Ingin Liburan atau Traveling dengan Keluarga? Jangan Biarkan Barang Ini Tertinggal!

11/21/2019 Add Comment
Setiap traveling pasti ada saja perasaan janggal seperti ada barang yang tertinggal. Maka dari itu, packing lah barang - barang kamu minimal dua hari sebelum keberangkatan. Lalu, kamu harus mengeceknya ulang ketika hendak bepergian. Agar tidak membuat kamu repot nantinya, maka pastikan kamu membawa barang - barang berikut ini.


1. Dompet

Barang yang sering tertinggal biasanya adalah dompet. Pernahkah kamu traveling tanpa membawa dompet? Pasti kamu sangat panik sekali saat mengetahuinya. Apalagi jika kamu baru sadar kalau tidak membawa dompet, pada saat membeli barang. Maka dari itu, dompet merupakan barang terpenting yang harus kamu bawa saat traveling.

2. Powerbank

Barang yang wajib kamu bawa selanjutnya adalah powerbank. Pasalnya, pasti akan repot sekali jika handphone kamu mati pada saat traveling. Powerbank bisa jadi solusi untuk kamu pada saat handphone kamu mati dan jauh dari sumber listrik.

3. Kamera

Mengabadikan momen indah saat traveling pasti memerlukan kamera. Apalagi, jika kamu traveling ke tempat yang indah. Kamu pasti sangat memerlukan kamera untuk memotret keindahan tempat yang kamu kunjungi.

Kamu bisa membelinya di tempat toko khusus jual kamera atau di official store resminya dengan harga yang sesuai budget. Kamera juga dapat membuat kamu lebih teliti melihat pemandangan tempat yang kamu kunjungi dari sisi yang berbeda.

4. Uang Cash

Uang Cash, sangat kamu perlukan sekali jika kamu hendak pergi liburan. karena, kamu bisa repot jika hanya mengandalkan kartu kredit atau yang lainnya. Maka, siapkanlah uang cash secukupnya saja, untuk memudahkan kamu bertransaksi pada saat liburan.

5. Perlengkapan Mandi

Perlengkapan mandi sangat diperlukan sekali, jika kamu ingin berlama - lama saat liburan. Namun, biasanya setiap hotel atau penginapan memang menyediakan perlengkapan mandi, jadi kamu tidak perlu repot - repot membawanya. Tetapi, untuk kamu yang tidak cocok dengan perlengkapan mandi di hotel, sebaiknya kamu membawanya dari rumah.

Disarankan untuk membawa perlengkapan mandi seperlunya saja, seperti sabun mandi, sikat gigi, pasta gigi, dan handuk kecil agar menghemat barang bawaan kamu.

6. Smartphone

Kamu pasti tidak mau kan, liburan kamu jadi ribet hanya karena tidak membawa smartphone. Alat komunikasi seperti smartphone sangat dibutuhkan sekali, apalagi jika kamu traveling bersama banyak orang. Kamu jadi tidak bisa menghubungi rekan travelling, jika kamu terpisah dari mereka.

Smartphone tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi saja, bisa juga untuk menjadi petunjuk arah agar kamu tidak tersesat di perjalanan menuju tempat liburan. Jadi, jangan pernah kamu lupakan alat yang satu ini.

7. Charger USB

Bawa lah USB pada saat liburan, agar memudahkan kamu ketika ingin mengisi daya smartphone. Kabel USB juga akan sangat kamu perlukan sekali, ketika hendak mengisi daya dengan menggunakan powerbank.

8. Peralatan Ibadah

Peralatan ibadah sangat dibutuhkan sekali, khususnya untuk para muslimah. Pasalnya, jika kamu hanya mengandalkan peralatan dari masjid, kamu harus mengantri dengan muslim perempuan lainnya.

Apalagi jika sudah masuk waktu sholat tiba. Maka dari itu, bawalah peralatan sholat agar kamu tidak perlu lama - lama menunggu untuk sholat.

9. Obat-obatan

Jangan pernah abaikan peralatan yang satu ini. Karena, jika badan kamu sudah merasa mulai terasa tidak enak, segeralah obati agar kesehatanmu terjaga pada saat liburan.

Kamu pasti tidak mau liburanmu terganggu hanya karena kondisi fisik kamu yang sedang tidak enak badan. Jadi, bawalah sekira nya obat - obatan yang penting untuk mengantisipasi terjadinya hal - hal tidak diinginkan.

Jika traveling kemanapun, biasakan untuk mengecek barang mu terlebih dahulu.Bila perlu buatlah checklist untuk membuat daftar barang apa saja yang harus kamu bawa. Selamat liburan!

Benteng Erfprins - Cagar Budaya Indonesia yang Terlupakan

11/19/2019 Add Comment
Beberapa waktu yang lalu cuaca di Kota Bangkalan sedang panas-panasnya. Tiba-tiba saja saya ingin membeli Es Kacang Ijo di dekat benteng yang cepat habis karena rasanya yang enak sekali. Siang itu sambil mengendarai sepeda motor, saya pergi membeli Es Kacang Ijo yang berada tidak jauh dari rumah, mungkin berjarak sekitar 500 meter.

Setibanya di tempat penjual saya bergegas untuk memarkir sepeda motor lalu memesan dua bungkus es. Beruntung, ternyata saya masih kebagian meskipun harus sedikit mengantri karena seperti biasa ada beberapa orang yang sedang mengantri juga sedari tadi. Saya berdiri di dekat rombong Es Kacang Ijo, menghindari sengatan sinar matahari.

Sambil menghabiskan waktu saya melihat-lihat sekitar yang memang persis di seberang jalan umum. Ya, rombong Es Kacang Ijo berada di atas trotoar yang seharusnya digunakan untuk jalan kaki. Saat asyik melihat sekitar, tiba-tiba pandangan saya terhenti pada bangunan tua yang berada tepat di depan saya berdiri.

Sekilas kalau dilihat seperti tembok tua biasa yang ditumbuhi lumut hijau. Mungkin bagi orang baru yang bukan masyarakat sekitar tidak sadar kalau tembok tersebut merupakan bagian dari benteng peninggalan Belanda. Tapi tidak untuk masyarakat sekitar yang sudah tahu keberadaan benteng. Lamunan saya kembali mengingat bentuk benteng Belanda ini beberapa tahun yang lalu.

Benteng Erfprins - Bangkalan

Sekitar 19 tahun yang lalu saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar, saya ingat betul kalau dulunya bangunan benteng Belanda ini masih terlihat bersih dan cukup terawat dari luar. Entah sejak kapan para pedagang ini dalam sekejap mengubah keadaan sekitar benteng menjadi seperti tembok tua biasa.

"Mbak, ini esnya mau pakai roti atau nggak?..".

Tiba-tiba saja lamunan saya buyar, saya tersentak dengan pertanyaan ibu penjual es, dalam hati saya berkata, ya ampun ibu ini bikin kaget saja.

"Pakai roti, Bu semuanya ya..".

Setelah dua bungkus Es Kacang Ijo dan dua potong roti dibungkus menggunakan plastik bening, saya langsung membayar dan bergegas pulang karena siang itu memang cuacanya sedang panas. Dalam perjalanan pulang pikiran saya masih memikirkan tentang benteng Belanda itu, saya penasaran ingin sekali melihat kondisi benteng di dalamnya seperti apa, tapi siapa yang mau antar saya masuk ke dalam?.

Sesampainya di rumah, seperti biasa saya sudah ditunggu Mirza anak saya dan juga suami yang sudah tidak sabar ingin minum Es Kacang Ijo. Bertiga di dalam kamar kami menikmati Es Kacang Ijo dibarengi dengan teriakan Mirza yang entah kenapa hari ini dia cepat sekali menghabiskan kacang ijonya.

"Pak, tahu benteng Belanda yang di dekat Es Kacang Ijo itu nggak?..".

"Iya. Kenapa?..".

"Aku kok penasaran yang kepengen masuk ke dalam benteng, pengen lihat-lihat..".

"Emang berani?..".

"Kenapa? emang ada hantunya ya?..".

"Tumben aja. Nanti kamu ikut ya bareng timku buat ekspedisi tentang Benteng Erfprins..".

"Oh, namanya Benteng Erfprins. Kapan?..".

"Tunggu aja..".

Pertama Kali Melihat ke Dalam Benteng Erfprins dan Mendengar Sejarahnya


Selang beberapa hari dari percakapan kami waktu itu, akhirnya saya ikut suami bersama Tim Gerbang Pulau Madura menuju Benteng Erfprins. Beruntung, karena kebetulan saya berangkat melihat benteng bersama tim yang memang mengerti mengenai cerita Benteng Erfprins ini. Saat tiba di area benteng kami bertemu dengan Bapak Irwanto, beliau adalah Juru Pelihara Benteng Erfprins.

