Wisata

Sejarah

Tradisi

Recent Posts

Kuliner Khas di Bulan Ramadhan - Martabak Madura

20.37
Setiap bulan Ramadan tiba terutama di sore hari menjelang berbuka puasa banyak pedagang makanan dan minuman yang menggelar dagangannya. Pemadangan yang serupa juga sering terjadi di Pulau Madura tepatnya di Kota Bangkalan. Ada banyak jenis kuliner untuk berbuka puasa yang dijual, tidak heran jika setiap sore menjelang berbuka puasa tiba jalanan Kota Bangkalan menjadi padat dan ramai. Misal saja yang terlihat di salah satu sudut Kota Bangkalan yakni di depan Pendopo, berjejer penjual makanan dan minuman. Jika di dalam postingan sebelumnya kita menjelaskan tentang salah satu menu berbuka puasa yang khas yakni Tajin Rojek dan Tajin Mie kali ini kita akan menjelaskan menu khas lainnya.

Untuk menu berbuka puasa kali ini bukan termasuk dalam kategori jenis makanan tapi camilan ringan yang kerap dan selalu menjadi favorit orang madura. Namanya Martabak Madura, teman-teman pasti sudah tidak asing dengan jenis kuliner martabak bukan?. Namun, martabak kali ini cukup berbeda jauh dengan martabak seperti biasanya.

Selain cocok untuk disantap saat berbuka puasa, biasanya masyarakat Madura juga sering menikmati martabak ini saat selesai sholat Tarawih dan untuk dijadikan menu sahur. Lalu, apa yang membedakan Martabak Madura dengan jenis martabak lainnya?. Ada cukup banyak perbedaan seperti ukuran, tekstur, isian martabak dan rasa tentunya.


Selain itu untuk kulit luarnya Martabak Madura memiliki dua versi yang pertama terbuat dari tepung dan yang kedua kulit martabaknya terbuat dari telur dadar. Tergantung teman-teman lebih suka yang mana, saat bulan puasa tiba camilan menjadi mudah ditemukan dimana saja terutama di orang-orang yang menjual Takjil.

Biasanya untuk bisa menikmati kedua jenis Martabak Madura ini pada hari-hari biasa sangatlah sulit. Untuk harganya sendiri camilan super sederhana ini sangat murah satu biji martabak dihargai 1000 rupiah saja. Kalau teman-teman penasaran dan rindu untuk kembali menikmati Martabak Madura ini bisa langsung membeli langsung di Madura.

Martabak Madura Kulit Tepung


Walaupun harganya terbiang sangat murah dan penampilannya sederhana tapi untuk rasa martabak Madura kulit tepung ini enak sekali lho. Apalagi rasa gurih kulitnya yang bisa membuat teman-teman mengunyah air liur. Selain kulitnya yang gurih, isian Martabak Madura ini berupa mie putih yang sudah dimasak dengan bumbu dan irisan sayur wortel.

Mie putih yang dibuat kemudian dibungkus dengan kulit martabak yang terbuat dari campuran tepung terigu, tepung kanji dan telur. Tekstur kulit yang belum matang ini sangat lengket jadi untuk memisahkannya agak ditarik. Biasanya kulit martabak yang belum matang direndam dalam minyak supaya tidak terlalu lengket.

Kemudian kulit martabak ditarik dan diambil sedikit, ditaruh diatas piring yang dibalik kemudian ditarik melebar ke segala sisi hingga ukurannya menjadi melebar. Ukurannya juga tidak terlalu lebar dan mini sekali, setelah kulit martabak melebar mie putih dimasukkan dan dibungkus rapi hingga berbentuk seperti segitiga.

Setelah berbentuk mirip segitiga lalu martabak digoreng dengan minyak panas ataupun mentega diatas wajan yang berukurang kecil juga. Nah, setelah matang ada satu lagi yang membuat Martabak Madura semakin spesial dan berbeda dengan lainnya yaitu cara penyajiannya.

Dengan hanya dibungkus selembar kertas coklat yang sudah dipotong kemudian diatas martabak disiram kuah khas yang berasal dari sambal. Tapi sambal kali ini berbeda dengan sambal lainnya yang memiliki tekstur padat, sambal yang ini teksturnya berair namun rasanya mampu membuat teman-teman kepedasan.

