Tampilkan postingan dengan label Wisata Pamekasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Pamekasan. Tampilkan semua postingan

6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah

5/29/2021 Add Comment
Wisata Madura mungkin nggak setenar Bali, Lombok dan lainnya. Padahal panorama alam yang ditawarkan Pulau Garam ini begitu cantik.Mulai dari wisata pantai, perbukitan, air terjun hingga tebing kapur ada di Madura. Letaknya pun tersebar, dari Sampang hingga Sumenep.

Menariknya lagi tiket masuk ke lokasi wisata ini anti bikin kantong teman-teman jebol. Jangan lupa, banyak spot foto menarik juga di sini. Penasaran dimana saja lokasinya? Kami sudah rangkum kan semuanya khusus untuk kalian semua. Yuk, simak ulasannya.


6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah


1. Gili Labak

Sebagian besar dari teman-teman mungkin sudah sering mendengar tentang Gili Labak. Pasalnya area ini memang cukup populer, utamanya bagi para backpacker. Keindahan hamparan pasir putih dan air lautnya yang jernih tentu menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan nggak kalah dari Gili yang ada di Lombok.

Lokasinya ada di Jalan Pulau Gili Labak, Kombang, Talango, Sumenep. Untuk bisa sampai ke area wisata, teman-teman perlu menyewa kapal PP dari Pelabuhan Kalianget dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan.


Harga sewanya pun sebesar 350 ribu rupiah per kapal, dimana setiap alat transportasi bisa memuat hingga 15 orang. Jadi biaya ini sangat terjangkau karena teman-teman bisa membaginya dengan penumpang lain.

Tarif ini juga sudah termasuk pulang dan pergi dari Pelabuhan Kalianget - Gili Labak, atau sebaliknya. Menariknya lagi harga sewa senilai 350 ribu rupiah ini masih bisa ditawar, lho. Teman-teman pun nggak perlu lagi membayar harga tiket masuk begitu tiba di Gili Labak. Sangat terjangkau kan?.

Apalagi berbagai aktivitas seru yang bisa teman-teman lakukan di sini selain menikmati keindahan pantai. Contohnya adalah snorkeling untuk menikmati keindahan terumbu karang maupun biota laut lainnya.

2. Bukit Kapur Jaddih

Bukit Jaddih sejatinya merupakan kawasan penambangan batu kapur putih. Meski begitu, pesona tempat wisata ini nggak kalah menarik. Selain bukit kapur dan goa kecil, ada pula danau berwarna biru yang begitu memesona di sini. Bahkan tentu saja banyak spot foto menarik di area wisata yang ada di Desa Jaddih, Bangkalan ini.

Kecuali goa-goa kecil, teman-teman bisa hunting foto di beberapa area di Bukit Jaddih. Hal ini demi keselamatan teman-teman, mengingat goa tersebut memiliki tekstur yang rapuh dan mungkin bisa runtuh kapan saja.


Untuk bisa ke lokasi wisata, teman-teman bisa kok menggunakan motor maupun mobil. Tapi sebaiknya tetap waspada selama perjalanan, karena jalan cukup terjal. Bagi pengendara motor, jalur alternatif melalui Jalan Raya Labang bisa dilewati. Sementara untuk teman-teman yang membawa mobil, jalur melalui Kota Bangkalah adalah satu-satunya akses.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai dua ribu rupiah per orang. Sementara parkir kendaraan sebesar lima ribu rupiah saja. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas menikmati panorama dan hunting foto di sini dari pukul 06.30-17.00 WIB.

3. Boekit Tinggi Daramista

Salah salah wisata Madura yang juga sayang untuk dilewatkan adalah Boekit Tinggi Daramista. Lokasinya ada di Desa Daramista, Lenteng, Sumenep. Bukan hanya panorama cantik di atas bukit saja yang bisa teman-teman lihat di sini. Beragam fasilitas untuk menunjang aktivitas hunting foto teman-teman makin berkesan pun ada.


Untuk bisa sampai ke wisata baru ini, teman-teman memang membutuhkan perjuangan keras. Jalur dengan tikungan tajam hingga tanjakan akan teman-teman lewati selama perjalanan. Namun hal itu akan terbayar begitu kamu sampai di Boekit Tinggi Daramista.

Apalagi selain pemandangan yang memanjakan indera penglihatanmu, hawa sejuk di sini juga akan kamu rasakan. teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai tiga ribu rupiah per orang. Dengan biaya ini, kamu bebas berkunjung mulai pukul 08.00-21.00 WIB.

4. Bukit Palelangan Arosbaya

Bukit Palelangan Arosbaya adalah salah satu objek wisata di Madura yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi di sini teman-teman bisa menemukan banyak spot foto keren. Teman-teman juga bisa melihat bukit bekas pahatan sisa penambangan kapur yang menghadirkan bentuk-bentuk unik di sini.

Warna area perbukitan ini pun merah merona, sehingga daya tariknya semakin bertambah. Lokasinya ada di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Akses untuk menuju ke objek wisata ini pun sangat mudah. Hal ini karena letaknya nggak jauh dari situs makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu". Teman-teman pun bisa menggunakan kendaraan pribadi.


Rutenya dimulai dari Kota Bangkalan menuju ke Kecamatan Arosbaya. Selanjutnya ikuti petunjuk jalan menuju ke situs religi makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu" atau Pesarean Aermata. Dari sini, teman-teman bisa masuk ke dalam jalan kecil di sebelah kanan Pesarean Aermata. Nggak lama setelahnya, objek wisata pun akan teman-teman temukan.