Saat itu kami menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan kami. Lalu, Bapak Irwanto langsung mengajak kami naik ke atas benteng. Baru saja menaiki beberapa anak tangga kami sudah disambut dengan pemandangan benteng yang sebagian besar telah ditumbuhi oleh lumut hijau, tumbuhan yang menjalar dan akar-akar pohon sehingga nampak jelas benteng kurang terawat.

Kondisi Tembok Benteng Erfprins

Sambil berkeliling melihat keadaan di bagian atas benteng, Bapak Irwanto menceritakan tentang keadaan Benteng Erfprins kepada kami. Dari penjelasan beliau saya baru tahu kalau ternyata benteng yang terletak di tengah Kota Bangkalan ini memiliki kaitan erat dengan sejarah pendudukan VOC atas Madura Barat.

VIDEO WAWANCARA DENGAN PAK IRWANTO


Dulunya, benteng ini merupakan gudang persenjataan VOC, dimana VOC membangun sebuah kekuatan militer di Madura yang bertujuan untuk menumpas berbagai pemberontakan di Cirebon, Bone, Jambi, Bali dan Jawa. Namun, ada keterangan lain yang menjadi alasan mengapa benteng ini dibangun.

Seperti yang disepakati dalam perjanjian antara Mataram dan VOC tanggal 11 November 1743 yang menyebutkan bahwa Paku Buwono II dapat bertahta kembali jikalau VOC menjadi penguasa Madura Barat dengan menyingkirkan kekuasan raja-raja Tjakraningrat.

Dari kumpulan surat-surat Bupati Bangkalan diketahui bahwa setelah menguasai Madura Barat sekitar tahun 1747, VOC membangun sebuah benteng yang memiliki luas gedung sebesar 980 meter dan luas lahannya sekitar 7249 meter yang digunakan untuk mengawasi keluarga Kesultanan Bangkalan.

Sketsa Denah Benteng Erfprins Bangkalan

Yang menarik dari benteng ini adalah ternyata benteng sempat tidak memiliki nama. Hingga ada surat dari KITLV (Koninklijk Instituut Voor Tall Land En Volkenkude) yang ditujukan kepada Kepala Museum Bangkalan, sebuah arsip Belanda yang menyatakan bahwa benteng ini dulunya bernama Erfprins atau dalam Bahasa Indonesia berarti Warisan Pangeran.

Jadi, kalau di Belanda Raja mempunyai anak-anak, anak pertama selalu bernama 'Prins van Oranje'. Kalau dia sudah punya anak-anak sendiri yang pertama bernama Erfprins. Benteng ini dibangun sebagai tanda penghormatan penguasa Belanda di Madura Barat terhadap kelahiran cucu Raja Willem I.

Sambil mengelilingi benteng sekilas terlihat kalau benteng ini dibuat dari batu putih berlepa dengan memiliki denah bujur sangkar dan memiliki empat bastion di keempat sudutnya. Tembok keliling benteng memiliki ketebalan sekitar 60 cm dan tinggi 3,5 meter. Pintu masuk utamanya berada di sebelah timur.

Bastion pada sudut-sudut benteng berbentuk mata panah dan dilengkapi dengan lubang-lubang penembakan berbentuk segi empat. Pada bastion Utara terdapat 6 lubang penembakan, yaitu 2 di tembok bastion sisi Barat dan 4 di tembok bastion sisi timur.

Kondisi 4 Bastion Benteng Erfprins

Pada bastion Timur terdapat 7 lubang penembakan, yaitu 3 di tembok bastion sisi Timur dan 4 di tembok bastion sisi Selatan. Sedangkan bastion Selatan sendiri memiliki 6 lubang penembakan, masing-masing 2 di sisi Timur dan 4 di sisi Barat.

Sedangkan bastion Barat memiliki 7 lubang penembakan, yaitu 4 di tembok bastion sisi Utara dan 3 di tembok bastion sisi Selatan. Pada setiap ujung bagian bastion terdapat menara pengintaian berdenah segi enam. Pada masing-masing bangunan pengintaian terdapat lubang penembakan berjumlah 3 buah.

Saat pertama kali masuk ke dalam area benteng terlihat beberapa bangunan yang ternyata merupakan bangunan tempat tinggal. Kondisi temboknya sebagian besar sudah ditumbuhi lumut, tumbuh-tumbuhan paku bahkan ada yang hidup di temboknya. Pohon yang tumbuh disekitarnya pun seperti di tempat pengintaian, akarnya telah mendesak tembok sehingga suatu ketika bisa merobohkannya.

Di tembok luar ditempati masyarakat umum untuk berdagang. Lapaknya bahkan menempel pada dinding benteng. Di situ kita bisa temui pedagang Es Kacang Ijo langganan saya, penjual kaset vcd, penjual bilah bambu dan aneka produk dari bambu, bahkan kita bisa menemukan bengkel las yang lapaknya menempel di tembok. Setelah selesai berkeliling saya bisa menyimpulkan kalau keadaan benteng memang kurang terawat.

Bangunan Semi Permanen di Tembok Benteng Erfprins

Kerusakan yang paling parah pada benteng terdapat pada bastion di bagian Barat. Bahkan bila dilihat hanya sekilas saja sudah terlihat kalau tembok bastion bagian Barat retak dan bangunan pengintaiannya hampir romboh karena akar pohon yang dibiarkan tumbuh secara liar di tempat itu.

Benteng Erfprins sendiri sudah resmi dijadikan sebagai cagar budaya dan terdaftar di Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, wilayah kerja Jawa Timur. Kalau memang sudah resmi dijadikan sebagai cagar budaya Indonesia seharusnya kondisinya tidak seperti itu. Kok rasanya akan sayang sekali jika Benteng Erfprins ini nantinya perlahan-lahan semakin rusak dan bukan tidak mungkin jika kelak benteng ini akan musnah karena kurang terawat.

Plakat Undang - Undang Cagar Budaya yang posisinya menghadap kedalam

Semoga saja akan segera ada upaya pelestarian dari pihak yang berwenang demi kepentingan penggalian nilai-nilai sejarah tentang peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu serta perkembangannya hingga kini. Pelestarian Benteng Erfprins sebagai cagar budaya memiliki arti penting. Tentunya dalam upaya pelestarian benteng akan mendapat tantangan besar.

Dari kondisi benteng saat ini dapat terlihat betapa tidak pedulinya semua pihak terhadap keberadaan benteng sebagai cagar budaya. Baik itu Pemerintah Daerah, pihak berwenang terkait peninggalan bersejarah maupun masyarakat luas termasuk saya sendiri yang menjadi pelanggan Es Kacang Ijo.

Gencarnya pembangunan di Kota Bangkalan mungkin akan memberikan dampak negatif terhadap kelestarian benteng. Pembangunan tanpa menghiraukan keberadaan benteng sebagai cagar budaya sudah terlihat dengan menurunnya kualitas benteng.

Upaya pelestarian perlu dilakukan dengan cara merawat benteng sebagai cagar budaya agar bisa dilihat oleh anak cucu kita nanti. Saya masih ingin melihat Benteng Erfprins berdiri kokoh dan orang-orang mengenalinya sebagai benteng bukan sekadar tembok tua biasa seperti perasaan saya saat membeli Es Kacang Ijo di dekatnya.

Upaya Pelestarian Benteng Erfprins Sebagai Cagar Budaya Indonesia


Ada beberapa hal yang masih bisa dilakukan untuk menyelamatkan benteng supaya anak cucu kita bisa melihatnya. Upaya ini memang tidak mudah, membutuhkan kesungguhan, tenaga dan bahkan biaya yang cukup besar. Tetapi setiap pihak bisa mengambil perannya masing-masing sesuai dengan kemampuannya.

Relokasi Penghuni Benteng

Di dalam benteng terdapat bangunan semacam asrama yang ditempati oleh beberapa keluarga. Mereka sudah menempatinya secara turun temurun. Meskipun benteng ini statusnya adalah aset negara tetapi pemindahan para penghuni selayaknya dilakukan secara manusiawi. Mungkin pemerintah bisa menyediakan tempat relokasi yang layak huni.