Martabak Madura Kulit Telur Dadar


Untuk Martabak Madura versi kedua ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Martabak Madura versi pertama. Baik dari segi rasa, bentuk, tekstur dan harga. Yang membedakan hanyalah kulit luarnya saja yang digunakan untuk membungkus isian yang juga berupa mie putih dengan irisan sayur wortel yang sudah dimasak. Selain itu martabak kulit telur juga disantap dengan sambal cabe.

Kulitnya terbuat dari telur dadar yang asin juga gurih, cocok untuk teman-teman yang suka sekali makan telur. Tapi kali ini telurnya berisi mie, jadi ada sensasi berbeda saat makannya. Biasanya penjual yang menjual martabak dengan kulit tepung juga menjual martabak dengan kulit dari telur. Meskipun tampilannya sederhana tapi menu camilan yang satu ini sealu habis diborong orang-orang terutama anak kecil.

Bagaimana, teman-teman penasaran untuk mencoba menu khas Orang Madura untuk berbuka?. Sempatkan untuk mencari langsung menu ini saat sedang berkunjung ke Pulau Madura terutama di bulan Ramadan. Terutama bagi teman-teman penyuka makanan gurih, asin dan pedas pasti akan dimanjakan dengan rasa Martabak Madura yang super gurih ini.

Kuliner Khas Madura di Bulan Ramadhan - Tajin Rujak dan Tajin Mie

23.42
Bulan Ramadhan telah tiba, sudah seminggu umat muslim di dunia menjalankan ibadah puasa tidak terkecuali dengan masyarakat Madura yang sebagian besar beragama islam. Setiap bulan Ramadhan tiba ada beberapa hal-hal dan kebiasaan unik yang menjadi khas atau kebiasaan. Seperti kegiatan bagi-bagi takjil, buka bersama, sholat tarawih, tadarus Al Qur’an hingga puncaknya nanti sholat Idhul Fitrih. Selain kegiatan-kegiatan tersebut ada satu kebiasaan yang paling banyak dilakukan masyarakat Madura yakni berburu menu buka puasa.

Kegiatan berburu menu untuk berbuka puasa ini adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Setiap sore hari atau dua jam sebelum waktu berbuka tiba masyarakat ramai-ramai pergi keluar rumah membeli kudapan berbuka. Selain itu para penguasaha kuliner baik yang sudah berskala besar maupun masih usaha rumahan juga ramai menggelar dagangan mereka di sepinggir jalanan kota.

Di setiap kabupaten yang ada di Pulau Madura yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep selalu rutin membuka stand-stand di sekitar pendopo masing-masing Kabupaten. Stand ini banyak digunakan para penjual menu berbuka puasa yang berkumpul menjadi satu supaya mudah dijangkau oleh masyarakat.


Menikmati Tajhin Mie dan Tajhin Rojhâk Khas Ramadhan


Ada banyak jenis menu berbuka puasa yang dijual baik itu makanan, minuman dan camilan. Dari semua menu berbuka puasa yang disediakan ada beberapa menu buka puasa yang hanya muncul pada saat bulan Ramadhan saja. Di Madura khususnya Kabupaten Bangkalan memiliki menu makanan berbuka puasa yang sangat khas. Beberapa diantaranya adalah Bubur Rujak atau yang biasa disebut Tajhin Rojhâk dan Bubur Mie yang dalam bahasa Madura-nya disebut Tajhin Mie.

Dua Menu makanan berbuka puasa tersebut menjadi salah satu panganan favorit selama bulan puasa. Bubur Rujak atau Tajhin Rojhâk sendiri memiliki rasa yang bermacam-macam tapi yang jelas tidak ada rasa manisnya seperti bubur pada umumnya. Bubur yang digunakan pada Tajhin Rojhâk ini adalah bubur lemak yang memiliki rasa gurih.

Bubur lemak ini terbuat dari beras yang dimasak dengan air dan diberi tambahan kaldu daging beserta daging juga tulang sapi. Rasa lemak dari bubur berwarna putih tersebut berasal dari kaldu daging sapi yang sangat nikmat sekali. Diatas bubur lemak ditaburi dengan acar mentimun yang khas dengan warna kuning dan rasa kecut yang pas di mulut.