Untuk bisa masuk ke area wisata, teman-teman cukup menyediakan budget senilai lima ribu rupiah per orang. Ada pula biaya tambahan berupa parkir kendaraan, yakni tiga ribu rupiah (motor) dan dua puluh ribu rupiah (mobil). Cukup terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto dari pukul 09.00-17.00 WIB.

5. Gili Pandan

Pesona pasir putih dan birunya air laut juga bisa teman-teman temukan di Gili Pandan. Bahkan ada pula spot foto menarik berupa ayunan dengan latar pantai di sini. Gili Pandan terletak di Desa Banmaleng, Gili Genting, Sumenep. Untuk bisa sampai ke lokasi wisata, rute termudahnya adalah dari Pantai Talang Siring Pamekasan.


Dari sini, teman-teman bisa menyewa perahu dari masyarakat nelayan setempat. Tarifnya pun mulai dari dua puluh ribu rupiah per orang untuk pulang dan pergi. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa menikmati panorama cantik pantai yang hanya dihuni dua orang ini. Bahkan teman-teman bisa melakukan aktivitas seru lainnya di sin, yakni snorkeling.

6. Air Terjun Toroan Sampang

Bukan hanya pantai dan perbukitan, wisata air terjun pun ada di sini. Lokasinya ada di Desa Ketapang Jaya, Sampang. Dari Sampang, jaraknya pun hanya sekitar 4 kilometer. Aksesnya pun mudah dan teman-teman juga bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke Kecamatan Ketapang, dimana objek wisata berada.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan biaya untuk parkir kendaraan saja. Lima ribu rupiah untuk motor, sedangkan sepuluh ribu rupiah digunakan untuk membayar parkir mobil.


Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto di area air terjun yang ada di wilayah pantai ini. Bahkan kesegaran air terjun yang tingginya mencapai 20 meter ini bisa teman-teman rasakan. Tertarik untuk berkunjung?

Untuk bisa mengabadikan semua momen saat berwisata sekarang sudah ada paket GOKIL MAX dari Smartfren yang bisa dinikmati di Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep). Paket baru ini terdiri dari jaringan telekomunikasi Smartfren yang 100% 4G LTE dan kuota besar hingga 36 GB dari siang sampai malam. Dengan kecepatan penuh dan kuota besar kamu bisa bebas mencari banyak informasi mengenai tempat wisata dan tentunya mengabadikan momen seru selama berwisata.




Pengguna Smartfren bisa mendapatkan paket GOKIL MAX dalam bentuk voucher data, kartu perdana maupun paket data yang tersedia di aplikasi MySmartfren. Beberapa pilihan paket yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu, berikut ini :

  • GOKIL MAX Rp. 30.000 - Kuota 39 GB (Kuota Nasional 3 GB, Kuota Lokal 6 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 30 GB dan masa berlaku 30 hari).

  • GOKIL MAX Rp. 50.000 - Kuota 71 GB (Kuota Nasional 7 GB, Kuota Lokal 14 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 50 GB dan masa berlaku 30 hari).

  • GOKIL MAX Rp. 70.000 - Kuota 106 GB (Kuota Nasional 12 GB, Kuota Lokal 24 GB, Extra Kuota 01.00 - 05.00 sebesar 70 GB dan masa berlaku 30 hari).
Selain itu, kamu masih bisa berkesempatan mendapatkan bonus kuota 5 GB dengan install aplikasi (khusus untuk install pertama kali). Dengan install aplikasi MySmartfren kamu bisa ikut berburu harta karun dalam program rejeki WOW Treasure Hunt yang akan berakhir sebentar lagi 31 Mei 2021, buruan cari harta karunmu!

Nah, itulah beberapa wisata Madura yang bisa menjadi pilihan sebagai destinasi liburan teman-teman. Bukan hanya pantai, perbukitan hingga air terjun pun ada di wilayah ini. Menariknya lagi harga tiket masuknya sangat terjangkau, bahkan ada pula yang gratis. Dijamin puas saat liburan ke objek wisata Madura yang sudah kami rekomendasikan.

6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah

1/16/2019 Add Comment
Wisata Madura mungkin nggak setenar Bali, Lombok dan lainnya. Padahal panorama alam yang ditawarkan Pulau Garam ini begitu cantik.Mulai dari wisata pantai, perbukitan, air terjun hingga tebing kapur ada di Madura. Letaknya pun tersebar, dari Sampang hingga Sumenep.

Menariknya lagi tiket masuk ke lokasi wisata ini anti bikin kantong teman-teman jebol. Jangan lupa, banyak spot foto menarik juga di sini. Penasaran dimana saja lokasinya? Kami sudah rangkum kan semuanya khusus untuk kalian semua. Yuk, simak ulasannya.


6 Wisata Madura Dengan Pemandangan Indah


1. Gili Labak

Sebagian besar dari teman-teman mungkin sudah sering mendengar tentang Gili Labak. Pasalnya area ini memang cukup populer, utamanya bagi para backpacker. Keindahan hamparan pasir putih dan air lautnya yang jernih tentu menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan nggak kalah dari Gili yang ada di Lombok.

Lokasinya ada di Jalan Pulau Gili Labak, Kombang, Talango, Sumenep. Untuk bisa sampai ke area wisata, teman-teman perlu menyewa kapal PP dari Pelabuhan Kalianget dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan.


Harga sewanya pun sebesar 350 ribu rupiah per kapal, dimana setiap alat transportasi bisa memuat hingga 15 orang. Jadi biaya ini sangat terjangkau karena teman-teman bisa membaginya dengan penumpang lain.

