Sejarah

Tradisi

Recent Posts

Tiga Desain Baju Batik Madura Untuk Wanita

7/18/2018 Add Comment
Madura bukan sekadar dikenal dengan kegiatan karapan sapinya namun juga keindahan yang penuh warna yaitu batik Madura yang memiliki esensi seni bercita rasa unggul. Batik Madura merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang kini mulai banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia karena ragam motif batik tulis yang dimiliki Batik Madura.

Ditambah lagi saat ini, baju batik sendiri telah muncul dengan berbagai macam model dan bentuk. Dan kini, hampir semua model baju wanita yang tersedia menggunakan bahan kain dengan motif batik. Selain itu, model dan desain dari baju batik Madura sangatlah dinamis.

Yang dimaksud dinamis di sini adalah selalu muncul model yang terbaru apabila sedang trend. Saat ini, sangat mudah sekali kita temukan di pasaran model-model baju batik wanita yang sungguh beragam. Baik corak maupun modelnya. Berkat para seniman batik modern dan tangan-tangan para desainer batik yang kreatif, kini batik tidak terlihat kaku lagi.


Tiga Desain Baju Batik Madura Untuk Wanita


Bahkan, orang yang memakainya pun tidak akan terlihat kuno jika mengenakan busana batik. Batik juga cocok dipakai oleh anak-anak muda dengan menyesuaikan desainnya. Biasanya, untuk baju batik pria terkesan monoton. Dalam arti itu-itu saja dan tidak memiliki banyak model. Lain halnya dengan baju batik yang dikhususkan untuk wanita.
Model dan desain dari busana batik Madura untuk wanita sangatlah beragam dan cantik-cantik. Untuk para wanita, telah tersedia berbagai macam jenis baju batik. Misalnya, blus, gamis batik, dress, bolero, long dress, cardigan dan masih banyak lagi.

Intinya, teman-teman bisa menggunakan baju batik untuk dipakai dalam acara apapun karena saat ini semua model baju yang tersedia di pasaran telah tersedia dalam bentuk batiknya pula.

1. Dress Batik

Sebagai contoh kita bisa ambil dress batik. Berdasarkan pengertiannya, dress batik adalah model baju wanita yang memiliki ukuran yang panjang. Umumnya dress tersebut memiliki panjang selutut sehingga pakaian bawahan seperti rok dan celana tidak dibutuhkan lagi.

Dress juga bisa disebut sebagai baju terusan karena baju tersebut tidak memiliki potongan. Busana tersebut bisa dipakai untuk kerja ataupun acara-acara lainnya karena busana tersebut cukup praktis.

2. Blus Batik

Model baju batik untuk wanita yang selanjutnya adalah blus atau blouse. Blus atau blouse adalah jenis baju wanita yang panjangnya menutupi dada dari pundak hingga ke bawah garis pinggang. Biasanya blus terbagi menjadi dua jenis, yaitu blus dalam dan blus luar. Kalau kamu penasaran, teman-teman bisa mencarinya di internet.

3. Gamis Batik

Yang terakhir adalah gamis. Gamis adalah baju terusan yang panjangnya bisa mencapai mata kaki. Baju tersebut biasanya digunakan oleh para wanita Muslimah. Seorang wanita yang menggunakan gamis akan terlihat lebih anggun jika menggunakan jilbab, apalagi dengan warna yang senada.

Gamis batik juga telah tersedia di pasaran dengan berbagai macam model dan penambahan kombinasi. Selain jenis di atas, model baju batik yang tersedia di pasaran yang sedang trend adalah bolero, cardigan, jumpsuit, long dress, rok batik dan kebaya batik Berbicara tentang fashion wanita memang tidak akan ada habisnya ya.

Seperti merk Pakaian Massilca yang baru-baru ini resmi dilaunching. Pakaian Massilca sendiri merupakan merk pakaian khusus wanita yang memiliki desain simpel tapi tetap cantik. Pakaian Massilca juga cocok untuk teman-teman yang menggunakan hijab dengan potongan yang minimalis dan terkesan sederhana.

Meskipun banyak pilihan tapi pada intinya semua yang teman-teman kenakan tergantung dengan keinginan dan kebutuhan kalian. Mau pakai batik baik ke kantor atau hangout tidak ada salahnya juga lho. Kuncinya hanya satu yaitu percaya diri.