Kondisi bagian dalam Benteng

Di luar bangunan benteng terdapat banyak sekali pedagang yang menggantungkan hidupnya pada tembok benteng. Pemerintah daerah dengan dinas terkaitnya perlu melakukan relokasi terhadap para pedagang tersebut. Mereka bukan berniat merusak benteng tetapi karena tidak mengetahui kalau tempat yang mereka tempati merupakan tempat bersejarah.

Selama ini pun mereka tidak merasa bahwa tindakannya tidak sesuai dengan aturan. Barangkali memang dari pihak berwenang cenderung abai. Bahkan di sisi timur benteng bangunan milik tukang las dan tukang cukur rambut sudah merupakan bangunan semi permanen.

Penjual bambu sudah menempatinya berpuluh tahun, bahkan di sisi selatan benteng pedagangnya semakin banyak sejak Pusat Makanan Rakyat (Pumara) yang awalnya berada di alun-alun Bangkalan ditutup. Perlu ada penertiban dari pihak berwenang agar para pedagang termasuk Es Kacang Ijo langganan saya bisa dipindah ke lokasi yang selama ini sudah disediakan oleh pemerintah seperti Pumara yang ada di sebelah utara area luar Stadion Bangkalan.

Restorasi Benteng

Setelah semua penghuni benteng baik di dalam maupun di luar sudah direlokasi tahap selanjutnya adalah Restorasi Benteng. Program restorasi ini tentunya tidak bisa dipahami oleh orang awam seperti saya. Tetapi karena statusnya sebagai cagar budaya maka pihak yang berwenang mungkin bisa mengirim ahli untuk mengevaluasi kondisi bangunan benteng.

Bagi orang awam seperti saya setidaknya saat ini perlu dilakukan sosialisasi ke masyarakat umum bahwa bangunan tua tersebut adalah benteng yang terdaftar sebagai cagar budaya. Dari beberapa orang yang sempat saya tanyai, kebanyakan dari mereka bahkan tidak menyadari keberadaan benteng.

Sebagai Pusat Kegiatan Budaya dan Wisata Sejarah

Untuk meningkatkan kepedulian masyarakat luas terhadap benteng, jika telah dilakukan relokasi penghuni dan restorasi bangunan, maka benteng bisa dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan budaya. Misalnya bisa diadakan pameran seperti pameran lukisan, pameran batik atau pameran karya seni rupa lainnya. Juga bisa dijadikan sebagai tempat pertunjukan musik, tari maupun teater.

Bahkan tidak menutup kemungkinan bila Benteng Erfprins ini bisa dijadikan sebagai tempat wisata sejarah di Bangkalan. Tentu hal ini dapat mendatangkan wisatawan baik dari dalam maupun luar Madura untuk menikmati wisata sejarah Benteng Erfprins. Terlebih lokasi benteng yang berada di tengah Kota Bangkalan memudahkan wisatawan untuk bisa menemukannya.

Foto Udara Benteng Erfprins

Namun, yang terpenting adalah Benteng Erfprins bisa terawat dengan baik sebagai cagar budaya Indonesia peninggalan Belanda dan bukan lagi seperti tembok tua biasa yang tidak banyak masyarakat tahu tentang keberadaannya. Salah satu warisan sejarah di masa lalu yang akan terus dinikmati oleh generasi kita selanjutnya.

Saya sangat berharap, setidaknya melalui tulisan ini ada pihak berwenang tergerak untuk membantu menyelamatkan salah satu aset penting cagar budaya di Bangkalan ini. Minimal memperlambat hancurnya Benteng dengan dibersihkan tumbuhan liar didalamnya meskipun sebenarnya saya menginginkan lebih dari itu sebagaimana yang sudah saya jelaskan pada beberapa poin upaya pelestarian di atas.

Lalu, bagaimana dengan cagar budaya yang ada di tempat teman-teman sendiri?, yuk kita turut memberi suara melalui tulisan di blog yang bisa diikut sertakan dalam kompetisi blog Cagar Budaya Indonesia, Rawat atau Musnah.



Referensi :

1. Surat dari KITLV kepada Museum Bangkalan tentang nama Benteng "Efprins" Th. 2010
2. Surat Keterangan Cagar Budaya BPCB Mojokerto No. HK.701/1073/CB7/BPCB/VII/2013
3. http://www.atlasofmutualheritage.nl

Meriahnya Festival Kesenian Pesisir Utara 2019 di Kabupaten Sampang

11/08/2019 Add Comment
Tretans, sudah tahu belum kalau tahun ini Kabupaten Sampang sukses menyelenggarakan Festival Kesenian Pesisir Utama yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut mulai dari tanggal 31 Oktober sampai 2 November 2019. Di mulai dengan pembukaan festival yang dihadiri oleh banyak Masyarakat mulai dari anak kecil hingga orang dewasa ikut menyaksikan pembukaan FKPU tersebut.


Berbagai penampilan menarik disuguhkan malam hari itu, di antaranya tari dari Sampang, kesenian hadra banjari dari Kabupaten Gresik hingga peragaan busana batik khas masing-masing daerah pesisir utara. Banyak masyarakat yang hadir menyaksikan Festival Kesenian Pesisir Utara Tahun 2019. Ada sekitar 3.500 orang yang ikut di festival ini.

Pembukaan berlangsung di lapangan Wijaya Kusuma Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (31/10/2019) malam dan festival ini bertema Dewi Cemara (Desa Wisata Cerdas Maju dan Sejahtera). Selama kurun waktu tiga hari kemarin Masyarakat akan disuguhi berbagai kesenian, pawai budaya, kerajinan seni ekonomi kreatif hingga kuliner dari masing-masing daerah di wilayah pesisir utara.


Ada 14 daerah yang masuk wilayah pesisir utara yaitu, Kabupaten Sampang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep dan Kota Surabaya.

Gelaran Festival Kesenian Pesisir Utara Tahun juga sekaligus memperingati Hari jadi Jawa Timur ke 76 dan Hari jadi Kabupaten Sampang ke 396. FKPU Tahun 2019 ini kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan yang bertindak sebagai tuan rumah Kabupaten Sampang.


FKPU ke XIII yang bertema Dewi Cemara atau Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni budaya daerah, kearifan lokal di wilayah pesisir pantai utara serta mengembangkan ekonomi kreatif berbasis seni budaya.

Festival itu dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan Alwi mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Peresmian ditandai dengan pemukulan rebana yang diikuti Kepala Bakorwil, Kepala Disbudpar Jatim, Bupati Sampang, dan Forpimda Sampang.


Dalam sambutannya, Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan terima kasih, karena Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempercayai Kabupaten Sampang sebagai tuan rumah FKPU 2019.  Menurutnya, daerah sebutan Kota Bahari ini selalu mendukung setiap langkah gerakan perubahan menuju kemajuan Jawa Timur.

Usai memberikan sambutan, Bupati Sampang menerima Pataka FKPU 2019 dan piagam penghargaan sebagai tuan rumah dari Pemprov Jatim yang diwakili Bakorwil Pamekasan Alwi. Ia kemudian menyampaikan surat tertulis Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim Sinarto, juga menyampaikan pagelaran festival di Sampang akan ada diskusi atau sarasehan dan menampilkan arak arakan budaya sebagai inovasi dari berbagi kelompok peserta.

Dengan adanya festival ini para Seniman tidak ingin selalu sentral di Surabaya. Ada impact perekonomian yang tidak harus selalu ada di Surabaya. Dengan adanya Festival Kesenian Pesisir Utara di Kabupaten Sampang ini, semoga menambah minat para wisatawan untuk datang berlibur ke Kabupaten Sampang

VIDEO RANGKAIAN FESTIVAL KESENIAN PESISIR UTARA KABUPATEN SAMPANG


Harga dan Fasilitas Hotel Odaita - Pamekasan

10/26/2019 Add Comment
Perjalanan untuk menjelajahi seluruh daerah atau Kabupaten di Madura memang sangat menyenangkan dan membutuhkan waktu dalam beberapa hari. Menginap dan bermalam di penginapan maupun hotel yang ada saat sedang melakukan perjalanan rasanya menambah syahdu cerita pengalaman di Madura.

Salah satunya ketika Tretans menginap di Hotel Odaita Pamekasan. Hotel bintang dua yang dijamin membuat pengalaman bermalam Tretans di Pemaksan Madura menjadi nyaman dan menyenangkan. Hotel sederhana yang terletak di Jalan Nasional Rute 21 ini berjarak 3 km dari Masjid Agung Ash-Shuhada Pamekasan.

Kamar santai dan beberapa kamar dengan mural berpenuh warna, menawarkan Wi-Fi gratis dan TV layar datar. Kamar di kelas yang lebih tinggi memiliki teras pribadi. Kamar keluarga tersedia. Parkir tersedia gratis. Ada juga restoran yang santai dengan lantai kayu. Fasilitas sarapan ditawarkan.