Tarif ini juga sudah termasuk pulang dan pergi dari Pelabuhan Kalianget - Gili Labak, atau sebaliknya. Menariknya lagi harga sewa senilai 350 ribu rupiah ini masih bisa ditawar, lho. Teman-teman pun nggak perlu lagi membayar harga tiket masuk begitu tiba di Gili Labak. Sangat terjangkau kan?.

Apalagi berbagai aktivitas seru yang bisa teman-teman lakukan di sini selain menikmati keindahan pantai. Contohnya adalah snorkeling untuk menikmati keindahan terumbu karang maupun biota laut lainnya.

2. Bukit Kapur Jaddih

Bukit Jaddih sejatinya merupakan kawasan penambangan batu kapur putih. Meski begitu, pesona tempat wisata ini nggak kalah menarik. Selain bukit kapur dan goa kecil, ada pula danau berwarna biru yang begitu memesona di sini. Bahkan tentu saja banyak spot foto menarik di area wisata yang ada di Desa Jaddih, Bangkalan ini.

Kecuali goa-goa kecil, teman-teman bisa hunting foto di beberapa area di Bukit Jaddih. Hal ini demi keselamatan teman-teman, mengingat goa tersebut memiliki tekstur yang rapuh dan mungkin bisa runtuh kapan saja.


Untuk bisa ke lokasi wisata, teman-teman bisa kok menggunakan motor maupun mobil. Tapi sebaiknya tetap waspada selama perjalanan, karena jalan cukup terjal. Bagi pengendara motor, jalur alternatif melalui Jalan Raya Labang bisa dilewati. Sementara untuk teman-teman yang membawa mobil, jalur melalui Kota Bangkalah adalah satu-satunya akses.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai dua ribu rupiah per orang. Sementara parkir kendaraan sebesar lima ribu rupiah saja. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas menikmati panorama dan hunting foto di sini dari pukul 06.30-17.00 WIB.

3. Boekit Tinggi Daramista

Salah salah wisata Madura yang juga sayang untuk dilewatkan adalah Boekit Tinggi Daramista. Lokasinya ada di Desa Daramista, Lenteng, Sumenep. Bukan hanya panorama cantik di atas bukit saja yang bisa teman-teman lihat di sini. Beragam fasilitas untuk menunjang aktivitas hunting foto teman-teman makin berkesan pun ada.


Untuk bisa sampai ke wisata baru ini, teman-teman memang membutuhkan perjuangan keras. Jalur dengan tikungan tajam hingga tanjakan akan teman-teman lewati selama perjalanan. Namun hal itu akan terbayar begitu kamu sampai di Boekit Tinggi Daramista.

Apalagi selain pemandangan yang memanjakan indera penglihatanmu, hawa sejuk di sini juga akan kamu rasakan. teman-teman pun hanya perlu menyediakan budget senilai tiga ribu rupiah per orang. Dengan biaya ini, kamu bebas berkunjung mulai pukul 08.00-21.00 WIB.

4. Bukit Palelangan Arosbaya

Bukit Palelangan Arosbaya adalah salah satu objek wisata di Madura yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi di sini teman-teman bisa menemukan banyak spot foto keren. Teman-teman juga bisa melihat bukit bekas pahatan sisa penambangan kapur yang menghadirkan bentuk-bentuk unik di sini.

Warna area perbukitan ini pun merah merona, sehingga daya tariknya semakin bertambah. Lokasinya ada di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Akses untuk menuju ke objek wisata ini pun sangat mudah. Hal ini karena letaknya nggak jauh dari situs makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu". Teman-teman pun bisa menggunakan kendaraan pribadi.


Rutenya dimulai dari Kota Bangkalan menuju ke Kecamatan Arosbaya. Selanjutnya ikuti petunjuk jalan menuju ke situs religi makam para Raja Bangkalah "Air Mata Ibu" atau Pesarean Aermata. Dari sini, teman-teman bisa masuk ke dalam jalan kecil di sebelah kanan Pesarean Aermata. Nggak lama setelahnya, objek wisata pun akan teman-teman temukan.

Untuk bisa masuk ke area wisata, teman-teman cukup menyediakan budget senilai lima ribu rupiah per orang. Ada pula biaya tambahan berupa parkir kendaraan, yakni tiga ribu rupiah (motor) dan dua puluh ribu rupiah (mobil). Cukup terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto dari pukul 09.00-17.00 WIB.

5. Gili Pandan

Pesona pasir putih dan birunya air laut juga bisa teman-teman temukan di Gili Pandan. Bahkan ada pula spot foto menarik berupa ayunan dengan latar pantai di sini. Gili Pandan terletak di Desa Banmaleng, Gili Genting, Sumenep. Untuk bisa sampai ke lokasi wisata, rute termudahnya adalah dari Pantai Talang Siring Pamekasan.


Dari sini, teman-teman bisa menyewa perahu dari masyarakat nelayan setempat. Tarifnya pun mulai dari dua puluh ribu rupiah per orang untuk pulang dan pergi. Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa menikmati panorama cantik pantai yang hanya dihuni dua orang ini. Bahkan teman-teman bisa melakukan aktivitas seru lainnya di sin, yakni snorkeling.

6. Air Terjun Toroan Sampang

Bukan hanya pantai dan perbukitan, wisata air terjun pun ada di sini. Lokasinya ada di Desa Ketapang Jaya, Sampang. Dari Sampang, jaraknya pun hanya sekitar 4 kilometer. Aksesnya pun mudah dan teman-teman juga bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke Kecamatan Ketapang, dimana objek wisata berada.

