Sejarah

Tradisi

Recent Posts

Obyek Wisata Pantai Sapoong Desa Pajanangger - Pulau Kangean

9/13/2018 Add Comment
Kabupaten Sumenep terdiri dari beberapa gugusan kepulauan yang diam-diam menyimpan pemandangan alam yang indah dan masih asri. Tak hanya pemandangan Alam, disitu juga terdapat berbagai potensi seperti Budaya, Kuliner dan lain sebagainya yang cukup membuat mata terpesona memandangnya serta sangat pas untuk diabadikan melalui kamera.



Salah satu Wisata Alam yang ada di Pulau Kangean adalah Pantai dan namanya adalah Pantai Teluk Sapoong (baca: Sapo'ong) yang terletak di Desa Pajanangger. Pantai Sapo'ong sendiri tidak terlalu lama dikenal dan sekarang telah disulap menjadi tempat wisata yang begitu menarik dan patut dimasukkan dalam agenda wisata teman teman yang kebetulan berkunjung ke Pulau Kangean.

Bagi teman-teman yang akan pergi ke Pantai Sapoong kalian akan disuguhi dengan pemandangan alam yang cukup indah, pasir pantainya putih, air laut yang cukup jernih serta pepohonan yang tumbuh rindang di sekitar pantai. Destinasi wisata yang bisa dijadikan pilihan saat berkunjung ke Pulau Kangean.

Untuk bisa masuk ke dalam pantai teman-teman cukup membayar karcis masuk sekitar Rp. 5.000,- saja sudah bisa menikmati indahnya Pantai Sapo'ong dan berbagai fasilitas lainnya dan yang tidak kalah menarik adalah tersedianya Perahu Motor / Kapal Boat yang siap mengantar para pengunjung berkeliling disekitar Pantai Sapo'ong dengan hanya membayar Rp.10.000,- / orang.

Kapal Boat yang berjumlah kurang lebih 5 buah

Di sana juga sudah ada beberapa fasilitas umum yang menunjang seperti tempat duduk di sekitar pantai, ada rumah pohon, bangunan yang terbuat dari kayu yang letaknya di pinggir pantai, jembatan dari kayu sehingga teman-teman bisa lebih dekat ke tengah pantai, toilet umum, musholla serta warung makan.

Musholla

Sapo’ong mempunyai keunikan tersendiri di antaranya hamparan pasir putih, tebaran pohon cemara udang dengan manjanya melambai dan berderu laksana paduan suara lebah apabila sedang tertiup angin, juga pohon santegi yang sekarang merupakan pohon langka

Wisata Pantai Telok Sapoong yang dikelola pihak Desa Pajanangger bersama POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) setempat kini menjadi destinasi wisata baru untuk wisatawan lokal di Kepulauan Kangean. Wisata Pantai Teluk Sapoong ini cukup menjanjikan dan bisa menjadi sumber penghasilan untuk Desa. Dengan di bukanya Wisata Sapo’ong bisa membuka pemberdayaan masyarakat sekitar, sehingga nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pantai Teluk Sapoong

Desa yang lain di Kepulauan Kangean juga harus terus membenahi diri dan mengembangkan potensi yang ada untuk kemajuan desa. Selama empat hari berada di Pulau Kangean, admin Gerbang Pulau Madura sudah menjelajahi beberapa tempat wisata di sana. Dan memang betul kalau Pulau Kangen menyimpan potensi alam yang indah untuk dikunjungi.

Tiga Desain Baju Batik Madura Untuk Wanita

7/18/2018 Add Comment
Madura bukan sekadar dikenal dengan kegiatan karapan sapinya namun juga keindahan yang penuh warna yaitu batik Madura yang memiliki esensi seni bercita rasa unggul. Batik Madura merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang kini mulai banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia karena ragam motif batik tulis yang dimiliki Batik Madura.

Ditambah lagi saat ini, baju batik sendiri telah muncul dengan berbagai macam model dan bentuk. Dan kini, hampir semua model baju wanita yang tersedia menggunakan bahan kain dengan motif batik. Selain itu, model dan desain dari baju batik Madura sangatlah dinamis.