Festival Sapi Sonok se Madura Tahun 2018 di Kabupaten Sampang

7/01/2018 Add Comment
Kalau ditanya, apa yang kalian paling ingat dan ketahui dari Pulau Madura? Jawabannya pasti tidak akan jauh dari Sate dan Kerapan Sapi. Betul kan?. Iya, Pulau Madura memang terkenal sekali akan kedua hal tersebut, bahkan keduanya menjadi icon dari Madura. Selain Kerapan Sapi yang sering sekali dipertandingkan di berbagai daerah di Madura ternyata ada juga kontes sapi lainnya lho.


Yakni Festival Sapi Sonok, sudah pernah dengar? Atau ada yang masih asing dengan festival tahunan ini?. Hari sabtu, 30 Juni 2018 festival Sapi Sonok kembali digelar tepatnya di Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang Madura. Kali ini bukan lomba adu kecepatan sapi saat berlari melainkan ajang festival memamerkan kecantikan para sapi betina.

Festival sapi sonok ini mirip dengan kontes peragawati. Sepasang sapi sonok pun tampak berlenggang mengikuti alunan musik group saronen, musik tradisional khas Madura. Festival sapi sonok tahun ini lebih menyedot perhatian peternak sapi ras Madura. Tidak kurang 40 pasang sapi sonok se-Madura unjuk kebolehan di arena sepanjang 30 meter. Setiap tampil, ada 3 pasang sapi sonok yang melenggang di atas arena rumput. 


Event tahunan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sampang, Bapak Drs. Aji Waluyo, M.Si, Camat Sokobanah, FORKOPIMCAM Sokobanah, Ketua Paguyuban Sapi Sonok se-Madura, SKPD terkait se-Kabupaten Sampang dan Kepala Desa serta tokoh masyarakat pantura wilayah Kabupaten Sampang.

Dalam sambutannya Sabtu pagi Kepala Dinas Pariwisata menjelaskan,
“Dengan adanya festival tahunan sapi sonok, diharapkan akan semakin membuat banyak wisatawan datang ke Kabupaten Sampang serta mengangkat perekonomian Masyarakat Sampang.”
Ajang festival Sapi Sonok tahun ini memang sengaja memilih tempat di daerah Pantura (Pantai Utara) Madura. Bukan tanpa alasan lho pemilihan tempat ini. Pemilihan daerah Pantura Kabupaten Sampang untuk memperkenalkan Keindahan Alam terutama Pantai di 4 Kabupaten yang ada di Madura yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Menghias Sapi Sonok


Sebelum tampil di arena, sepasang sapi sonok dihias terlebih dahulu. Badan sapi sonok diberi "Baju Kebesaran". Baju berbahan kulit yang dililit ke leher sapi. Baju berhias pernak-pernik manik-manik. Kepala sapi juga diberi mahkota. Tandukpun diberi selongsong hiasan emas. Aneka hiasan tampak pula dipasang melilit leher sapi.


Hiasan yang menjuntai hingga mata kaki ini, kelihatan mewah. Beberapa pemilik sapi sonok, malah membelikan kalung berbahan emas seharga puluhan juta rupiah. Saat tampil di arena, sepasang sapi sonok diiringi grup musik saronen khas Madura. Grup musik tradisional dengan sembilan orang penabuh alat musik itu, terus mengiringi setiap langkah sapi.

Baca juga: Sejarah, Tradisi dan Kontes Sapi Sonok Madura

Setiap penabuh alat musik tampak ikut menari di arena sepanjang 30 meter. Sedangkan pemegang tali kekang sapi, tampak memimpin grup saronen. Sembari mengendalikan sapinya, pemegang tali kekang ikut menari. Gerakannya mirip kembangan jurus silat. Secara keseluruhan, tampilan sapi sonok menjadi tontonan menarik.

Sebuah tontonan khas tradisi yang tak dimiliki daerah lain di Indonesia. Yang menarik dari kontes sapi sonok. Utamanya berkaitan dengan harga sapi. Jika sapi sonok tampil memukau dan mendapat penghargaan dari panitia, maka harganya akan berlipat-lipat. Betapa tidak. Sapi sonok yang berhasil memboyong tropi, maka harganya akan dipatok sekitar Rp 30 juta.


