berinteraksi langsung dengan para kera anda hanya cukup memberikan makanan favorit mereka yakni, jagung mentah yang telah tua. Mohon di pastikan saja bagi para pengunjung untuk bisa menjaga sikap secara baik, agar kedatangan anda tidak membuat kera – kera disana merasa terganggung atau bahkan terusik dan menjaga kelestariannya.


Tidak hanya keindahan alam, kesejukan tempatnya dan kera – kera penghuni hutan yang baik serta ramah yang bisa anda dapatkan. Ternyata Hutan Kera Nepa menyimpan sebuah cerita sejarah tersendiri yang memang sudah sangat terkenal di telinga masyarakat sekitar.

Konon kabarnya hutan ini merupakan tempat berpijaknya manusia pertama kali yang babat alas pulau madura bernama Bindoro Gong (pada abad XII-IX). Bindoro Gong merupakan pendatang yang mendirikan kerajaan pertama kali di Madura lalu beliau mewariskan kerajaannya kepada putranya bernama Raden Segoro yang dimakamkan di tengah hutan dengan penanda atau nisan berupa kayu pohon.

Cerita mitos atau sejarah tentang Hutan Kera Nepa pun juga telah banyak beredar disana, bahwa daerah tersebut dihuni ratusan monyet nyentrik yang apabila anda mendatangi mereka untuk diburu maka, ratusan kera itu akan menghilang, tetapi jika anda mendatangi mereka sebagai sahabat, kera - kera itu seperti hewan piaraan yang sudah lama berteman.

Dengan semua keindahan dan cerita yang dimiliki oleh Hutan Kera Nepa, sekarang anda tidak perlu lagi ragu untuk datang berwisata kesana. Mulai saat ini luangkan waktu untuk bisa berlibur ke Pulau Madura dan mengunjungi salah satu hutan yang ada di pulau ini.