Yang dimaksud dinamis di sini adalah selalu muncul model yang terbaru apabila sedang trend. Saat ini, sangat mudah sekali kita temukan di pasaran model-model baju batik wanita yang sungguh beragam. Baik corak maupun modelnya. Berkat para seniman batik modern dan tangan-tangan para desainer batik yang kreatif, kini batik tidak terlihat kaku lagi.


Tiga Desain Baju Batik Madura Untuk Wanita


Bahkan, orang yang memakainya pun tidak akan terlihat kuno jika mengenakan busana batik. Batik juga cocok dipakai oleh anak-anak muda dengan menyesuaikan desainnya. Biasanya, untuk baju batik pria terkesan monoton. Dalam arti itu-itu saja dan tidak memiliki banyak model. Lain halnya dengan baju batik yang dikhususkan untuk wanita.
Model dan desain dari busana batik Madura untuk wanita sangatlah beragam dan cantik-cantik. Untuk para wanita, telah tersedia berbagai macam jenis baju batik. Misalnya, blus, gamis batik, dress, bolero, long dress, cardigan dan masih banyak lagi.

Intinya, teman-teman bisa menggunakan baju batik untuk dipakai dalam acara apapun karena saat ini semua model baju yang tersedia di pasaran telah tersedia dalam bentuk batiknya pula.

1. Dress Batik

Sebagai contoh kita bisa ambil dress batik. Berdasarkan pengertiannya, dress batik adalah model baju wanita yang memiliki ukuran yang panjang. Umumnya dress tersebut memiliki panjang selutut sehingga pakaian bawahan seperti rok dan celana tidak dibutuhkan lagi.

Dress juga bisa disebut sebagai baju terusan karena baju tersebut tidak memiliki potongan. Busana tersebut bisa dipakai untuk kerja ataupun acara-acara lainnya karena busana tersebut cukup praktis.

2. Blus Batik

Model baju batik untuk wanita yang selanjutnya adalah blus atau blouse. Blus atau blouse adalah jenis baju wanita yang panjangnya menutupi dada dari pundak hingga ke bawah garis pinggang. Biasanya blus terbagi menjadi dua jenis, yaitu blus dalam dan blus luar. Kalau kamu penasaran, teman-teman bisa mencarinya di internet.

3. Gamis Batik

Yang terakhir adalah gamis. Gamis adalah baju terusan yang panjangnya bisa mencapai mata kaki. Baju tersebut biasanya digunakan oleh para wanita Muslimah. Seorang wanita yang menggunakan gamis akan terlihat lebih anggun jika menggunakan jilbab, apalagi dengan warna yang senada.

Gamis batik juga telah tersedia di pasaran dengan berbagai macam model dan penambahan kombinasi. Selain jenis di atas, model baju batik yang tersedia di pasaran yang sedang trend adalah bolero, cardigan, jumpsuit, long dress, rok batik dan kebaya batik Berbicara tentang fashion wanita memang tidak akan ada habisnya ya.

Seperti merk Pakaian Massilca yang baru-baru ini resmi dilaunching. Pakaian Massilca sendiri merupakan merk pakaian khusus wanita yang memiliki desain simpel tapi tetap cantik. Pakaian Massilca juga cocok untuk teman-teman yang menggunakan hijab dengan potongan yang minimalis dan terkesan sederhana.

Meskipun banyak pilihan tapi pada intinya semua yang teman-teman kenakan tergantung dengan keinginan dan kebutuhan kalian. Mau pakai batik baik ke kantor atau hangout tidak ada salahnya juga lho. Kuncinya hanya satu yaitu percaya diri.

Festival Sapi Sonok se Madura Tahun 2018 di Kabupaten Sampang

7/01/2018 Add Comment
Kalau ditanya, apa yang kalian paling ingat dan ketahui dari Pulau Madura? Jawabannya pasti tidak akan jauh dari Sate dan Kerapan Sapi. Betul kan?. Iya, Pulau Madura memang terkenal sekali akan kedua hal tersebut, bahkan keduanya menjadi icon dari Madura. Selain Kerapan Sapi yang sering sekali dipertandingkan di berbagai daerah di Madura ternyata ada juga kontes sapi lainnya lho.


Yakni Festival Sapi Sonok, sudah pernah dengar? Atau ada yang masih asing dengan festival tahunan ini?. Hari sabtu, 30 Juni 2018 festival Sapi Sonok kembali digelar tepatnya di Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang Madura. Kali ini bukan lomba adu kecepatan sapi saat berlari melainkan ajang festival memamerkan kecantikan para sapi betina.