“Be Your Second Home” menjadi tanda bahwa Hotel Odaita menyajikan area menginap yang nyaman dengan konsep etnik modern dengan sentuhan budaya setempat di interiornya sehingga memberikan kesan yang lebih nyaman dan serasa berada di tempat yang unik. Lokasi dari hotel ini adalah di Jalan Raya Sumenep No.88, Buddagan, Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Meski hanya berbintang dua, namun hotel ini dilengkapi dengan kamar luas dan tempat tidur super nyaman. Per malamnya, Odaita Hotel ini hanya memasang tarif kisaran Rp300 ribuan. Fasilitasnya pun cukup lengkap, termasuk teko untuk membuat teh dan kopi di kamar. Selain itu untuk type kamar Hotel Odaita menawarkan kamar dengan tipe Executive room, Royal deluxe, Deluxe room, dan Standart room.


Berikut adalah daftar harga dan fasilitas menurut tipe kamar yang ada di Hotel Odaita Pamekasan.

1. Standart Room

Harga per malam dikenakan Rp. 400.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 32 inch

- Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- Twin bed

2. Superior Room

Harga per malam dikenakan Rp. 500.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 32 inch

- Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- Twin bed

3. Deluxe Room

Harga per malam dikenakan Rp. 650.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 32 inch

- Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- King size dan Twin bed

4. Royal Deluxe Room

Harga per malam dikenakan Rp. 775.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 42 inch

- Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- King size bed

5. Executive Room

Harga per malam dikenakan Rp. 975.000 sudah termasuk dua paket sarapan pagi per kamar dan 21% pajak.

- Akses internet gratis

- LED TV 42 inch

- Bathub dan Standing Shower

- Air Conditioning (AC)

- Air mandi panas dan dingin

- King size bed

- Teras untuk bersantai

Pada setiap kamar bebas dari asap rokok, dapat dijangkau pengguna kursi roda atau tamu difabel, memiliki layanan kebersihan harian, dan layanan kamar 24 jam. Anak anak diperbolehkan menginap dengan biaya tambahan sesuai umurnya.


Setiap kamar memiliki fasilitas kamar berupa full AC, WiFi, TV, area pemandangan taman atau kota, key card, minibar, kamar mandi dalam dengan shower atau bathub dengan alat mandi gratis, dan tipe kamar tertentu memiliki balkon atau teras pribadi, ketel listrik, kulkas kecil, serta ruang tamu mini.

Lalu untuk luas kamarnya sendiri ialah 9,6 m² sd 34 m² yang berbeda beda sesuai tipe. Hotel ini benar-benar memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi tamunya dengan adanya fasilitas hiburan dan wisata yang lengkap yakni layanan laundry, penitipan bagasi, bantuan binatu, spa dan pijat badan, area fitness, area taman untuk berjemur, kolam renang, dan penyewaan mobil serta layanan antar jemput untuk wisata lengkap dengan harga rental mobil.


Setiap tamu hotel juga bisa menikmati area pusat bisnis untuk perjamuan atau pesta yang dapat disewa tamu kapan saja. Pilihan hidangan sendiri disajikan di 1 Restaurant area hotel dengan menu khas Indonesia dan Internasional yakni sarapan prasmanan, makan siang, makan malam, buah buahan, makanan ringan, minuman segar, dan beragam kue.

Jadi, bagaimana? kira-kira Tretans mau berapa hari menghabiskan malam di Hotel Odaita sambil menikmati keindahan Madura terutama kuliner Kota Pamekasan?. Istirahat lebih nyaman dengan semua fasilitas dan pelayanan yang diberikan. Selamat Berlibur.

Hotel Odaita Pamekasan


Jl. Raya Sumenep no 88 Pamekasan, Madura
No telp: 0324 329 329

Transportasi Maju Dukung Pariwisata dan Perekonomian

10/19/2019 Add Comment
Indonesia sangat kaya dengan segudang keberagaman wisata baik wisata alam maupun wisata budaya serta wisata kuliner dari berbagai daerah di indonesia yang bercitarasa tinggi. Kekayaan wisata tersebut menjadikan indonesia sebagai salah satu negara tujuan wisata yang populer. Dalam arti lain negara Indonesia menjadai salah satu negara tujuan para wisatawan untuk berlibur menikmati pariwisata yang ada di Indonesia.

Salah satu hal terpenting yakni keberadaan infrastruktur transportasi yang handal, baik berupa jalan, rel, pelabuhan, dan bandara sebagai penunjang pariwisata itu disadari oleh semua pihak. Industri pariwisata hanya dapat berkembang pada daerah yang memiliki infrastruktur transportasinya bagus. Faktanya aktivitas kepariwisataan banyak tergantung pada transportasi dan komunikasi.


Faktor jarak dan waktu sangat mem¬pengaruhi keinginan orang untuk melakukan perjalanan wisata. Saat ini transportasi menyebabkan pertumbuhan pariwisata yang sangat pesat sekali. Tentu ke depan, pembangunan infrastruktur diharapkan bisa mengoptimalkan potensi daerah, terutama sektor pariwisata dan pengembangan ekonomi wilayah.

Dalam kepariwisataan kita mengenal tiga macam transportasi yang biasa digunakan oleh wisatawan, yaitu: 1. Transportasi Udara (International Flight, Domestic Flight). 2. Transportasi Laut (Regular Lines, Charter Lines Cruiser). 3. Transportasi Darat (Sepeda, Dokar atau Delman, Sepeda Motor, Mobil penumpang, Kereta Api).

Seperti contoh, wisatawan mancanegara yang akan mengunjungi pulau komodo, mereka harus terbang menggunakan pesawat menuju bandara Soekarno - Hatta, kemudian terbang menuju Bandara Ngurah Rai, Bali dan dilanjutkan ke Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo. Perjalanan tidak berhenti sampai situ.

Wisatawan harus naik ojek atau taksi ke pelabuhan Labuan Bajo, kemudian dilanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal untuk menuju Pulau Komodo selama 4 jam. Sehingga estimasi total dari perjalanan wisatawan menuju labuan bajo adalah 2 – 3 hari, menggunakan transportasi darat, laut dan udara.

Dalam pemakaian transportasi untuk keperluan kepariwisataan jarang yang hanya menggunakan satu macam angkutan saja, ham¬pir selalu merupakan kombinasi yang banyak tergantung pada kondisi tempat atau daerah tujuan wisata. Jadi ada macam-macam kombinasi pengangkutan yang digunakan di daerah tujuan wisata, tergantung bagaimana penga¬turan Tour Operator yang merencanakan sesuai dengan "tour itinerary" yang mereka susun.

Contoh tersebut menggambarkan untuk menikmati destinasi wisata Indonesia perlu transportasi yang beragam, transportasi yang bisa diandalkan demi kemajuan pariwisata Indonesia. Selama dalam kurun waktu lima tahun ini pemerintah sedang berupaya keras untuk bisa membangun infrastruktur yang dapat menciptakan transportasi yang bisa diandalkan dan demi kemajuan perekonomian daerah wisata.

Pembangunan infrastruktur telah mendorong peningkatkan kapasitas produksi perekonomian, menghubungkan kutub-kutub pertumbuhan atau aglomerasi ekonomi. Selain itu, program Infrastruktur telah mendorong peningkatan akses bekerja bagi penduduk kota atau pedesaan dan peningkatan akses perdagangan bagi penduduk kota dan pedesaan.

Kelancaran transportasi penduduk serta arus barang dan jasa merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan. Dengan meningkatnya produksi sektor transportasi udara, berarti transportasi penduduk serta arus barang dan jasa juga semakin lancar. Hal tersebut mempunyai kontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian nasional serta pariwisata karena bertambah banyaknya wisatawan asing yang datang ke Indonesia.

Website kemenhub: http://dephub.go.id

Twitter: https://twitter.com/kemenhub151

Facebook: https://www.facebook.com/kemenhub151

Instagram: https://instagram.com/kemenhub151

Menikmati Hidden Paradise Bangkalan Dengan Traveloka Xperience

10/10/2019 Add Comment
Tretans, sudah tahu kah kalau setiap bulan Oktober Kabupaten Bangkalan merayakan hari kelahirannya yang tepat jatuh pada tanggal 24 nanti. Tentu seperti pada tahun-tahun sebelumnya perayaan hari jadi Kabupaten Bangkalan akan diwarnai dengan berbagai macam kegiatan yang menarik.

