Obyek Wisata Gua Blaban di Kec. Batumarmar - Pamekasan

7/11/2015

Gua Blaban Pamekasan


Masih terdengar cukup segar ditelinga tentang ditemukannya sebuah gua yang berada di desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan oleh masyarakat setempat saat menggali sebuah sumur dan ternyata disitu terdapat sebuah Gua yang cukup lebar sehingga membuat penasaran masyarakat sekitar maupun luar kabupaten pamekasan untuk datang melihat secara langsung hasil dari proses alam gua blaban.

Bahkan rumor beredar jika dalam gua tersebut terdapat batu akik, padahal kenyataannya ketika Tim Pulau Madura berkunjung kesana tidak dijumpai ada bongkahan batu akik yang dimaksud oleh masyarakat atau mungkin bentukan proses air yakni stalaktit dan stalagmit disebut-sebut sebagai bongkahan batu akik.


Didalam Gua terdapat banyak stalaktit dan stalagmit berwarna putih serta berkilau saat sebuah sinar diarahkan ke batuan tersebut. Tentu butuh bertahun-tahun bahkan ratusan tahun untuk agar terbentuk sebuah stalaktit dan stalagmit sehingga bisa menjadi besar seperti sekarang.

Berikut penjelasan mengenai Stalaktit dan Stalagmit:
Stalaktit (bahasa Yunani: σταλάσσω, stalasso, artinya "yang menetes") adalah jenis speleothem (mineral sekunder) yang menggantung dari langit-langit gua kapur. Ia termasuk dalam jenis batu tetes (bahasa Inggris: dripstone).

Stalaktit terbentuk dari pengendapan kalsium karbonat dan mineral lainnya, yang terendapkan pada larutan air bermineral. Batu kapur adalah batuan kalsium karbonat, yang dilarutkan oleh air yang mengandung karbon dioksida, sehingga membentuk larutan kalsium bikarbonat.Wikipedia Stalaktit

Stalagmit adalah pembentukan gua secara vertikal (tumbuh dari bawah ke atas).[1] Stalagmit terbentuk dari kumpulan kalsit yang berasal dari air yang menetes.[2] Stalagmit ditemukan di lantai gua, biasanya langsung ditemukan di bawah stalaktit.[1] Mineral yang dominan dalam pembentukan stalagmit adalah kalsit (kalsium karbonat).[3] Mineral lainnya meliputi karbonat lain, opal, kalsedon, limonit dan beberapa sulfida.[3] Wikipedia Stalagmit

Untuk memasuki Obyek Wisata Gua Blaban, TreTan diharuskan merogoh uang sebesar Rp. 20.000 sebagai karcis masuk. Kemudian menuju sebuah sumur yang terdapat tangga besi melingkar hingga mencapai dasar gua dengan jarak sekitar 4 meter.

Didalam gua, udara terasa cukup pengap dikarnakan kurangnya ventilasi untuk keluar masuk oksigen serta suhu didalam gua yang cukup hangat. Semua akan terbayar ketika melihat cantiknya bebatuan stalaktit dan stalagmit yang terdapat didalam Gua.

Disitu terdapat penjaga gua yang siap memberikan info mengenai seputar keberadaan dari awal ditemukan hingga seperti sekarang yang dijadikan obyek wisata untuk masyarakat lokal maupun luar pamekasan.

VIDEO OBYEK WISATA GUA BLABAN, DESA BLABAN, KEC. BATU MARMAR
KABUPATEN PAMEKASAN


Tour Travel Pulau Madura

Sebarkan

Komentar Facebook

Artikel Terkait

Previous
Next Post »