Selain acar mentimun, bubur lemak juga ditaburi dengan mie kuning yang sudah dimasak terlebih dahulu. Bubur Rujak atau Tajhin Rojhâk akan semakin sempurna dengan tambahan rujak khas Madura, bukan rujak yang ada di Pulau Jawa dengan rasa manis. Rujak dengan rasa gurih, asin dan sedikit manis dari petis ikan khas Madura juga.

Isian rujak sendiri terdiri dari irisan mentimun, potongan tahu goreng, sayur kangkung dan kecambah putih yang sudah dikukus. Jika biasanya rujak menggunakan campuran buah-buahan kali ini untuk Bubur Rujak sengaja tidak diberi. Rujak yang sudah jadi ditaruh diatas bubur lemak yang sudah ditaburi dengan acar mentimun dan mie kuning. Rasanya jangan ditanya, sedap sekali.

Sedangkan untuk Bubur Mie atau Tajhin Mie sendiri terdiri dari bubur lemak putih diberi taburan mie kuning dan acar kuning mentimun. Rasanya yang gurih sedikit segar dan terasa kecut dengan tambahan acar mentimun. Berbuka puasa dengan menyantap bubur menjadi salah satu kegemaran masyarakat yang ada di Bangkalan.

Dalam keadaan perut masih kosong memang sebaiknya pertama kali diisi dengan makanan yang lembut dan hangat supaya perut tidak kaget sehingga sakit. Untuk harganya sendiri Tajhin Mie dan Tajhin Rojhâk ini sangat murah cukup 5000 teman-teman sudah bisa menikmatinya. Para penjual Tajhin Mie dan Tajhin Rojhâk ini agak sedikit susah ditemukan.


Salah satu penjual Tajhin Mie dan Tajhin Rojhâk yang masih bertahan dan berjualan setiap bulan Ramadhan biasa berjualan di daerah Injing-injing. Tepatnya di Jalan KH. Lemah duwur depan Trisno Motor. Setiap pukul tiga sore mereka sudah menggelar dagangannya dan jangan heran kalau banyak orang yang mengantri untuk membeli. Karena katanya dua menu bubur untuk berbuka puasa ini hanya bisa ditemukan dalam bulan puasa terutama Tajhin Rojhâknya.

Bagaimana, teman-teman penasaran dan kangen untuk berbuka puasa dengan Kuliner Tajhin Mie dan Tajhin Rojhâk ini?. Jangan ragu untuk mencoba dan datang langsung, kita sarankan untuk sediakan waktu lebih awal supaya tidak kehabisan.

Video Wonderful Bangkalan Obyek Wisata di Kabupaten Bangkalan

16.27
Setiap kali berkunjung ke Pulau Madura teman – teman pasti akan melewati Kabupaten Bangkalan terlebih dahulu. Jelas saja, ini karena Kabupaten Bangkalan merupakan pintu Gerbang Pulau Madura pada bagian barat daya. Ibu kota Kabupaten Bangkalan adalah Bangkalan, memiliki letak geografis yang berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, Kabupaten Sampang di sebelah timur dan Selat Madura di sebelah selatan juga barat. Meskipun memiliki luas yang tidak besar hanya sekitar 1.260,14 Km dengan 18 Kecamatan dan 8 Kelurahan di dalamnya, Bangkalan memiliki banyak potensi yang patut untuk diketahui oleh seluruh orang.

Ada banyak potensi yang ada di Bangkalan terutama potensi wisatanya. Baik itu Wisata Kuliner, Wisata Alam, Wisata Religi dan Wisata Budaya. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir ini Bangkalan termasuk dalam daftar perjalanan wisata yang banyak dikunjungi. Terbukti dengan banyaknya para wisatawan yang datang berkunjung langsung.

Mereka datang untuk menikmati panorama alam yang ditawarkan oleh tanah Bangkalan. Tanah kelahiran dari salah satu ulama besar nusantara yakni KH. Syaichona Moch. Cholil. Tempat persemayaman beliau hingga saat ini pun menjadi salah satu destinasi wisata religi yang ada di Kota Bangkalan. Tidak sedikit para peziarah yang datang berkunjung setiap harinya terutama pada hari – hari besar.