Berbicara tentang Bangkalan kami yakin Tretans sudah tahu tentang Kota yang ada di ujung barat Pulau Madura ini. Namun, sudah tahu belum kalau Bangkalan mempunyai beberapa surga tersembunyi yang sangat kami rekomendasikan untuk Tretans kunjungi. Bulan Oktober menjadi waktu yang tepat bagi Tretans untuk berkunjung ke Bangkalan. Mengapa?.

Alasan yang pertama adalah Bertahun-tahun digelar di Pamekasan, akhirnya karapan sapi Piala Presiden digelar di Bangkalan. Tentu, ini kabar menggembirakan bagi wisatawan. Bangkalan sangat dekat dengan Surabaya, yang bisa dijangkau melalui Jembatan Suramadu hanya dalam waktu 30 menit.


Karapan sapi Piala Presiden yang digelar pada Minggu (6/10) kemarin itu merupakan sport tourism yang rutin digelar setiap Oktober. Ya, Ini merupakan kali pertama, Bangkalan menjadi tuan rumah pelaksanaan karapan sapi Piala Presiden RI. Itu sebabnya kami menyarankan untuk mengunjungi Bangkalan pada bulan Oktober.

Sebagai tambahan informasi kalau Penetapan Bangkalan sebagai tuan rumah dilatari karapan sapi merupakan budaya masyarakat Madura. Dengan demikian, tiga kabupaten lainnya juga berhak menjadi tuan rumah. Sehingga suatu saat, Pamekasan juga bisa kembali mendapat giliran.

Puluhan ribu penonton sudah sejak pagi buta mempadati Stadion H. Moh. Noer tempat Karapan Sapi diadakan. Hal tersebut juga sekaligus mempromosikan pariwisata di Pulau Madura. Nah, atraksi adu lari cepat sapi itu, bisa menjadi pelengkap perjalanan Tretans ke Madura.

Bila kemarin Tretans tidak berkesempatan melihat langsung Karapan sapi Piala Presiden , tidak perlu kecewa karena ada dua Hidden Paradise yang bisa Tretans nikmati di Bangkalan yakni Bukit Kapur Pelalangan dan Bukit Kapur Jaddih. Dua bukit fenomenal yang ada di Bangkalan yang menjadi prioritas para wisatawan untuk dikunjungi saat ke Bangkalan.


Tebing-tebing kapur di Bukit Pelalangan yang dipahat untuk keperluan pertambangan, ternyata mencipatakan suasana epik. Bebatuan kapur itu menjadi kanvas besar berisi lukisan dan pahatan. Pemandangan yang indah itu membuat juru foto dan penggemar swafoto berdatangan dari berbagai kota di Jawa Timur.

Senada dengan Bukit Pelalangan yang ada di Arosbaya, Bukit Kapur di Jaddih menjanjikan hal yang sama. Bedanya, Jaddih memiliki danau yang berwarna hijau dan terjadang menjadi biru tua. Penambangan kapur di bukit itu meninggalkan cekungan yang kemudian terisi hujan, dan menjadi danau kecil.


Tretans dapat menjelajahi bukit kapur Arosbaya yang indah, dan kemudian menikmati hidangan makan siang dari Bebek Sinjay, sebuah restoran lokal favorit. Lengkapilah perjalanan Tretans dengan berkunjung ke pusat souvenir untuk berbelanja batik, sebelum menjelajahi bukit kapur Jaddih!.

Tertarik? semua itu bisa Tretans dapatkan dengan memesan paket Hidden Paradise Bangkalan - Tur 1 Hari di Traveloka Xperience. Kemudahan fasilitas dan pelayanan yang membuat Tretans hanya duduk santai dan menikmati dua keindahan bukit di Bangkalan. Di sini sudah dilengkapi dengan informasi rencana perjalanannya (tour itinerary), pickup point atau meeting point, dan segala informasi lainnya.



Semudah itu untuk bisa menikmati dua surga tersembunyi yang ada di Bangkalan, sambil mencicipi salah satu kulinernya yang selalu berhasil membuat kota kecil seperti Bangkalan penuh dengan mobil saat akhir pekan bahkan setiap harinya. Dimana lagi kalau bukan di Bebek Sinjay, Tretans harus coba #XperienceSeru di Bangkalan.

Mumpung masih awal bulan Oktober jadi jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati berbagai macam wisata budaya, dan festival yang ada di Bangkalan. Nikmati pengalaman paling seru dengan Traveloka Xperience. Cari waktu yang tepat dan pesan paketnya segera, nikmati semua kemudahan dan fasilitas dari Traveloka Xperience.

Beberapa Hal Tentang Karimunjawa

9/29/2019 Add Comment
Karimunjawa. Sudahkah Tretans semua pergi menikmati keindahan Kepualauan Karimunjawa?. Sama seperti Kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep seperti Gili Labak, Gili Iyang maupun Gili Genting, Kepulauan Karimunjawa bahkan lebih dulu sudah terkenal dengan wisata alamnya yang begitu mempesona.

Kepulauan Karimunjawa yang berada di utara Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, selalu menjadi magnet bagi wisawatan. Bukan hanya turis lokal, pelancong mancanegara pun kerap mengunungi pulau-pulau tersebut. Maklum, Karimunjawa memang indah. Di sini para pelancong disajikan keindahan alam, mulai dari hamparan bukit nan hijau hingga terumbu karang di bawah laut.


Karimunjawa di lepas pantai Jepara, Jateng memiliki hamparan pasir putih dan lautan yang eksotis. Senjanya juga sangat memukau lho, Tretans. Karimunjawa sendiri merupakan kepulauan yang terdiri dari 27 pulau. Tidak akan Tretans sangka Pulau Karimunjawa memang benar-benar menyimpan keindahan perairan laut Jawa.

Sehingga tidak heran Karimunjawa layak disebut sebagai The Carribbean of Java karena pasir putihnya, perairannya yang bening, tenang, dan keindahannya yang eksotis. Bukan hanya itu saja lho, ada beberapa hal yang perlu Tretans ketahui mengenai Karimunjawa ini. Berikut hal apa saja yang harus diperhatikan saat berkunjung ke sana.

1. Cek website BMKG

Cek terlebih dulu perkiraan BMKG sebelum berangkat karena jika ketinggian gelombang lebih dari 3.0 meter, jadwal keberangkatan akan dibatalkan. Jadi, retans masih harus menunggu 1-2 hari agar dapat berangkat menyeberang. Cek website BMKG merupakan salah satu hal penting sebelum berkunjung ke Karimunjawa.

2. Jangan Datang di Waktu yang Salah

Hal penting yang kedua adalah menentukan tanggal yang tepat karena pemilihan tanggal mempengaruhi jenis dan waktu tempuh transportasi yang akan digunakan untuk menyeberang ke Karimunjawa. Jika Tretans ingin berangkat dari Semarang, lebih baik pergi di hari Sabtu atau Kamis.

Itu karena hanya terdapat 1 kapal yang berangkat dari Semarang (KMC Kartini yang berangkat hanya di hari Sabtu dan Kamis). Selain itu ada juga pesawat cesna yang berangkat dari Semarang di hari Kamis dan Jumat. Namun, jika ternyata berhalangan berangkat di hari itu, terpaksa harus ke Kabupaten Jepara terlebih dulu.

Di sana ada 2 kapal jenis feri, yaitu Express Bahari dan Siginjai. Keduanya hanya memiliki 1 jadwal keberangkatan tiap harinya. Jadi kalau semisal Tretans ketinggalan kapal, terpaksa menunggu keesokan harinya. Jangan sampai ketinggalan ya!.

3. Rencanakan Kunjungan

Sebisa mungkin sebelum berangkat Tretans sudah matang-matang membuat rancangan perjalanan, bahkan minimal seminggu sebelum keberangkatan (terutama jika kalian datang di puncak masa liburan pada bulan Juni-Agustus). Hotel atau homestay juga cepat sekali penuh jadi harus gerak cepat jika ingin mendapat penginapan yang Tretans incar.

Terlebih lagi jika Tretans ingin berbulan madu bersama pasangan di Karimunjawa, ada baiknya lho kalian cek paket honeymoon Karimunjawa. Supaya rencana bulan madu Tretans di Karimunjawa terasa sangat menyenangkan dan nyaman bersama pasangan.

4. Gunakan Pemandu Wisata

Supaya liburan di Karimunjawa lebih menyenangkan dan mudah Tretans bisa juga menggunakan pemandu wisata. Tarif pemandu wisata di Kepulauan Karimunjawa juga relatif murah. Sekitar500 ribu untuk dua hari. Harga tersebut sudah termasuk mobil yang akan anda gunakan untuk berkeliling pulau.

