Wisata Kuliner Campor Lorjuk Khas Kabupaten Pamekasan

12/28/2016 Add Comment
Berkunjung ke Kabupaten Pamekasan rasanya kurang lengkap jika teman-teman tidak mencoba wisata kuliner yang ada disana. Salah satunya adalah Kuliner Campor Lorjuk yang katanya hanya ada di Kabupaten Pamekasan saja tepatnya di Kecamatan Pademawu. Buat kalian yang asli berasal dari Pamekasan pasti tidak heran dengan kuliner yang satu ini bukan ?.

Tapi sebelum kami menjelaskan apa itu Campor Lorjuk ? seperti apa bentuknya dan bagimana rasanya, sekarang teman-teman harus tahu apa itu Lorjuk ?. Bahan utama dari Campor Lorjuk tentu adalah Lorjuk itu sendiri. Lorjuk adalah sejenis kerang laut yang banyak ditemukan di tepi pantai pesisir Madura.


Bentuknya yang panjang seperti bambu sehingga Lorjuk juga dikenal dengan kerang bambu atau kerang kuku. Jenis kerang bambu ini bisa teman-teman temukan saat air laut sedang surut yang berada di bawah pasir pantai. Untuk bisa mendapatkan kerang bambu bukanlah pekerjan yang mudah, Kenapa ? karena butuh kesabaran, kejelian dan keahlian juga.

Campor Lorjuk sendiri kalau dilihat sekilas seperti Soto, tapi kali ini sotonya berbahan Lorjuk. Satu porsi Campor Lorjuk terdiri dari irisan lontong, mie soun yang sudah dimasak, kacang (Oto’) yang dimasak dengan bumbu manis, kecambah goreh, remahan peyek, kemudian disiram dengan kuah Campor Lorjuk dan tidak lupa diberi taburan Lorjuk yang sudah dimasak dibagian atasnya sebagai topping.
Kuah gurih dari Campor Lorjuk sendiri semakin khas dengan campuran petis yang juga terbuat dari kerang bambu. Petis Lorjuk sendiri cukup terkenal di tengah-tengah masyarakat Madura, rasanya yang asin dan gurih sempurna. Panganan yang satu ini biasa disediakan jika ada tamu penting yang datang karena dirasa sangat spesial.

Harga Campor Lorjuk


Ada satu rahasia yang membuat kuah Campor Lorjuk ini terasa sangat berbeda dengan kuah lainnya. Yakni air rebusan kerang bambu ( kerang kuku ) yang membuat perbedaan rasa antara soto- soto biasa dengan campor lorjuk. Setelah lorjuk sudah dipastikan bersih secara keseluruhan, kemudian direbus lagi dengan air rebusan tadi.
Untuk menambah cita rasa, lalu dicampur bersama dengan racikan bumbu lengkap secukupnya, yang terdiri dari bawang merah, cabe merah, merica, bawang putih, pala, jahe dan juga garam. Menurut penjelasan dari salah satu penjualnya, Campor Lorjuk tidak lagi membutuhkan campuran penyedap buatan karena rasa gurih kuahnya yang berasal dari rebusan Kerang Bambu sudah sangat gurih.

Harga satu porsi Campor Lorjuk ini berkisar Rp. 5.000,- sampai Rp. 7.000,- sangat murah dan terjangkau. Kami merekomendasikan panganan ini untuk teman-teman pecinta kuliner terutama kuliner dengan rasa gurih yang juara. Penasaran ? segera datang ke Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan dan nikmati langsung rasa gurih dari Campor Lorjuk ini ya.

Tips Merencanakan Liburan Tahun Baru Dengan Mudah dan Murah

12/20/2016 Add Comment
Tahun baru, hampir semua orang begitu antusias untuk menyambut dan merayakannya. Momen yang hanya sekali setahun ini memang menjadi momen berharga dimana semua orang mengharapkan merayakannya secara spesial di suatu tempat. Namun, tidak semua orang bisa merencanakan momen liburan tahun baru dengan baik.

Alih-alih lancar dan menyenangkan, liburan tahun baru bisa-bisa menjadi liburan yang menyebalkan karena persiapan yang kurang matang. Apalagi jika pada acara liburan tahun baru tersebut Anda mengajak serta keluarga atau teman-teman yang jumlahnya tak sedikit. Sebagai antisipasi agar liburan tahun baru tetap menyenangkan sesuai harapan, ada baiknya apabila Anda membuat catatan mengenai apa saja yang mungkin diperlukan untuk merealisasikan liburan nanti.


Mulai dari hal paling utama hingga hal yang paling kecil yang mungkin sering Anda lupakan, namun justru juga penting. Nah, untuk memaksimalkan momen liburan agar menjadi momen yang berkualitas, maka tips-tips kali ini diharapkan dapat membantu. Berikut adalah tips merencanakan liburan tahun baru dengan mudah dan murah.

1. Menentukan Moda transportasi yang Hemat Waktu

Momen tahun baruan sudah pasti dinantikan banyak orang. Oleh karena itu, Anda tidak hanya perlu memastikan dari jauh-jauh hari akan merayakan tahun baruan nati di mana, tapi juga menentukan moda transportasi apa yang nanti digunakan.

Mengingat waktu liburan tahun baru pada umumnya hanya sebentar, bagi Anda yang berencana liburan ke tempat yang cukup jauh, maka akan lebih baik jika Anda memilih moda transportasi yang bisa menghemat waktu perjalanan, seperti pesawat, sehingga waktu liburan tidak habis untuk perjalanan saja.


Cara mudah dan murah untuk membeli tiket pesawat pun bisa Anda lakukan, contohnya seperti membeli tiket pesawat dari maskapai yang terkenal memiliki tarif rendah, seperti airasia. Maskapai tersebut termasuk salah satu maskapai yang recommended dan sering digunakan para traveler, selain karena harga tiketnya yang lebih hemat, airasia juga punya banyak pilihan destinasi. Jika ingin mengetahui apakah destinasi Anda termasuk dalam rute destinasi airasia atau tidak, Anda bisa klik di sini untuk mengeceknya.

2. Menentukan Kapan Waktu yang Baik Untuk Membeli Tiket

Bagi Anda yang berencanakan pergi berlibur menggunakan moda transportasi pesawat, maka hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah menentukan kapan waktu yang baik untuk membeli tiket. Para traveler sepakat bahwa tiket pesawat biasanya jauh lebih murah ketika jauh dari peak season. Dan, waktu yang paling baik, yaitu 6 atau 8 minggu sebelumnya. Hal ini juga berguna untuk menghindari kemungkinan Anda kehabisan tiket.


3. Memilih Tempat Wisata

Pemilihan tempat wisata sebaiknya dipikirkan baik-baik dan disesuaikan dengan bersama siapa Anda akan pergi. Jika Anda berencana pergi bersama teman-teman, mungkin Anda bisa lebih leluasa memilih tempat wisata. Berbeda jika Anda pergi bersama keluarga dan anak-anak, maka tempat wisata pun harus yang jauh lebih ramah anak.


4. Memilih Paket Pesawat dan Hotel

Tips jitu yang mungkin jarang terpikirkan adalah, Anda bisa menekan biaya liburan dengan memesan paket tiket pesawat dan hotel. Saat ini, banyak juga maskapai penerbangan yang bekerja sama dengan pihak hotel. Para traveler juga banyak yang sudah menerapkan cara ini dan terbukti efektif untuk menekan biaya yang cukup banyak, bahkan bisa menghemat beberapa juta.

5. Menyiapkan Dana Berlibur Dari Jauh-Jauh Hari

Tips berikutnya adalah dengan mempersiapkan dana berlibur dari jauh-jauh hari. Entah Anda berniat berlibur dengan sederhana ataupun mewah, Anda tetap butuh mempersiapkan dananya. Maka dari itu, mulailah sisihkan dana sedikit demi sedikit untuk mencukupi rencana liburan Anda supaya Anda bisa mendapatkan liburan tahun baru yang berkualitas.

6. Memanfaatkan Jasa One Day Tour

Meskipun tujuan utamanya adalah merayakan malam tahun baru, namun Anda pasti tidak begitu saja ingin melewatkan keesokan harinya tanpa berjalan-jalan, bukan? Nah, oleh karena itu, Anda perlu bijak dalam memperhitungkan biaya yang diperlukan untuk menjangkau satu objek wisata ke objek wisata lainnya.

Untuk memaksimalkan liburan tahun baru yang mudah dan murah, Anda bisa memanfaatkan paket wisata di destinasi tujuan liburan. Menggunakan paket tur bisa lebih memangkas biaya dibandingkan Anda pergi sendirian menggunakan transportasi umum untuk menjangkau setiap objek wisata.

Selain itu, biaya masuk yang diterapkan di setiap objek wisata juga biasanya menjadi lebih murah jika Anda termasuk ke dalam rombongan wisatawan. Dan, tentunya dengan memanfaatkan paket tur, Anda bisa duduk santai tanpa harus repot membawa peta dan bertanya-tanya pada warga setempat untuk bisa sampai ke objek wisata yang dituju.