Wonderful Bangkalan, Berbagai Objek Wisata di Kabupaten Bangkalan


Dalam beberapa kurun waktu terakhir ini Indonesia sedang menggunakan branding pariwisata dengan sebutan Wonderful Indonesia. Branding pariwisata tersebut sudah resmi digunakan sejak tahun 2011 yang lalu. Berbicara tentang sebuah tempat terutama yang berpotensi sebagai tempat pariwisata tentu tidak jauh dengan roda penggerak perekonomian tempat tersebut.

Indonesia menggunakan branding pariwisata untuk meningkatkan roda perekonomian semakin lebih aktif lagi. Beberapa daerah yang ada di Indonesia pun mengikuti langkah yang sama dengan menggunakan kata Wonderful pada bagian nama kota atau daerah. Bangkalan salah satunya yang beberapa waktu terakhir ini menggunakan branding pariwisata dengan sebutan Wonderful Bangkalan.

Tujuan penggunaan nama Wonderful Bangkalan ini tidak lain untuk memperkenalkan Kabupaten Bangkalan pada dunia luar. Pemerintah Kabupaten Bangkalan sadar betul akan semua potensi wisata yang dimiliki oleh Bangkalan. Seperti yang sudah teman – teman ketahui ada banyak jenis wisata di Bangkalan salah satunya yang sedang ramai diperbicangkan oleh wisatawan dari luar adalah Bukit Jaddih Bangkalan.

Objek Wisata Bukit Jaddih Bangkalan ini merupakan salah satu tempat wisata yang menawarkan keindahan bukit kapur putih. Disana teman – teman bisa menikmati langsung bukit kapur putih yang masih sangat alami. Selain wisata alam teman – teman pasti tidk asing lagi dengan wisata kuliner khas Kota Bangkalan yakni Nasi Bebek Sinjay ?.

Jenis kuliner yang satu ini sudah terkenal di seluruh penjuru Indonesia, banyak wisatawan yang jauh – jauh sengaja datang ke Bangkalan untuk bisa menikmati panganan yang satu ini. Jadi, tidak salah jika melihat segala potensi wisata yang dimiliki, Kabupaten Bangkalan menggunakan branding pariwisata Wonderful Bangkalan.

Mengingat di era digital seperti saat ini peranan media sosial sangatlah memberikan pengaruh bagi kemajuan pariwisata. Wonderful Bangkalan menjadi branding pariwisata yang tepat digunakan di dunia nyata maupun dunia maya. Ditambah lagi dengan adanya Jembatan penghubung antara Pulau Madura dan Surabaya. Keberadaan Jembatan Suramadu memudahkan para wisatawan untuk datang berkunjung ke Madura setelah puas liburan di Surabaya maupun tempat lain di Pulau Jawa.

Video Wonderful Bangkalan, Merangkum Keindahan Kabupaten Bangkalan


Setelah resmi menggunakan branding Pariwisata Wonderful Bangkalan, pemerintah daerah Bangkalan semakin serius menggarap potensi yang ada di Bangkalan. Salah satunya dengan resmi dibuatnya video singkat berdurasi sekitar empat menit ini mampu menarik perhatian banyak orang terutama masyarakat Bangkalan sendiri.

Masyarakat Bangkalan sangat bangga dan senang profil kota mereka dijadikan dalam sebuah video yang indah. Di dalam video Wonderful Bangkalan tersebut disorot juga beberapa potensi wisata yang berasal dan ada di Bangkalan. Seperti Kerajinan Batik Tanjung Bumi, Indahnya Bukit Pelalangan Arosbaya yang sering dijadikan tempat foto pre wedding, Museum Cakraningrat, Wisata Jembatan Suramadu dan dan sebagianya.

Meskipun video Wordeful Bangkalan ini belum mampu memuat semua potensi wisata Bangkalan namun sudah mewakili gambaran Kabupaten Bangkalan yang terkenal juga dengan Kota Salak ini. Berikut kita sertakan juga vide Wonderful Bangkalan yang bisa dilihat langsung oleh teman – teman, semoga bermanfaat dan semoga bisa menambah rasa penasaran teman – teman untuk datang berkunjung ke Bangkalan. Selamat menonton.


