Wisata

Sejarah

Tradisi

Recent Posts

Obyek Wisata Monumen Trunojoyo di Kabupaten Sampang

16.20 Add Comment
Adanya bangunan monumen menjadi salah satu kebanggan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten maupun Kota. Sama halnya dengan Kabupaten lainnya di Pulau Madura, Sampang memiliki sebuah monumen yang berdiri megah dan menjulang tinggi. Monumen Trunojoyo merupakan satu-satunya monumen kabanggaan masyarakat Sampang.

Sama seperti bangunan monumen lainnya, Monumen Sampang ini terletak tepat di pusat kota. Letak geografisnya dianggap sebagai titik nol dari Kabupaten yang berada di sebelah timur Kabupaten Bangkalan ini. Meskipun memiliki luas geografis yang tidak terlalu besar, Kabupaten Sampang cukup memberikan peranan objek wisata bagi para wisatawan yang akan datang berkunjung ke Pulau Madura ini.


Salah satunya adalah Monumen Trunojoyo Sampang ini, memiliki bangunan yang menjulang tinggi yang terbuat dari logam berwarna kuning pekat. Disekitar berdirinya bangunan monumen terdapat taman kota yang berukuran tidak terlalu lebar. Karena letaknya yang dikelilingi oleh taman kota, monumen ini sering kali dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat Sampang dan juga para pedagang kaki lima.

Seperti yang sudah kita jelaskan tadi bahwa Monumen Trunojoyo Sampang juga termasuk sebagai salah satu objek wisata. Banyak masyarakat yang menghabiskan waktu bersantai mereka disana, ditambah lagi dengan fasilitas umum yang memang sudah disediakan. Seperti taman bermain, jaringan internet (WiFi), ponten umum yang khusus dibuka selama 24 jam, penjual makanan dan yang paling menarik adalah tempat bermain untuk anak-anak.

Teman-teman bisa menghabiskan banyak waktu disana, seperti berkumpul bersama, menikmati jajanan pedagang kaki lima maupun mengadakan sebuah kegiatan. Karena letaknya yang sangat strategis tidak jarang juga banyak komunitas yang berada di Sampang mengadakan kegiatan disana. Seperti penggalangan dana, pembagian brosur dan kegiatan sosial lainnya.

Tempat tersebut tidak pernah sepi dari kunjungan masyarakat sekitar selain memang letaknya yang dekat dengan lampu lalu lintas utama kota Sampang. Secara otomatis Monumen Trunojoyo Sampang banyak dilewati oleh masyarakat maupun pengguna jalan lainnya yang berasal dari luar. Disebelah utara terdapat Masjid Agung Kota Sampang, jadi teman-teman tidak akan merasa kesulitan untuk mencari tempat sholat ketika sedang berkunjung ke monumen.

Jaraknya pun tidak jauh, teman-teman cukup berjalan kaki sejauh 500 meter untuk bisa sampai. Selain itu akses jalan menuju Masjid Agung juga sama dengan akses jalan menuju salah satu objek wisata alam milik Kabupaten Sampang yang sangat terkenal yakni Gua Lebar.


Disekitar Monumen Sampang terdapat beberapa lokasi yang perlu diketahui bagi orang yang mengunjungi kota Sampang, disebelah timur bagian utara terdapat Kantor Pos dan Kantor Telkom, bagian selatan terdapat Pegadaian Cabang Sampang. Sebelah barat terdapat warung kaldu “Setuju” dan swalayan milik swasta.


Biasanya aktivitas para pedagang kaki lima yang berada di sekitar Monumen Trunojoyo Sampang ini dimulai dari pukul 4 sore sampai pukul 12 malam. Bukan hanya jajanan tapi juga makanan serta minuman disediakan seperti Jagung bakar, Sosis goreng, Bakso, Soto, Nasi campur dan lain sebagianya.

Untuk kategori hiburan, teman-teman bisa menyewa "Mocin" Mobil cinta. Mocin ini adalah salah satu fasilitas hiburan yang telah disediakan oleh Pemkab setempat, modifikasi dari sebuah sepeda yg berbentuk mobil. Ada juga odong-odong yang selalu siap mengantarkan para pengunjung berputar-putar mengelilingi kota yang memiliki slogan Bahari ini.