Tretans juga bisa saja berkeliling tanpa pemandu. Namun banyak spot menarik di pulau ini yang mungkin Tretans lewatkan. Sebab daratan Karimunjawa memiliki luas daratan 1.500 hektare plus perairan mencapai 110.000 hektare.

5. Taman Nasional Karimunjawa

Lalu apa yang bisa ditelusuri di Karimunjawa? Banyak. Di sini, misalnya, tretans bisa menjelajahi Taman Nasional Karimunjawa. Ada ragam hewan liar macam rusa, kucing hutan dan yang paling ikonik ialah pohon Dewandaru. Kayu pohon Dewandaru ini konon jenis kayu yang selama ini dipakai sebagai bahan pembuat tongkat komando para panglima TNI atau Polri karena dianggap memiliki daya magis yang kuat.

Selain taman nasional, Karimunjawa juga memiliki ‘Bukit Cinta’. Disebut demikian karena di atasnya ada tulisan besar 'Love' lengkap dengan rumah pohon berbentuk hati. Banyak turis yang berselfie di sini. Selain itu, dari puncak bukit ini, Tretans juga akan dimanjakan oleh pesona alam yang mantap: gugusan pulau kecil tampak menyembul dari kejauhan.

6. Snorkling di Karimunjawa

Aktivitas lain yang bisa Tretans lakukan di Karimunjawa adalah snorkling. Untuk yang satu ini, Tretans bisa menghubungi biro perjalanan lokal yang menawarkan snorkling dengan tarif Rp 20-30 ribu. Cukup murah, bukan?. Pemandu wisata pasti akan mengarahkan ke spot-spot menarik yang terdapat biota lautnya. Tapi ingat, jangan menginjak terumbu karang.

Terumbu karang di sini memang jadi aset penting bagi Karimunjawa. Tretans bisa menyaksikan ikan-ikan menyembul keluar serta bersentuhan dan ‘menyapa’ aneka biota laut. Setelah puas menikmati panorama bawah laut, Tretans juga bisa berbaring sejenak di bibir pantai sambil menikmati sunset.

Jadi, bagaimana?. Sudah siap untuk pergi berlibur ke Karimunjawa?. Pastikan beberapa hal penting sudah Tretans siapkan supaya rencana liburan di sana menjadi lebih menyenangkan dan terkesan. Singkirkan semua alat elektronik, just breathe in the fresh air and enjoy the beauty of Karimunjawa!.

Kuliner Unik Soto Mata Sapi di Bangkalan

9/15/2019 Add Comment
Teman-teman, suka kuliner ekstrem? kalau iya jangan sampai kelewatan mencoba kuliner Soto Mata Sapi yang ada di Bangkalan. Sekilas tampilannya tidak berbeda dengan kuliner serupa. Berkuah kuning dengan berbagai isian. Begitu teman-teman mengaduk akan muncul bagian mata sapi yang masih berbalut daging dan tulang.


Soto Mata Sapi ini terletak di desa Pancar, Kecamatan Burneh, Bangkalan Madura. Tempatnya sangat sederhana, tapi jangan salah meski demikian tempat ini sangat bersih dan higienis. Makan di tempat ini kalian tidak akan duduk di kursi bahkan kalian tidak akan menjumpai meja. Tetapi di tempat ini disediakan kursi anyaman yang sangat lebar untuk duduk bersila di atasnya.

Baca juga: Soto Merah Daging Khas Bangkalan

Soto Mata Sapi ini di buat dengan bumbu rahasia dan di sajikan dengan kuah soto dan juga di beri irisan daging sapi. Meskipun kelihatannya aneh dan mengerikan, namun rasanya enak dan nikmat sekali. Soto Mata Sapi sangat lezat di santap dalam keadaan masih hangat dengan sambal yang pedas, jangan lupa perasan jeruk nipisnya.


SAJIAN PELENGKAP SOTO MATA SAPI

Soto ini berwarna merah karena menggunakan cabe merah halus dan bumbu khas Soto Bangkalan sebagai bumbunya dan tanpa menggunakan kunyit seperti soto pada umumnya. Bahan yang dibuat soto adalah mata sapi, daging sapi, dan usus sapi. Semua bahan dasar Soto Mata Sapi direbus sampai lima jam, sehingga menghasilkan kuah yang kental dan pekat.

Mata sapi yang digunakan tidak diiris kecil-kecil tetapi masih terutama bola matanya tetapi bila teman-teman menginginkannya untuk diiris  bisa langsung meminta ke penjualnya. Namun, jika teman-teman tidak berani untuk memakan mata sapi, teman-teman bisa menikmati soto tanpa mata sapi.


Sebagai bahan pelengkap soto biasanya ditambahkan ketupat atau topak. Topak seperti lontong tapi tidak dibungkus dengan daun pisang melainkan daun kelapa. Topak diiris menjadi beberapa bagian dan ditambah kecambah, kacang, jagung, bawang goreng, irisan cabe rawit dan air perasan jeruk.

Selain itu teman-teman juga bisa mencoba menyantap soto mata sapi dengan tambahan bumbu rujak, dijamin rasanya semakin nikmat. Satu porsi Soto Mata Sapi adalah Rp. 25.000 dan untuk Soto Daging Rp. 15.000, cukup membayar seribu rupiah jika ingin makan dengan ketupat atau topak.


Warung Soto Mata Sapi yang ada di desa Pancar ini mulai buka dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Jadi, sudah siap menikmati kuliner ekstrem Soto Mata Sapi?.



VIDEO KULINER SOTO MATA SAPI BANGKALAN



5 Pilihan Transportasi Aman dan Mudah ke Madura

9/13/2019 Add Comment
Madura. Siapa yang tidak mau pergi ke Madura?. Sekarang ke Madura teman-teman tidak perlu takut lagi. Di Madura juga teman-teman bisa menikmati berbagai wisata yang ada mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata religi serta tidak ketinggalan juga wisata budaya Madura yang akan membuat kalian kagum.

Berbicara tentang pergi ke Madura, sekarang sudah tidak sulit lagi bahkan ada banyak pilihan transportasi yang bisa teman-teman pilih untuk bisa sampai ke pulau kami. Apalagi sekarang menjelang pagelaran Kerapan Sapi Piala Presiden yang akan dilaksanakan pada awal bulan Oktober nanti.

Biasanya Madura akan menjadi tempat tujuan banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. Semua datang ke Madura untuk bisa menonton langsung grand final Kerapan Sapi yang rutin diadakan setiap tahunnya. Lalu, apa saja sih pilihan tranportasi yang bisa teman-teman pilih untuk berkunjung ke Madura?. Yuk, simak ulasan kami.


1. Bus

Jauh sebelum Jembatan Suramadu ada Bus menjadi salah satu pilihan transportasi bagi orang-orang yang akan pergi ke Madura. Ada banyak bus yang bisa langsung menuju Madura tanpa harus transit atau over ke bus lainnya. Biasanya sih pilihannya ada dua macam, yakni bus kelas ekonomi dan bus ber-AC.

2. Kapal Laut

Pilihan transportasi kapal laut pernah menjadi satu-satunya primadona tranportasi untuk bisa menyeberang ke Madura, namun itu dulu sebelum Pulau Jawa dan Madura terhubung dengan adanya Jembatan Suramadu. Sampai sekarang Dermaga penyeberangan kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak - Kamal masih bisa kalian pilih kok.

3. Travel

Nah, bagi teman-teman yang ingin menikmati perjalanan dengan lebih privat bisa menggunakan travel. Ada banyak pilihan travel yang memiliki tujuan ke Madura. Biasanya teman-teman tinggal menunggu jemputan di rumah dan akan diantar sesuai titik yang kalian pesan, mudah sekali kan?.

Untuk pilihan tarif travel (personal ataupun perusahaan) ini bervariasi, antara 75.000-125.000. Jam penjemputan umumnya mulai jam 12 siang sampai jam 3 sore. Ada juga yang bisa diluar jam itu, misalnya travel Dieng yaitu jam 07.00, 09.00, 12.00, 21.00 atau 24.00. Jangan lupa, pilihan waktu bisa berubah sesuai dari pihak travelnya sendiri.

4. Pesawat Terbang

Ya, ke Madura bisa menggunakan Pesawat Terbang apalagi bagi teman-teman yang ingin langsung turun di Kabupaten Sumenep. Bisa dibilang pilihan transortasi Pesawat Terbang ini masih baru tapi sudah banyak lho yang menggunakan pesawat untuk ke Madura. Untuk jadwal penerbangannya sendiri masih sangat terbatas pada hari tertentu saja.