Wisata Kuliner Tajin Sobih Khas Kabupaten Bangkalan

22.12
Wisata kuliner menjadi salah satu alasan kuat mengapa Pulau Madura patut ada di dalam daftar destinasi wisata teman – teman. Selain terkenal dengan banyak ragam wisata alam, wisata budaya maupun wisata religinya. Adanya jenis makanan tradisional Madura yang bervariasi membuat daftar wisata kuliner di Pulau Garam ini semakin membuat wisatawan yang datang tidak sabar untuk mencoba langsung. Beberapa waktu yang lalu kita dari Tim Gerbang Pulau Madura menyediakan waktu khusus untuk meliput salah satu makanan tradisional khas Kabupaten Bangkalan ini. Namun, kuliner yang satu ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat Madura bukan hanya orang Bangkalan saja.

Kalau sebelumnya kita menulis tentang Wisata Kuliner Madura yang memiliki rasa asin serta gurih yang kuat seperti Soto Merah Madura, Nasi Setan dan Sewel. Kali ini kita akan mengajak teman – teman untuk mengetahui salah satu menu makanan tradisional Madura yang manis. Seperti yang banyak teman – teman ketahui bahwa makanan tradisional Madura terkenal sekali dengan rasanya yang asin.

Jadi, untuk teman – teman yang akan berkunjung ke Madura dan khawatir tidak menemukan makanan atau kuliner yang manis bisa langsung mencoba makanan tradisional ini. Namanya Tajin Sobih, salah satu makanan tradisional yang manis dari Pulau Madura. Tajin Sobih sendiri memiliki arti bubur Sobih meskipun penampilannya tidak begitu mirip dengan bubur seperti pada umumnya.


Sejarah Tajin Sobih Kuliner Khas Bangkalan


Tajin Sobih atau Bubur Sobih ini merupakan salah satu kuliner yang berasal dari Kabupaten Bangkalan. Tepatnya berasal dari Desa Sobih Salah satu desa kecil yang terletak di Kecamatan Bangkalan. Sebagian besar penjual Tajin Sobih ini memang datang langsung dari Desa Sobih itulah mengapa dinamakan Tajin Sobih.

Tajin Sobih ini biasa dijajakan oleh ibu – ibu yang berusia lanjut dengan cara dipikul diatas kepala mereka dan dibawa berkeliling. Ketika melihat tampilan Tajin Sobih secara langsung teman – teman pasti akan langsung teringat dengan Bubur Sum Sum. Terdiri dari isian yang terbuat dari tepung ketan dan tepung terigu dengan warna dan bentuk yang bermacam – macam.

Ada tiga warna isian pada setiap porsi Tajin Sobih ini yakni warna merah muda, coklat dan putih. Ketiga varian isi Tajin Sobih ditempatkan pada panci – panci kecil yang dijadikan satu pada wadah besar yang terbuat dari anyaman bambu. Diatas isian Tajin yang berwarna – warni ini kemudian disiram dengan gula merah yang sudah dimasak pekat. Campuran gula merah diatas Tajin Sobih ini yang membuat rasanya sangat manis dan tetap saja masih terasa gurih di lidah. 


Menikmati Tajin Sobih Berbungkus Daun Pisang


Makanan tradisional Bangkalan yang satu ini benar – benar masih terasa lekat nuansa tradisionalnya. Teman – teman bisa menyantap Tajin Sobih dengan bungkusan daun pisang dan sendoknya berasal dari daun pisang juga. Tajin Sobih yang manis dan gurih ini merupakan salah satu menu berbuka puasa yang banyak dicari masyarakat Bangkalan.