7. Memanfaatkan Kartu Mahasiswa

Pernah terpikirkan bagaimana Anda bisa menghemat biaya untuk masuk ke objek wisata di kota lain ataupun di luar negeri? Para traveler banyak yang sudah mencoba cara ampuh yang satu ini, yaitu dengan meminjam kartu mahasiswa setempat. Menggunakan kartu mahasiswa biasanya menjadi cara andalan untuk mendapatkan harga diskon. Tak tanggung-tanggung, di beberapa tempat jika Anda menunjukkan kartu mahasiswa, Anda bisa saja mendapat diskon hingga 50%.


8. Membawa Barang-barang Seperlunya

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat Anda berlibur ke suatu tempat, Anda pasti tak bisa menahan diri untuk berbelanja, entah untuk diri sendiri ataupun berbelanja souvenir. Namun, Anda perlu bijak juga dalam membawa banyak barang, terutama jika Anda bepergian menggunakan pesawat.

Pesawat memiliki batas maksimal bagasi, sehingga jika Anda terlalu banyak membawa barang, bukannya hemat Anda justru bisa saja membuat ‘kantong Anda bolong’ karena harus membayar ruang bagasi untuk kelebihan beban yang Anda bawa. Maka dari itu, pikirkan juga barang penting apa saja yang sangat perlu dibawa dan mana yang tidak terlalu penting, supaya Anda tetap bisa puas berbelanja di tempat Anda berlibur.


Itulah beberapa tips merencanakan liburan tahun baru dengan mudah dan murah. Semoga Anda bisa merealisasikan liburan tahun baru yang menyenangkan dan berkualitas, serta hemat tentunya. Selamat merencanakan liburan, traveler.

Menduniakan dan Membangun Madura oleh Blogger Madura dan BPWS

12/18/2016 Add Comment
Mimpi untuk bisa memperkenalkan Madura kepada dunia luar bukan lagi sekadar mimpi. Hal ini telah dibuktikan oleh teman-teman dari Komunitas Blogger Plat-M yang bekerjasama dengan pihak Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) beberapa minggu yang lalu. Kegiatan ini jelas tidak kita sia-siakan begitu saja, Tim Gerbang Pulau Madura juga turut berpartisipasi meramaikan kegiatan yang berlangsung selama empat hari mulai tanggal 22 – 26 November 2016

Lalu bagaimana cara yang dilakukan untuk bisa memperkenalkan Madura kepada dunia luar ?. Dengan memanfaatkan dunia maya yang menjadi acuan pertama masyarakat dalam menerima berbagai berita maupun informasi. Komunitas Blogger Plat-M mengudang sekitar 40 blogger yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia untuk turut serta meramaikan kegiatan ini dengan Hastag #MenduniakanMadura dan #JejakBPWS


Ke 40 Blogger Nasional tersebut diajak untuk berkeliling Madura dan melihat apa saja potensi yang ada di Madura. Hal terpenting lagi mereka akan tahu bahwa BPWS berperan utama dalam pengadaan beberapa pembangunan infrastruktur yang ada di Madura. Selama empat hari kemarin para blogger bisa leluasa melihat Madura dari dekat untuk mereka tulis dalam blog pribadi bukan hanya itu para blogger diminta untuk meramaikan kegiatan ini pada setiap akun media sosial yang mereka miliki.

Blogger Diajak Melihat 3 Kawasan Pembangunan BPWS

Hal ini diharapkan bisa memberikan satu gebrakan dalam dunia maya bahwa Madura siap dikenal dimana saja. Ada beberapa kunjungan peserta yang menjadi titik utama untuk dipromosikan di media sosial. Beberapa kawasan tersebut sedang dalam proses pengembangan dan beberapa lainnya memang sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.


Badan Pelaksana BPWS telah melakukan berbagai kegiatan pengelolaan dan pembangunan infrastruktur wilayah yang dilaksanakan di 3 (tiga) kawasan.

1. Kawasan Kaki Jembatan Sisi (KKJS) Surabaya (600 Ha).
2. Kawasan Kaki Jembatan Sisi (KKJS) Madura (600 Ha).
3. Kawasan khusus di Utara Pulau Madura (600 Ha).

Kawasan Kaki Jembatan Sisi Surabaya (KKJSS) dan Kawasan Kaki Jembatan Sisi Madura (KKJSM) dikembangkan untuk mendorong perkembangan ekonomi, sedangkan kawasan khusus di Utara Pulau Madura untuk pengembangan kawasan Pelabuhan Peti Kemas. Para peserta diajak melihat langsung ketiga kawasan yang masih dalam proses pembangunan tersebut.

Bukan hanya berkunjung ketiga kawasan utama tersebut tapi para blogger juga diajak untuk menikmati beberapa kawasan pariwisata yang juga dibangun dan dikembangkan oleh BPWS. BPWS juga memberikan perhatiannya kepada kawasan pariwisata yang ada di Madura yang berpotensi untuk bisa menarik masyarakat luar supaya datang ke Madura.

Menyusuri Kawasan Pesisir Pantai Utara di Madura

Hari pertama para blogger diantar untuk menikmati kawasan pesisir pantai utara di Madura. Kawasan ini memang menjadi pilihan kedua untuk bisa berkeliling Madura, bisa dikatakan pesisir utara ini akses transportasi jalan tercepat bila dibandingkan saat kita melewati jalan utama menembus 4 Kabupaten yang ada di Madura.

Di Pesisir Utara sendiri ada pembangunan kawasan peti kemas dan para blogger diajak masuk ke dalam tapi masih sebatas di rest area saja. Kemudian perjalanan dilanjut menuju kawasan wisata Hutan Kera Nepa dan Pantai Nepa, disanalah para blogger dan panitia menginap semalam untuk bisa menggali potensi Nepa lebih banyak lagi.

Selama semalam berada di Nepa, blogger diajak untuk berkomunikasi langsung dengan para masyarakat dan beberapa petinggi yang ada disana. Mereka mendapat penjelasan dari Kepala Desa langsung mengenai kawasan wisata Nepa. Selain Kepala Desa, juga hadir perwakilan dari BAPPEDA Sampang dan perwakilan dari pihak BPWS sendiri.

Keesokan paginya para blogger diajak untuk menikmati indahnya pantai Nepa yang masih alami dan memasuki Hutan Kera Nepa. Pada saat itu juga diadakan game khusus untuk bisa menyegarkan suasana dan bertujuan supaya panitia dengan blogger lebih dekat lagi. Setelah semua selesai dilanjut sarapan pagi yang disediakan khusus oleh para masyarakat sekitar langsung.

Menu sarapan yang disediakan adalah menu makanan yang biasa disantap oleh masyarakat sekitar sehari-harinya. Setelah selesai sarapan semua blogger dan panitia berpamitan untuk kembali melanjutkan perjalanan yakni destinasi wisata kedua Air Terjuan Toroan yang berada sekitar 5 Km dari kawasan Nepa.

Air Terjuan Toroan dan Pelabuhan Pasongsongan

Sama seperti kawasan wisata lainnya yang ada di Madura, Air Terjun Toroan diam-diam menyimpan keindahan alam yang begitu mengagumkan. Ditambah pemandangan aliran air terjun yang langsung turun ke laut berhasil membuat para blogger berdecak kagum. Menurut beberpa informasi yang kita dapat bahwa Air Terjun Toroan ini merupakan air terjun terbesar yang ada di Madura sementara ini.

Setelah puas menikmati indahnya kawasan Air Terjun Toroan rombongan pun kembali melanjutkan perjalanan yakni menuju Pelabuhan Pasongsongan yang masuk ke dalam Kabupaten Sumenep. Di Pelabuhan Pasosongan ini merupakan tempat aktivitas jual beli ikan, ada banyak nelayan yang langsung menjual dan memasok hasil tangkapan mereka jadi tidak heran kalau kawasan ini ramai dengan para penjual ikan.

Menyeberang Menuju Pulau Gili Iyang

Setelah selesai melihat aktivitas jual beli yang ada di Pelabuhan Pasongsongan, perjalanan hari kedua dilanjut menyusuri daerah pantai utara. Perjalanan kami pun berhenti di Pelabuhan Dungkek untuk menyeberang menuju Pulau Gili Iyang. Di Gili Iyang nanti semua peserta dan panitia akan kembali bermalam dan tentunya melihat apa saja infrastruktur yang telah dibangun BPWS disana.

Menggunakan perahu motor selama 45 menit perjalanan dimulai hingga akhirnya semua tiba di Gili Iyang. Disana para blogger dan panitia akan diangkut dengan dorkas untuk bisa mengelilingi Gili Iyang yang memiliki luas sekitar 9,15 Km tersebut. Akses jalan utama yang dipaving adalah bentuk pembangunan yang dilakukan oleh BPWS. Tentunya jalan utama tersebut sangat membantu aktivitas masyarakat sekitar sehari-hari.