Jadi, tunggu apalagi? Ayo datang ke Madura dan sisihkan waktu untuk bermain-main disekitar Obyek Wisata Monumen Trunojoyo Sampang ini. 

Menikmati Wahana Edu Wisata Selamat Pagi Madura di Kota Pamekasan

20.56 Add Comment
Sejak resmi dibuka untuk umum pada hari Jum’at 8 Juli 2016 kemarin Edu Wisata Selamat Pagi Madura berhasil mencuri ribuan perhatian masyarakat, baik yang berasal dari Madura maupun luar Madura. Pihak manajemen Edu Wisata SPM paham betul dan tidak menyia-nyiakan momen mudik Lebaran kemarin. Kurang lebih 2000 pengunjung sudah datang dan memadati wahana wisata baru di Kota Pamekasan pada hari pertama dibuka untuk umum tersebut.

Membludaknya pengunjung yang datang disambut sangat antusias oleh pengelola wisata, Jum’at kemarin (08/06) Tim Gerbang Pulau Madura mendapat undangan khusus untuk meliput suasana pembukaan wisata yang mengambil konsep Edukasi untuk anak-anak. Kota Pamekasan memang terkenal dengan kota yang sangat religius bila dibandingkan dengan kota-kota lainnya yang ada di Madura.


Hal tersebut menjadi alasan utama mengapa jenis wisata yang baru ini berbeda dengan wisata sejenis lainnya. Kini, masyarakat Madura tidak perlu pergi jauh untuk bisa menikmati wisata bermain dan belajar yang nyaman untuk anak-anak. Sejak resmi ada di Kota Pamekasan, Edu Wisata Selamat Pagi Madura menjadi pelengkap berbagai macam objek wisata yang ada di Kota dengan julukan Gerbang Salam tersebut.

Menikmati Berbagai Macam Wahana Ramah Anak


Terletak di dekat jantung Kota Pamekasan, area wisata ini cukup mudah untuk dijangkau. Alamat Wisata SPM Tepatnya di Jl. Lawangan Daya utara MAN 1 Pamekasan. atau apabila dari arah arek lancor ambil ke arah Jokotole (lurus ketimur ke arah Sumenep). Pertigaan SMA Negeri 2 pamekasan belok kiri dan terus lurus menuju MAN 1 pamekasan kurang lebih 700 Meter arah utara dari MAN 1 pamekasan.

Untuk akses jalan menuju Edu Wisata SPM sendiri bisa dilewati dua mobil dengan arah yang berlawanan. Jadi, apabila teman-teman datang dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil maupun sepeda motor tidak perlu khawatir lagi. Namun, bagi teman-teman yang berencana datang menggunakan trasportasi umum sepertinya masih belum tersedia.

Dengan luas sekitar 2 hektar cukup untuk menampung berbagai macam jenis wahana wisata yang ada di dalamnya seperti :

1. Kolam renang untuk anak-anak
2. Kolam memancing ikan
3. Area memanah
4. Bukit Cinta
5. Flying Fox
6. Play Ground
7. Jaring Para-para
8. Area berkuda
9. Taman Bunga
10. Food Court

Serta masih banyak lagi wahana dan fasilitas yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola tempat wisata. Selain itu karena tempat wisata ini berkonsep ramah untuk anak-anak tidak lupa juga disediakan Smoking Area untuk orang dewasa. Jadi, dapat dipastikan bila teman-teman datang berkunjung membawa anak kecil akan bebas dari asap rokok yang menganggu.

Dengan membayar tiket masuk per orang sebesar Rp. 20.000 teman-teman sudah bisa menikmati beberapa macam wahana wisata yang ada. Harga yang cukup mudah untuk berbagai macam jenis wahana khusus anak-anak ini. Kolam renang untuk orang dewasa memang sengaja tidak disediakan hal tersebut dipilih demi menjaga norma agama yang ada di Kota Pamekasan.