Tidak semua orang bisa membuat Tajin Sobih dengan rasa yang khas, resep dan cara membuat Tajin Sobih ini membutuhkan tangan yang sudah terbiasa memasaknya. Untuk harga seporsi Tajin Sobih masih sangat murah yakni 2500 rupiah. Untuk porsi yang lebih banyak teman – teman cukup membayar dengan harga 5000 rupiah saja. Sebenarnya bukan saja menyediakan Tajin Sobih biasanya juga dijual makanan tradisional lainnya seperti Lopes dan Cetter. Lopes dan Cetter ini terbuat dari tepung ketan dan tepung beras ada yang dibentuk bulat juga memanjang. Lopes dan Cetter ini juga disiram gula merah diatasnya sama seperti Tajin Sobih.


Selain dijajakan dengan cara berkeliling perkampungan, ibu – ibu penjual Tajin Sobih ini juga bisa teman – teman temukan dibeberapa daerah di Kota Bangkalan. Biasanya para penjual Tajin Sobih ini kerap berjualan di Pasar Senen Bangkalan, letaknya menuju Masjid Syaichona Cholil Bangkalan. Selain itu kita juga menset GPS tempat penjual Tajin Sobih di daerah Kecamatan Burneh Bangkalan.

Bagaimana, teman – teman penasaran untuk mencoba rasa manis dan gurih dari Tajin Sobih langsung ?. Jangan lupa segera sediakan waktu untuk berlibur ke Pulau Madura dan menikmati kuliner Kabupaten Bangkalan ini. Demikian tulisan singkat kita tentang Wisata Kuliner Tajin Sobih Khas Bangkalan. Satu hal lagi, sediakan waktu pagi untuk bisa mendapatkan Tajin Sobih ya karena para penjual Tajin Sobih ini biasa berjualan dari jam 6 pagi. Karena makanan tradisional ini salah satu favorit masyarakat Bangkalan jadi cepat habis dalam waktu sebentar. Selamat mencoba.

Menikmati Wisata Kuliner Malam Nasi Setan di Kota Bangkalan

07.08
Berkunjung ke Pulau Madura teman – teman tidak perlu lagi khawatir dengan keindahan objek wisata yang ada disana. Selain itu teman – teman juga tidak perlu kebingungan jika ingin pergi berwisata kuliner. Rasanya memang kurang jika kita sedang pergi ke tempat wisata tanpa mecicipi jenis kuliner ang ada di sekitar tempat wisata tersebut. Hal ini juga berlaku saat teman – teman sedang berada di Madura, ada banyak panganan khas Madura yang siap untuk memanjakan lidah teman – teman semua. Wisata Kuliner yang ada di Madura selain bermacam – macam juga bisa ditemukan pada jam – jam malam. Jadi, jika sedang berwisata ke Pulau Madura dan merasa lapar pada jam malam tidak perlu khawatir kebingungan mencari tempat makan.

Kali ini, kita dari Tim Gerbang Pulau Madura akan mengajak teman – teman semua untuk berkenalan langsung dengan salah satu jenis wisata kuliner yang ada di Pulau Madura. Kalau ditanya soal rasanya, tidak perlu khawatir, karena Madura menyimpan bermacam – macam rempah bumbu masakan. Jenis kuliner yang satu ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan kuliner yang ada di beberapa tempat di Pulau Jawa, namun untuk yang di Madura ada rasa khas tersendiri yang patut untuk teman – teman coba bila sedang berkunjung.


Jika sebelumnya Pulau Madura memang sangat terkenal dengan kuliner Soto Merah Madura, Bebek Sinjay dan Nasi Serpang. Sekarang sudah ada jenis kuliner baru yang cukup unik selain itu jam bukanya juga berbeda dengan jam buka tempat kuliner lainnya. Jam Buka tempat kuliner ini hanya pada waktu malam hari sampai menjelang subuh. Letak kuliner malam ini tepatnya berada di Kota Bangkalan Madura.

Menikmati Nasi Setan di Malam Hari


Nama kuliner Nasi Setan sendiri sepertinya memang sudah tidak asing didengar untuk sebagian besar orang. Nasi Setan biasa ditemukan di daerah – daerah lainnya selain di Madura, jenis kuliner dengan akhiran nama setan pun juga ada seperti Rawon Setan. Teman – teman pasti juga sudah tidak asing dengan kuliner Rawon Setan, bukan ?.

