Kuliner Tradisional Kue Bongko Khas Arosbaya - Bangkalan

4/15/2018 Add Comment
Konon katanya masyarakat Madura suka sekali dengan jenis makanan yang asin-asin, betulkah begitu?. Apa jadinya ya kalau di Madura tepatnya di Kabupaten Bangkalan ada sebuah wisata kuliner dengan cita rasa manisnya yang sangat legit di mulut. Penasaran kan? Jadi, beberapa hari yang lalu kami berkesempatan untuk meliput langsung si kue manis ini.

Kue Bongko khas dari Kecamatan Arosbaya Bangkalan, sebenarnya kue manis ini sudah tidak asing di telinga masyarakat sekitar karena rasanya yang enak sekali. Cocok untuk dijadikan camilan bisa juga disuguhkan saat ada tamu yang berkunjung ke rumah. Untuk harganya sendiri sangat murah lho, teman-teman cukup membayar Rp. 3.000,- saja untuk satu bungkus kue Bongko Arosbaya ini.

Jenis kuliner yang satu ini memang terkenal berasal dari Keamatan Arosbaya, entah kalau ada versi serupa dari daerah lainnya. Di Arosbaya sendiri cukup banyak bisa ditemukan namun yang menjadi makanan khas desa ini khas dan favorit ialah, dimana kue manis ini berbentuk seperti bubur namun bentuk serta pengemasan Bongko yang menjadi ciri khas yang berbeda.

Menurut salah satu penjualnya di desa Arosbaya, resep Bongko sendiri diperoleh secara turun temurun kue manis ini dinamakan Bongko karena sebenarnya kue ini awalnya hanya di jual di rumah bukan di warung. Selain itu karena makanan ini hanya di jual di rumah, maka orang mengartikan makanan tersebut makanan rumah, dan arti rumah sendiri dalam bahasa madura yaitu Bungko sehingga dinamakan Bongko.

Nikmatnya Kue Bongko Khas Arosbaya

Untuk teman-teman yang penasaran dapat menikmati makanan khas Arosbaya ini dengan mudah. Tidak akan sulit untuk mencarinya dimana jika hari biasa Bongko biasa di jual di pasar dan ketika bulan ramadhan di warung-warung pinggir jalan desa Arosbaya juga akan mudah ditemui.

Selain sebagai makanan khas Bongko juga salah satu makanan tradisional yang dapat bertahan dan tetap ada meskipun banyak makanan tradisional yang tergeser oleh makanan modern lainnya yang lebih menarik untuk dinikmati.

Kue Bongko Arosbaya
 Foto Kuliner Tradisional Kue Bongko Arosbaya

Kendala yang biasa dihadapi oleh penjual Bongko Arosbaya adalah banyaknya Bongko yang beredar di pasaran itu bukan Bongko asli Arosbaya atau dalam arti yaitu produk tiruan. Maka dari itu perhatian dari instansi atau lembaga terkait sangat dibutuhkan guna meningkat kesejahteraan hidup penjual Bongko Arosbaya.

Tapi teman-teman tidak perlu khawatir untuk membedakan mana Bongko yang asli atau yang palsu. Atas rekomendasi banyak orang akhirnya kami memutuskan untuk membeli kue Bongko ini di dekat Puskesmas Arosbaya. Sebuah warung kecil yang sangat sederhana, mulai buka dari pukul 6 pagi sampai Bongkonya habis terjual.

Oke, selamat menikmati kuliner manis ini ya. Supaya memudahkan teman-teman mencari tempat penjual Bongko kami sudah menautkan Google Mapsnya.

Jadwal dan Harga Tiket Pesawat Bandara Trunojoyo Sumenep

4/14/2018 Add Comment
Transportasi bukan lagi menjadi masalah besar bagi masyarakat Madura untuk bisa bepergian ke luar Madura. Jika beberapa tahun yang lalu akses transportasi untuk keluar pulau hanya bisa menggunakan kapal feri dari pelabuhan Kamal Bangkalan sekarang sudah tidak lagi lho. Pada tahun 2009 kemarin jembatan terbesar di Indonesia mulai bisa beroperasi di Madura.

Jembatan Suramadu seakan menjadi model akses jalan atau transportasi terbaru bagi orang Madura maupun luar Madura. Ke Madura sudah tidak sulit lagi, lebih cepat dan praktis dengan menggunakan Jembatan Suramadu ini. Namun, sayangnya bentuk geografis pulau Madura yang melebar membuat sedikit kesulitan masyarakat Madura yang berada di bagian ujung Timur yakni di Kabupaten Sumenep.

Sedikit informasi, Pulau Madura terbagi menjadi empat Kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan yang paling timur adalah Sumenep. Butuh waktu sekitar 2 -3 jam perjalanan untuk menempuh perjalanan dari Sumenep menuju Bangkalan. Dimana diketahui kalau Jembatan Suramadu ini terletak di ujung barat Madura tepatnya di daerah Labang Kabupaten Bangkalan.

Nah, kali ini teman-teman sudah tidak perlu repot lagi jika ingin bepergian dari Sumenep ke Surabaya atau sebaliknya dari Surabaya ke Sumenep. Bandar Udara Trunojoyo Sumenep sudah resmi melayani penerbangan komersil sejak bulan September tahun 2017 kemarin. Kini perjalanan dari Sumenep menuju Surabaya hanya membutuhkan waktu 35 menit saja.


Jadwal Pesawat Komersil Wings Air Sumenep - Surabaya


Sekarang Pesawat Wings Air melayani penerbangan sebanyak 2x dalam sehari, tentu tidak perlu menunggu lama untuk bisa berangkat menuju Surabaya atau sebaliknya dan tentunya lebih hemat waktu.

Sumenep - Surabaya: 07.00 WIB dan 13.45 WIB
Surabaya - Sumenep: 06.00 WIB dan 12.45 WIB

Harga Tiket Pesawat Komersil Wings Air Sumenep - Surabaya


Untuk harga tiket terbilang sangat murah, mulai dari Rp 227.000 per penumpang Surabaya - Sumenep, sementara rute Sumenep - Surabaya harga tiketnya hanya Rp 179.000 per penumpang, Silahkan akses Traveloka atau Situs Pesan Tiket Online lainnya untuk booking tiket dan melihat harga terkini karna bisa saja harga berubah sewaktu-waktu. 

Untuk sementara Penerbangan hanya melayani hingga Surabaya dan semoga suatu saat bisa lebih besar lagi jangkauannya seperti Jember, Jakarta atau Bali bahkan kelas internasional antar negara sekalipun.

Jadi, bagi teman-teman yang ingin bepergian melalui jalur udara sudah tidak perlu bingung lagi. Tinggal duduk manis di atasa pesawat selama 35 menit kalian sudah akan tiba di Sumenep. Pergi ke berbagai wisata di Sumenep seperti Wisata Pantai Pulau Gili Labak, Pantai Sembilan Gili Genting, Pantai Lombang, Masjid Agung Sumenep dan lain sebagainya.