Para rombongan diantar menuju Home Stay yang sudah disediakan oleh panitia dan masyarakat sekitar untuk menyimpan barang bawaan dan beristirahat sebentar. Kemudian dilanjut untuk makan siang di salah satu rumah warga dan disana kembali terjalin keakraban para peserta, panitia dan masyarakat sekitar. 

Perlu diketahui pula bahwa Home Stay di Pulau Gili Iyang juga dibangun oleh BPWS untuk para pengunjung yang akan berwisata ke Pulau Gili Iyang dan pengelolaannya diserahkan kepada Masyarakat sekitar.

Masuk Ke Gua Mahakarya dan Lanjut Bermalam di Home Stay Gili Iyang

Setelah selesai makan siang para blogger diberikan pilihan untuk destinasi wisata selanjutnya yakni Gua Mahakarya atau Beto Cangge. Beberapa blogger antusias dan bersemangat untuk bisa ke Batu Cangge namun akhirnya dibatalkan karena mengingat cuaca saat itu tidak memungkinkan untuk menuju kesana.

Akhirnya semua blogger diajak masuk ke Gua Mahakarya, perlu diketahui bahwa Pulau Gili Iyang sendiri memiliki beberapa kawan wisata alam yang indah selain kawan utamanya yakni Titik Oksigen. Selama berada di dalam gua yang diantar langsung oleh penjaga gua, para blogger bisa dengan bebas mengexplore semua hal yang ada di dalamnya.

Pintu masuk gua yang sempit dan beberapa terowongan yang ada di dalam gua yang hanya bisa dilewati dengan cara merunduk saja menjadi satu hal yang sangat menyenangkan bagi wisatawan. Karena rasa lelah sudah mulai datang menyapa, perjalanan hari kedua pun berakhir dan semua rombongan kembali ke Home Stay untuk beristirahat.

Home stay yang kami tempati ternyata merupakan titik oksigen kedua yang ada di Pulau Gili Iyang. Menurut informasi yang kami terima dari masyarakat sekitar bahwa waktu terbaik untuk bisa merasakan segarnya oksigen disana adalah pukul 2 pagi. Jadi, waktu tersebut tidak disia-siakan, banyak blogger yang sudah bangun terjaga untuk bisa menikmati sejuknya oksigen yang ada di Gili Iyang.

Sarapan Pagi di Pantai Ropet dan Melihat Fosil Ikan Paus

Pagi harinya para blogger diajak untuk sarapan di sekitar Pantai Ropet, pantai ini merupakan salah satu kawasan wisata yang ada di Gili Iyang. Sebelum menuju ke pantai, disempatkan untuk melihat fosil ikan paus yang pernah terdampar di Gili Iyang. Fosil tersebut disimpan dan menjadi tontonan bagi wisatawan yang kesana.


Sarapan di tepi jurang pantai Ropet ini memberikan kesan yang paling diingat oleh semua blogger. Menikmati sunrise, suara kicauan burung, deburan ombak yang menggulung dan angin sepoi-sepoi menambah akrab suasana pagi itu. Kembali masyarakat sekitar menyiapkan menu sarapan pagi untuk blogger dan panitia.

Tidak banyak waktu yang kami miliki untuk bisa menggali berbagai potensi yang ada di Gili Iyang. Sekitar pukul 8 pagi dua perahu motor kembali mengangkut kami menuju Pelabuhan Dungkek setelah berkemas. Hari ketiga ini agenda para blogger cukup padat, ada tempat selanjutnya yang sudah menanti.

Budidaya Rumput Laut dan Bandara Trunojoyo Sumenep

Setibanya kembali di Pelabuhan Dungkek kemudian para blogger kembali naik bus dan melanjutkan perjalanan menuju kawasan budidaya rumput laut yang berada di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep atau sekitar 10 Km dari Pelabuhan Dungkek. Disana semua blogger diajak untuk melihat langsung proses budidaya rumput laut yang dikelola langsung oleh masyarakat sekitar.

Waktu itu banyak rumput laut yang sedang dijemur di bawah terik matahari, hal tersebut menarik perhatian blogger untuk kembali mereka liput. Disana juga kami bisa mencicipi sajian berupa puding yang terbuat dari rumput laut yang dihasilkan oleh masyarakat yang membudidayakan rumput laut.

Tidak lama kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Bandara Trunojoyo Sumenep. Bandara ini menjadi satu-satunya akses transportasi udara yang bisa digunakan jika kita akan bepergian menuju Sumenep dan beberapa daerah sekitar seperti Pulau Bawean. Jadi, jika ada teman-teman yang ingin berkunjung ke Sumenep dan tidak ingin melewati jalan panjang yang membutuhkan waktu sekitar 4 jam bisa mengunakan pesawat yang menuju Bandara Trunojoyo. 

Rencananya BPWS akan memperlebar jalan akses menuju Bandara Trunojoyo, semoga program ini bisa terealisasi segera demi kenyamanan semua orang yang akan bepergian maupun datang ke Kabupaten Sumenep melalui pesawat yang ada di Bandara Trunojoyo Sumenep.

Desa Batik Klampar di Kabupaten Pamekasan

Menujungi wisata alam dan melihat beberapa pembangunan infrastruktur BPWS, kali ini para blogger diajak untuk mengunjungi kawasan budaya yakni Desa Batik Klampar. Kembali BPWS memiliki peran utama dalam pembangunan desa ini, yakni membangun akses jalan dan penerangan di sekitar jalan utama Desa Klampar.

Disana juga teman-teman blogger bia melihat langsung proses pembuatan batik Klampar yang sudah terkenal itu. Hampir semua pemilik galeri batik yang ada di Madura mengambil batik dari Desa Klampar ini. Bapak Ahmadi selaku pemili Batik Klampar mentyambut rombongan blogger dengan antusias. Para blogger juga diajak masuk ke dalam galeri yang tersedia disana.

Ada banyak sekali koleksi batik yang sudah dihasilkan oleh para ibu-ibu pembatik di Desa Klampar. Dengan varian motif, corak, bahan dan tentunya harga yang sangat bervariasi, mulai dari puluhan ribu sampai puluhan juta tersedia disana. Bapak Ahmadi juga menjamu blogger dan panitia yang datang berkunjung pada saat itu.

Setelah selesai makan siang dan membeli beberapa batik dari galeri, para rombongan blogger dna panitia melanjtkan perjalanan menuju Kabupaten Bangkalan. Malamnya para rombongan akan menginap disana tepatnya di Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Menjadi tempat terakhir persinggahan para blogger dalam menapaki jejak BPWS di Madura.

Desa Kwanyar Syarat Keunikan dan Religius

Menempuh perjalanan darat sekitar 90 Km dari Desa Klampar cukup memakan waktu, Kamis malam akhirnya rombongan tiba di kantor Kecamatan Kwanyar dan disambut meriah oleh banyak masyarakat sekitar juga jajaran Dinas dari Kecamatan Kwanyar

Setelah mendapat sambutan dan mencicipi makanan khas Kwanyar rombongan dipersilahkan untuk sholat di Masjid Cendana yang berada tepat didekat makam Sunan Cendana, salah satu tokoh penting di Kwanyar dan Madura. Adanya makan Sunan Cendana ini menjadikan desa Kwanyar sebagai desa yang cukup religius.

Malamnya, semua blogger dan panitia disediakan tempat untuk bermalam di rumah penduduk. Pada malam terakhir setelah santap malam, blogger diperlihatkan bagaimana cara menggoreng krupuk udang tanpa minyak. Beberapa blogger lainnya berdiskusi dengan petinggi dan sesepuh di Desa Kwanyar.

Hadir juga pejabat DPRD Pariwisata malam itu, tentunya diskusi ringan berjalan cukup menarik dan banyak informasi mengenai pariwisata Bangkalan yang bisa didapat. Menjelang tengah malam, semua dipersilahkan untuk beristirahat, semalaman hujan mengguyur desa Kwanyar tanpa henti sampai pagi hari.

Setelah sarapan pagi, rombongan bersiap-siap untuk kembali menuju kawasan selanjutnya.Sekitar pukul 8 pagi rombongan blogger dan panitia berangkat, yakni menuju kawasan Universitas Trunojoyo Madura.

Kembali menapaki Jejak BPWS di kawasan kampus terbesar di Madura tersebut, berupa pembangunan akses jalan umum untuk bisa masuk ke area kampus. Dari dalam bus para blogger melihat jalan yang sudah dibangun dan beberapa titik yang masih dalam proses pembangunan. Akses jalan ini memudahkan semua orang juga masyarakat sekitar untuk bisa sampai ke UTM.