Bukti Cinta Selamat Pagi Madura Pamekasan
Foto Bukit Cinta

Untuk kolam renangnya sendiri pihak pengelola memastikan aman untuk anak karena kebersihan air kolam sangat diperhatikan.Sudah disiapkan sekitar 20 karyawan yang disebar di setiap area permainan dan wisata. Setiap jam tutup tiba tempat wisata langsung dibersihkan dari sampah dan kotoran untuk mencegah menumpuknya sampah yang membuat kotor dan terkesan tidak terawat.

Pelayanan maksimal memang sengaja diberikan oleh semua pihak pengelola dan seluruh karyawan demi kenyaman dan keamanan teman-teman dan keluarga. Selain itu, seluruh karyawan Edu Wisata Selamat Pagi Madura diambil langsung dari masyarakat sekitar. Hal ini demi menjaga keamanan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Manusia Melayang dan Atraksi Sulap


Selain berbagai macam jenis wahana yang disediakan, juga terdapat hiburan yang menarik untuk anak seperti Manusia Melayang serta atraksi sulap. Kedua jenis hiburan ini juga tidak kalah mampu mencuri perhatian anak-anak. Mereka bermain dan belajar dengan begitu bersemangat di Edu Wisata Selamat Pagi Madura di Pamekasan.


Melihat kehebatan manusia yang bisa melayang membuat anak-anak yang datang merasa heran sekaligus takjub. Demikian juga saat mereka melihat atraksi sulap yang ada, para pesulap tersebut berkeliling di sekitar area wisata sambil memberikan atraksinya. Tidak jarang juga para pesulap mengajak pengunjung untuk bermain sulap bersama.

Jadi, teman-teman tunggu apalagi? Sediakan waktu untuk mencoba wahana wisata baru yang ada di Pulau Madura ini. Sempatkan juga untuk datang berkunjung menikmati objek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Pamekasan seperti Api Tak Kunjung Padam atau Pantai Jumiang. Selama berwisata tetap jaga kebersihan dan kesopanan ya demi kelestarian semua objek wisata yang ada.

Mengenal Tradisi Musik Patrol atau Ul Daul Khas Madura

06.45 Add Comment
Setiap bulan Ramadhan tiba menjadi berkah tersendiri bagi semua umat muslim tidak terkecuali masyarakat di Pulau Madura. Suasana bulan puasa di Madura begitu terasa kental maklum saja hampir sebagian besar masyarakat disini beragama muslim. Ada banyak kebiasaaan yang menjelma menjadi sebuah tradisi turun temurun untuk mengisi datangnya bulan puasa.

Selain banyaknya penjual takjil, kembang api, Kuliner Ramadhan dan semua atribut tradisi lainnya. Beberapa waktu yang lalu Tim Gerbang Pulau Madura berkesempatan untuk datang dan meliput salah satu kegiatan sekaligus tradisi orang Madura yakni parade musik Tongtong atau yang akrab disebut dengan Musik Patrol.


Sejarah Musik Patrol atau Ul Daul Khas dari Pulau Madura


Musik Patrol atau Ul Daul sendiri adalah salah satu jenis musik Madura yang dulunya berfungsi untuk membangunkan warga saat jam makan sahur tiba. Musik Tongtong ini jika didengarkan sangat menarik, memiliki irama harmonis ketika dimainkan secara bersama. Musik ini dimainkan dengan tidak mengutamakan hasil suara yang nyaring, melainkan mengutamakan pada harmonisasi suara dari bermacam jenis alat musik yang digunakan pemain untuk ditabuh

Kata Tong Tong yang terdapat dalam Musik Tong Tong diambil dari salah satu istilah tiruan bunyi yang digunakan untuk menyebut satu kelompok alat musik. Tong Tong sendiri berupa kentongan yang dibuat dari batang bambu besar (bungbung) atau akar bambu yang besar (bungkel). Sedangkan Tong tong atau kentongan yang berukuran lebih besar, terbuat dari pokok pohon kelapa atau pohon siwalan yang dilubangi, sesuai dengan kebutuhan ukuran dan bunyinya.