Ada 1 hingga 2 kali saja penerbangan dalam sehari (pagi antara jam 7-9). Harga tiket sekitar 300 ribuan. Waktu tempuh yang dibutuhkan tidak sampai 1 jam. Sebab tu pilihan transportasi Pesawat Terbang menjadi salah satu yang favorit untuk ke Madura.

5. Kereta Api

Untuk pilihan transportasi yang terakhir ini sebenarnya tidak sampai ke Madura tapi hanya sampai Kota Surabaya saja. Meskipun begitu menggunakan Kereta Api ke Madura asyik juga, apalagi ada informasi kalau jalur kereta api di Madura akan kembali diaktifkan oleh pemerintah. Untuk pilihan kereta apinya sama seperti biasa, teman-teman juga bisa cari tahu info tiket kereta ekonomi lengkap disini.

Dari lima pilihan transportasi ke Madura tadi yang mana teman-teman akan pilih?, yang pasti semuanya aman, dan mudah. Jadi, kapan kalian akan ke Madura? ada Bebek Sinjay, Sate Madura, Kerapan Sapi, Pesarean Syaichona Kholil dan masih banyak lagi yang bisa teman-teman datangi juga nikmati di Madura.

Backup Data Smartphone Dengan USB OTG SanDisk

9/07/2019 Add Comment
Zaman millennial rasanya hampir semua orang menggunakan smartphone dalam sehari-hari. Bicara soal smartphone kira-kira Apa sih spek yang pertama tretans lihat kalau beli hape baru?. RAM yang tinggi? Baterai yang tahan lama? Kamera yang canggih? Atau apa saja yang penting sesuai budget?.

Dari semua spek yang diunggulkan, satu hal yang sering disepelekan pembeli adalah seberapa besar kapasitas penyimpanan yang tretans dapat, entah itu memori internal atau memori eksternal. Padahal peran memori dalam smartphone sangat penting karena menyimpan data-data yang kita miliki.

Kebayang nggak sih kalau tiba-tiba saja data yang ada di smartphone kita hilang begitu saja?. Nah, untuk mengantisipasi hal tersebut maka tretans jangan sampai lupa untuk membackup semua data yang ada di hape ya. Nggak perlu bingung kira-kira backup data itu sulit atau nggak? karena sekarang kita bisa membackup data menggunakan USB OTG.


Cara yang praktis untuk memindahkan file berukuran besar ataupun berjumlah banyak dari perangkat Android adalah dengan memakai perangkat USB flash drive yang memiliki konektor micro-USB. Sistem operasi dan sebagian besar perangkat Android memang mendukung fungsi USB On the Go (OTG) untuk keperluan ini.

Salah satu produsen media penyimpanan yang menawarkan produk USB drive yang kompatibel dengan smartphone adalah Sandisk melalui Ultra Dual USB Drive. Perangkat ini merupakan flash drive USB OTG yang ukurannya sebanding dengan flash drive biasa. Ultra Dual USB Drive memiliki dua jenis konektor, yaitu USB 2.0 tipe A standar (untuk PC) dan USB 2.0 Micro B (untuk smartphone).

Dua jenis konektor USB pada SanDisk Ultra Dual USB Drive dilindungi penutup terintegrasi. Hanya salah satu konektor yang bisa dipakai dalam satu waktu Cara memakainya sederhana saja. Pengguna tinggal menancapkan Ultra Dual USB Drive ke port micro-USB perangkat Android yang mendukung USB OTG dan flash drive ini akan langsung dikenali.

Sebagai gambaran, SanDisk Ultra Dual Drive m3.0 diklaim mampu memindahkan data dengan kecepatan 130-150 MB/detik. Bandingkan dengan flash drive biasa dengan teknologi USB 2.0 standar yang kecepatan maksimumnya masih mentok di 60 MB/detik. Bila tretans ragu apakah smartphone sudah support USB 3.0 atau belum, SanDisk Ultra Dual Drive m3.0 ini backward compatible.

Kapasitas 16GB dan 32GB rasanya sudah cukup banyak untuk membackup foto dan video dari smartphone. Tapi bila tretans butuh ukuran yang lebih besar, masih ada pilihan flash disk dengan ukuran 64GB atau 128GB. Transfer file bisa dilakukan dari dan ke flash drive dengan memakai aplikasi file manager yang banyak tersedia di Google Play.

SanDisk juga menyediakan aplikasi file manager bernama Memory Zone yang bisa dipakai mengakses semua media penyimpanan di smartphone atau tablet Android (memori internal, micro-SD, flash drive). Setelah selesai, pengguna bisa melakukan "safe remove" melalui notification panel Android untuk melepas Ultra Dual USB Drive dengan aman.

Memakai Ultra Dual USB Drive dengan komputer pun sama mudahnya karena perangkat ini akan berlaku seperti flash drive standar. Melihat semua kelebihan SanDisk Ultra Dual Drive m3.0, rasanya cukup menyesal juga tidak mengetahui alat canggih ini terlebih jika ada banyak data penting dalam smartphone.

Yuk, tretans jangan lupa untuk memback up semua data penting kita di smartphone dengan USB OTG SanDisk. #DibuangSayang pakai #SanDiskAPAC saja tretans.

Pengertian Lengkap Apa Itu Fintech dan P2P Lending

8/27/2019 Add Comment
Saat ini, segala hal yang berkaitan dengan aktivitas manusia semakin modern dan canggih. Salah satunya yaitu aktivitas pinjam meminjam. Jika dulu, pinjam meminjam hanya bisa dilakukan orang di bank, koperasi atau lembaga lainnya yang bersifat offline. Saat ini teman-teman sudah bisa mengajukan pinjaman yang sifatnya online.

Beberapa dari teman-teman pasti sudah tidak asing dengan sebutan fintech yang menyediakan layanan pinjaman online dan P2P Lending sebagai salah satu jenis layanannya. Tapi bagi teman-teman yang belum tau apa itu fintech dan P2P Lending jangan khawatir. Artikel ini akan membahas secara lengkap. Simak penjelasan di bawah ini, referensi Duwitmu.com :


Apa Itu Fintech dan P2P Lending ?


Fintech adalah singkatan dari kata “financial” dan “technology” yaitu sebuah inovasi di bidang keuangan yang tak luput dari pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Cara kerja Fintech tidak berbeda jauh dengan marketplace yang teman-teman temui seperti shopee atau lazada.

Bedanya, shopee dan lazada adalah sebuah marketplace yang menjual barang dengan mempertemukan antara penjual dan pembeli secara online. Sedangkan fintech mempertemukan antara pihak investor dan peminjam yang juga dilakukan secara online. Mulai dari metode pembayaran, transfer, pengumpulan dan peminjaman semua bisa dilakukan secara efektif.

Salah satu klasifikasi atau jenis fintech adalah layanan P2P (Peer To Peer Landing). Apa itu P2P Lending ? P2P Lending adalah praktek memberikan pinjaman kepada pihak yang ingin meminjam, dan mengajukan peminjaman kepada investor.

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, p2p lending mirip dengan marketplace yang mempertemukan antara peminjam dan investor secara langsung melalui teknologi. Singkatnya, Peer to Peer Lending adalah menghubungkan antara peminjam dan investor yang akan memberikan pinjaman secara online tanpa menggunakan jasa keuangan yang sah sebagai perantara.

Peer to peer lending menjadi pilihan yang tepat bagi para pengusaha kecil menengah (UMKM) yang ingin mendapatkan tambahan modal walaupun si peminjam belum mempunyai rekening di bank. Sampai sini paham kan apa itu fintech dan p2p lending? Lalu bagaimana sih sebenarnya cara kerja p2p lending?

Cara Kerja Peer to Peer Lending


Terlebih dahulu anda harus memahami cara kerja dari p2p baik sebagai peminjam atau pemberi pinjaman (investor). Jika teman-teman sudah memahami maka anda akan bisa mempraktikannya dengan baik dan benar.

Pertama adalah sebagai peminjam. Sama seperti bank untuk meminjam anda harus mempersiapkan beberapa dokumen yang disyaratkan. Salah satunya adalah laporan keuangan yang sudah ditentukan kurun waktunya dan tujuan teman-teman melakukan peminjaman.

Kelengkapan dokumen teman-teman menjadi salah satu pertimbangan apakah nantinya pengajuan anda bisa diterima ataupun ditolak. Apabila pengajuan teman-teman diterima, barulah akan diterapkan suku bunga pinjamannya dan usulan peminjaman anda akan dimasukkan ke dalam marketplace agar semua inverstor bisa melihat usulan peminjaman teman-teman.