Festival sapi sonok ini mirip dengan kontes peragawati. Sepasang sapi sonok pun tampak berlenggang mengikuti alunan musik group saronen, musik tradisional khas Madura. Festival sapi sonok tahun ini lebih menyedot perhatian peternak sapi ras Madura. Tidak kurang 40 pasang sapi sonok se-Madura unjuk kebolehan di arena sepanjang 30 meter. Setiap tampil, ada 3 pasang sapi sonok yang melenggang di atas arena rumput. 


Event tahunan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sampang, Bapak Drs. Aji Waluyo, M.Si, Camat Sokobanah, FORKOPIMCAM Sokobanah, Ketua Paguyuban Sapi Sonok se-Madura, SKPD terkait se-Kabupaten Sampang dan Kepala Desa serta tokoh masyarakat pantura wilayah Kabupaten Sampang.

Dalam sambutannya Sabtu pagi Kepala Dinas Pariwisata menjelaskan,
“Dengan adanya festival tahunan sapi sonok, diharapkan akan semakin membuat banyak wisatawan datang ke Kabupaten Sampang serta mengangkat perekonomian Masyarakat Sampang.”
Ajang festival Sapi Sonok tahun ini memang sengaja memilih tempat di daerah Pantura (Pantai Utara) Madura. Bukan tanpa alasan lho pemilihan tempat ini. Pemilihan daerah Pantura Kabupaten Sampang untuk memperkenalkan Keindahan Alam terutama Pantai di 4 Kabupaten yang ada di Madura yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Menghias Sapi Sonok


Sebelum tampil di arena, sepasang sapi sonok dihias terlebih dahulu. Badan sapi sonok diberi "Baju Kebesaran". Baju berbahan kulit yang dililit ke leher sapi. Baju berhias pernak-pernik manik-manik. Kepala sapi juga diberi mahkota. Tandukpun diberi selongsong hiasan emas. Aneka hiasan tampak pula dipasang melilit leher sapi.


Hiasan yang menjuntai hingga mata kaki ini, kelihatan mewah. Beberapa pemilik sapi sonok, malah membelikan kalung berbahan emas seharga puluhan juta rupiah. Saat tampil di arena, sepasang sapi sonok diiringi grup musik saronen khas Madura. Grup musik tradisional dengan sembilan orang penabuh alat musik itu, terus mengiringi setiap langkah sapi.

Baca juga: Sejarah, Tradisi dan Kontes Sapi Sonok Madura

Setiap penabuh alat musik tampak ikut menari di arena sepanjang 30 meter. Sedangkan pemegang tali kekang sapi, tampak memimpin grup saronen. Sembari mengendalikan sapinya, pemegang tali kekang ikut menari. Gerakannya mirip kembangan jurus silat. Secara keseluruhan, tampilan sapi sonok menjadi tontonan menarik.

Sebuah tontonan khas tradisi yang tak dimiliki daerah lain di Indonesia. Yang menarik dari kontes sapi sonok. Utamanya berkaitan dengan harga sapi. Jika sapi sonok tampil memukau dan mendapat penghargaan dari panitia, maka harganya akan berlipat-lipat. Betapa tidak. Sapi sonok yang berhasil memboyong tropi, maka harganya akan dipatok sekitar Rp 30 juta.


Artinya, sepasang sapi sonok akan dihargai Rp 60 juta. Itu kenapa festival sapi sonok ini selalu dinantikan oleh para peternak sapi betina dan tentunya semua wisatawan yang ingin datang ke Madura untuk berlibur. 

Pada Festival Sapi Sonok di Kabupaten Sampang, Endah Nur Siskawati, SST.Par, selaku Kasie Pariwisata Disporabudpar Sampang berharap:

“Gelaran Festival Sapi Sonok di Kabupaten Sampang ini sekaligus melestarikan Budaya Asli Madura dan diharap mampu menarik kunjungan wisata Lokal maupun dari luar Pulau Madura.”

Memang sebaiknya kita sebagai orang madura, terlebih lagi generasi muda wajib untuk ikut serta menjaga berbagai budaya dan tradisi yang ada di Madura agar tidak mudah tergerus oleh perubahan zaman dari waktu ke waktu.

Bangkalan

Pamekasan

Sampang

Sumenep