Perjalanan Terakhir Menapaki Jejak BPWS

Perjalanan terakhir kami berujung pada Galeri Oleh-Oleh khas Madura yakni Tresna Art. Bagi teman-teman yang asli Bangkalan tentu tidak akan asing lagi dengan tempat ini. Tresna Art menjadi salah satu tujuan wisata utama yang ada di Madura khususnya Bangkalan sendiri. Setiap harinya bahkan di akhir pekan banyak wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi galeri yang di dalamnya kental dengan aksitektur Madura ini.

Akhirnya perjalanan kami menapaki Jejak BPWS selama 4 hari selesai sudah. Ada banyak pengalaman baru, informasi dan pelajaran dari perjalanan panjang ini. Blogger pun semakin tahu Madura dan semua potensi yang ada disini termasuk bagaimana BPWS berperan penting dalam membantu pembangunan wilayah Madura.

Menduniakan Madura bukan lagi mimpi, semakin kesini Madura banyak dikenal oleh masyarakat dari berbagai daerah. Peran serta Blogger dalam tulisan mereka menjadi harapan baru untuk bisa memperkenalkan Madura. Terima kasih yang tidak terhingga untuk BPWS, semoga semakin banyak lagi pembangunan di Madura.

Terima kasih juga untuk teman-teman dari Komunitas Blogger Plat-M karena kalian juga nih, Madura semakin dikenal dan menarik wisatawan untuk datang berkunjung. SEMOGA MADURA MAKIN MENDUNIA!!

Wisata Pantai Sembilan di Pulau Gili Genting - Sumenep

12/08/2016 Add Comment
Kepulauan yang berada dalam wilayah Kabupaten Sumenep selalu berhasil membuat para wisatawan berdecak kagum melihat keindahannya. Setelah beberapa tahun terakhir Pantai Pulau Gili Labak menjadi perhatian hampir semua masyarakat Indonesia sekarang teman-teman akan kembali dibuat terkejut dengan salah satu pulau yang lainnya.

Pulau Gili Genting termasuk dalam daftar kepulauan yang ada di Sumenep, lalu ada apa saja di Pulau Gili Genting ini ?. Buat teman-teman yang suka sekali dengan pantai dan ingin berwisata ke pantai yang memiliki panorama sangat indah kalian harus datang ke Pantai Sembilan yang ada di Pulau Gili Genting Kabupaten Sumenep.


Pantai Sembilan terletak di Desa Bringsang Kecamatan Kepulauan Gili Genting Kabupaten Sumenep. Untuk bisa sampai di Gili Genting teman-teman harus menyeberang dari pelabuhan Saronggi dengan menggunakan perahu layar bermotor. Bagi kalian yang baru pertama kali menyeberang ke Gili Genting jangan khawatir karena perahu motor ini aman digunakan.

Perjalanan menyeberangi laut akan ditempuh waktu sekitar 45 menit dari Pelabuhan Saronggi. Selain itu biaya menyeberang menggunakan motor cukup terjangkau yakni Rp. 10.000,- per orangnya. Di atas perahu kita juga bisa menikmati keindahan laut yang mengelilingi Kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep. Perahu motor yang menyeberang menuju Gili Genting juga selalu ada setiap harinya dari pagi sampai sore hari.

Pantai Sembilan, Surga Tersembunyi di Gili Genting 


Laut yang biru, air pantai yang bening, pasirnya yang putih dengan hembusan angin sepoi-sepoi merupakan paduan yang sangat pas bagi teman-teman yang memimpikan liburan dengan suasana tenang. Panorama keindahan pantai Sembilan bukan hanya bisa kalian nikmati dari atas saja lho, tapi teman-teman bisa terjun langsung menikmati pantai dari bawah.

Ayunan menikmati di Pulau Gili Genting

Sebagai catatan saja, bahwa panorama bawah pantai Sembilan berbeda dengan yang ada di Gili Labak. Apa yang membedakan ? di pantai Sembilan ini jarang ditumbuhi oleh terumbu karang bahkan hampir tidak ada. Jadi, selama melakukan snorkeling teman-teman tidak perlu takut menginjak terumbu karang maupun terluka.
Lalu, kenapa disebut dengan Pantai Sembilan ? Jika dilihat dari atas ketinggian pinggiran pantai ini akan membentuk angka sembilan. Namanya yang unik memudahkan kita untuk mengingatnya, selain panorama keindahan yang ada disana.

Berbicara tentang panorama alam yang ada di sekitar Pantai Sembilan juga tidak kalah mengagumkan. Pohon yang rindang dan masih terbilang sangat asri, banyak orang yang bilang kalau Pantai Sembilan ini Hawainya Sumenep. Bisa dipastikan disana teman-teman akan merasa sangat nyaman dan ingin kembali lagi.

Tempat berteduh di Pantai Sembilan - Gili Genting

Untuk fasilitas umum yang ada di Pantai Sembilan sampai saat ini masih belum tersedia Home Stay maupun penginapan untuk wisatawan. Jadi, jika ingin berlibur ke Pantai Sembilan tidak disarankan untuk bermalam disana kecuali teman-teman membawa tenda untuk didirikan di sekitar pantai bersama keluarga maupun sahabat.

LETAK PANTAI SEMBILAN DI PULAU GILI GENTING


Mungkin teman teman banyak yang bertanya seputar lokasi atau letak Pantai Sembilan ini, seperti judul diatas bahwa pantai ini terletak di Kabupaten Sumenep dan untuk bisa mencapai kesana bisa sewa mobil Surabaya silahkan transit dulu di Pelabuhan Tanjung menggunakan transportasi perahu karna jaraknya yang cukup dekat dengan Gili Genting dan hanya membutuhkan waktu tidak sampai 1 jam saja.

Lalu, apalagi yang bisa kami ceritakan untuk teman-teman kecuali saran agar kalian segera luangkan waktu untuk langsung datang ke Wisata Pantai Sembilan. Pastikan juga kalau rencana liburan kalian sudah terisi jadwal mengunjungi Pantai Sembilan ya. Selamat berlibur dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan kesopanan selama berlibur.

VIDEO WISATA PULAU GILI GENTING - SUMENEP


INFO TRAVEL GUIDE PULAU GILI GENTING

087850035899 via WhatsApp | [email protected]

Nikmatnya Kuliner Rujak Selingkuh di Kabupaten Sumenep

12/06/2016 Add Comment
Wisata kuliner ke Madura jangan lupa untuk sempatkan waktu ke Kabupaten Sumenep. Ada apa saja disana ? sebagai salah satu Kabupaten yang ada di Madura, Sumenep memiliki banyak jenis wisata kuliner yang patut untuk dicoba. Salah satunya adalah kuliner Rujak Selingkuh, mendengar nama kuliner ini pastinya teman-teman akan terkejut karena sangat aneh dan tentu tidak biasa.

Sama seperti rujak pada umumnya, Rujak Selingkuh ini terbuat dari campuran kacang dan petis khas Madura dengan potongan buah-buahan dan tidak lupa lontong. Lalu apa sih yang membuat Rujak Selingkuh bisa berbeda dengan rujak pada umumnya ?. Tim Gerbang Pulau Madura beberapa waktu yang lalu berkesempatan untuk mencicipi dan melihat langsung Rujak Selingkuh ini.

Rujak Selingkuh Sumenep

Ternyata yang membedakan Rujak Selingkuh dengan jenis rujak lainnya adalah adanya campuran kuah soto Babat yang ada di dalamnya. Jika teman-teman ingat dengan Rujak Soto sebenarnya tidak berbeda jauh namun, kuah yang digunakan berasal dari kuah soto Babat. Selain itu ada campuran Singkong yang ditumbuk lalu dikukus dan dipotong-potong kecil.

Untuk keseluruhan rasa Rujak Seingkuh ini sangat gurih dan lezat, untuk rasa pedasnya bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Nah, yang paling spesial adalah tambahan taburan kacang putih yang digoreng bersama campuran gula sehingga menghasilkan rasa yang manis juga kriuk-kriuk saat disantap di mulut.


HARGA RUJAK SELINGKUH

Satu porsi Rujak Selingkuh seharga Rp. 13.000 tapi teman-teman jangan kaget karena dengan harga tersebut kita sudah bisa mendapat satu porsi penuh. Jadi, buat teman-teman yang sedang lapar sangat cocok untuk memesan satu porsi full Rujak Selingkuh ini. Jika teman-teman penasaran dengan rasa unik dari Rujak Selingkuh kalian hanya bisa mendapatkan di Kabupaten Sumenep saja.

Warung Rujak Selingkuh ini berada di tengah kota Sumenep tepatnya di Jalan Dr. Wahidin Pajagalan Sumenep. Letaknya cukup strategis dan dekat dengan beberapa penginapan dan hotel yang ada di Sumenep. Lebih jelasnya lagi teman-teman bisa langsung datang ke Warung Rujak Selingkuh dan mencicipinya langsung.

Khusus bagi kalian para pecinta kuliner harus sempatkan waktu untuk datang mencoba kuliner unik yang satu ini.