Sesampainya di lokasi wisata, teman-teman pun hanya perlu menyediakan biaya untuk parkir kendaraan saja. Lima ribu rupiah untuk motor, sedangkan sepuluh ribu rupiah digunakan untuk membayar parkir mobil.


Sangat terjangkau kan? Apalagi teman-teman bisa puas hunting foto di area air terjun yang ada di wilayah pantai ini. Bahkan kesegaran air terjun yang tingginya mencapai 20 meter ini bisa teman-teman rasakan. Tertarik untuk berkunjung?.

Nah, itulah beberapa wisata Madura yang bisa menjadi pilihan sebagai destinasi liburan teman-teman. Bukan hanya pantai, perbukitan hingga air terjun pun ada di wilayah ini. Menariknya lagi harga tiket masuknya sangat terjangkau, bahkan ada pula yang gratis. Dijamin puas saat liburan ke objek wisata Madura yang sudah kami rekomendasikan.

Mengunjungi Pengrajin dan Sentra Batik Klampar di Pamekasan

1/08/2017 Add Comment
Batik merupakan salah satu budaya yang sudah tidak asing di dengar lagi. Di Pulau Madura sendiri tepatnya di Kabupaten Pamekasan terdapat jenis batik yang berbeda dengan batik pada umumnya. Jika di Kabupaten Bangkalan terdapat Batik Gentongan yang berada di Kecamatan Tanjung Bumi maka di Kabupaten Pamekasan ada Kampung Batik Klampar yang terletak di Desa Klampar Kecamatan Proppo.

Beberapa waktu yang lalu Tim Gerbang Pulau Madura berkesempatan datang langsung ke sentra batik Klampar yang berjarak sekitar 5 Km dari Kota Pamekasan tersebut. Menurut cerita Batik Klampar ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Di desa Klampar sendiri terdapat kurang lebih 300 pengrajin batik yang meneruskan usaha keluarga mereka hingga saat ini.


Walaupun hampir di seluruh kabupaten di Madura mempunyai daerah sentra batik, batik tradisional asal Desa Klampar ini mempunyai keunikan tersendiri. Yakni kaya akan warna bahkan, dalam satu potong kain batik bisa lebih dari tiga warna. Warna-warna tersebut adalah coklat sagon (tua), hitam, merah, dan hijau.

Kalau diperhatikan secara teknis dan mendetail tidak ada perbedaan yang mendasar dalam pembuatan Batik Tulis Desa Klampar dengan batik-batik lainnya. Mulai dari memotif, mewarnai, mencelup hingga menjemur. Termasuk cairan untuk mewarnai kain yaitu malam yang direbus. Yang membedakan hanya paduan warna, motif, dan jenis kain yang digunakan.

Mengembangkan para Pengrajin di Sentra Batik Klampar

Untuk harga jual sendiri para pengrajin Batik Desa Klampar membagi dua segmen para konsumennya. Untuk segmentasi konsumen batik yang ekonominya menengah ke bawah misalnya, harga 1 potong kain batik hanya Rp 75 ribu hingga Rp 500 ribu. Batik tersebut berbahan dasar dari kain katun dan hanya melewati satu tahap pewarnaan.


Sedangkan untuk batik yang biasa dibeli kalangan ekonomi menengah ke atas, bahkan hingga tingkat menteri, harganya bisa mencapai Rp 1,5 juta per potong. Bahan dasarnya kain sutra asli dan melalui dua kali tahap pewarnaan. Setelah selesai diwarnai kemudian dijemur kemudian kering dan lanjut pada proses diwarnai lagi.
 
 
Dengan makin dikenalnya batik Desa Klampar, membuat warga desa tersebut semakin bersemangat membuka industri usaha kecil menengah (UKM) sebagai pengrajin batik. Tentu saja, dengan banyaknya UKM semakin mengurangi pengangguran yang ada di desa Klampar. Batik Klampar sendiri pernah memecahkan Rekor MURI dengan kategori batik terpanjang yakni 1530 meter.

Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporabud) Pamekasan mulai ambil bagian dalam menata desa. Dinas tersebut memproyeksikan Desa Klampar, Kecamatan Proppo sebagai desa wisata batik di Kota Gerbang Salam. Jika teman-teman penasaran ingin melihat dan membeli Batik Klampar yang murah atau mahal bisa segera datang ke Desa Klampar yang berjarak tidak terlalu jauh dari Kota Pamekasan tersebut

Menikmati Wahana Edu Wisata Selamat Pagi Madura di Kota Pamekasan

7/10/2016 Add Comment
Sejak resmi dibuka untuk umum pada hari Jum’at 8 Juli 2016 kemarin Edu Wisata Selamat Pagi Madura berhasil mencuri ribuan perhatian masyarakat, baik yang berasal dari Madura maupun luar Madura. Pihak manajemen Edu Wisata SPM paham betul dan tidak menyia-nyiakan momen mudik Lebaran kemarin. Kurang lebih 2000 pengunjung sudah datang dan memadati wahana wisata baru di Kota Pamekasan pada hari pertama dibuka untuk umum tersebut.

Membludaknya pengunjung yang datang disambut sangat antusias oleh pengelola wisata, Jum’at kemarin (08/06) Tim Gerbang Pulau Madura mendapat undangan khusus untuk meliput suasana pembukaan wisata yang mengambil konsep Edukasi untuk anak-anak. Kota Pamekasan memang terkenal dengan kota yang sangat religius bila dibandingkan dengan kota-kota lainnya yang ada di Madura.