Saat dimainkan oleh para pemain, musik Tongtong selain dalam bentuk instrumen,juga dilengkapi dengan nyanyian. Lagu-lagu yang dinyanyikan biasanya secara bersama-sama dengan lagu-lagu Madura, seperti Olle Olang, Pajjar Lagghu, serta lainnya dalam bentuk MP3 dan kadang pula dinyanyikan dengan lagu-lagu qosidah.

Setiap satu kelompok pemain musik Tongtong ini rata-rata terdiri dari 15 pemain, yang setiap malam berkeliling kampung atau desa untuk membangunkan warga sambil membunyikan alat kentungan yang mereka bawa. Tidak jarang juga di kelompok pemain musik Tongtong ini terdapat anak kecil yang berpartisipasi ikut berkeliling.

Selain membawa kentungan yang terbuat dari bambu, para pemain musik ini juga membawa alat musik buatan seperti botol galon air minum, panci, kaleng-kaleng bekas berukuran besar dan untuk parade biasanya ditambahkan alat instrumen drum band. Para pemain musik Tongtong ini biasa berkeliling kampung selama satu jam, keberadaan mereka sangat membantu warga kampung untuk tidak telat bangun sahur.

Dari Musik Tongtong Kampung Menjadi Parade Musik


Tradisi musik Tongtong atau musik patrol ini selalu berhasil menarik perhatian warga sehingga berubah menjadi sebuah parade musik yang setiap tahun diadakan. Beberapa hari yang lalu di Kota Bangkalan diadakan parade musik patrol oleh Polres Bangkalan dan Pemerintah Daerah Bangkalan.

Kegiatan parade musik ini akan diselenggarakan secara rutin setiap bulan ramadhan tiba. Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Kapolres Bangkalan dihadapan semua warga Bangkalan yang malam itu ramai-ramai datang ke alun-alun untuk melihat langsung kemeriahan musik patrol ini.


Rupanya masyarakat begitu antusias mendengar rencana kegiatan parade musik setiap tahun. Akan ada 18 kelompok pemain musik Tongtong dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini tidak terbatas peserta dan membuka banyak kesempatan bagi para kelompok pemain yang baru untuk ikut serta meramaikan parade musik ini.

Kalau teman-teman penasaran ingin menonton sekaligus menikmati langsung alunan musik Tongtong ini bisa datang ke alun-alun Kota Bangkalan setiap bulan Ramadhan di hari tertentu. Biasanya parade musik ini diadakan pada saat malam hari setelah sholat Tarawih. Ketika tampil dalam parade, biasanya atribut musik Tongtong lebih beragam lagi seperti obor api, para penari, odong-odong yang dihias supaya bisa dinaiki oleh para pemain musik dan lain sebagainya.

Untuk bisa menonton parade musik patrol ini teman-teman tidak akan dipungut biaya, semua orang bisa menonton secara bebas. Para peserta parade yang berkelompok akan mengelilingi beberapa jalanan utama Kota Bangkalan, dengan jarak tempuh sekitar 3 km. Kelompok musik yang paling menarik akan mendapatkan hadiah sebuah tropi dan uang tunai.

Dengan adanya parade Musik Patrol atau Ul Daul Khas Madura ini diharapkan untuk bisa melestarikan budaya dan tradisi musik Tongtong. Memperkenalkan kepada semua masyarakat luas di luar Madura agar mereka bisa datang menonton salah satu musik khas Orang Madura ini.

VIDEO LOMBA MUSIK PATROL DI BANGKALAN



Launching Edu Wisata Selamat Pagi Madura di Pamekasan

19.51 Add Comment
Sebagai salah satu pulau yang ada di Indonesia dengan jumlah populasi penduduk yang tidak sedikit maka tidak heran kalau Pulau Madura membutuhkan banyak objek wisata. Hal tersebut didukung dengan masih banyaknya penduduk asli Madura yang harus berbondong-bondong menyeberang ke Pulau Jawa dan tempat lainnya hanya untuk memenuhi hasrat “Jalan-Jalan” mereka. Selain banyaknya tempat wisata yang masih terhitung beberapa saja, di Madura perlu adanya varian objek wisata lainnya yang lebih menarik.