Lalu bagaimana penampakan dari Nasi Setan yang ada di Kota Bangkalan Madura ?. Bagi teman – teman yang sudah pernah menikmati kuliner Nasi Setan pasti sudah tahu kalau jenis kuliner ini tidak jauh berbeda dengan kuliner Nasi Campur yang biasa ditemukan. Nasi Setan di Kota bangkalan terdiri dari Nasi putih, Empal daging, Oseng – oseng tempe, Ikan tongkol, Perkedel jagung, Telur goreng, Oseng – oseng kentang manis dan sambal khas Madura.

Untuk satu porsi Nasi Setan ini biasa dijual dengan harga 12 ribu dimakan di tempat dan jika teman – teman ingin membawa pulang dikenakan harga 15 ribu. Yang membedakan Nasi Setan di Madura dengan di tempat atau daerah lainnya adalah rasanya. Nasi Setan di Madura memiliki rasa asin dan gurih yang jauh lebih terasa dan inilah yang menjadi khas tersendiri serta berbeda dari yang lain.

Warung Nasi Setan di Madura ini cukup mudah ditemukan karena terletak di Kota Bangkalan. Teman – teman jika kebingungan bisa bertanya pada masyarakat sekitar karena kuliner yang satu ini sudah cukup terkenal dan diketahui oleh banyak orang. Kuliner Nasi Setan ini juga menjadi salah satu primadona pada waktu bulan Ramadhan tiba, karena banyak orang yang membeli Nasi Setan untuk disantap saat sahur. Jadi, bagaimana ? teman – teman tertarik untuk menikmati Wisata Kuliner Malam Nasi Setan di Kota Bangkalan ?. Selamat berwisata ke Madura.

Obyek Wisata Jembatan Suramadu dan Selat Madura

21.42
Pulau Madura menjadi salah satu surga wisata yang ada di negeri ini. Sejak beberapa tahun terakhir ini Pulau Madura serius mengelola setiap destinasi wisata yang ada supaya bisa mendatangkan banyak wisatawan. Terbukti dengan adanya bermacam – macam objek wisata alam, wisata religi dan wisata budaya. Teman – teman pasti masih ingat dan sudah tahu akan Keindahan Pulau Gili Labak, bukan ?. Pulau Gili Labak merupakan salah satu pulau kecil yang ada di Madura tepatnya di Kabupaten Sumenep. Keindahan pantai dan beningnya air laut Gili Labak menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang sudah banyak datang ke tempat ini.

Selain Gili Labak masih ada objek wisata lainnya seperti Gua Lebar, Air Terjun Toroan, Pantai Lombang, Bukit Kapur Putih Jaddih, Hutan Kera Nepa dan objek wisata alam lainnya. Beberapa objek wisata yang ada di Madura berhasil mendatangkan wisatawan dalam jumlah yang banyak. Apalagi teman – teman tidak perlu lagi kesulitan untuk bisa datang ke Madura, cukup dengan menyeberang melalui Jembatan Suramadu.

Jembatan Suramadu sendiri selain berfungsi sebagai sarana penyeberangan dari pulau Jawa ke Madura juga bisa dijadikan sebagai objek wisata. Seperti yang pernah kita tulis dalam postingan sebelumnya, Jembatan Suramadu adalah jembatan terpanjang di Indonesia. Hal ini tentu menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang mencoba langsung menyeberang melalui Jembatan Suramadu.


Para wisatawan menikmati indahnya Selat Madura dari atas jembatan, jika malam hari tiba suasana di jembatan semakin memukau karena lampu berwarna – warni yang ada menghiasi jembatan. Lalu bagaimana rasanya menikmati indahnya Selat Madura dan megahnya bangunan Jembatan Suramadu dari bagian bawah ?. Teman – teman pasti penasaran, beberapa waktu yang lalu kita dari Tim Gerbang Pulau Madura berkesempatan secara langsung melihat langsung bangunan jembatan dari arah bawah menggunakan perahu Cokroaminoto.