Hal tersebut menjadi alasan utama mengapa jenis wisata yang baru ini berbeda dengan wisata sejenis lainnya. Kini, masyarakat Madura tidak perlu pergi jauh untuk bisa menikmati wisata bermain dan belajar yang nyaman untuk anak-anak. Sejak resmi ada di Kota Pamekasan, Edu Wisata Selamat Pagi Madura menjadi pelengkap berbagai macam objek wisata yang ada di Kota dengan julukan Gerbang Salam tersebut.

Menikmati Berbagai Macam Wahana Ramah Anak


Terletak di dekat jantung Kota Pamekasan, area wisata ini cukup mudah untuk dijangkau. Alamat Wisata SPM Tepatnya di Jl. Lawangan Daya utara MAN 1 Pamekasan. atau apabila dari arah arek lancor ambil ke arah Jokotole (lurus ketimur ke arah Sumenep). Pertigaan SMA Negeri 2 pamekasan belok kiri dan terus lurus menuju MAN 1 pamekasan kurang lebih 700 Meter arah utara dari MAN 1 pamekasan.

Untuk akses jalan menuju Edu Wisata SPM sendiri bisa dilewati dua mobil dengan arah yang berlawanan. Jadi, apabila teman-teman datang dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil maupun sepeda motor tidak perlu khawatir lagi. Namun, bagi teman-teman yang berencana datang menggunakan trasportasi umum sepertinya masih belum tersedia.

Dengan luas sekitar 2 hektar cukup untuk menampung berbagai macam jenis wahana wisata yang ada di dalamnya seperti :

1. Kolam renang untuk anak-anak
2. Kolam memancing ikan
3. Area memanah
4. Bukit Cinta
5. Flying Fox
6. Play Ground
7. Jaring Para-para
8. Area berkuda
9. Taman Bunga
10. Food Court

Serta masih banyak lagi wahana dan fasilitas yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola tempat wisata. Selain itu karena tempat wisata ini berkonsep ramah untuk anak-anak tidak lupa juga disediakan Smoking Area untuk orang dewasa. Jadi, dapat dipastikan bila teman-teman datang berkunjung membawa anak kecil akan bebas dari asap rokok yang menganggu.

Dengan membayar tiket masuk per orang sebesar Rp. 20.000 teman-teman sudah bisa menikmati beberapa macam wahana wisata yang ada. Harga yang cukup mudah untuk berbagai macam jenis wahana khusus anak-anak ini. Kolam renang untuk orang dewasa memang sengaja tidak disediakan hal tersebut dipilih demi menjaga norma agama yang ada di Kota Pamekasan.

Bukti Cinta Selamat Pagi Madura Pamekasan
Foto Bukit Cinta

Untuk kolam renangnya sendiri pihak pengelola memastikan aman untuk anak karena kebersihan air kolam sangat diperhatikan.Sudah disiapkan sekitar 20 karyawan yang disebar di setiap area permainan dan wisata. Setiap jam tutup tiba tempat wisata langsung dibersihkan dari sampah dan kotoran untuk mencegah menumpuknya sampah yang membuat kotor dan terkesan tidak terawat.

Pelayanan maksimal memang sengaja diberikan oleh semua pihak pengelola dan seluruh karyawan demi kenyaman dan keamanan teman-teman dan keluarga. Selain itu, seluruh karyawan Edu Wisata Selamat Pagi Madura diambil langsung dari masyarakat sekitar. Hal ini demi menjaga keamanan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Manusia Melayang dan Atraksi Sulap


Selain berbagai macam jenis wahana yang disediakan, juga terdapat hiburan yang menarik untuk anak seperti Manusia Melayang serta atraksi sulap. Kedua jenis hiburan ini juga tidak kalah mampu mencuri perhatian anak-anak. Mereka bermain dan belajar dengan begitu bersemangat di Edu Wisata Selamat Pagi Madura di Pamekasan.


Melihat kehebatan manusia yang bisa melayang membuat anak-anak yang datang merasa heran sekaligus takjub. Demikian juga saat mereka melihat atraksi sulap yang ada, para pesulap tersebut berkeliling di sekitar area wisata sambil memberikan atraksinya. Tidak jarang juga para pesulap mengajak pengunjung untuk bermain sulap bersama.

Jadi, teman-teman tunggu apalagi? Sediakan waktu untuk mencoba wahana wisata baru yang ada di Pulau Madura ini. Sempatkan juga untuk datang berkunjung menikmati objek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Pamekasan seperti Api Tak Kunjung Padam atau Pantai Jumiang. Selama berwisata tetap jaga kebersihan dan kesopanan ya demi kelestarian semua objek wisata yang ada.

Launching Edu Wisata Selamat Pagi Madura di Pamekasan

7/04/2016 Add Comment
Sebagai salah satu pulau yang ada di Indonesia dengan jumlah populasi penduduk yang tidak sedikit maka tidak heran kalau Pulau Madura membutuhkan banyak objek wisata. Hal tersebut didukung dengan masih banyaknya penduduk asli Madura yang harus berbondong-bondong menyeberang ke Pulau Jawa dan tempat lainnya hanya untuk memenuhi hasrat “Jalan-Jalan” mereka. Selain banyaknya tempat wisata yang masih terhitung beberapa saja, di Madura perlu adanya varian objek wisata lainnya yang lebih menarik.

Beberapa waktu terakhir ini masyarakat Madura khususnya Pamekasan dibuat penasaran dengan adanya wisata edukasi dan permainan untuk keluarga, Selamat Pagi Madura (SPM). Wahana edu wisata Selamat Pagi Madura ini terletak di kawasan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.