Beberapa waktu terakhir ini masyarakat Madura khususnya Pamekasan dibuat penasaran dengan adanya wisata edukasi dan permainan untuk keluarga, Selamat Pagi Madura (SPM). Wahana edu wisata Selamat Pagi Madura ini terletak di kawasan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.


Wahana Edukasi Wisata Selamat Pagi Madura


Pada tanggal 3 Juli 2016 kemarin wahana edu wisata SPM ini resmi di launching yang dihadiri sekitar 300 pengunjung yang terdiri dari dewasa dan anak-anak. Adanya wahana wisata baru ini menjadi salah satu daya tarik untuk mengajak para wisatawan dari dalam maupun luar Madura datang untuk mencoba langsung.

Dengan resmi di launching itu berarti Pulau Madura tidak lagi hanya Objek Wisata Religi, Wisata Kuliner dan Wisata seperti biasanya. Wahana edu wisata Selamat Pagi Madura ini memberikan sebuah gambaran wisata yang baru bagi masyarakat Madura, utamanya untuk keluarga dan anak-anak. Ditengah semaraknya tempat wisata keluarga di berbagai derah diluar Madura, SPM menjadi salah satu pilihan tempat wisata yang tepat bagi semua keluarga Madura.

Dibangun diatas luas tanah 2 hektar wahana edu wisata Selamat Pagi Madura ini akan dibuka untuk umum tanggal 8 Juli 2016 mulai pukul 13.00 Siang. Bagi teman-teman yang sudah merasa kebingungan akan berlibur dan berwisata dimana, teman-teman bisa coba datang ke daerah Lawangan Daya Pamekasan. Respon masyarakat Madura dengan adanya wisata ini tidak main-main, banyak masyarakat yang sangat antusias dan sudah tidak sabar untuk segera bisa bermain dan berwisata disana.

Menikmati Berbagai Wahana Bermain yang Seru


Dengan luas bangunan yang cukup untuk menampung banyak wisatawan edu wisata Selamat Pagi Madura dilengkapi dengan berbagai jenis wahana. Beberapa jenis wahana yang akan membuat teman-teman dan keluarga sudah siap menyambut kedatangan kita semua. Seperti, kolam renang yang luas dengan fasilitas bermain yang menarik, Kolam Ikan, Tempat Memanah, Flying Fox, Playground, Water Bomb, Kids Water, Bukit Cinta, Taman Bunga dan masih banyak lagi.


Harga Tiket masuk ke wahana edu wisata Selamat Pagi Madura ini sebesar Rp. 20.000,00 untuk dewasa maupun anak-anak. Dengan harga tiket masuk yang cukup murah tersebut teman-teman beserta keluarga sudah bisa masuk dan menikmati berbagi jenis wahana wisata didalamnya. Rencananya tempat wisata baru yang ada di Kabupaten Pamekasan ini akan dibuka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 16.30.
Mulai hari Jumat (08/07/16) masyarakat Madura tidak lagi perlu pergi jauh untuk bisa berwisata keluarga. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera bergegas menuju Kabupaten Pamekasan untuk menikmati serunya wahana edu wisata Selamat Pagi Madura. Untuk informasi lengkap tentang jam operasional dan pemesanan tiket secara online teman-teman bisa cek langsung di website resminya SelamatPagiMadura.com. Jangan sampai kehabisan tiket ya, selamat berwisata dan catat tanggalnya 8 Juli besok.


Kuliner Tajin Peddhis atau Bubur Pedas Khas Madura di Bulan Ramadhan

23.04 Add Comment
Di bulan Ramadhan, waktu berbuka puasa merupakan waktu yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Hal ini karena kita kembali bisa menikamti makanan dan minuman. Berbicara tentang makanan dan minuman untuk berbuka puasa, kali ini Tim Gerbang Pulau Madura akan mengangkat salah satu makanan berbuka puasa yang khas di lidah masyarakat Madura.

Jenis makanan yang satu ini sebenarnya tidak hanya ramai saat bulan Ramadhan saja tapi juga hari-hari biasanya. Namun, jika pada hari biasa makanan yang satu ini sedikit susah untuk ditemukan berbeda saat bulan puasa banyak penjual makanan berbuka puasa yang satu ini ditemukan.Masyarakat Madura sering menyebut makanan berbuka puasa ini dengan sebutan “Tajin peḍḍhis”.