Cara Mengatasi Mabuk Laut saat Berlayar dengan Perahu

12/02/2016 Add Comment
Salah satu syarat penting untuk bisa nyaman menikmati liburan adalah tubuh yang sehat dan kodisi prima. Kalau tubuh sedang tidak fit sangat disarankan untuk tidak melakukan perjalanan wisata. Teman-teman pasti sering mendengar istilah mabuk laut maupun mabuk darat bukan ? Atau jangan-jangan pernah merasakannya langsung ?.

Bisa ditebak pasti rasanya tidak enak dan sangat mengganggu kenyamanan saat sedang liburan. Terutama jika teman-teman sedang melakukan perjalanan liburan dengan menyeberang laut dan itu membutuhkan waktu beberapa jam. Salah satunya saat teman-teman berencana berlibur ke kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep Madura, seperti ke Gili Labak dan Gili Iyang.



Berikut adalah beberapa tips sederhana dari tim Gerbang Pulau Madura untuk teman-teman yang mudah sekali terkena mabuk laut saat sedang menyeberang.

1. Makan Sesuai Porsi dan Tidak Berlebihan

Perlu teman-teman ketahui bahwa gelombang laut yang dihasilkan oleh ombak dan angin seringkali menjadi alasan seseorang mabuk laut. Hal itu otomatis membuat perut kita merasa tidak nyaman dan ingin muntah. Terlebih jika sebelum menyeberang teman-teman baru saja makan dengan porsi yang berlebihan sehingga semakin membuat perut kita terasa begah.

2. Tidak Mengkonsumsi Minuman Bersoda

Percaya atau tidak, minuman bersoda yang diminum sesaat sebelum teman-teman akan menyeberang akan membuat perut semakin terasa mual. Goncangan yang terjadi pada perahu membuat perut juga bergoncang dan membuat minuman soda yang baru diminum keluar melalui cara yang tidak enak. Oleh karena itu, jika teman-teman ingin menyeberang laut disarankan untuk tidak minum minuman bersoda sebelumnya.

3. Istirahat Cukup

Salah satu faktor yang membuat tubuh kita semakin terasa fit saat melakukan perjalanan adalah dengan istirahat yang cukup. Sebelum berangkat temna-teman bisa tidur selama 2 – 3 jam untuk mengumpulkan tenaga agar tidak mudah terkena mabuk laut.

4. Jangan Lupa Minum Obat Anti Mabuk

Selalu memnyediakan kotak obat di dalam tas selama melakukan perjalanan liburang merupakan hal yang penting. Salah satunya adalah obat anti mabuk yang biasanya banyak dicari, maklum saja mabuk laut memang bisa terjadi kepada siapa saja tidak tekecuali dengan anak kecil lho.

5. Jika Terasa Pusing Coba Lihat Laut

Saat teman-teman sudah mulai merasa pusing, mual dan sebagainya coba arahkan pandangan teman-teman untuk melihat laut. Hal ini cukup membantu mengurangi rasa pusing dan mual yang sedang kalian rasakan.

6. Jangan Pilih Tempat Duduk yang Penuh

Pemilihan tempat duduk juga bisa memberikan pengaruh pada tubuh untuk tidak mabuk laut. Disarankan agar teman-teman tidak memilih tempat duduk yang penuh dan pengap, untuk menghindari rasa mual dan pusing yang semakin menjadi. Namun, jika ternyata teman-teman mendapatkan tempat duduk yang penuh dan pengap biasakan untuk tetap tenang dan atur nafas supaya perut tidak kembali mual.

Mungkin itu saja beberapa tips sederhana namun cukup penting untuk diterapkan saat teman-teman akan melakukan perjalanan menyeberang laut. Terkena mabuk laut itu memang tidak enak dan sangat mengganggu sekali dengan semua kegiatan liburan kita. Jadi, sebelum berangkat bepergian ada baiknya teman-teman mempersiapkan stamina dan tubuh yang fit untuk menghidaari terkena mabuk laut ya.

Tips Aman dari Begal di Obyek Wisata Bukit Kapur Jaddih - Socah

11/14/2016 Add Comment
Sejak booming beberapa tahun yang lalu, kawasan Wisata Bukit Jaddih Bangkalan Madura seperti tidak henti-hentinya didatangi oleh banyak wisatawan. Para wisatawan tersebut datang dengan penuh semangat untuk bisa melihat keindahan Bukit Putih Jaddih. Terutama saat akhir pekan, objek wisata tersebut selalu ramai.

Namun ramainya pemberitaan tentang keindahan objek wisata yang ada di Kabupaten Bangkalan beberapa waktu ini mulai tercemar dengan ada kasus begal dan kejahatan sejenisnya tentu ini akan berimbas pada pengunjung yang berencana datang berwisata ke Bukit Jaddih

Tips Aman dari Begal di Bukit Jaddih

Tidak perlu takut untuk datang ke Bangkalan, Utamanya ke Bukit Jaddih karna hingga saat ini masih banyak yang datang untuk berwisata kesana bahkan beberapa waktu lalu diadakan Fun Bike dari Kamal hingga Bukit Jaddih.

Berikut adalah beberapa Tips ketika berencana wisata ke Bukit Jaddih ala Tim Gerbang Pulau Madura

1. Datang Berkelompok

Kita lebih menyarankan supaya teman-teman datang bersama-sama atau berkelompok minimal 6 orang atau lebih. Selain lebih menyenangkan, datang berkelompok bisa bermanfaat untuk saling menjaga satu dengan yang lainnya.

2. Lewat jalur Pelabuhan Kamal - Socah

Kami menyarankan para wisatawan untuk menggunakan jalur Kamal hingga Desa Bilaporah, Socah. Tepatnya Dusun Klobungan tentunya lewat Pelabuhan Perak Surabaya - Ujung Kamal agar lebih cepat. Melewati Dusun Klobungan relatif lebih ramai dengan aktifitas warga


3. Harap Tidak Membawa Barang Berharga

Masih ingat dengan sebuah pesan bahwa “Kejahatan itu ada jika kita memberi kesempatan pada pelakunya”. Nah, dengan membawa barang berharga yang berlebihan itu sama halnya teman-teman memancing orang yang awalnya tidak berniat jahat menjadi berbuat jahat.

4. Menggunakan Jasa Tour Travel

Untuk teman-teman yang berencana datang ke objek wisata Bukit Jaddih dan objek wisata lainnya yang ada di Madura sekarang sudah tidak perlu khawatir lagi. Ada banyak jasa tour travel yang bisa kalian gunakan untuk membuat perjalanan teman-temana semakin menyenangkan dan tentunya aman.

Sedikit informasi untuk teman-teman pembaca bahwa sekarang sudah ada beberapa Tour Travel yang bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan pengawalan dari Polsek setempat. Jadi, jangan ragu lagi untuk memakai jasa Tour Travel yang sudah ada.



Sebaiknya teman-teman membawa barang yang benar-benar dibutuhkan saat sedang berwisata. Selain itu teman-teman harus tetap waspada seminimal mungkin tidak menaruh barang yang berharga mahal pada sembarang tempat. Dengan adanya kerjasama seperti ini sangat bisa memungkinkan untuk memberikan suasana yang aman juga kondusif.

Kepolisian dari Polres Bangkalan terus berupaya untuk memberikan rasa aman dengan adanya program SUAR BIRU yakni terus mengadakan patroli untuk memberikan rasa aman bagi warga sekitar dan para pengunjung. Selain itu sudah banyak kasus terungkap sebagai bukti bahwa Polisi tidak main main dengan berbagai Tindak Kejahatan, selengkapnya bisa lihat di Portal Berita TribrataNewsBangkalan.com

Hal yang perlu teman-teman pertimbangkan adalah kejahatan dan para pelakunya bisa ada dimana saja bukan hanya di Bukit Jaddih. Setiap waktu diri kita berpotensi untuk menjadi korban kejahatan dan yang perlu diingat adalah tetap waspada dimanapun berada.

Semoga keempat tips aman berlibur di kawasan objek wisata Bukit Jaddih ini bisa bermanfaat untuk kalian yang berencana ingin berlibur ke Madura. Yuk, segera agendakan berwisata bersama teman maupun keluarga ke berbagai tempat menarik dan seru tentunya di Pulau Madura.

WOW! Ada Obyek Wisata Alam Hutan Mangrove di Desa Labuhan - Bangkalan

11/08/2016 Add Comment
Hutan Mangrove bukan saja berfungsi untuk menjaga kelestarian bumi tapi sebagai salah satu wahana wisata edukasi dan pilihan berlibur bagi keluarga. Akhir-akhir ini banyak tempat yang tersebar diseluruh daerah di Indonesia yang menyediakan wisata Hutan Mangrove. Seperti di Hutan Mangrove Kulon Progo Yogyakarta yang banyak memberikan fasilitas wisata untuk berlibur.