Wahana Edukasi Wisata Selamat Pagi Madura


Pada tanggal 3 Juli 2016 kemarin wahana edu wisata SPM ini resmi di launching yang dihadiri sekitar 300 pengunjung yang terdiri dari dewasa dan anak-anak. Adanya wahana wisata baru ini menjadi salah satu daya tarik untuk mengajak para wisatawan dari dalam maupun luar Madura datang untuk mencoba langsung.

Dengan resmi di launching itu berarti Pulau Madura tidak lagi hanya Objek Wisata Religi, Wisata Kuliner dan Wisata seperti biasanya. Wahana edu wisata Selamat Pagi Madura ini memberikan sebuah gambaran wisata yang baru bagi masyarakat Madura, utamanya untuk keluarga dan anak-anak. Ditengah semaraknya tempat wisata keluarga di berbagai derah diluar Madura, SPM menjadi salah satu pilihan tempat wisata yang tepat bagi semua keluarga Madura.

Dibangun diatas luas tanah 2 hektar wahana edu wisata Selamat Pagi Madura ini akan dibuka untuk umum tanggal 8 Juli 2016 mulai pukul 13.00 Siang. Bagi teman-teman yang sudah merasa kebingungan akan berlibur dan berwisata dimana, teman-teman bisa coba datang ke daerah Lawangan Daya Pamekasan. Respon masyarakat Madura dengan adanya wisata ini tidak main-main, banyak masyarakat yang sangat antusias dan sudah tidak sabar untuk segera bisa bermain dan berwisata disana.

Menikmati Berbagai Wahana Bermain yang Seru


Dengan luas bangunan yang cukup untuk menampung banyak wisatawan edu wisata Selamat Pagi Madura dilengkapi dengan berbagai jenis wahana. Beberapa jenis wahana yang akan membuat teman-teman dan keluarga sudah siap menyambut kedatangan kita semua. Seperti, kolam renang yang luas dengan fasilitas bermain yang menarik, Kolam Ikan, Tempat Memanah, Flying Fox, Playground, Water Bomb, Kids Water, Bukit Cinta, Taman Bunga dan masih banyak lagi.


Harga Tiket masuk ke wahana edu wisata Selamat Pagi Madura ini sebesar Rp. 20.000,00 untuk dewasa maupun anak-anak. Dengan harga tiket masuk yang cukup murah tersebut teman-teman beserta keluarga sudah bisa masuk dan menikmati berbagi jenis wahana wisata didalamnya. Rencananya tempat wisata baru yang ada di Kabupaten Pamekasan ini akan dibuka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 16.30.
Mulai hari Jumat (08/07/16) masyarakat Madura tidak lagi perlu pergi jauh untuk bisa berwisata keluarga. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera bergegas menuju Kabupaten Pamekasan untuk menikmati serunya wahana edu wisata Selamat Pagi Madura. Untuk informasi lengkap tentang jam operasional dan pemesanan tiket secara online teman-teman bisa cek langsung di website resminya SelamatPagiMadura.com. Jangan sampai kehabisan tiket ya, selamat berwisata dan catat tanggalnya 8 Juli besok.


Obyek Wisata Api Tak Kunjung Padam di Pamekasan

8/15/2015 Add Comment
Jika anda ingin merasakan sensasi yang berbeda dan langka saat berwisata, kami mengajak anda untuk datang berkunjung ke salah satu objek wisata yang ada di Kabupaten Pamekasan. Objek wisata ini dikenal dengan Api Tak Kunjung Padam yang terletak tepatnya di desa Larangan Tokol, kecamatan Tlanakan kabupaten Pamekasan.

Membutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan jarak 4 km dari pusat kota Pamekasan untuk bisa sampai di objek wisata Api Tak Kunjung Padam ini. Tentunya dengan akses jalan yang sangat baik untuk bisa dilewati kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari akses Tol Suramadu anda membutuhkan waktu sekitar kurang lebih dua jam perjalanan.

Bila anda memilih menggunakan kendaraan umum sudah banyak bus mini dan bus patas yang bisa anda pilih dengan membayar harga sekitar Rp. 15.000 saja. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menempuh jarak sekitar kurang lebih 800 meter dari jalan raya.

Sama dengan namanya Api Tak Kunjung Padam merupakan sebuah objek wisata berupa semburan api yang tidak akan pernah bisa padam sekalipun diguyur air. Salah satu keajaiban api abadi yang masih terdapat di Pamekasan ini sudah sangat terkenal khususnya pada masyarakat sekitar. Nyala api yang berasal dari bawah permukaan tanah ini seperti nyala api kompor gas yang muncul ke atas permukaan tanah.

Menikmati Nyala Api Tak Kunjung Padam


Anda tidak perlu khawatir semburan nyala api akan melebar ke tempat lainnya karena nyala api hanya hidup disekitar tanah yang telah dilingkari pagar. Semakin anda menggali tanah yang terdapat di dalam area lingkaran pagar maka semakin besar semburan nyala api yang dihasilkan.


Anehnya lagi, jika anda menggali tanah di luar area yang telah dipagari maka tidak akan ada dapatkan semburan nyala api. Dengan 50 titik semburan nyala api yang ada di area lingkaran padam kami tetap mengingatkan anda untuk selalu berhati – hati utamanya bagi anda yang membawa anak kecil.

Semburan nyala api yang seperti nyala kompor dan bertekanan udara ini sering dimanfaatkan masyarakat sekitar dan pengunjung untuk memasak. Di sekitar area objek wisata Api Tak Kunjung Padam ini banyak pedagang yang menjual jagung untuk bisa di bakar di atas semburan nyala api. Hasilnya sama seperti jika anda membakar jagung di atas tungku api seperti pada umumnya, cukup sekitar beberapa menit saja jagung pun matang. Sebenaranya tidak hanya jagung saja, anda bisa memasak bahan lainnya misal saja memasak telur ceplok.