Dalam kamus bahasa Madura sendiri, Tajin memiliki arti Bubur dan Peḍḍhis memiliki arti Pedas. Kalau disambung berarti Bubur Pedas, tapi tahukah teman-teman kalau makanan yang satu ini sama sekali tidak mengandung rasa pedas. Justru rasa lemak dan gurih mewakili rasa dari Tajin Peddhis ini, walaupun begitu Tajin Peddhis seringkali disajikan dengan taburan dua iris cabe merah di bagian atas.


Sama seperti bubur pada umumnya, Tajin Peddhis ini terbuat dari beras yang dimasak sampai menghasilkan tekstur lembek dengan air, kuah kaldu daging sapi dan garam. Cara membuat Tajhin Peddhis juga tidak berbeda dengan cara pembuatan bubur yang lain, hanya cukup diaduk dalam tempat yang besar di atas kompor sampai matang.

Untuk hiasan atau toppingnya biasanya masyarakat Madura menambahkan mie kuning yang sudah dimasak, kacang goreng, irisan cabe merah, potongan daging sapi, telur dadar dan acar mentimun yang berwarna kuning. Acar mentimun yang digunakan sebagai topping Tajin Peddhis ini berbeda dengan acar seperti biasanya, meskipun rasanya sama namun berwarna kuning yang berasal dari pewarna alami yakni kunyit.

Untuk bisa menikmati Tajin Peddhis ini teman-teman bisa dengan mudah menemukan dan membelinya di tempat takjil. Harganya juga cukup murah hanya 5000 per porsi, meskipun terkesan sederhana namun Tajin Peddhis ini banyak dicari oleh masyarakat Madura untuk menu berbuka puasa. Jadi, jangan heran kalau teman-teman cepat kehabisan saat membeli Tajin Peddhis ini.

Penjual Tajin Peddhis di bulan Ramadhan

Selain banyak disantap sebagai makanan berbuka puasa, Tajin Peddhis ini biasa dijadikan sebagai hantaran setiap bulan Syafar. Tradisi hantaran Tajin Peddhis ini sudah melekat di kehidupan masyarakat Madura. Biasa disebut “Ter-ater”, kegiatan ini banyak disukai oleh anak-anak kecil karena setiap kali mereka mengantar Tajhin Peddhis ke rumah tetangga maka mereka akan mendapatkan sangu berupa uang.

Untuk bisa menikmati lemak dan gurihnya Tajin Peddhis teman-teman bisa datang langsung ke Madura. Karena Kuliner Tajin Peddhis ini hanya bisa teman-teman temukan disini saja, selamat berburu dan menikmati Tajin Pedhis.

Kuliner Khas di Bulan Ramadhan - Martabak Bihun Madura

20.37 Add Comment
Setiap bulan Ramadan tiba terutama di sore hari menjelang berbuka puasa banyak pedagang makanan dan minuman yang menggelar dagangannya. Pemadangan yang serupa juga sering terjadi di Pulau Madura tepatnya di Kota Bangkalan. Ada banyak jenis kuliner untuk berbuka puasa yang dijual, tidak heran jika setiap sore menjelang berbuka puasa tiba jalanan Kota Bangkalan menjadi padat dan ramai. Misal saja yang terlihat di salah satu sudut Kota Bangkalan yakni di depan Pendopo, berjejer penjual makanan dan minuman. Jika di dalam postingan sebelumnya kita menjelaskan tentang salah satu menu berbuka puasa yang khas yakni Tajin Rojek dan Tajin Mie kali ini kita akan menjelaskan menu khas lainnya.

Untuk menu berbuka puasa kali ini bukan termasuk dalam kategori jenis makanan tapi camilan ringan yang kerap dan selalu menjadi favorit orang madura. Namanya Martabak Bihun Madura, teman-teman pasti sudah tidak asing dengan jenis kuliner martabak bukan?. Namun, martabak kali ini cukup berbeda jauh dengan martabak seperti biasanya.