Artinya, sepasang sapi sonok akan dihargai Rp 60 juta. Itu kenapa festival sapi sonok ini selalu dinantikan oleh para peternak sapi betina dan tentunya semua wisatawan yang ingin datang ke Madura untuk berlibur. 

Pada Festival Sapi Sonok di Kabupaten Sampang, Endah Nur Siskawati, SST.Par, selaku Kasie Pariwisata Disporabudpar Sampang berharap:

“Gelaran Festival Sapi Sonok di Kabupaten Sampang ini sekaligus melestarikan Budaya Asli Madura dan diharap mampu menarik kunjungan wisata Lokal maupun dari luar Pulau Madura.”

Memang sebaiknya kita sebagai orang madura, terlebih lagi generasi muda wajib untuk ikut serta menjaga berbagai budaya dan tradisi yang ada di Madura agar tidak mudah tergerus oleh perubahan zaman dari waktu ke waktu.

Kuliner Malam Nasi Pocong di Kabupaten Bangkalan

6/04/2018 Add Comment
Teman-teman, kadang sering merasa lapar di tengah malam bukan? Kalau sudah begitu biasanya suka bingung mau makan apa. Mau masak kok rasanya malas, beli nasi tapi itu-itu saja menunya, bosan ya. Tapi kalau kita ajak kalian kuliner malam-malam memburu makanan yang horor mau?. Khusus di sekitar Kota Bangkalan sudah banyak ditemukan penjual makanan yang horor.

Ada Nasi Setan, Nasi Keranda, Nasi Kunang Kunang dan ada juga nih yang paling hits yakni Nasi Pocong. Beberapa waktu yang lalu Tim Gerbang Pulau Madura melakukan wisata kuliner tengah malam untuk bisa merasakan nikmatnya si Nasi Pocong ini. Tidak perlu takut terlebih dulu ya, meskipun namanya Nasi Pocong tapi Pocongnya tidak ada kok.


Sebenarnya Kuliner Nasi Pocong merupakan nasi biasa, akan tetapi hanya beberapa hal yang memengaruhi sehingga namanya menjadi terdengar horor. Proses penamaan bukan karena nasi ini pedas seperti mie setan dan yang lainnya. Tapi, karena warung nasi ini hanya buka pada malam hari dan inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa sampai dinamakan nasi pocong.

Beberapa tahun terakhir ini Nasi Pocong menjadi trend center bagi masyarakat di Kota Bangkalan dan sekitarnya. Warungnya yang selalu ramai dengan pembeli membuktikan kalau Nasi Pocong ini sudah berhasil menarik minat dan selera orang Bangkalan. Nasinya kayak apa sih? Lauknya apa saja? Harganya berapa? Tenang ya, kita jawab satu persatu.


Nasi Pocong ini tampilannya seperti nasi campur yang sering kalian temui kok. Lauknya bermacam-macam dan bisa dibilang cukup banyak. Ada daging sapi, daging ayam, mihun kecap, hati ayam, ikan tongkol, tahu dan sayur tumis wortel dan buncis. Tidak lupa juga untuk menyempurnakan rasanya ada sambal khusus yang bikin Nasi Pocong jadi berbeda rasanya.


Harganya berapa? Nah, untuk satu bungkus harga Nasi Pocong ini adalah Rp. 12.000 saja. Tapi teman-teman jangan sampai kaget ya kalau untuk harga segitu kalian akan mendapatkan porsi banyak bahkan sangat cukup untuk dimakan berdua lho, kebayang kan kenyangnya seperti apa?. Warung Nasi Pocong ini buka dari sekitar pukul 18.00 sampai waktu subuh, cocok sekali dibuat makan sahur saat bulan Ramadhan


Letaknya di Kota Bangkalan tepatnya daerah Injing-Injing, masuk gang sekitar 50 meter kalian sudah bisa sampai ke warung Nasi Pocong. Jadi, tunggu apalagi? Kalau penasaran datang langsung saja dan nikmati enaknya si Nasi Pocong ini. Kita saranin ada baiknya kalau Nasi Pocongnya jangan dimakan sendiri khawatir kekenyangan ajak teman, pasangan atau saudara ya

 

Bangkalan

Pamekasan

Sampang

Sumenep