Hutan bakau atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di air payau dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Baik di teluk-teluk yang terlindung dari gempuran ombak, maupun di sekitar muara sungai di mana air melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hulu.

Mangrove Education Park - Labuhan Bangkalan

Mengapa harus Hutan Mangrove? Tahukah kalian jika banyak sekali Manfaat Hutan Mangrove atau Hutan Bakau untuk Kehidupan Alam jadi sangat layak untuk dikembangbiakkan, beberapa manfaatnya adalah Bahan untuk membuat Arang Kayu, Bahan Pewarna dan Kosmetik, Bahan Pangan dan Minuman selain itu tempat berkembangbiak berbagai biota laut seperti Kepiting Bakau, Biawak, Udang, dll

Pelestarian Hutan Mangrove sangat penting karna juga untuk melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan oleh air laut, serta meredam gelombang besar seperti Tsunami yang banyak terjadi terutama di Jepang. by: Wikipedia Hutan Bakau


Di Madura Ada Wisata Hutan Mangrove !


Benar sekali, di Madura tepatnya di Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan terdapat Wahana Wisata Hutan Mangrove. Belum banyak masyarakat yang tahu akan keberadaan objek wisata alam yang satu ini. Pada saat Tim Gerbang Pulau Madura sampai disana sangat mengejutkan sekali karena tempat dan fasilitasnya yang sudah siap untuk dikunjungi oleh para wisatawan.

Taman Pendidikan Mangrove Labuhan ini terletak di desa Labuhan Kecamatan Sepulu atau sekitar 40 Km dari arah utara Kota Bangkalan sebelum Pantai Siring Kemuning. Sebenarnya menyeberang sedikit tepatnya di Kota Surabaya terdapat objek wisata yang sama yakni Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya. Tapi tidak ada salahnya jika teman-teman datang berkunjung di Hutan Mangrove milik orang Madura ini.

Kawasan hutan Mangrove Labuhan ini sebenarnya adalah bekas kawasan tambak yang diubah menjadi area konservasi Mangrove. Kemudian dikembangkan menjadi Taman Pendidikan Mangrove oleh Kelompok Tani Mangrove “Cemara Sejahtera” yang merupakan kelompok binaan PT. Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore.

Wisata Hutan Mangrove di Desa Labuhan Kecamatan Sepulu

Apa Saja yang Bisa Kita Lakukan Wisata Hutan Mangrove ?


Namanya juga objek wisata atau taman edukasi pasti akan ada banyak hal yang bisa teman-teman temui saat berada disana. Bukan hanya itu saja pengelola taman edukasi Hutan Marove Labuhan ini sudah mempersiapkan banyak kegiatan positif dan menyenangkan yang berhubungan langsung dengan Hutan Magrove dan ekosistem yang ada disekitarnya.

1. Jelajah Kehati, Konservasi Mangrove dan Adopsi Cemara Laut

Dalam kegiatan ini para wisatawan akan diajak untuk jelajah hutan Mangrove mengenal flora dan fauna. Seperti burung, reptil, serangga, mamalia, crustaceae dan ikan. Bukan hanya itu saja teman-teman akan diajak juga untuk membuat herbarium, pembibitan dan adopsi cemara laut. Tidak ketingalan juga ada Fun Game yang akan membuat waktu berjelajah semakin seru.

Kegiatan ini ditujukan untuk siswa siswi SMP dan SMA dengan durasi dari jam 08.00 – 16.30 WIB. Dikenakan tiket sebesar Rp. 45.000,- para peserta akan mendapatkan fasilitas trainer, peralatan pembibitan dan herbarium, bibit juga makan siang.

2. Ayo Petik Pepayamu !

Pada kegiatan kali ini rasanya sangat cocok untuk dilakukan bersama buah hati, apalagi kegiatan petik pepaya ini sarat dengan edukasi. Seperti Fun game, mewarnai Mangrove, belajar bertani (memetik buah pepaya), dan berternak di sekitar hutan Mangrove. Seperti memberi makan kambing dengan daun Mangrove dan tentu saja mengenal fauna yang ada di hutan Mangrove.

Hanya dengan membayar tiket sebesar Rp. 25.000,- buah hati sudah bisa belajar berkebun buah pepaya durasi dari pukul 08.00 – 15.30. Setia anak akan mendapatkan fasilitas berupa pemandu, kertas gambar dan satu buah pepaya.

Rumah Panggung Hutan Mangrove Labuhan

3. Mangrove Camp

Untuk teman-teman yang suka berpetuaang sambil menggelar tenda untuk camping rasanya pilihan kegiatan Mangrove Camp ini tepat. Fun camping di hutan Mangrove sembai menjelajah hutan mengenal jenis Mangrove dan satwa liar. Membuat herbarium Mangrove, pembibitan dan menanam Mangrovesambil diskusi sekaligus Fun Game bersama Tim yang sudah dibentuk.

Ada juga Night Safari untuk kamu yang suka tantangan selain itu jelajah trekking rasanya akan memuaskan hasrat teman-teman pecinta alam. Durasi yang diberikan selama dua hari satu malam dengan biaya sebesar Rp. 80.000,- untuk setiap satu orang dengan fasilitas trainer, fasilitator, peralatan fish trap, dan bibit Mangrove itu semua juga termasuk dengan makan 3x.

4. Jelajah Konservasi Mangrove

Nah, bagi teman-teman yang ingin menlihat Hutan Mangrove lebih dekat dan ingin mengetahui secara detail semua hal tentang hutan Mangrove bisa ikut kegiatan ini. Akan ada banyak kegiatan seru seperti jelajah hutan mengenal ekosistem pesisir, mengenal pembibitan dan penanaman Mangrove atau cemara laut, juga daiajak untuk mengenal flora dan fauna yang dilindungi.

Durasi dari jam 08.00 – 16.00 WIB teman-teman bisa membayar tiketnya sebesar Rp. 35.000,- per orang. Fasilitasnya apa saja ? ada trainer, peralatan pembibitan dan tentunya mendapat fasilitas makan siang.

5. Jelajah Konservasi Mangrove dan Adopsi Cemara Hutan

Berbeda dengan kegiatan yang pertama tadi, kali ini paket wisata yang dibuat lebih sedikit kegiatan namun tetap ada hubungannya dengan hutan Mangrove. Seperti pembibitan dan penanaman Mangrove, Jelajah Trekking, adopsi cemara laut dan fun game. Tiketnya sebesar Rp. 40.000,- dengan durasi dari jam 08.00 – 16.00 WIB. Fasilitas yang diberikan masih sama, yakni trainer, peralatan pembibitan Mangrove dan makan siang.

Jadi bagaimana, dari kelima kegiatan seru Jelajah Hutan Mangrove Labuhan diatas mana yang cocok untuk kalian ?. Segera kosongkan waktu untuk melihat langsung keindahan dan merasakan kesejukan Hutan Mangrove Labuhan ini ya. Kami yakin teman-teman pasti akan merasa puas dengan berbagai wahan kegiatan dan fasilitas yang sudah disiapkan disana. 

Tour Guide:
087850035899 via WhatsApp

WAWANCARA DENGAN PENGELOLA HUTAN MANGROVE



Kuliner Lezat Sate Lalat Khas Kabupaten Pamekasan

10/26/2016 Add Comment
Kalau teman-teman berkunjung sekaligus berlibur ke Pulau Madura tidak lengkap rasanya jika belum mencicipi kuliner unik dari Kabupaten Pamekasan. Seperti yang banyak diketahui kalau Kabupaten yang bersebelahan dengan Kabupaten Sampang di sebelah barat dan Kabupaten Sumenep di sebelah timur ini memilik panganan kuliner yang beragam.

Salah satunya adalah Sate Lalat, Lala' dalam bahasa Madura atau yang kerap disebut dengan Sate Laler. Meskipun namanya Sate Lalat tapi bahan yang digunakan sama sekali tidak menggunakan lalat. Kuliner unik yang satu ini disebut dengan Sate Lalat karena ukurannya yang kecil seukuran lalat. Ukurannya yang lebih kecil ini membuat kuliner khas asli Pamekasan tersebut berbeda dengan sate yang dijual pada umumnya.

Sate lalat Pamekasan

Sate lalat ini dikembangkan dan dipopulerkan oleh orang Pamekasan sekitar 25 tahun hingga sekarang, orang pertama kali yang mengembangkan sate lalat ini adalah Bapak Ento, beliau asli Pamekasan. Bapak Ento berjualan dengan mengunakan alat-alat tradisional. Tidak menggunakan gerobak, tetapi menggunakan anyaman bambu lalu dipikul keliling kampung.

Sekarang para penjual Sate Lalat ini kerap menjual dagangannya di Pusat Makanan Niaga Kota Pamekasan. Pusat makanan rakyat Niaga berada dekat dengan Monumen Arek Lancor dan Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan. Di sepanjang jalan Niaga teman-teman sudah bisa menemukan banyak penjual Sate Lalat. Biasanya para penjual Sate Lalat ini mulai buka dari sore hari sampai malam hari. Selain ukurannya yang terbilang cukup kecil ada beberapa perbedaan antara Sate Lalat dan Sate pada umumnya.