Wisata Suramadu, Wisata Baru di Bangkalan Madura


Sepertinya para pemerhati pariwisata di Madura begit antusias untuk mengembangkan secara profesional setiap tempat wisata yang ada di Madura. Terbukti dengan adanya jenis wisata baru yang ada di Madura baru – baru ini. Wisata Suramadu merupakan jenis wisata baru yang menawarkan kepada para wisatawan keindahan Selat Madura dan Jembatan Suramadu dari arah bawah. Wisata Suramadu ini akan membawa para wisatawan berlayar dengan perahu khusus yang telah di desain salah satu Profesor dari Institut Teknologi Sepuluh November ( ITS ) bekerjasama dengan negara Prancis.
Perahu yang akan mengantarkan para wisatawan bekeliling selama kurang lebih satu jam ini adalah Perahu Cokroaminoto. Perahu ini bisa memuat hampir 20 orang penumpang dengan beberapa fasilitas yang disediakan seperti pelampung. Karena asih terbilang baru, Wisata Suramadu ini masih banyak membutuhkan beberapa ide maupun saran demi lebih bisa memberikan perasaaan nyaman kepada para wisatawan saat berlayar.

Namun, dengan adanya Wisata Suramadu ini menandakan bahwa Madura semakin terus berkembang pesat dalam bidang pariwisata. Memaksimalkan setiap objek wisata yang ada di pulau Garam tersebut. Sekarang para wisatawan yang datag tidak lagi bisa menikmati wisata alam dan wisata religi saja. Tapi pengalaman jenis wisata yang baru dengan sensasi perjalanan yang tidak lagi biasa dari sebelumnya.

Wisata Suramadu Menikmati Indahnya Selat Madura


Selat Madura merupakan salah satu selat yang ada di negeri ini. Selat ini yang menghubungkan antara Pulau Jawa dengan Pulau Madura, meskipun tidak terlalu besar selat Madura memiliki pemandangan yang indah. Dengan adanya Jembatan Suramadu setiap wisatawan yang melewati jembatan bisa menikmati keindahan Selat Madura. Selain dari atsa jembatan kita juga bisa menikamti pemandangan Selat Madura dari arah bawah sambil melihat langsung bangunan Jembatan Suramadu.


Mendapat kesempatan berlayar dengan perahu kayu bersama teman – teman dari Polo Great Travel sangat menyenangkan. Tim Gerbang Pulau Madura, Polo Great Travel dan ASPRIM (Asosiasi Pariwisata Madura) bersama – sama menyeberang menyusuri Selat Madura. Perjalanan kita pada sore waktu itu dimulai dari Pelabuhan Timur Kamal. Sengaja berangkat pada waktu sore hari demi mendapatkan pengalaman melihat sunset dari bawah Jembatan Suramadu.

Polo Great Tour Travel yang berperan untuk memfasilitasi perjalanan paket wisata Suramadu sore itu. Dengan menaiki perahu Cokroaminoto wisatawan akan diajak berkeliling menuju bawah jembatan. Jarak dari Pelabuhan Timur Kamal menuju Jembatan Suramadu cukup jauh karena membutuhkan waktu berlayar selama kurang lebih 30 menit. Saat perjalanan kita begitu menikmati keseruan yang dirasakan pada waktu itu. Hembusan angin laut di sore hari, hempasan ombak laut yang mengantarkan perahu semakin lebih dekat dengan Jembatan Suramadu, meskipun sore itu cuaca sedikit mendung.

Dari atas perahu selama perjalanan para wisatawan juga bisa mengabadikan momen – momen seru fotografi dengan kamera handphone maupun kamera SLR. Ini pengalaman perdana Tim Gerbang Pulau Madura menaiki perahu menyusuri sebagian kecil Selat Madura dan melihat langsung Jembatan Suramadu dari arah bawah.

Sungguh, kita pun tidak bisa mnejelaskan lebih detail lagi keindahan sore hari itu yang ditawarkan. Kurang beberapa meter dari bawah jembatan para wisatawan begitu antusias untuk bisa lebih dekat lagi. Semua yang ada di atas perahu merasa sangat takjub dengan keeksotisan senja sore itu dilihat dari celah – celah bawah jembatan. Perjalanan sore itu berakhir dengan kepuasan semua wisatawan yang mengikuti, Wisata Suramadu dan Selat Madura menjadi pilihan destinasi wisata baru yang patut untuk teman – teman coba bila berkunjung ke Bangkalan - Madura.

Video Dokumentasi Wisata Jembatan Suramadu