Sudah pernah dilakukan sebuah penelitian untuk mengetahui kandungan gas dari semburan nyala api yang terdapat di objek wisata Api Tak Kunjung Padam ini, namun hasilnya nihil tidak ditemukan kandungan gas apapun.


Konon ramai terdengar sebuah cerita lama dan sangat dipercaya oleh warga sekitar bahwa sejarah semburan nyala api atau api alam tersebut pertama kali ditemukan oleh Ki Moko dan sebuah sumber air belerang di dusan Jangkah, Ki Moko merepukan seorang yang terkenal sakti di Madura pada kala itu.

Selain unik dan aneh Objek Wisata Api Tak Kunjung Padam ini menawarkan sensasi berwisata yang memang berbeda dengan objek wisata lainnya. Tidak banyak kita jumpai wisata seperti ini, mungkin bisa dikatakan masih langka di Indonesia dan hanya ada di Pulau Madura tepatnya kabupaten Pamekasan.

Wisata Monumen Tugu Arek Lancor di Pamekasan

8/03/2015 Add Comment
Monumen menjadi salah satu lambang kebanggaan berbentuk sebuah bangunan pada setiap daerah, tak terkecuali dengan Kabupaten Pamekasan. Kabupaten terbesar yang ada di Pulau Madura ini memiliki monumen khusus berbentuk tugu. Monumen yang bernama Monumen Arek Lancor ini merupakan simbol yang sengaja di bangun sebagai wujud penghargaan dan penghormatan bagi semua pejuang yang berjuang membebaskan Pamekasan dari penjajah Belanda kala itu.

Wisata Monumen Arek Lancor di Pamekasan

Monumen Arek Lancor ini berada tepat di tengah kota Pamekasan di apit oleh dua bangunan rumah ibadah, yakni Masjid Agung Asy Syuhada’ Pamekasan yang berada di sebelah barat dan Gereja Maria Ratu Para Rasul yang berada di sebelah timur. Dari sini saja sudah jelas terlihat dan bisa di gambarkan bagaimana tingginya sikap toleransi yang berada tumbuh di tengah – tengah masyarakat Kabupaten Pamekasan.

Di sekitar monumen bisa kita temukan taman kota yang kerap di jadikan tempat berkumpul, bermain, atau sekedar menghabiskan waktu bersantai bagi para pemuda pemudi. Lokasinya yang sangat strategis membuat Monumen Arek Lancor ini tidak pernah sepi di kunjungi. Hampir setiap event besar, acara kebudayaan maupun parade tingkat kabupaten ataupun tingkat propinsi diadakan di sekitar Tugu Arek Lancor ini.

Arti dari Monumen Arek Lancor Pamekasan


Sama halnya dengan monumen – monumen yang ada di daerah lainnya, Monumen Arek Lancor yang di bangun di maksudkan agar para generasi muda Pamekasan tidak akan pernah lupa bagaimana beratnya perjuangan para pahlawan. Bertempur dengan seluruh raga dan kemampuan demi masa depan yang cerah generasi berikutnya.

Monumen Arek Lancor ini berbentuk tugu, Arek Lancor sendiri jika dalam bahasa Indonesia di kenal sebagai sebuah alat tajam sedangkan Arek dan Lancor memiliki perbedaan khususnya pada fungsinya bagi para masyarakat Pamekasan. Dua alat tajam yang berada di puncak monumen ini melambangkan nilai – nilai etnik masyarakat Pulau Madura khususnya masyarakat Pamekasan yang terkenal dengan keras, tegas dan berani dalam mempertahankan hak mereka.

Selain di kenal dengan nilai etnik yang keras, tegas dan berani kabupaten Pamekasan ini merupakan kabupaten yang sangat menjunjung nilai – nilai agama. Khususnya agama Islam yang menjadi agama mayoritas di kabupaten Pamekasan. Hal ini bisa di wakili dengan lebih memperhatikan kembali bentuk simbol Monumen Arek Lancor yang sekilas mirip dengan lafadz Allah.

Terdapat lima simbol Arek dan Lancor yang bertengger tegap di puncak tugu monumen, berwana kuning emas dan berbentuk melengkung tajam menatap langit yang menambah kesan keras, tegas dan berani masyarakat Pamekasan juga tentunya masyarakat Pulau Madura pada umumnya.


VIDEO ACARA SEMALAM DI MADURA  DI TUGU AREK LANCOR

Lokasi GPS Monumen Arek Lancor Pamekasan 

Wisata Alam Pantai Jumiang di Kabupaten Pamekasan

1/07/2015 Add Comment

Elok Sunrise & Tebing Karang Pantai Jumiang


Madura benar-benar memiliki banyak potensi yang menjanjikan. Pantai Jumiang salah satunya. Pantai yang terletak di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan ini berjarak sekitar 12 Km Tenggara Kota Pamekasan.

Akses jalan yang bagus, dapat ditempuh dengan sarana transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Pantai Jumiang berbeda dengan beberapa pantai di Pamekasan lainnya, karena terletak di dataran tinggi dan bertebing.

Meskipun belum tersentuh pembangunan yang massif, namun Pantai Jumiang merupakan salah satu pantai wisata di Pamekasan yang menyajikan berbagai keindahan alam. Menikmati sunrise dari pantai ini, memberi sensasi tersendiri bagi penikmat.