Selain cocok untuk disantap saat berbuka puasa, biasanya masyarakat Madura juga sering menikmati martabak ini saat selesai sholat Tarawih dan untuk dijadikan menu sahur. Lalu, apa yang membedakan Martabak Madura dengan jenis martabak lainnya?. Ada cukup banyak perbedaan seperti ukuran, tekstur, isian martabak dan rasa tentunya.


Selain itu untuk kulit luarnya Martabak Madura memiliki dua versi yang pertama terbuat dari tepung dan yang kedua kulit martabaknya terbuat dari telur dadar. Tergantung teman-teman lebih suka yang mana, saat bulan puasa tiba camilan menjadi mudah ditemukan dimana saja terutama di orang-orang yang menjual Takjil.

Biasanya untuk bisa menikmati kedua jenis Martabak Madura ini pada hari-hari biasa sangatlah sulit. Untuk harganya sendiri camilan super sederhana ini sangat murah satu biji martabak dihargai 1000 rupiah saja. Kalau teman-teman penasaran dan rindu untuk kembali menikmati Martabak Madura ini bisa langsung membeli langsung di Madura.

Martabak Madura Kulit Tepung


Walaupun harganya terbiang sangat murah dan penampilannya sederhana tapi untuk rasa martabak Madura kulit tepung ini enak sekali lho. Apalagi rasa gurih kulitnya yang bisa membuat teman-teman mengunyah air liur. Selain kulitnya yang gurih, isian Martabak Madura ini berupa mie putih yang sudah dimasak dengan bumbu dan irisan sayur wortel.

Mie putih yang dibuat kemudian dibungkus dengan kulit martabak yang terbuat dari campuran tepung terigu, tepung kanji dan telur. Tekstur kulit yang belum matang ini sangat lengket jadi untuk memisahkannya agak ditarik. Biasanya kulit martabak yang belum matang direndam dalam minyak supaya tidak terlalu lengket.

Kemudian kulit martabak ditarik dan diambil sedikit, ditaruh diatas piring yang dibalik kemudian ditarik melebar ke segala sisi hingga ukurannya menjadi melebar. Ukurannya juga tidak terlalu lebar dan mini sekali, setelah kulit martabak melebar mie putih dimasukkan dan dibungkus rapi hingga berbentuk seperti segitiga.

Setelah berbentuk mirip segitiga lalu martabak digoreng dengan minyak panas ataupun mentega diatas wajan yang berukurang kecil juga. Nah, setelah matang ada satu lagi yang membuat Martabak Madura semakin spesial dan berbeda dengan lainnya yaitu cara penyajiannya.

Dengan hanya dibungkus selembar kertas coklat yang sudah dipotong kemudian diatas martabak disiram kuah khas yang berasal dari sambal. Tapi sambal kali ini berbeda dengan sambal lainnya yang memiliki tekstur padat, sambal yang ini teksturnya berair namun rasanya mampu membuat teman-teman kepedasan.

Martabak Madura Kulit Telur Dadar


Untuk Martabak Madura versi kedua ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Martabak Madura versi pertama. Baik dari segi rasa, bentuk, tekstur dan harga. Yang membedakan hanyalah kulit luarnya saja yang digunakan untuk membungkus isian yang juga berupa mie putih dengan irisan sayur wortel yang sudah dimasak. Selain itu martabak kulit telur juga disantap dengan sambal cabe.

Kulitnya terbuat dari telur dadar yang asin juga gurih, cocok untuk teman-teman yang suka sekali makan telur. Tapi kali ini telurnya berisi mie, jadi ada sensasi berbeda saat makannya. Biasanya penjual yang menjual martabak dengan kulit tepung juga menjual martabak dengan kulit dari telur. Meskipun tampilannya sederhana tapi menu camilan yang satu ini sealu habis diborong orang-orang terutama anak kecil.

Bagaimana, teman-teman penasaran untuk mencoba menu khas Orang Madura untuk berbuka?. Sempatkan untuk mencari langsung menu ini saat sedang berkunjung ke Pulau Madura terutama di bulan Ramadan. Terutama bagi teman-teman penyuka makanan gurih, asin dan pedas pasti akan dimanjakan dengan rasa Martabak Bihun Madura yang super gurih ini.