Harga Sate Lalat Khas Pamekasan

Satu porsi Sate Lalat berisi 25 tusuk dan di setiap tusuknya diisi tiga potongan daging yang berukuran kecil. Kuliner ini biasa disantap dengan menggunakan nasi hangat atau lontong. Harga yang dibandrol untuk satu porsi Sate Lalat dan nasi adalah sekitar Rp. 13.000. Walaupun ukurannya terbilang kecil namun sangat pas di perut, tidak terlalu membuat kita kenyang.

Penjual Sate lalat Khas Pamekasan - Madura

Para pembeli biasa duduk lesehan sambil menikmati hidangan Sate Lalat dan Es Teh atau Teh Hangat. Daging yang digunakan untuk Sate Lalat bisa daging ayam dan daging kambing. Proses pembuatan bumbunya, tidak sama dengan sate-sate biasa. Sate lalat tidak menggunakan kacang goreng, tapi menggunakan kacang yang terlebih dahulu disangar (disangrai) lalu di masak dengan air setelah itu di haluskan.

Agar tidak mudah gosong, sate yang telah ditusuk sebelumnya dicelupkan ke dalam minyak goreng. Proses pemanggangan juga tidak bisa dilakukan terlalu lama. Bahkan terkadang untuk menciptakan aroma yang khas dan nikmat penjual sate lalat seringkali membuat kecapnya sendiri. Jadi, tidak heran kalau rasanya cukup berbeda dengan sate pada umumnya.

Jadi tunggu apalagi? Kalau teman-teman sedang beribur di Kabupaten Pamekasan jangan lupa sempatkan waktu untuk mencicipi Sate Lalat asli Kabupaten Pamekasan yaa..

Seni Tradisi Ojung atau Ojhung Khas Kabupaten Sumenep

10/25/2016 Add Comment
Sudah menjadi kebiasaan saat teman-teman berkunjung pada suatu daerah akan dijamu dengan kebiasaan, adat dan budaya yang ada di tempat tersebut. Hal tersebut juga berlaku saat Tim Gerbang Pulau Madura berkesempatan untuk mendampingi kunjungan peserta Pemberdayaan Masyarakat untuk Desa Wisata di Sumenep. Dalam kunjungan wisata kali itu kami diajak untuk menikmati salah satu seni tarung yang sudah menjadi turun temurun di sebuah desa yang ada di Kabupaten Sumenep.

Ojhung merupakan nama dari seni bertarung yang menggunakan tongkat. Sebenarnya kesenian ini bukan hanya ada di tanah Madura saja melainkan sudah tersebar di beberapa daerah yang ada di Jawa Timur. Tongkat diduga menjadi salah satu seni senjata tertua yang sudah digunakan oleh manusia. Kesenian tarung ini sudah hampir punah oleh sebab itu beberapa pihak Pelaku Wisata di Madura berupaya untuk kembali melestarikan budaya ini.

SEJARAH KESENIAN OJHUNG SUMENEP

Tradisi seni tarung Ojhung ini digagas pertama kali oleh tokoh masyarakat Desa Bunbere’ almarhum Kiai Darun. Sejarah awal Ojhung ini memiliki banyak versi salah satunya adalah pagelaran tersebut diadakan sebagai wujud rasa syukur atas sumber air yang masih tetap lancar mengalir tidak mengenal musim. Sebelum acara Ojhung dimulai warga mengaji dan membca tahlil bersama di Asta K. Moh Syakim.

Tradisi Ojhung ini biasa diadakan setiap satu tahun sekali untuk keselamatan desa. Karena, jika pagelaran Ojhung tidak dilaksanakan biasanya seringkali terjadi perang, pertengkaran antar warga, dan musibah-musibah lainnya. Sumber air titisan K. Moh Syakim pun sampai sekarang masih mengalir deras baik itu di musim kemarau. (Sumber: "Kesenian Tradisional Ojhung terus dijunjung" / Koran Madura / 31 Desember 2012 / No. 0025)

Seni Tarung Ojhung tidak jauh berbeda dengan seni tarung pada umumnya, dimainkan oleh dua pemuda dengan menggunakan pelindung badan yang terbuat dari karung Goni. Karung Goni tersebut dibalutkan mulai dari kepala, kedua tangan sampai badan kecuali tangan sebelah kanan dan kedua kaki. Konon, tradisi Ojung tempo dulu sering digelar saat selamatan desa, tolak balak atau sedang mendapat kegembiraan bersama disuatu wilayah. Sehingga mereka berkumpul dan mengadu kekuatan tubuh.

Tidak semua orang bisa ikut serta menjadi pemain dalam tradisi Ojhung ini, selain harus berani dan bertubuh kebal, juga kekuatan memukul dengan rotan serta seni menghindari dari pukulan lawan menjadi tolak ukur peserta Ojung. Sehingga permainan Ojhung ini sangat tidak diperbolehkan untuk anak-anak karena cukup berbahaya.

Jika tidak, maka pukulan rotan atau tongkat yang disediakan khusus oleh panitia bakal melukai kulit pemain. Memang seringkali terjadi bagi pemain pemula, pukulan rotan berukuran besar yang menyasar di lengan dan tubuh belakang dan samping melukai kulit dengan darah segar mengalir. Tetapi, bagi mereka yang sudah biasa bermain Ojung, bekas pukulan rotan tak terlihat. Ini biasanya dinilai yang paling jago dan mendapat tepuk tangan meriah oleh penonton.

Pemenang dalam permainan Ojhung ini dinilai dari seberapa banyak mereka memberikan pukulan kepada lawannya. Jadi, bila lebih banyak menerima pukulan apalagi tongkat rotan yang dipegangnya lepas dari tangan dianggap kalah oleh penonton. Salah satu perangkat budaya, yang kemudian menjadi tradisi, yaitu Ojung atau Ojhung, suatu bentuk tradisi yang cenderung mengarah pada bentuk ritual, meski dengan cara kekerasan dan melukai.


Namun sebagaimana tradisi yang dianggap “keras” itu, pada dasarnya untuk menjalin tali silaturrahim dan mencipta kekerabatan lebih dekat antar “saudara”. Selama permainan, ada dua orang yang mengatur jalannya Ojung tersebut. Dia disebut Peputo (Wasit). Perannya, selain menjaga permainan tetap profesional dan sportif, juga menjaga pihak penonton atau kerabatnya ikut memukul pemain bila dianggap kalah.

Ada kebiasaan yang unik saat mencari lawan karena tidaklah sulit, di arena gelanggang 10x10 meter itu setiap penonton dipersilahkan untuk mencari lawan sebanding, terutama tinggi dan umur. Bila sepakat bertanding, maka yang bersangkutan dipersilahkan melepas baju. Jadi, kalau teman-teman sedang berkunjung ke Kabupaten Sumenep jangan lupa untuk menikmati seni tarung ini.

Karena tidak setiap hari seni tarung Ojhung atau Ojung Sumenep ini bisa ditonton jadi hanya teman-teman yang sedang beruntung saja yang bisa menikmatinya secara langsung.

VIDEO PERSIAPAN SENI OJUNG SUMENEP


7 Hal yang Sering Dilupakan Saat Travelling

10/21/2016 Add Comment
Memesan tiket pesawat terlebih dahulu sebelum memesan hotel adalah sebuah trik yang sering dilupakan saat akan pergi berlibur. Karena, apabila memesan hotel terlebih dahulu, mungkin saja tiket pesawat pada hari dan jam yang Anda inginkan sudah habis. Sehingga rencana liburan bisa menjadi berantakan.

Jika Anda hanya memiliki dana terbatas, memilih pesawat kelas ekonomi adalah keputusan bijak. Salah satu yang direkomendasikan karena kenyamanannya adalah Citilink Airlines. Jangan ragu-ragu untuk mengecek ketersediaan promo tiket Citilink Airlines karena maskapai penerbangan ini adalah pilihan terbang paling nyaman di kelas ekonomi.

Namun selain beberapa hal penting yang telah diuraikan di atas, ada setidaknya 7 hal penting lainnya yang harus Anda ingat saat melakukan traveling agar liburan terasa lebih sempurna.


Jangan lupa membawa obat-obatan

Anda yang tidak beruntung karena mengidap penyakit tertentu misalnya asma, alergi, atau yang lainnya, tentu membutuhkan obat-obatan khusus yang harus dipersiapkan dan dibawa serta sebelum melakukan perjalanan jauh.