Selain itu, gugusan tebing karang menyajikan pemandingan tersendiri. Debur ombak yang menerobos di sela-sela karang, seakan menciptakan sensasi aquatic yang indah. Seolah, waktu enggan beranjak takkala kita merejang di Jumiang.

Kelak Potensi Wisata ini harus dibangun dan dikelola dengan baik agar bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menyejahterakan masyarakat sekitar. Saat ini, Jumiang masih dikelola oleh masyarakat desa setempat. Ketika akhir pekan, masyarakat desa menerapkan tarif Rp. 3000 untuk sekali masuk per-orang. (Faisal Yasir Arifin / Majalah BPWS edisi 8)

Potensi Wisata Alam Pantai Jumiang - Pamekasan Madura - Jawa Timur
Pantai Juming - Pamekasan (Plat-M.com)

Wisata Pantai Talang Siring di Kabupaten Pamekasan

12/28/2014 Add Comment
Para pembaca PulauMadura.com, kali ini pembahasannya masih seputar wisata pantai. Sebelumnya sudah dibahas tentang Pantai Slopeng, Sumenep, sekarang kita akan meluncur ke kebupaten di sebelah barat Sumenep, yaitu Pamekasan. Tepatnya di Desa Montok, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Pantai Talang Siring, begitulah namanya. Jaraknya sekitar 15 Km dari pusat kota Pamekasan.

Bisa ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit dengan kendaraan pribadi. Jika TreTan berangkat dari kota Pamekasan menggunakan angkutan umum, ongkos ke pantai ini berkisar antara Rp 3.000 - 4.000. TreTan juga tak perlu khawatir kesasar karena kebanyakan sopir angkutan umum sudah mengenalnya. Pantai ini juga agak berdekatan dengan batas wilayah bagian barat Kabupaten Sumenep, sekitar 1 Km dari pintu gerbang kabupaten.

Wisata Pantai Talang Siring Pamekasan - Madura - Jawa Timur

Pantai Talang Siring merupakan pantai dari laut selatan Madura. Sebagaimana telah disebutkan pada tulisan sebelumnya, bahwa karakter pantai di bagian selatan Sumenep jarang berpasir, maka pantai ini juga memiliki karakter yang sama. Mungkin karena berdekatan dengan Sumenep. Bagi Anda yang mau mencebur ke laut, sebaiknya hati-hati karena khawatir kena batu karang.

Apa destinasi wisata yang ditawarkan pantai ini? Sebagaimana lumrahnya wisata bahari, maka yang menjadi daya tariknya adalah panorama pantai yang indah. Dari bibir pantai kita bisa menyaksikan lanskap pemandangan pantai berhias sampan-sampan para nelayan pencari ikan, atau menyaksikan rimbunnya mangrove yang hijau. Di bagian timur pantai ada jejeran rumah bagang yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan. Rumah bagang ini menjadi daya tarik tersendiri karena konstruksinya yang unik, seperti rumah panggung yang terbuat dari pohon bambu.


Pantai ini sangat cocok untuk liburan melepas kepenatan. Aksesnya cukup mudah karena berada di dekat jalur utama jalan Kamal-Kalianget. Pantainya persis berada di pinggir selatan jalan, sehingga dari dalam kendaraan bisa terpantau. Karena aksesnya yang mudah, pantai ini selalu ramai. Anak-anak muda seringkali datang ke sana untuk menikmati keindahannya. Mereka kadang rombongan dari sebuah komunitas. Pengunjung lainnya berasal dari pejalan jauh yang ingin sekadar istirahat sebentar di tempat tersebut.

Dua tahun terakhir pantai Talang Siring mendapat kucuran dana dari pemerintah. Beberapa infrastruktur telah dibangun untuk mendukung kenyamanan dan keindahannya. Kini sudah ada mushalla, toilet, kantor, lahan parkir, tempat duduk-dukuk, dll. Namun, sayang sekali belum ada fasilitas penginapan. Bagi Anda yang mau menginap, sebaiknya membawa tenda atau bisa menumpang ke rumah warga yang ada di sekitar pantai.

Di Pantai Talang Siring juga sudah banyak orang berjualan. Tidak perlulah Anda berat-berat membawa makanan dari rumah. Terlebih lagi, di sini ada kuliner khas bernama Rujak Lumpur Lapindo. Warung rujak ini selalu diserbu pengunjung, terutama saat hari libur. Mereka ingin menikmati sensasi rujak yang secara bahan sebenarnya tak jauh beda dengan rujak pada umumnya. Bedanya, ada di rasa. Rasa yang beda inilah yang membuat Rujak Lumpur Lapindo banyak penggemarnya.

PETA DIGITAL GOOGLE MAPS DARI ARAH SURABAYA - JEMBATAN SURAMADU MENUJU PANTAI TALANG SIRING - PAMEKASAN

Peta Lokasi menuju Pantai Talang Siring Pamekasan

Untuk bisa menikmati pantai ini, Anda tidak perlu membeli karcis. Jadi, Anda bebas keluar-masuk sesuka Anda. Berikut beberapa tips yang bisa kami bagikan kepada Anda untuk mengunjungi pantai ini:
1. Jika Anda kurang terbiasa dengan panas pantai, sebaiknya bawa topi dan sunblock agar kulit Anda tetap terjaga.
2. Kalau mau menginap, bawalah tenda karena di situ tak ada penginapan ataupun hotel.
3. Jangan lupa bawa kamera, ponsel, dll, untuk merekam momen di pantai ini.
4. Jika ingin mencebur ke laut, jangan lupa pakai sandal biar kaki agar tidak menginjak karang.

Sekian dulu review pantai Talang Siring. Semoga bisa membantu TreTan.