Kedua jika teman-teman sebagai investor teman-teman mempunyai akses untuk menelusuri data data para peminjam yang mengajukan pinjamannya. Seperti laporan keuangan peminjam beserta tujuannya. Teman-teman berhak menentukan apakah ingin meminjamkan dana ataukah tidak.

Jika teman-teman memutuskan untuk meminjamkan dana, setiap bulan para peminjam akan mencicil kepada anda. Keuntungan bisa teman-teman dapatkan dari suku bunga yang dibayarkan. Bagaimana apakah teman-teman tertartik?.

Di satu sisi teman-teman bisa membantu orang yang membutuhkan, di sisi lain teman-teman bisa mendapatkan keuntungan. Demikian penjelasan mengenai apa itu fintech dan p2p lending. Semoga bermanfaat.

Belajar Bahasa Madura Edisi Tubuh Bagian Bawah

8/08/2019 Add Comment
Melengkapi artikel sebelumnya tentang Tubuh Manusia dalam Bahasa Madura yakni Kepala serta Tubuh Bagian Atas maka saat ini adalah Artikel Tubuh Bagian Bawah. Tentunya yang menulis dalam Bahasa Madura adalah Pak Adrian Pawitra yang beliau merupakan penyusun Kamus Bahasa Madura - Indonesia yang sudah banyak beredar di Toko Online. Berikut adalah Artikel Belajar Bahasa Madura Edisi Tubuh Bagian Bawah.


1. Perut bagian bawah = Bu-rabuwân
2. Kemaluan (Alat kelamin) = Kamalowan (enjâ’-iyâ), Katoḍusân (èngghi-bhunten)
3. Kemaluan pria (Penis) = Pala’ (enjâ’-iyâ), Palanangan (Emmas) (èngghi-bhunten)
4. Pelir = Pellèr
5. Frenulum (batas tengah antara kepala dan batang penis) = Ghâṭèng
6. Testis (biji pelir) = Bâi’na pellèr
7. Mons pubis (Punuk kemaluan wanita) = Tampo’
8. Kemaluan wanita (Vagina) = Pokè(h) (enjâ’-iyâ), Bâdhunan, Farji’ (èngghi-bhunten)
9. Kelentit (Klitoris) = Jhelli’ (enjâ’-iyâ), Ènten (èngghi-bhunten)
10. Rahim (Peranakan) = Bâlânadhân
11. Paha = Pokang
12. Selangkangan = Kang-pèkang
13. Lutut = To’ot
14. Betis = Bettès (enjâ’-iyâ), Poḍhâk (èngghi-bhunten)
15. Tulang betis (Tulang kering) = Tolang addhu
16. Kaki = Soko(h) (enjâ’-iyâ), Padhâ(h) (èngghi-bhunten)
17. Tumit (Tungkak) = Tombet (Tongka’)
18. Urat tumit = Sè’-bisè’ (Ora’na tombet, Ora’na tongka’)
19. Mata kaki (Pergelangan kaki) = Tolang komèrè (Tolang ṭèl-canṭèlan)
20. Jari kaki = Ghârighi’na soko
21. Jempol kaki = Pol-empolla soko
22. Telapak kaki = Pa’-dhâpa’na soko


Sumber :
1. Adrian Pawitra, “Kamus Lengkap Bahasa Madura – Indonesia”, Penerbit PT. Dian Rakyat Jakarta, Th 2009.
2. Kramer Sr. A.L.N, Kamus Indonesia (Indonesisch-Nederlands en Nederlands-Indonesisch), Gravenhage 1951 – Djakarta, G.B Van Goor Zonens Uitgevermaatschaapp N.V.
3 P. Penninga & Hendriks H. “Practish Madurees-Nederlands, WOORDENBOEK”, G.C.T. van Dorp & Co.N.V. Semarang – Deen Haag 1913.
4. P. Penninga & Hendriks H. “Practish Nederlands - Madurees, WOORDENBOEK”, G.C.T. van Dorp & Co.N.V. Semarang – Deen Haag 1913.

Belajar Bahasa Madura Edisi Tubuh Bagian Atas

8/07/2019 Add Comment
Melanjutkan artikel sebelumnya yakni Belajar Bahasa Madura Edisi Tubuh Manusia Bagian Kepala, sekarang kami akan memposting artikel tentang Tubuh Manusia Bagian Atas dalam Bahasa Madura. Artikel ini berlanjut setelah Pak Adrian Pawitra selaku orang yang sangat paham tentang Bahasa Madura menulis status di Facebook dan menjelaskan kembali tentang bahasan tersebut.

Gambar oleh Pexels.com

1. Leher = Lè’èr (enjâ’-iyâ), Ghulu(h) (èngghi-bhunten)
2. Bahu = Bhâu(h) (enjâ’-iyâ), Tèmbhângan (èngghi-bhunten)
3. Dada = Ḍâḍâ(h) (enjâ’-iyâ)
4. Lesung payudara = Talempo’ânna atè (enjâ’-iyâ), Panaghennan atè (èngghi-bhunten)
5. Payudara (buah dada) = Soso(h) (enjâ’-iyâ), Bhâjem (èngghi-bhunten)
6. Puting = Penṭèl (konco’na soso)
7. Tengkuk (Kuduk) = Gul-onggulân
8. Punggung = Blâkang
9. Pundak belakang (Belikat) = Bhâng-ghibhâng (blikat)
10. Tulang belakang = Gherdhung
11. Punggung bawah = Bârughuk (Bughik)
12. Tulang ekor = Monteng (Sombi, Tolang kata’)
13. Pinggang = Tèng-entèngan (Tèng-kentèngan, Tèng-keltèngan, Tengnga)
14. Pinggul = Bângkong (Tongghing, Tongkèng)
15. Pantat = Buri’ (enjâ’-iyâ), Jhubhur (èngghi-bhunten)
16. Perut = Tabu’ (enjâ’-iyâ), Paḍhâ’ârân (èngghi-bhunten)
17. Pusar (Pusat) = Bujhel (enjâ’-iyâ), Poser (èngghi-bhunten)
18. Ketiak = Kalèncabhân (Kalèmongan)
19. Lengan = Lengngen (enjâ’-iyâ), Ghulungan (èngghi-bhunten)
20. Lengan atas = Lengngen attas
21. Siku (sikut) = Cèngkol
22. Lengan bawah = Lengngen bâbâ
23. Pergelagan tangan atas = Paghellângan
24. Pergelangan tangan = Ogellân
25. Tangan = Tanang (enjâ’-iyâ), Asta (èngghi-bhunten)
26. Tonjolan pergelangan = Kancèngan
27. Telapak tangan = Pa’-dhâpa’na tanang (Tabu’na tanang)
28. Jantung tangan (Buah tangan) = Asemman
29. Jari = Ghârighi’ (enjâ’-iyâ), Tonjhu’ (Rajhungan) (èngghi-bhunten)
30. Kuku = Koko(h) (enjâ’-iyâ), Kenaka (èngghi-bhunten)
31. Jempol (Ibu jari) = Tonjhu’ empol (Jhu’ empol, Pol-empolan)
32. Telunjuk = Tonjhu’ dhuddhing (Jhu’ dhuddhing)
33. Jari tengah = Tonjhu’ tengnga (Jhu’ tengnga)
34. Jari manis = Tonjhu’ manès (Jhu’ manès)
35. Jari kelingking = Tonjhu’ enṭèk (Jhu’ enṭèk, Ṭèk-enṭèghân)
36. Pangkal jari = Bhungkèlla ghârighi’
37. Ruas jari = Bukona ghârighi’



Sumber :
1. Adrian Pawitra, “Kamus Lengkap Bahasa Madura – Indonesia”, Penerbit PT. Dian Rakyat Jakarta, Th 2009.
2. Kramer Sr. A.L.N, Kamus Indonesia (Indonesisch-Nederlands en Nederlands-Indonesisch), Gravenhage 1951 – Djakarta, G.B Van Goor Zonens Uitgevermaatschaapp N.V.
3 P. Penninga & Hendriks H. “Practish Madurees-Nederlands, WOORDENBOEK”, G.C.T. van Dorp & Co.N.V. Semarang – Deen Haag 1913.
4. P. Penninga & Hendriks H. “Practish Nederlands - Madurees, WOORDENBOEK”, G.C.T. van Dorp & Co.N.V. Semarang – Deen Haag 1913.