Obat-obatan, selain yang paling Anda butuhkan, saat bepergian Anda juga setidaknya harus membawa beberapa obat penting seperti:

1. Lotion anti nyamuk
2. Obat penurun demam seperti aspirin misalnya,
3. Antibiotik
4. Betadin, kapas, dan plester luka.

Peralatan mandi

Peralatan mandi, karena jarang Anda gunakan seringkali Anda lupakan. Sikat gigi, sabun, dan handuk adalah yang paling Anda butuhkan. Namun Selain itu, mungkin beberapa diantara Anda juga menggunakan sabun cuci muka khusus yang bisa saja akan sulit ditemukan di tujuan wisata.

Agar tidak terlupakan, sebaiknya buatlah list dan masukkan detil peralatan mandi mulai dari: 

1. Sikat gigi
2. Sabun cuci muka
3. Sabun mandi
4. Handuk
5. Alat cukur
6. Dan, pasta gigi

Jangan lupa membuat rencana wisata

Ketika Anda pergi travelling ke tempat yang selama ini Anda impikan, kadangkala tempat tersebut masih asing sehingga tanpa perencanaan yang matang Anda tidak bisa bergerak dengan leluasa. Agar lebih mudah, ada baiknya Anda membuat rencana wisata seperti:

1. Memilih tempat menginap yang strategis
2. Membuat list objek wisata yang akan didatangi dan lama waktu kunjungan
3. Memilih transportasi yang tepat
4. Menentukan objek wisata yang menjadi prioritas, dan lain-lain

Jangan lupa membawa charger dan konektor

Kadangkala, saat Anda tidak mempersiapkan dengan baik sebuah perjalanan, Anda seringkali melupakan benda-benda penting, yang salah satunya adalah “charger.” Namun disamping charger, konektor juga tidak kalah penting jika Anda membutuhkan colokan khusus.

Walaupun mungkin bisa dibeli dimana saja, namun kadangkala charger yang bagus harganya cukup mahal. Jadi untuk berhemat, sebaiknya jangan lupa membawa sendiri.
Akan lebih menyenangkan dan lebih ringkas apabila Anda memiliki universal charger yang bisa digunakan untuk smartphone sekaligus untuk tablet. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot membawa dua atau lebih kabel.

Jangan lupa backup dokumen

Walaupun melakukan traveling di dalam negeri, beberapa dokumen penting seperti KTP sebaiknya Anda backup. Caranya adalah dengan men-scan KTP, atau Anda bisa mengambil foto KTP tersebut menggunakan kamera kemudian kirim ke email Anda sendiri.

Jika bepergian ke luar negeri, beberapa dokumen penting seperti paspor juga sebaiknya ikut di-scan atau difoto setiap lembarnya. Kemudian lakukan hal yang sama, yaitu upload ke email. Jadi jika suatu waktu Anda mengalami kejadian yang tidak diinginkan seperti, kehilangan dompet dan lain-lain, Anda masih memiliki identitas walaupun hanya copy-an yang bisa ditunjukkan.

Lupa membawa tas kecil

Saat sudah berada di tujuan wisata, tentu Anda tidak ingin keluar dengan membawa tas ransel yang super besar, mencolok dan merepotkan. Apalagi jika tidak membutuhkan banyak barang untuk dibawa.
Mempersiapkan tas kecil untuk membawa peralatan elektronik seperti kamera, tablet, atau yang lainnya jangan sampai terlupakan.

Lupa membawa headset

Benda kecil ini memang terkesan sangat sepele. Akan tetapi, headset bisa menjadi solusi disaat tegang, gelisah, atau bisa juga Anda manfaatkan untuk membunuh kebosanan. Headset bisa Anda manfaatkan saat harus mendengarkan musik atau menonton film dari gadget di perjalanan, di hotel, atau pada saat-saat Anda membutuhkannya.

Festival Bahari Kamal 2016 - Mengembalikan Kejayaan Pelabuhan Kamal

10/13/2016 Add Comment
Memiliki letak geografis yang berada di seberang Pulau Jawa menjadikan Pulau Madura sebagai salah satu kepulauan yang membutuhkan trasportasi laut untuk bisa dikunjungi. Selat Madura yang memisah dua pulau ini biasa dilalui dengan transportasi laut yang sudah dikelola oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (PERSERO).

Pelabuhan Kamal merupakan pintu gerbang utama keluar masuk ke Pulau Madura. Pelayaran dari Pelabuhan Kamal ke Pelabuhan Ujung Surabaya ditempuh sekitar 30 menit menggunakan kapal ferry melintasi Selat Madura. Pelabuhan ini mempunyai beberapa kapal yang terkenal kecil. Bahkan lebih kecil dibandingkan dengan kapal ferry yang berada di tempat lain seperti Merak - Bakahueni ataupun Ketapang - Gilimanuk.


Kapal yang beroperasi disini pun namanya cukup unik. Contohnya KMP Jokotole, KMP Trunojoyo, KMP Potre Koneng, bahkan KMP Selat Madura 1 dan 2. Kebanyakan nama dari kapal tersebut berasal dari nama tokoh terkemuka di Pulau Madura. Namun sejak Jembatan Suramadu resmi dibuka pada tahun 2009 Pelabuhan Kamal mengalami penurunan yang sangat tajam.

Hampir semua masyarakat Madura menggunakan akses Jembatan Suramadu sebagai tempat penyeberangan menuju Pulau Jawa maupun sebaliknya ke Pulau Madura. Dari beberapa kapal besar, kini hanya tinggal belasan kapal yang berukuran kecil. Meski sudah sepi, pihak ASDP tetap akan mengoperasikan pelabuhan ini meski harus menurunkan tarif kendaraan dan penumpang.

Festival Bahari Kamal 2016 Wujud Mengembalikan Kejayaan Pelabuhan Kamal


Tidak bisa dipungkiri lagi menurunnya penggunaan transportasi kapal penyebrangan di Pelabuhan Kamal memberikan banyak dampak buruk kepada beberapa sektor yang ada di sekitar pelabuhan yang pernah berjaya di masanya ini. Misal saja, Pelabuhan Kamal yang biasanya selalu ramai padat dengan penumpang sekarang sepi dan hampir tidak ada penumpang.

Pedagang makanan dan minuman sudah hampir tidak kelihatan lagi menjajakan dangannya disana, selain itu transportasi menuju Kecamatan Kamal otomatis menjadi sepi dan jarang. Kalaupun ada karena beberapa penumpang yang akan menuju kampus Universitas Negeri Trunojoyo yang berada dalam satu jalur dengan Pelabuhan Kamal.

Dengan sepinya Pelabuhan yang menjadi kebanggaan masyarakat Bangkalan ini tercetus ide untuk mengadakan Festival Bahari Kamal 2016. Tidak tanggung-tanggung festival ini didukung sepenuhnya oleh semua lapisan masyarakat mulai dari Bupati, Dinas Terkait, Para pemerhati pariwisata dan tentunya masyarakat sekitar.

Akan ada beberapa kegiatan umum yang akan dilaksanakan demi terwujudnya festival terbesar ini. Rencananya Jadwal Festival Bahari Kamal 2016 akan dilaksanakan mulai tanggal 10 sampai 17 November 2016. Selain itu cakupan pengunjung yang diharapkan adalah se-Jawa Timur sampai Indonesia. Semua orang bisa secara bebas menonton dan menikmati festival ini.


Daftar Kegiatan dalam Perayaan Festival Bahari Kamal 2016 :

FESTIVAL :
- Festival Lampion
- Gowes Bahari Kamal
- Festival Bakar Ikan
- Festival Seni Bahari Kamal
- Festival Lomba Layang-Layang
- Festival Perahu Tradisional ( Hias )
- Kentongan Bambu / Tok Tok Bambu

BAZAR :
- Jajanan dan Makanan Khas Kamal
- Kerajinan dan Karya Seni Khas Bangkalan

PAMERAN :
- Pameran Foto Pelabuhan Kamal Dari Masa ke Masa
- Pameran Produk Olahan Bahari

LOMBA :
- Lomba Mewarnai Tingkat Tk dan SD / sederajat
- Lomba Menggambar Tingkat SMP dan SMA / Sederajat
- Lomba Essai SMA / Sederajat dan Mahasiswa
- Lomba Fotografi untuk Jurnalis serta umum
- Lomba Fashion Bahari
- Lomba Duta Bahari
- Lomba Balap Perahu Tradisional
- Lomba Kambing Cantik
- Lomba Mancing Diatas Perahu
- Lomba Power Speed Boat

Bagi teman-teman yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan diatas bisa menghubungi :

Sekretariat : Kantor ASDP Pelabuhan Kamal
Contact Person I : 0821-3175-9777 ( Bapak Deni )
Contact Person II : 081-230-416-86 ( Ibu Anita )

Dengan adanya Festival Bahari Kamal 2016 ini diharapkan bisa mampu mengembalikan kejayaan Pelabuhan Kamal. Bukan hanya itu saja, para penumpang bisa kembali menggunakan fasilitas transportasi laut yang ada di Pelabuhan Kamal. Bagi teman-teman jangan lupa untuk ikut berpartisipasi maupun hadir dalam perhelatan akbar ini.